Anda di halaman 1dari 15

Blok Pleksus Cervicalis

Anatomi

Anatomi
Dibentuk empat cabang anterior
pertama nervus spinalis (C1-C4)
Dibawah musculus
sternocleidomastoideus
Terdiri dari jaras-jaras motorik,
sensorik, propioseptif dan otonom

Blokade Plexus Cervicalis


Profunda
Teknik
Prosedur
Kontraindikasi
Indikasi
Serial
Efek
Dosis
Komplikasi
Blokade
samping
Blokade
Injeksi

Indikasi
Diagnostik

Kontraindikasi Spesifik
S
Paresis
Terapi

Prosedur
1. Persiapan pasien, monitoring dan IV line
2. Alat-alat

Spuit 5cc dan 10 cc


Jarum 22 G
Alat intubasi
Obat emergensi
Desinfektan

3. Posisi Supine miring kanan 45 derajat


4. Landmark

Landmark

Ujung posterior M. sternocleidomastoideus, proc. Mastoideus bawah, Ch

Teknik Injeksi
Ahli anestesi berdiri sejajar
pasien
Anestesi infiltrasi pada area
antara C2-C4
Jarum masuk tegak lurus,
miringkan jarum 20 derajat ke
arah proc. Tranversus (1,53,5cm)
Ketika ujung mencapai proc.
Tranversus masukan secara
perlahan dan lakukan aspirasi

Efek Blokade

Ganglion cervicalis
superior
Atau
Ganglion
cervicothoracalis

Horner
Sindrome

Serial Blokade
Indikasi terapeutik
Setelah dilakukan 2x prosedur dapat
dilakukan serial blokade 8-12x

Diagnostik

Dosis

Pada indikasi bedah 10 cc digunakan


untuk pleksus cervicalis dan 20 cc
untuk pleksus cervicalis profunda

Efek samping
N. Phrenicus -> paralisis unilateral
pergerakan diafragma
N. recurrent laryngis -> serak dan sensasi
seolah ada sumbatan pada tenggorokan
N. glossopharyngeus -> lidah kaku,
paralisis musculus pharyngeus
N. Vagus ->takikardia, hipertensi

Komplikasi
Inj. Subarachnoid
Intravaskuler
Epidural

TERIMA KASIH