Tujuan dari adanya teknologi adalah untuk mempermudah manusia dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari agar berjalan

mudah dan lancar. Disamping sebagai alat atau sarana untuk memudahkan teknologi juga berfungsi sebagai media baik untuk pembelajaran atau juga sebagai wadah untuk menuangkan aspirasi. Berbagai macam teknologi yanng berkembang saat ini serta guna dan fungsinya yang beragam, maka masyarakat selaku konsumen sebagai pengguna juga dituntut untuk tahu dan mengerti akan kegunaan dan fungsinya. Tidak dapat dipungkiri pula bahwa teknologi di satu sisi memberikan kontribusi yang riil baik terhadap masyarakat sendiri lebih-lebih terhadap perilaku pengguna yang akan melahirkan sebuah budaya baru dalam perkembangan teknologi. Baik disadari atau tidak disadari bahwa kehidupan kita telah terkepung dengan teknologi, baik itu teknologi sederhana seperti: memasak air dengan kompor minyak atau kompor gas maupun dengan teknologi modern memasak dengan menggunakan oven yang diantara fungsinya juga untuk memasak, baik untuk memanggang atau untuk memanaskan ataupun untuk keperluan lainnya. Sebelum munculnya kompor minyak, zaman orang tua kita dulu ketika akan

memasak tentunya mereka terlebih dahulu mencari kayu bakar yang akan digunakan untuk memasak. Oleh karena itu maka, di dapur rumah mereka stok ketersediaan kayu kering yang akan dipakai untuk memasak suatu hal yang pasti dan wajib hukumnya agar kemudahan ketika akan memasak menjadi mudah dan lancar. Di era sekarang ini ssebagian dari kita masalah memasak yang merupakan salah satu dari beberapa aktifitas rutin setiap hari disamping aktifitas rutin lainnya peranan teknologi seperti kompor tidak dapat kita kesampingkan. Teknologi kompor minyak dan sekarang berkembang pesat menjadi kompor gas dan akhirnya berkembang lagi menjadi kompor listrik yang mempunyai fungsi dan kegunaan yang sama yaitu dipergunakan untuk memasak atau memanggang atau untuk keperluan lainnya tidak dapat kita enyahkan begitu saja. Dari teknologi sederhana ini yang kemudian berkembang menjadi sebuah teknologi

modern, tentunya mempunyai dampak perubahan perilaku bagi pengguna teknologi tersebut. Jika zaman dulu orang tua kita memasak memakai kayu bakar sebagai alat untuk memunculkan api sehingga masakan yang dimasak cepat matang, maka di zaman yang senantiasa dinamis dan menuntut manusia untuk selalu cepat hal seperti itu jika diterapkan pada orang masa kini tentunya akan memerlukan waktu yang banyak dengan kata lain memasak dengan menggunakan kayu bakar sebagai medianya akan semakin lama. Dikarenakan tuntutan zaman maka masyarakat saat ini ingin agar segala sesuatunya harus dilakukan dengan cepat atau instan. Perubahan perilaku seperti inilah yang merupakan salah satu dampak dari teknologi itu sendiri. Sebenarnya perilaku yang ditimbulkan oleh dampak dari teknnologi sendiri harus dibarengi dengan pengetahuan masyarakat tentang teknologi itu sendiri di samping itu juga harus mempersiapkan mental mereka agar jika terjadi sesuatu dengan teknologi tersebut maka mereka sudah tahu bagaimana cara mengatasinya dan mengerti bagaimana solusi mengatasi hal tersebut. Dalam urusan ini tentunya masyarakat harus dilibatkan secara proaktif agar hal-hal yang telah disebutkan di atas bisa diantisipasi dengan baik dan mudah. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab bersama baik itu produsen sebagai pembikin teknologi, maupun pihak-pihak lain seperti distributor sebagai penyalur dari teknologi itu sendiri. Adanya sinergi yang tercipta antara produsen dan distributor serta partispasi aktif oleh masyarakat sendiri merupakan harapan dari produsen sebagai pembikin teknologi sehingga tujuan dari teknologi untuk mempermudah manusia dalam melaksanakan segala aktifitasnya bukan hanya menjadi angan saja akan tetapi juga merupakan sebuah langkah yang konkrit sehingga satu sama lain saling diuntungkan (mutualisme) dengan adanya sinergi yang konkrit dan riil. Agar sinergi yang konkrit dan riil dapat terjadi tentunya produsen teknologi harus mempunyai 3 aspek dasar dalam teknologi. 3 aspek tersebut adalah organizational aspect, technical aspect, dan cultural aspect. Akan tetapi ketika mendefinisikan sebuah teknologi masyarakat sebagai pengguna (konsumen) hanya menginterpretasikan teknologi hanya pada technical aspect saja. Padahal sebuah teknologi tidak hanya terbatas pada teknik dan

pengetahuan penggunaannya akan tetapi organizational aspect dan cultural aspect juga tak kalah penting.1 Organizational aspect merupakan sebuah perpanjangan teknologi yang mencakup bidang administrasi, peraturan publik, aktivitas desainer, insinyur, teknisi, para pekerja, dan konsumen dari sebuah produk. Sedangkan cultural aspect mencakup penggunaan teknologi dalam menegakkan nilai-nilai, kepercayaan, serta kode etik yang berlaku di masyarakat.2 Selain ketiga hal yang telah disebutkan maka yang tak kalah pentingnya adalah prediksiprediksi yang dilakukan oleh produsen teknologi sebelum menciptakan teknologi. Seperti, seberapa besar permintaan masyarakat terhadap sebuah teknologi, bagaimana penerapannya, apa saja efek yang akan ditimbulkan, dan hal lain yang terkait dengan kelangsungan teknologi tersebut di masa yang akan datang.3 Sebagaimana telah disebutkan di awal bahwa kegunaan teknologi untuk membantu dan mempermudah segala aktivitas yang dilakukan agar menjadi lancar sesuai harapan. Hal ini dapat terwujud jika pengetahuan konsumen (pengguna) dalam hal ini masyarakat sudah faham dan mengerti tentang teknologi yang mereka pakai. Pengetahuan akan teknologi tidak akan didapat begitu saja oleh para konsumen jika mereka tidak diperkenalkan oleh produsen maka sikap proaktif, sinergi serta partisipasi yang konkrit oleh semua pihak baik oleh produsen sendiri apalagi oleh konsumen. Sebagai konsumen tentunya kemudahan-kemudahan dari sebuah teknologi bukan hanya janji semata akan tetapi hak-hak konsumen terhadap teknologi juga harus bisa dijamin. Dengan adanya penjaminan hak oleh teknologi maka kerugian yang disebabkan oleh bukan pengguna yang sebenarnya bisa diantisipasi bukan ditelantarkan begitu saja.

1 http://www.waena.org/index.php? option=com_content&task=view&id=2186&Itemid=9 2 Ibid 3 Ibid

Referensi http://www.waena.org/index.php? option=com_content&task=view&id=2186&Itemid=9 http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=31205 http://hadisaputra.ngeblogs.com/2009/10/11/dampak-kemajuan-teknologi/

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful