Anda di halaman 1dari 28

LAPORAN BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL

YOGHURT

Oleh :

Nadya Ulfah Istiqomah


(aktif)
Melinda lisnawati
(aktif)
Muhammad Rizki alfarizi
(aktif)
Muhammad Rigan paturrohman
(aktif)
Kelas: IX-12

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 51


BANDUNG
2015

1.

Definisi Yoghurt
Kata yoghurt berasal dari bahasa Turki yang artinya padat dan tebal. Penelitian modern
membuktikan yoghurt diteliti mengandung probiotik atau bakteri bermanfaat salah satunya
Lactobacillus bulgaricus, sehingga ada juga yang menduga bahwa yoghurt diciptakan pertama
kali di Bulgaria.
Yogurt adalah susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Yoghurt dapat dibuat dari
susu apa saja, termasuk susu kacang kedelai. Tetapi produksi modern saat ini di dominasi dari
susu sapi. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat yang berperan dalam protein
susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan bau yang unik pada yoghurt
Yoghurt sejak dulu digemari di Eropa dan Amerika. Masyarakat Belanda merupakan
konsumen yoghurt tertinggi di dunia, kemudian disusul oleh Swiss, Prancis, Jepang dan negaranegara lainnya. Masyarakat Eropa, Timur Tengah, dan Jepang lebih menyukai yoghurt dengan
kandungan mikroba hidup

2.

Macam-macam Yoghurt
Macam-macam yoghurt dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu :

a.

Yoghurt pasteurisasi, yaitu yoghurt yang setelah masa inkubasi selesai dipasteurisasi untuk
mematikan bakteri dan memperpanjang umur simpannya

b.

Yoghurt beku, yaitu yoghurt yang disimpan pada suhu beku

c.

Dietetic yoghurt, yaitu yoghurt rendah kalori, rendah laktosa, atau yang ditambah vitamin dan
protein

d.

Yoghurt konsentrat, yaitu yoghurt dengan total padatan sekira 24%


Berdasarkan kadar lemaknya, yoghurt dapat dibedakan atas yoghurt berlemak penuh
(kadar lemak lebih dari 3%), yoghurt setengah berlemak (kadar lemak 0,5-3,0%), dan yoghurt
berlemak

rendah

(lemak

kurang

dari

0,5%).

Perbedaan

kadar

berdasarkanjenissusudancampuranbahan yang digunakandalampembuatannya.

lemak

tersebut

3.

Manfaat Yoghurt
Yoghurt memiliki banyak manfaat, diantaranya adalah:
a. Meremajakan wajah
Tidak perlu biaya mahal untuk merawat kulit agar terlihat sempurna. Yogurt mengandung asam
laktat, yang merupakan komponen dalam prenting bahan kimia untuk pergantian kulit.
b. Pembersih yang ramah lingkungan
Perabotan dari kuningan dapat berkilau kembali menggunakan yoghurt. Asam laktat-nya juga
c.

berfungsi menggerogoti kotoran.


Membantu pencernaan
Yoghurt dapat membantu masalah perut. Probiotik (jenis bakteri yang menguntungkan)
terkandung dalam beberapa yogurt menyeimbangkan mikroflora dalam usus dan dapat
membantu pencernaan serta menjaga tubuh tetap sehat. Untuk mendapat manfaatnya, pastikan
yoghurt mengandung setidaknya satu miliar unit pembentuk koloni (colony-forming units atau

CFUs) probiotik hidup. Informasi ini biasanya tersedia di situs-situs merk Yoghurt terkenal.
d. Menjaga jantung tetap sehat
Yoghurt juga baik untuk jantung sebab rendah lemak, bahkan bebas lemak.
Mengonsumsinya dapat membantu menurunkan risiko terserang tekanan darah tinggi.
Protein khusus dalam susu mengatur tekanan darah, kadar kalsium, magnesium, potasium, dan
menyebabkan efek penurun tekanan darah.
4.

Proses pembuatan Yogurt


Prinsip pembuatan yoghurt adalah fermentasi, proses ini sangat lambat dan tidak terduga
karena tergantung bakteri yang melekat di dalam susu. Bakteri tersebut akan menguraikan
laktosa (gula susu) menjadi asam laktat dan berbagai komponen aroma dan citarasa. Menurut
Frazier danWesthoff (1978), bakteri terbaik untuk pembuatan yoghurt adalah campuran
Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Dosis starter yang diberikan akan
mempengaruhi tingkat keasaman yoghurt yang dihasilkan. Biasanya dengan dosis 2-5% starter
yoghurt yang aktif dalan suhu inkubasi 45 C selama 4-6 jam akin menghasilkan yoghurt dengan
tingkat keasaman (pH) 4,0 yang pada awal nya susu sapi memiliki pH 6,7 yang artinya hampir
memiliki pH netral.
Namun, jika di diamkan dalam suhu inkubasi 20-27C (suhu biasa kota bandung) bisa
memakan waktu selama 24 jam.

Lactobacillus bulgaricus
Kingdo

Streptococcus thermopilus

Prokariotik

Prokariotik

Diviso

Schizophyta

Schizophyta

Kelas

Eubacteriales

Eubacteriales

Familia

Lactobacillaceae

Genus

Lactobacillus

Eubacteriales

Spesies

Lactobacillus bulgaricus

Streptococcus thermopilus

Tabel 1. Klasifikasi bakteri dalam pembuatan yoghurt


Yoghurt pada umumnya dibuat dari susu segar, susu ini dapat berupa susu cair langsung
tetapi yang perlu diperhatikan, susu yang digunakan harus susu putih. Yoghurt juga dapat dibuat
dari susu skim (susu tanpa lemak) yang dilarutkan dalam air dengan perbandingan tertentu
bergantung pada kekentalan produk yang diinginkan. Selain dari susu hewani, belakangan ini
yoghurt juga dapat dibuat dari campuran susu skim dengan susu nabati (susu kacang-kacangan).
Pembuatan yoghurt dilakukan dengan proses fermentasi, dengan proses fermentasi ini
maka rasa yoghurt akan menjadi asam, karena adanya perubahan laktosa menjadi asam laktat
oleh bakteri-bakteri tersebut. Apabila tidak diinginkan rasa yang tidak terlalu asam, tambahkan
zat pemanis (gula, sirup) maupun berbagai flavour buatan dari buah-buahan misalnya strawberry,
nenas, mangga, jambu, dan sebagainya.
Inkubasi adalah proses pertumbuhan biaakan bakteri atau perbanyakan biakan dengan
menyediakan keadaan lingkungan yang sesuai. Lingkungan dalam hal ini adalah suhu,
merupakan

faktor

terpenting

pada

inkubasi

yang

akan

mempengaruhi

terhadap

perkembangbiakan asam laktat dari yoghurt, menurut Frazier dan Westhoff (1978) suhu dan lama
inkubasi perlu diperhatikan agar dapat dicegah terjadinya dorninasi oleh salah satu galur biakan
atau spesies lain.

Berikut langkah-langkah untuk membuat yoghurt sendiri:


Bahan dasar untuk membuat yoghurt sendiri hanya dua:

Siapkan 1 liter susu murni. Boleh menggunakan susu kemasan tapi


lebih baik susu murni.

Bibit yoghurt sebanyak 5% dari banyaknya susu murni. Untuk 1 liter


susu murni bisa menggunakan sekitar 50 mL bibit yoghurt. Bisa dibeli
di supermarket.
Bibit yoghurt yang dimaksud adalah produk yoghurt seperti cimory,
biokul, dst. Disebut bibit karena itulah yang akan menjadi biang
penghasil yoghurt. Saat memilih bibit pilihlah bibit yang terdapat
tulisan Live Culture atau rasa plain pada kemasannya supaya
bakteri fermentasi dapat berkembang. Live culture yang dimaksud
pada umumnya adalah bakteri Lactobacillus Bulgaricus dan
Streptococcus Thermophilus.

Cara membuat nya:

1. Panaskan susu murni di atas api kecil sambil terus diaduk selama 30
menit dan jaga agar susu tidak sampai mendidih supaya protein susu
tidak rusak.

2. Setelah 30 menit, angkat susu dan dinginkan hingga hangat kuku


dalam suhu ruangan

3. Masukan bibit yoghurt lalu aduk sampai rata dengan menggunakan


alat pengaduk steril. Bila kesulitan mencari alat pengaduk dapat
menggunakan spatula kayu yang sebelumnya sudah disiram
menggunakan air panas sebagai proses sterilisasi alat.

4. Apabila sudah selesai masukan ke wadah tertutup lalu tutupin dengan


serbet untuk menciptakan kondisi gelap yang adalah syarat hidup
bakteri fermentasi selama 20-24 jam. (jika di dalam suhu inkubasi 45 C
hanya memerlukan waktu selama 4-6 jam) Sesudah 20-24 jam akan muncul
lapisan berwarna kekuningan kental di atas permukaannya. Apabila

masih kurang kental atau kurang asam bisa dilebihkan lagi waktunya.
Bila dirasa sudah pas, aduk menggunakan alat steril sampai tercampur
rata.
5. Bila sudah siap, bisa ditambahkan sirup atau buah-buahan sesuai
selera.

6. Jika ingin membuat es yoghurt, masukan yoghurt tersebut kedalam


plastic

7. Lalu bekukan

Beberapa tips supaya proses pembuatan yoghurt berhasil:


1. Pastikan proses fermentasi yoghurt menggunakan wadah kedap udara.
Wadah yang tertutup rapat akan melancarkan proses fermentasi
2. Saat membeli yoghurt plain, lihat dulu masa kadaluarsanya. Kalau
sudah expired maka proses pembuatan yoghurt tidak akan berhasil
3. Saat memasukan susu ke wadah, pastikan susu dalam keadaan
hangat. Tidak panas dan tidak terlalu dingin
4. Pastikan perbandingan susu murni dan bibitnya tepat. Apabila nanti
yoghurtnya terlampau kental, itu artinya terlalu banyak bibit. Bila
terlalu encer berarti terlalu sedikit.

elihat dia datang menghampiriku -lagi-. Berhenti! Ayo Berhenti! Hal itu hanya
membuatku bertambah sakit. Kumohon, Berhenti disitu!

"Hai! Lama tak bertemu~"Sapanya

"Tentu saja sudah lama kita tak bertemu, bukankah kekasih mu tidak
menyakitimu lagi?"Aku berpura-pura sibuk dengan Green tea Ice blended
yang ku genggam.

"Sebelumnya, bolehkah aku duduk disini?"Ia menunjuk kursi yang


bersebrangan denganku.

"Duduklah~"

"Ada yang bisa saya bantu?"Seorang waitress menghampiri kami.

"Saya pesan Hot Americano satu"

"Satu Hot Americano, ada yang bisa saya bantu lagi?"Ia hanya
menggelengkan kepalanya. "Pesanan anda akan sampai 10 menit, Silahkan
menunggu. Terimakasih" Waitress tersebut membungkukan kepalanya
sejenak lalu meninggalkan kami.

"Mengapa kau meminum minuman dingin itu? ini sudah masuk musim
dingin"Ujarnya

"Lalu? Apa pedulimu?"Tanyaku

"Tentu saja aku peduli, Karna kau--" Lagi-lagi ia tak bisa meneruskan
Kalimatnya. Seharusnya tadi aku tak usah memberinya pertanyaan yang
menjadi bumerang untuk diriku sendiri. Hah, rasanya hatiku sakit sekali.

"Sudahlah. Ada apa kali ini?"Tanyaku

"Apa?"

"Kau, menemuiku lagi. Ada apa?"Bahkan aku tak bisa membalas tatapannya.
itu hanya membuatku terlihat lebih menyedihkan.

"Ahn Ha, Maafkan aku" Lagi-lagi ia meminta maaf padaku.

"Ini pesanan anda, maaf menunggu"

"Ah, ya. Terimakasih"ujarnya

Setelah sekian lama, kami masih sibuk dengan fikiran dan minuman kami
masing-masing.
"Bisakah aku tinggal dirumahmu untuk sementara?"

***

"Ada apa? Kau kehilangan arah lagi?"

Ia terkekeh perlahan. "ya, dan setiap aku kehilangan arah, kompasku selalu
menunjuk kearahmu. Ada apa ini?"Ia tersenyum tipis

"Karna aku hanya pelarianmu saja."

Senyum diwajahnya hilang seketika. "Berhenti bicara seperti itu!"

"Bukankah kenyataannya memang begitu?" Sepertinya setelah ini aku harus


berterima kasih pada otakku karna dapat membantu mengatur emosiku.

"Aku bilang berhenti Haya-ah!"

Aku membuang nafas kasar. "Bahkan terlalu menyakitkan bila aku


mengingat apa yang kau lakukan padaku dulu~"

"Maafkan aku Haya-ah."

"Bahkan kau terlihat seperti Film animasi 4D yang terlihat nyata dan bisaku
raih, Namun kenyataannya? Kau hanya ilusi semata."

"Aku mencintaimu, sungguh~"Ucapnya

"Berhenti berbicara omong kosong tersebut baekhyun-shi!"Aku


membentaknya. walaupun hatiku berkata lain, sungguh, aku bahagia.
namun, ini salah. aku tidak boleh bahagia hanya karna omong kosongnya.

Kami terdiam, Karna jujur saja aku terlalu sibuk dengan berbagai macam
fikiran yang tiba-tiba terlintas diotaku.
"Aku melihatnya bermesraan bersama laki-laki lain diapartementnya"

"Siapa?"

"Kekasihku, Taeyeon"Sakit memang jika ia membicarakan wanitanya

"Jadi, apa hubungannya dengan kau meminta tinggal dirumahku?

"Karna aku tidak ingin pulang kesana, yang mungkin hanya akan membuatku
sakit."

"Tu-tunggu, Pulang kesana? Maksudmu selama ini kau tinggal dengannya?"

"Astaga, Bukan seperti itu, Aku hanya baru Sehari tinggal disana untuk
sementara karna orang tuaku pergi untuk 2minggu ke Eropa. Aku tidak suka
tempat yang terlalu sepi. Maka orang tua ku menyuruh aku tinggal bersama
kyung soo, kau masih mengingatnya kan? Dan hal bodoh lainnya, semua
pembantuku sedang cuti sampai orang tuaku kembali. Dan aku sendiri, tidak
memiliki kunci rumah." Jelasnya secara rinci

"Tentu saja aku masih mengingatnya. ia sahabat yang tidak pernah


menghianatiku. Dan bukannya tinggal dirumah kyung soo, kau malah tinggal
di apartement kekasihmu?"Ia menganguk sambil menggaruk tengkuknya
yang kuyakini tidak gatal. "Lalu, Mengapa sekarang kau malah datang
padaku, bukannya meminta kyung soo menampung mu?"

"Aku tidak mempunyai cukup keberanian untuk bertemu dengannya"Ujarnya


putus asa. Aku sendiri, terlalu malas untuk membahas masalalu.
Jika bisa dibandingkan, Lebih baik membahas pemandangan taman malam
hari yang membosankan ini yang hampir sebagian pohon dan rumputnya
tertutup salju.
Aku merasa sesuatu yang hangat hinggap di pundakku, Saatku tolehkan
kepalaku ke samping kanan, kulihat kepalanya bersandar pada pundakku. Oh
ayolah! Aku memang sudah mencoba melupakannya, bahkan aku mencoba
ketus padanya. Tapi bukan berarti perasaanku sudah hilang sepenuhnya
bukan? Mengapa kau harus menyandarkan kepalamu pada pundakku? Itu
hanya membuatku semakin gugup. Apa kau berniat membuatku jatuh
padamu lagi?
"Pundakmu nyaman sekali."

"Bisakah kau berhenti?"Pandanganku lurus kedepan tanpa memandangnya.

"Apa? apa kau merasa tidak nyaman?"Kukira, ia akan mengerti kalimat


ambigu yang ku bicarakan. Ia menggangkat kepalanya. Oh, bisakah kau
menyandarkan kepalamu lagi? Bahkan itu sangat nyaman walaupun
membuatku gugup.

"Bisakah kau berhenti menatapnya? Hatimu hanya akan bertambah sakit"

"Aku rasa tidak, Aku tidak bisa"

"Kenapa? Hatimu juga perlu Istirahat dari rasa sakit itu! Apa kau tak ingat
sudah berapa kali ia menyakitimu seperti ini!"Aku tak dapat mengontrol
emosiku sekarang. Aku berusaha menutupi mataku yang berkaca-kaca.

"Aku tak bisa Haya-ah! Jangan memaksaku! Aku mencintainya!"Sungguh! ini


sakit sekali! Aku bahkan tak percaya ia membentakku.

"Baiklah jika itu mau mu! Tapi apakau tak sadar? setiap kau disakiti olehnya,
maka kau akan datang kembali padaku seperti ini! Dan itu juga membuatku
bertambah sakit bodoh!"Hah~ Aku sudah tak peduli padanya.

aku berlari secepat yang ku bisa dan mulai terisak. Astaga, kenapa jarak
taman ini dengan rumah terasa jadi lebih jauh dari biasanya? Aku mencoba
membuka pagar rumahku seraya menghapus aliran sungai kecil dipipiku.

Aku berfikir sejenak. Dan aku mulai berlari lagi.

***

"udara malam ini sangat dingin, ireonna~"ia menolehkan wajahnya kearahku


yang berada di belakangnya

"Haya-ah, k-kau.."

"Diamlah, aku tidak akan bisa meninggalkan mu sendiri disini."Aku pun tidak
mengerti, apa yang mendorongku untuk berlari kembali kesini.

Ia bangkit dari tempat duduknya diatas rumput yang tertutupi salju tersebut,
kemudian berjalan kearahku "Haya-ah, maafkan aku dan terima kasih."

"sudah kubilang, aku--"Ia memeluk tubuhku, dapat kurasakan bahunya


bergetar karna mengigil.

"Baiklah, Kau bisa datang padaku kapanpun dan beristirahat"Semoga ia


mengerti kata ber'istirahat' tersebut.

"aku mencintaimu, Haya-ah~~"

"Aku juga membencimu, Baekhyun-ah"

***

"Astaga, Uri Hyun-ah. megapa kau baru mengunjungi kami sekarang? Kami
merindukanmu. Kemana saja kau selama ini?" Lihatlah, bahkan ke-2 orang
tua ku menyambutnya dengan hangat

"Maafkan aku eommonim, sebenarnya aku sering bertemu dengan Ahn Ha,
tapi aku tidak cukup berani untuk sekedar mampir kesini. Maafkan aku~"

"Mengapa tidak berani? Apakah Uri Ahn Ha melarangmu datang kesini?


Astagaa~"Kali ini appaku juga ikut berkicau.

"tidak, abeonim, Haya-ah tidak melakukan itu"

"oh yaampun, aku masih tidak percaya, 1 tahun tidak bertemu kamu banyak
berubah baekhyun-ah. aku jadi mengiget saat kau, Ahn Ha, dan kyung soo
sering berkumpul disini. mengapa selama 1 tahun ini kalian tidak pernah
bermain kesini lagi? eoh?"

" eomma, berhenti membahas masalalu itu. tujuan baekhyun kesini untuk
menginap dirumah kita. Bilang lah padanya eomma, kalu kita tidak memiliki
kamar kosong"Aku mencoba mengalihkan pembicaraan, sungguh aku tidak
suka bila ada yang membahas tentang 1 tahun yang lalu. itu hanya
membuat hatiku sakit sekali.

"jjinja? wahhh~ itu akan sangat menyenangkan! tapi kenapa hyun-ah?"tanya


eommaku, baekhyun pun mulai menceritakan apa yang terjadi. kecuali
tentang 'menginap' di rumah kekasihnya.

"Kalau begitu kau bisa tinggal disini sampai orang tua mu kembali, hyun-ah"

"mwo? tapi eommaa---"

"tapi apa? sudahlah, antar saja baekhyun ke kamar kosong di samping


kamarmu,"
tapi jika ia tinggal didini untuk waktu yang cukup lama itu hanya membuatku
dekat dengannya.dan semakin ia mendekat, semakin sakit yang kurasa.

***

"Ahn Ha-ya, Apa yang kau lakukan?"Aku membalikan badan ku ke arah


seseorang yang memanggilku.

"Apa?"

"Apa yang kau lakukan jam 11 malam di balkon seperti ini"aku membalikan
badan ku, terlalu malas menatap nya, sebenarnya bukan malas, tapi aku
takut akan terpesona olehnya.

"Lalu apa yang kau lakukan juga disni?"tanyaku kembali

"Mmm, tadi aku baru selesai dari kamar mandi dan menemukanmu berdiri di
balkon tempat kita berkumpul 1 tahun lalu dan aku menghampirimu."

"wahh, hari ini aku benar-benar muak. Hampir setiap orang membahas
tentang 1 tahun yang lalu"ia tak menanggapi apa yang aku katakan. ia
berjalan ke sampingku.

"aku belum bertanya padamu--"aku mengalihkan pandanganku kearahnya


"Bagaimana keadaanmu?"

Aku berdecak malas "seperti yang kau lihat, aku baik. setidaknya sebelum
bertemu denganmu."

"Sayang sekali, padahal aku merasa sebaliknya, aku lebih baik setelah
bertemu denganmu" Aku tertawa meremehkan, bahkan sifatnya masih
seperti itu.

ia menghembuskan nafasnya kasar."bahkan rasanya masih sama"kulihat ia


manaruh tangan nya di atas dadanya.

"apa?"

"Jantungku tetap berdetak dengan kencang bila berada di dekatmu."Aku


mengikuti apa yang ia lakukan-menaruh tangan didadaku sendiri- "apa kau
merasakan yang sama?"

"Tidak"Bohong! padahal aku dapat merasakan debaran jantungku yang


sangat cepat itu.

"Benrakah?"Ia mengambil tangan kanan ku dan menggenggamnya.

"y-yak! ap-apa yang kau lakukan?"

"kau berbohong--"

"Apa? Ti-Tidak!"

"Oh ayolah~ Bahkan aku tau kebiasaanmu Haya-ah. Telapak tanganmu


berkeringat. Apakah kau masih ingin menyangkalnya?"ia menatapku, Aishh~
aku yakin mukaku sudah berubah lebih merah. Aku hanya menundukan
wajahku sambil menarik tanganku yang berada di genggamannya.

"Aku menyukai wajahmu jika telah berubah menjadi merah seperti ini"Aku
mendongkak-an wajahku. kulihat ia tersenyum "kau tahu? seperti orang
bodoh"

"yakk!itu tidak lucu baekhyun-ah!"aku memukul bahunya beberapa kali, tapi


ia malah menarik tangganku dan aku pun tertarik ke dalam pelukannya.
punggungku menempel dengan dadanya. ia menaruh kepalanya di bahuku,
kulirik menggunakan ekor mataku ia sedang menatap ke arahku dari sana.

"aku hanya bercanda"ia tersenyum tipis. Assh bahkan aku tak berani
menatap nya. ohh aku sangat gugup sekarang.

"y-yak! baekhyun-ah, ap-apa yang kau lakukan?"oh ayolah, bahkan suara ku


terdengar gugup sekali. sialan!

"Aku berfikir untuk melepaskannya"lirihnya

"kalu begitu lepaskan sekarang pelukanmu ini baekhyun-ah"ujarku, walau


sebenarnya aku tidak mau

"bukan, bukan itu yang aku maksud. aku berjam-jam memikirkan apa yang
kau bicarakan di taman tadi."

"lalu, apa kesimpulan dari fikiranmu itu?"Kumohon , jangan membuatku


kecewa.

"Walaupun aku belum sepenuhnya yakin, tapi aku berfikir untuk melupakan
nya."ucapnya

"Jjinjayo?"tak bisa dipungkiri, aku sangat senang mendengarnya. aku


memalingkan wajahku untuk menatapnya yang berada di bahuku.
Namun, sepertinya itu hal yang sangat salah, yang ada wajahku hanya
berjarak beberapa centimeter denan wajahnya. aku bahkan dapat
merasakan hembusan nafasnya menerpa wajahku.
Aku sesegera mungkin memalingkan wajahku, astaga, pasti aku terlihat
sangat bodoh sekarang, di tambah aku dapat merasakan bibirnya menempel
di pipiku sekarang,

"h-yak! b-baekhyun-ah--"

"bukankan aku sudah bilang, aku menyukai wajahmu yang berubah menjadi
kepiting rebus ini. berhenti membuat ekspresi tersipu seperti itu, arra?
hihi"aku melepaskan pelukannya yang nyaman itu, walau sebenarnya aku
tak mau.

"kau menyebalkan baekhyun-ah"aku menaruh telapak tanganku dipipi. untuk


menutupi seburat merah sialan yang sering sekali muncul itu.

"hihihi"kikiknya "by the way, kapan kau akan memanggilku oppa lagi seperti
dulu?"

"cih! tidak akan pernah setelah apa yang telah kau lakukan tadi padaku. lagi
pula kita hanya berbeda beberapa bulan saja. sudahlah, aku akan kembali ke
kamar ku. selamat tidur~"Aku meninggalkannya, namun baru beberapa
langkah ia memanggilku

"Haya-ah~!"

"wae?"aku membalikan tubuhku ke arahnya

"maukah kau, Mmmm, membantuku untuk melepaskannya?"tanyanya ragu

"As your wish"Aku segera membalikan tubuhku lagi untuk menutupi wajah
bahagiaku. aku mulai berjalan lagi

"Haya-ah, Saranghae~"aku menghentikan langkahku sebentar, lalu


melangkah dengan lebih cepat, aku sampai di depan kamarku, aku tau ia
masih menantapku dari tempatnya. akupun segera membuka pintu tersebut.

"nado"aku segera masuk dan menutup pintu dengan cepat. Haah~ aku tidak
yakin hari ini aku akan tertidur nyeyak~

***

"Ayolah oppa~ aku ingin duduk di pesisir pantai itu, apakau tak bosan diam
didalam villa tua milik kakekku ini? Kajja Oppa~~"Oh ayolah, bahkan aku
sudah mengeluarkan aegyoterbaik yang ku punya, tapi ia masih sibuk
dengan I-phone miliknya itu.

"Baekhyun Oppa!!"kesalku. huh, see? akhirnya ia meresponku.

"Oh? Ada apa Ahn Ha?"Ia tersenyum sangat manis dan mengusap puncak
kepalaku.

"Hih, dari tadi kau benar-benar tidak mendengarkan ku?"Ia hanya


menggaruk tengkuknya "Aku ingin berjalan-jalan ke pesisir pantai itu."

Tapi diluar udara masih panas, sayang Tolaknya halus

Oh ayolah oppa~ kita datang dari seoul ke pulau jeju hanya untuk
berdiamdiri di villa tua ini? Sialan, yang benar saja! Bahkan ia sudah
berhasil membuatku kesal seperti ini Geure, aku bisa kesana sendiri!

Aku berjalan keluar villa tersebut, menuju kearah pantai yang berjak tak jauh
dari sini. Huh~ ia benar-benar menyebalkan,
Bukankah ia sendiri yang mengajakku berlibur ke pulau jeju? Padahal aku
menawarkan liburan yang lebih menyenangkan di Okinawa.

Aku duduk di pesisir pantai seraya mengulurkan kakiku supaya tersiram


ombak kecil yang mencapai pesisir pantai ini.
Padahal aku hanya ingin melihat sunset bersama orang yang ku suka. Yang
aku suka? Ya, aku berfikir untuk mulai menyukainya lagi. Walaupun aku tidak
tau apa yang akan terjadi diakhir.

Aku merasa seseorang menarik tubuhku dari belakang. Sontak aku pun
meronta sambil berteriak kyaakk!

berisik sekali kau ini.ujar seseorang yang menariku kebelakang, dan aku
rasa aku mengenal suara dan aroma ini.

apa-apaan kau menarikku kebelakang. Apa kau tidak lihat? aku sedang
menkamati ombak-ombak itu menyentuk kaki ku, dan bukankah udara ini
terlaku PANAS untuk mu?sindiku.

Aku tidak ingin kau terbawa ombak, maka dari itu aku menarikmu
kebelakang bodoh.Jelasnya

cih! Apa kau sedang mencoba menjadi namja perhatian?Aku sudah


terlanjur jengkel padanya

aishh~ bocah ini.ia mengacak-acak rambutku.

Sialan kau, Berhenti membuat rambutku berantakan oppa.aku merapikan


kembali rambutku dengan wajah jengkel yang kubuat-buat.

berhenti mengumpat nona byun.

hey, margaku Ahn bukan Byun

Padahal aku berniat menjadikanmu nona Byun, Ahh-ani, Nyonya ByunApa


katanya?

yak, apa katamu? Menjadikanlku nyonya Byun? Apa kau baru saja
melamarku?

siapa yang melamarmu? Apa kau benar-benar ingin menikah


denganku?Ahh~ aku benar-benar merasa seperi orang bodong sekarang

L-lalu apa maksudmu ingin menjadikaku nyonya Byun? A-Aku hanya akan
menjadi nyonya Byun jika menikah denganmuAku bahkan yakin wajah ku
sudah berubah warna sekarang.

Ani, siapa bilang? Kau bisa menikah dengan ayak ku jika kau benar-benar
menginginkan menjadi nyonya Byun, lalu aku akan memangilmu eomma.
Hahahahaia tertawa

yak! Oppa! Itu tidak lucuAku memukul bahunya berulang-ulang