Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) YOGA PADA POST PARTUM

I.

IDENTIFIKASI MASALAH

Yoga adalah aktifitas yang secara nyata mampu menggabungkan unsur psikologisfisiologis, sementara aktifitas lainnya mayoritas lebih memiliki efek pada unsur fisik luar
semata, sehingga yoga dapat dipandang sebagai salah satu filsafat hidup yang dilatar
belakangi ilmu pengetahuan yang universal yakni pengetahuan tentang seni pernafasan,
anatomi tubuh manusia, pengetahuan tentang cara mengatur pernafasan yang disertai
senam atau gerak anggota badan, bagaimana cara melatih konsentrasi, menyatukan
pikiran, dan lain sebagainya (Sani,1999). Jadi yoga merupakan sebuah system yang
menyadarkan dan mengantarkan kita ke pengembangan diri, kesehatan lahir batin untuk
mencapai kebahagiaan.
II.

PENGANTAR
Bidang Studi
Topik

: Keperawatan Reproduksi

: Asuhan Keperawatan Pada Post Partum

Subtopik

: Terapi Yoga Pada Post Partum

Sasaran

: Ibu-ibu nifas di........

Hari/Tanggal
Jam

: Kamis,14 April 2016

: 10.00 WIB

Waktu

: 45 menit

Tempat

III. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM


Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 45 menit, diharapkan peserta dapat
mengerti, memahami dan melakukan gerakan yoga.
IV. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 45 menit, diharapkan peserta dapat:
1.

Mengerti dan memahami tentang pengertian yoga.

2.

Mengerti dan memahami tentang tujuan dan manfaat yoga.

3.

Mengerti dan memahami gerakan yoga.

4.

Melakukan yoga secara kontinyu

V. MATERI
Terlampir
VI. MEDIA
1.

Materi SAP

VII. METODE
1.

Ceramah

2.

Tanya Jawab

3.

Praktek

VIII.

KEGIATAN PEMBELAJARAN

NO

Waktu

Kegiatan Penyuluhan

3 menit

Pembukaan:

Kegiatan Peserta

a. Memberi salam

Menjawab salam

b. Menjelaskan tujuan penyuluhan

Mendengarkan dan

c. Menyebutkan materi/ pokok bahasan yang memperhatikan


akan disampaikan
2

25

Pelaksanakan :

menit

Menjelaskan materi penyuluhan secara berurutan memperhatikan


dan teratur.
Materi :
1.

Pengertian yoga

2.

Manfaat yoga

Menyimak

dan

3.

Gerakan yoga

Mempraktekkan gerakan yoga

Mengikuti

gerakan

yang diajarkan
3

12

Evaluasi

menit

1. Memberi kesempatan kepada peserta untuk Merespon


bertanya

dan

bertanya

2. Memberi kesempatan kepada peserta untuk


menjawab pertanyaan yang dilontarkan

Merespon

dengan

menjawab
pertanyaan
4

5 menit

Penutup:
1. Menyimpulkan materi yang telah disampaikan.

Menyimak

2. Menyampaikan terima kasih atas perhatian dan


waktu yang telah diberikan kepada peserta

LAMPIRAN MATERI
YOGA

Menjawab salam

A. Pengertian
Umumnya, para ibu pasca melahirkan takut melakukan banyak gerakan. Sang ibu
biasanya khawatir gerakan-gerakan yang dilakukannya akan menimbulkan dampak yang
tidak diinginkan. Padahal, apabila ibu bersalin melakukan ambulasi dini, itu bisa
memperlancar terjadinya proses involusi uteri (kembalinya rahim ke bentuk semula).
Salah satu aktivitas yang dianjurkan untuk dilakukan para ibu setelah persalinan adalah
terapi yoga. Melalui yoga, tubuh manusia terhubung erat dengan pola gerak, napas, serta
pikiran yang memungkinkan terjadinya keseimbangan, relaksasi, serta harmoni hidup
lewat serangkaian latihan fisik yang cermat dan penuh konsentrasi, seorang pelaku yoga
diajarkan untuk membangunkan seluruh bagian tubuh maupun jiwa . Oleh karena itu
berbagai gerakan yoga berefek positif bagi peredaran darah, memudahkan penyerapan
gizi, serta mmembersihkan racun dari berbagai bagian tubuh. Sementara dari sisi
psikologis yoga meningkatkan konsentrasi, focus, dan meningkatkan ketenangan, juga
kepuasan
B. Manfaat yang didapatkan dari bermacam-macam postur yoga:
-Melatih seluruh otot tubuh, karena ada otot yang jarang sekali dipergunakan bahkan
dalam banyak olahraga keras sekalipun.
-Meningkatkan asupan oksigen ke otak dan kedalam sistem tubuh
-Menstimulasi syaraf pada tulang punggung
-Memperlancar peredaran darah
-Menstimulasi kelenjar hormonal (sistem endokrin) dalam tubuh
-Memijat organ tubuh bagian dalam
-Menstabilkan fungsi kerja tubuh,
-Meningkatkan rasa nyaman, tentram dan bebas stres,
-Memperbaiki perilaku (sifat dan sikap) yang kurang baik,
-Meningkatkan rasa percaya diri,
-Pola pikir yang lebih positif dan penghargaan terhadap diri (self esteem),
-Memperlambat penuaan dan meningkatkan kesehatan secara menyeluruh (holistik).

C. Teknik Pernafasan dalam Senam Yoga


Ada 2 teknik pernafasan yang sebaiknya dipelajari dan dikuasai, dan dianjurkan
dilakukan setiap kali secara rutin sebelum melakukan gerakan yoga harian.
1. Kapalabhati (Kapala = tempurung kepala; bhati = yang membawa cahaya)
Metode :
Lakukan dua kali pernafasan normal.
Tarik nafas, kemudian hembuskan nafas, tarik abdomen ke dalam. Ulangi sampai 20x,
atur ritme dan penekanan dilakukan lebih kepada saat hembusan nafas.
Kemudian tarik nafas, hembuskan sepenuhnya, tarik nafas sedalam-dalamnya dan tahan
nafas selama yang anda sanggup. Secara perlahan hembuskan.
Teknik ini cocok dipergunakan untuk membersihkan saluran pernafasan, seperti misalnya
hidung tersumbat cairan atau dada terasa sesak. Prinsip dari teknik ini adalah membuat
paru-paru seperti layaknya pompa, tekanan udara yang dihasilkan sanggup membuang
sumbatan yang ada di saluran pernafasan, mulai dari paru-paru sampai ke lubang hidung.
Ada kemungkinan kepala akan terasa pusing saat melakukan teknik pernafasan cepat ini,
oleh karenanya disarankan untuk menutup latihan dengan beberapa kali pernafasan
lambat atau menghembuskan nafas panjang.
Kapalabhati juga sesuai dipraktekkan sebagai terapi misalnya bila kepala terasa berat,
menderita sinus atau merasa kebas di sekitaran mata.
2. Anuloma Viloma
Metode :
Siapkan tangan anda dalam posisi Vishnu Mudra (lihat penjelasannya di bawah).
Tarik nafas melalui lubang hidung kiri, tutup sebelah kiri dengan ibu jari sampai di
hitungan ke-4.
Tahan nafas, tutup kedua lubang hidung sampai hitungan ke-16.
Keluarkan nafas melalu lubang hidung sebelah kanan, tutup hidung kiri dengan jari manis
dan kelingking, sampai hitungan ke-8.
Tarik nafas melalui hidung kanan, posisi hidung kiri tetap tertutup dengan jari manis dan
kelingking, sampai hitungan ke-4.

Tahan nafas, tutup kedua lubang hidung sampai hitungan ke-16.


Keluarkan nafas melalui hidung kiri, tutup hidung kanan dengan ibu jari sampai hitungan
ke-8.
Prinsip teknik pernafasan ini adalah bernafas dengan satu lubang hidung, tahan nafas
dan hembuskan melalui lubang hidung lainnya. Lubang hidung ditutup dengan memakai
teknik Vishnu Mudra pada tangan kanan. Caranya, lipat jari telunjuk dan jari tengah ke
hidung. Letakkan ibu jari di sebelah kanan lubang hidung dan jari manis serta jari
kelingking di sisi lubang hidung kiri.
Manfaat dari teknik pernafasan Anuloma Viloma adalah mengoptimalkan fungsi kedua
sisi otak; berarti sisi kreativitas dan sisi logika menjadi seimbang. Praktisi yoga
menganggap teknik ini sangat berguna untuk menenangkan pikiran dan sistem syaraf.
Para yogis mengetahui sejak ribuan tahun yang lalu bahwasanya bernafas melalui hidung
kiri lebih banyak dari kanan bisa menimbulkan Asma, sedangkan penyakit diabetes
disebabkan lebih sering bernafas melalui lubang hidung kanan.
Ke-dua teknik di atas adalah sebagian dari sejumlah teknik pranayama. Dengan melatih
teknik pernafasan yang baik dan benar, maka tidak hanya kesegaran yang diperoleh tetapi
sejumlah manfaat seperti untuk media terapi misalnya, dan yang paling penting adalah
keseimbangan.