Anda di halaman 1dari 2

KONDISI FISIK PANTAI LAGUNA HELAU

A. Lokasi
Titik pengamatan berada di pantai laguna helau desa way urang kecamatan kalianda
kabupaten lampung selatan provinsi lampung. Lokasi yang berada di koordinat
berada di koordinat x : 562008 dan y : 9369815 merupakan tempat wisata yang
mengandalkan keindahan alam khususnya terkait potensi kelautan. Pantai yang
memiliki karakteristik atau ciri yang berbeda dari lainya ini memiliki keunikan
tersendiri yaiti terdapat laguna yang berada di tengah-tengah daratan di wilayah
pesisir. Lagunan yang berair tawar ini memiliki warna biru dengan beberapa biota air
seperti ikanmujair dll
B. Geomorfologi
Pantai laguna helau secara geomorfologi memiliki topografi yang cukup datar dengan
kemiringan lereng kurang 8%( diukur dengan menggunakan clinometers). Dalam
pengamatan dapat dikenali proses pembentukan dari pantai laguna helau yaitu
terbentuk karena proses marin, proses marin yang mendominasi atau yang
mempengaruhi adalah tenaga ombak, dan arus air laut. Tenaga ini membawa
material-material halus sampai dengan kasar yang diendapkan di pantai hal ini
terbukti dengan adanya gumuk pasir.
C. Meteorology dan Klimatologi
Keadaan dari kondisi iklim dan cuaca di pantai laguna helau secara umum sama
dengan kondisi di provinsi lampung. Pada saat pengamatan kondisi iklim tropis
dengan cuaca yang cerah, keaddan suhu ( diukur dengan menggunakan thermometer)
yaitu 33 C pada pukul 14.18 WIB dan 31 C pada pukul 17.33 WIB. Sedangkan
kecepatan angin (diukur dengan menggunakan anemometer) yaitu 285 meter/menit
dengan arah angin barat daya-timur laut pada pukul 14.18 dan dengan kecepatan 359
meter/menit dengan arah angin barat-timur pada pukul 17.33 WIB. Awan yang
terlihat pada pukul 14.18 WIB adalah awan cirrus sedangkan pada pukul 17.33 WIB
terlihat awan alto stratus dan cumulus.
D. Geologi
Tenaga geologi yang mempengaruhi pantai laguna helau adalah tenaga eksogen atau
tenaga yang berasal dari luar bumi. Jenis batuan yang dominan di pantai ini adalah

batuan beku dan batuan sedimen jenis batuan beku dan sedimen yang ada diataranya
batu apung, batu karang dll dengan warna putih, coklat dan juga hitam.

E. Oceanografi
Pengukuran kondisi kelautan dilakukan pada pukul 14.21 WIB dan juga pada pukul
17.40 WIB. Pada pukul 14.21 WIB kenampakan laut yang dapat dilihat adalah
sebagai berikut muka air laut seperti cermin, terjadi gelembur tak merata dan tanpa
buih sedangkan pada pukul 17.40 WIB kenampakan air laut yang terlihat adalah riak
gelombang merata, puncak gelombang mengkilat, tanpa buih dan tidak pecah.
Kecepatan angin pada pukul 14.21 WIB 3,4-5,4 m/dt atau dalam kategori lemah
dengan tinggi gelombang 0,3-0,5 meter. Periode gelombang pada saat itu 0,2-0,4
detik dan arah arus pantai dari barat daya-timur laut dengan kecepatan lebih dari 21,7
meter/dt. Sedangkan arah arus balik dari timut laut-barat daya dengan kecepatan 5,57,9 meter/dt.
Kecepatan angin pada pukul 17.40 WIB 5,5-7,6 m/dt atau dalam kategori sedang
dengan tinggi gelombang 0,6-1,0 meter. Periode gelombang pada saat itu 2,8-5,0
detik dan arah arus pantai dari barat-timur dengan kecepatan lebih dari 21,7 meter/dt.
Sedangkan arah arus balik dari timut laut-barat daya dengan kecepatan 8,0-11,1
meter/dt.Tipe pasang surut pada saat pengukuran adalah pasang surut harian tinggal
dengan tipe empasan collapsing pada pukul 14.21 dan spilling pada pukul 17.40.