Anda di halaman 1dari 7

PERPIPAAN PADA IPAL KOMUNAL

Untuk menyalurkan air kotor ke bangunan IPAL


1. SUMBER BUANGAN :
Black water, Grey water.
Yang Harus Dihindari :
Bahan Kimia ; pembersih keramik, pembersih lantai,
pemutih pakaian, sabun yang berlebihan, lemak
yang berlebihan/minyak goreng, sisa makanan
(karena akan menumpuk dan membusuk di grease
trap)
2. PENGALIRAN :
Gravitasi . Lebih diutamakan
pemompaan.

Jenis Pipa Pada Air Limbah

Pipa persil :

pipa yang langsung menerima air buangan dari sumbernya.


Letaknya di pekarangan rumah atau gedung. Biasanya
berdiameter 3-4 inchi dan berupa pipa (PVC).
Pipa servis :

pipa yang menerima air buangan dari pipa persil. Letaknya


di luar pekarangan gedung. Biasanya berdiameter 4 inchi.
Pipa cabang :

pipa yang menerima air buangan dari pipa servis. Letaknya


memanjang di sepanjang jalan di depan rumah atau
gedung.
Pipa utama :

pipa yang menerima air buangan dari pipa cabang dan


membawanya ke Bangunan Pengolahan Air Buangan.

Kemiringan pipa :
Ditentukan dengan kemiringan tertentu supaya
diperoleh kecepatan aliran minimal dengan daya
pembilasan sendiri guna mengurangi gangguan
endapan didasar pipa
Diameter dan Kemiringan
pipa :
Pipa persil : 3 4 ; kemiringan 1 - 2 %
Pipa servis :

; kemiringan 0,7 1
%
Pipa cabang : 4 6 ; kemiringan 0,5 0,7
%
Pipa utama : 6 8 ; kemiringan 0,3 0,5
%

Kedalaman pemasangan pipa :


Kedalaman perletakan pipa minimal diperlukan
untuk perlindungan pipa dari beban diatasnya
dan gangguan lain.
Diameter dan kedalaman pemasangan pipa

Pipa persil

: > 0,4 m bila beban ringan


> 0,8 m bila beban berat
Pipa servis : > 0,7 m
Pipa cabang : 1
m
Pipa utama : > 1,2 m

5. JENIS DAN SPESIFIKASI PIPA :

Pipa SNI khusus air limbah berstandar SNI


SDR.
SNI SDR 41 (kekuatan tekan 5 atmosfir setara
dengan 5 kg/cm2) sudah cukup /memadai .

8. Manhole pada perpipaan


Manhole dimaksudkan untuk memudahkan
dalam operasional dan pemeliharaan pada
perpipaan.
Manhole diletakkan pada :
Setiap pertemuan dua saluran atau lebih
Setiap terdapat perubahan diameter pipa.
Setiap terdapat perubahan kemiringan pipa.
Setiap jarak maksimum 20 m pada aliran
yang lurus.
Setiap adanya perubahan arah horisontal.
Setiap adanya perubahan arah vertikal.
Apabila terdapat beda elevasi > 50 cm pada
pertemuan cabang saluran, maka digunakan drop
manhole

TIPE TIPE MANHOLE DI PIPA