Anda di halaman 1dari 26

Penyelaman

Armie Ayu H.
1110211057

Pengertian
Menyelam adalah kegiatan yang
dilakukan di bawah permukaan air,
dengan atau tanpa menggunakan
peralatan, untuk mencapai suatu
tujuan tertentu.

Jenis
Kegiatan menyelam dapat dibedakan menjadi
beberapa jenis tergantung antara lain kepada,
kedalaman, tujuan dan jenis peralatan yang
digunakan.
Jika kedalaman yang dijadikan tolok ukur,
penyelaman dapat dibedakan menjadi :
a. Penyelaman dangkal: Yaitu penyelaman dengan
kedalaman maksimum 10 m
b. Penyelaman sedang: Yaitu penyelaman dengan
kedalaman < 10 m s/d 30 m.
c. Penyelaman dalam: Penyelaman dengan kedalaman
> 30 m.

Jika didasarkan kepada tujuan yang hendak dicapai dalam


kegiatan itu, penyelaman bisa dibedakan menjadi :
a. Penyelaman untuk kepentingan pertahanan dan
keamanan negara, antara lain :
- Tactical (Combat) diving yaitu penyelaman untuk tugastugas tempur
- Submarine Rescue, penyelamatan kapal selam
- Search & Rescue (SAR)
- Inspection & Repair (inspeksi dan perbaikan)
- Ship Salvage
Penyelaman-penyelaman jenis ini pada umumnya
dilaksanakan oleh para penyelam Angkatan Bersenjata

b. Penyelaman komersial: Yaitu


penyelaman professional antara lain untuk
kepentingan konstruksi dibawah
permukaan air, penambangan lepas
pantai (Off shore drilling). Salvage, dll.
c. Penyelaman Ilmiah (Scientific Diving):
Penyelaman yang dilakukan untuk
kepentingan ilmiah, antara lain :
penelitian biologi, geologi, arkeologi dan
kelautan pada umumnya.

d. Penyelaman Olah Raga (Sport Diving): Penyelaman


yang dilakukan untuk kepentingan mempertahankan
ataumeningkatkan kondisi kesehatan dan kebugaran jiwa
dan raga. Penyelaman olahraga (sport diving) ini dapat
dibedakan berdasarkan peralatan yang digunakan yaitu :
- Skin Diving : penyelaman yang dilakukan dengan
menggunakan peralatan dasar selam (masker, snorkel
dan fins).
- - Scuba Diving : penyelaman menggunakan peralatan
Scuba.
Pada umumnya seseorang harus terlebih dahulu mahir
dalam skin diving sebelum menjadi penyelam scuba
(Scuba Diver).

Ditinjau dari jenis teknik dasar


penye-lanian, menurut MAULANA &
SUSANTO (1989 a) ada 3 cara yang
dipergunakan yaitu :
1. Penyelanian tahan napas (Breath
Hold Diving, Skin Diving)
2. Penyelanian SCUBA (Scuba Diving)
3. Penyelanian SSBA (Surfased Supply
Breathing Apparatus Diving).

1. Penyelaman tahan napas


(Breath Hold Diving, Skin Diving)
Penyelanian tahan napas ada 2
macam yakni :
a. "Goggling"
b. "Snorkelling"

2. Penyelaman SCUBA atau SCUBA Diving


(Gambar 1)
Penyelaman SCUBA dilakukan pada
kedalaman 18 - 39 m atau kurang dari itu
tergantung pada kebutuhannya, dan disesuaikan dengan kecepatan arus (maksimal 1
knot). Dalam keadaan normal penyelam-an
SCUBA dilakukan pada kedalaman 18 m
selama 60 menit, sedangkan maksi-malnya
dilakukan pada kedalaman 39 m selama 10
menit.

Keterangan :
1. labung SCUDA (Aqualong)
2. Regulator
3. Masker
4. Snorkel
5. Pressure gauge (pengukur tekanan udara dalam SCUBA)
6. Depth gauge (pengukur kedalaman)
7. Pakaian selani (Wet/Dry suit)
8. Ronipi apung (Bouyancy compensator
9. Sabuk pemberat (quick release weight belt)
10. Pisau selam (knife)
11. Sirip renang (Fins)
12. Jam selam (Diving watch) Back pack disini tidak terlihat.

Pembagian SCUBA berdasarkan


sirkulasi udaranya:
Open Circuit Scuba dimana seluruh udara
buang langsung dikeluarkan ke lingkungan
sekitarnya
Closed Circuit Scuba
(RebreatherTechnology) udara yang
dibuang dimasukkan lagi ke sistem
sehingga dapat didaur ulang dan dipakai
kembali
Semiclosed Circuit Scuba kombinasi dari
keduanya

3. Penyelaman SSBA (Surfaced Supply


Breathing Apparatus Diving).
Penyelaman SSBA ini memerlukan du-kungan
logistik yang lebih komplek serta dukungan
peralatan dan anggota dalam jum-lah yang cukup
besar. Gerak penyelaman dalam bidang vertikal
sukar dilakukan. Namun demikian penyelaman
SSBA ini memasok udara tidak terbatas dan dapat
di-laksanakan pada kecepatan arus maksimal 2,5
knots. Karenanya penyelaman ini di-gunakan untuk
melaksanakan penelitian-pe-nelitian pada
kedalaman lebih dari 60 m selama 40 menit

4. Saturation diving
Tehnik penyelaman yang bisa mengurangi
resiko penyakit dekompres iketika menyelam
pada kedalaman yang dalam dan waktu yang
lama
5. One Atmosphere diving
Tehnik penyelaman dimana baju penyelam
(Atmospheric Diving Suit/ADS) tetap memiliki
tekanan 1 atm walupun penyelam menyelam
sampai beberapa ratus. Mengurangi dekompresi

Prasyarat Selam
Minimal umur 12 tahun beberapa institusi
15-35 thn
Mampu mengendalikan diri dan tidak cepat
panik
Tidak menderita penyakit jantung berat dan
paru-paru
Tidak menderita influenza dan sinusitis
Water Trap 10
Apnea 25 m
Berenang 200 m 6

Beberapa Alat Selam


1.
2.
3.
4.

Masker
Snorkel
Sabuk pemberat
Peralatan apung atau
"Buoyance con trol
divice" (BCD)
5. Tabung selam
6. Back pack
7. Regulator
8. Pressure gauge
9. Depth gauge
10.Pisau selam

11. Fins
12. Baju selam
13. Jam selam

Gas Pernapasan
Penyelaman
A. Udara kering >40 m
B. Oksigen murni SCUBA sistem
tertutup 10-14 m
C. Gas campur SCUBA & SSBA
penyelaman lebih lama

Lokasi Penyelaman
Chamber diving tidak masuk ke dalam air tapi
masuk ke dalam ruang bertekanan tinggi (ex:
hyperbaric chamber)
Cave diving telaga/danau di dalam gua
Ice diving meneliti di bawah lapisan es di daerah
kutub
Sea level diving tek di atas permukaan air = 1
atm: laut, danau, sungai, kutub, gua dll
High altitude diving tek di atas permukaan air >
1 atm karena berada di suatu ketinggian, misalkan
gunung yg lebih tinggi dari permukaan air

Teknik Penyelaman
Penyelaman non-dekompresi tidak
perlu pemberhentian karena tidak
ada masalah dengan timbulnya
kelebihan gas Nitrogen: kecepatan
dekompresinya 60 feet/menit
Penyelaman dekompresi
penyelaman lebih dalam & lama
maka waktu naik butuh
pemberhentian waktu pada suatu
station

Isyarat Penyelaman