Anda di halaman 1dari 9

Proses Fisher Tropsch

Pengertian dan Sejarah


Pengembangan
produksi bahan bakar
sintetis berbasis batu
bara pertama kali
dilakukan di Jerman
tahun 1900-an dengan
menggunakan proses
sintesis FischerTropsch yang
dikembangkan Franz
Fisher dan Hans
Tropsch.

Proses reaksi
katalis

H2 (g) + CO (g) hidrokarbon (l)


P,T

Batu bara yang digunakan untuk proses gasifikasi awal adalah


yang mengandung kadar air sekitar 35%. Batu bara dibakar
oleh oksigen murni agar proses pembakaran lebih efisien.
Batu bara dibakar sampai berwarna merah dimasukan uap
air saat mulai padam dialirkan O2 dihasilkan campuran
gas dimurnikan diperoleh gas sintetik yaitu H2 dan CO
yangf merupakan bahan baku untuk proses Fischer Tropsch.

Jenis-jenis Katalis
Besi (Fe)
-Biaya murah
-mengkonversi 60-80% gas CO
Cobalt(Co)
-Lebih aktif
-biaya mahal
Nikel (Ni)
- hanya menghasilkan gas metan
- tidak bisa digunakan untuk proses
pembentukan gas sintetik
Ruthenium (Ru)
-Konversi lebih baik
-Biaya mahal

Batubara yang digunakan

Karakteristik batubara muda:

Kadar air sekitar 35%


Nilai kalor 14600 kJ/kg
Kandungan C 37.9%

Reaktor

Produk Fischer tropsch

Video Proses

Aplikasi di Indonesia