Anda di halaman 1dari 8

TUGAS KELOMPOK 4

MAKALAH SEJARAH SASTRA


SEJARAH ANGKATAN 1950

Dosen
KIFTIAWATI, M.Pd
Disusun oleh :
NURAHMADANISYAH
201321500397
NOVAAWALIA RAHKMAH 201321500333
EKA APRIANTI PERTIWI
201321500365
ANDINI BILQIS SHAFA
201321500357
OKY MELIANA KUSWARTI
2013215003
USWATUN KHASANAH
201321500361
FIRA ROIDAH
201321500335
M. IBNU MUBAROK
201321500356

Kelas : R3E

Bahasa dan Seni


Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Universitas Indraprasta PGRI
2014

Kata Pengantar
Puji serta syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT.
Yang mana telah memberikan kenikmatan kepada kita semua, sehingga
penyusun dapat menyelesaikan Makalah ini. Sholawat serta Salam
senantiasa tercurahkan kepada baginda kita Nabi Besar Muhamad SAW.
Yang telah membawa umatnya dari zaman jahiliah menuju zaman
Islamiah.
Bergema seiring nada mengalunkan kata hati yang senantiasa
mengungkapkan getaran jiwa, Penyusun dengan penuh kesadaran diri
bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan dan
kesalahan, hal ini dengan keterbatasan kemampuan dan kedangkalan
ilmu yang kami miliki. Dalam kesempatan ini penyusun mengucapkan
terima kasih kepada teman-teman dan pihak yang turut membantu
terselesainya makalah ini. Dalam makalah ini kami akan membahas
tentang sejarah angkatan 1950 yang sangat berpengaruh erat pada sastrasastra indonesia.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Betapa penting peran dalam mengidentifikasi sejarah sastra indonesia di kehidupan
sehari-hari, kiranya tidak perlu diragukan lagi. Dalam kehidupan sehari-hari manusia
selalu dihadapkan pada berbagai karya-karya sastra yang dapat diterapkan di kehidupan .
Apalagi dalam era globalisasi seperti saat ini, sejalan dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi, mahasiswa dituntut untuk mampu mengidentifikasikan
berbagai karya sastra dalam sebuah karangan dan yang berisi informasi dengan cermat
dan tepat, baik melalui berbagai media cetak, seperti majalah ,novel, puisi, dan prosa .
Berbagai lembaga pendidikan, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, sering
mendatangkan para pakar yang sesuai dengan bidang informasi yang dibutuhkannya
untuk memecahkan masalah yang dihadapi melalui kegiatan memperdalam sastra yang
benar dan baik ,mengetahui berbagai macam sastra dan sebagainya. Dalam kegiatan
semacam itu, peserta dituntut untuk memiliki ilmu dasar sastra. Dalam proses interaksi
dan komunikasi diperlukan berkarya yang aktif, kreatif, produktif yang mana merupakan
unsur dalam sastrawan yang bertujuan untuk membuat pembaca berpikir dan menalar
pesan ide serta gagasan yang terdapat pada materi.

B. Rumusan Masalah
Dalam pembahasan makalah ini kami akan memfokuskan pada beberapa masalah di
bawahini:
1. Kapan priode angkatan 1950.
2. Siapa tokoh-tokoh priode angkatan 1950.
3. Karya penting priode angkatan 1950.
4. Genre/ jenis sastra dalam priode angkatan 1950.

5. ciri- ciri utama kesustraan priode angkatan 1950.


6. Sistem yang dominan dari karya-karya priode angkatan 1950.
7. Bagaimana perkembangan temanya priode angkatan 1950.
8. Bagaimana perkembangan pemikiran dalam karya priode angkatan 1950.
9. Bagaimana statistika (kuantitas/jumlah)karya sastra periode angkatan 1950.
C. Batasan Masalah
Dalam batasan masalah ini kami akan membatasi masalah tentang ruang lingkup sejarah
angkatan 1950. Dari sisi informasi yang tidak semua diterapkan pada kesempatan ini.
D. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah:
1. Agar penulis dan pembaca menguasai materi pelajaran.
2. peserta dituntut terampil dalam materi sejarah sastra yang sangat luas dan berpengaruh.
3. peserta dapat berpikir ,memahami, dan menguasai materi sejarah sastra khususnya
angkatan 1950.

BAB II
ISI

PERIODE ANGKATAN 1950


Sebenarnya periode 50 ini hanya merupakan pelanjut saja dari angkatan 45. Mereka
mengakui lahirnya sastra Indonesia itu tahun 1945. Pada masa ini menunjukkan wujud
dan hidupnya sastra indonesia. Sebab sastra indonesia pada masa ini telah berisi
kebebasan untuk sastrawan secara lebih luas dari kebiasaan yang terdapat dalam tahun
1945. Juga masa ini telah memberikan pernyataan tentang aspirasi atau tujuan yang
terakhir dicapai. Aspirasi nasionalnya telah jauh
Periode ini bukan hanya sebagai pengekor dari angkatan 45. Tetapi sudah
merupakan survival/ penyelamat setelah melalui masa-masa kegoncangan. Dan saat tahun
1966 di indonesia timbul pemberontakan yang mencangkupi pemerintahan di indonesia.
Tahun ini merupakan tahun peristiwa yang penting . Dengan adanya peristiwa itu maka
timbullah atau lahirlah suatu angkatan yang disebut Angkatan 66. Angkatan 66 itu adalah
suatu generasi baru yang melakukan pendobrakan yang disebabkan oleh penyelewenganpenyelewengan yang besar-besaran yang membawa negara kejurang kehancuran.
Maka pada saat itu juga berakhirlah masa periode angkatan 50 yang hanya sampai
tahun 1965. Sebab pada tahun 1966 telah lahir angkatan baru yaitu angkatan 66

TOKOH-TOKOH PERIODE ANGKATAN 50


Menurut Nugroho Notosusanto ,pengarang dan penyair periode 50 belajarnya bukan
kepada marsman atau sleurhofftettapi kepada khairil anwar dan sitor. Mereka lebih
banyak menggali unsur-unsur persajakan dari bahasa daerah sehingga menjadi kayalah
bangsa kita . begitu pula sifat-sifat imitatif periode 50 jauh berkurang . karena telah
mempunyai sebuah tradisi indonesia sebagai titik tolaknya. Orientasi sastrawan periode
ini sudah lebih luas jangkauannya meliputi seluruh dunia dengan melalui buku luarnegeri
dengan berbahasa inggris.
Penggarang yang dimasukan kepada periode ini adalah:

Toto Sudarto Bahtiar


Ayip Rosidi
Trisnowuyono

Nugroho Notosusanto
N.H. Dhini
Subagio Sastrawardoyo Shimponi
A.A. Navis
A. Alexander Leo
Nasyah Jamin
H.B. Yassin
W.S. Rendra
Taufik Ismail

KARYA PENTING PERIODE ANGKATAN 50


Karya penting di periode ini adalah:

Novel yang berjudul KISAH ASUHAN karya H.B. Yassin.


Puisi yang berjudul TANAH SUNDA karya Ayib Rosidi
Puisi yang berjudul GADIS PEMINTA-MINTA karya Toto Sudarto Bahtiar

GENRE / JENIS SASTRA PERIODE ANGGAKATAN 50


Pada periode angkatan 50 , genre atau jenis sastranya banyak menghasilkan genre
yang menhasilkan karya puisi ,prosa ,novel , majalah.

CIRI-CIRI UTAMA KESUSTRAAN PERIODE ANGKATAN 50

Berisi kebebasan sastrawan yang lebih luas diatas kebiasaan (tradisi) yang
diletakkan pada tahun 1945.
Memantulkan kehidupan masyarakat yang masih harus terus berjuang dan berbenah
diawal-awal masa kemerdekaan. Disebut juga generasi kisah (nama majalah sastra)
dimasa ini sastra indonesia sedang mengalami booming cerpen. Juga marak karyakarya teater dengan tokohnya Motenggo Boesye ,Muhammad Ali Maricar
,W.S.Rendra. Mulai tumbuh sarasehan-sarasehan sastra terutama di kampus-kampus.
Kebudayaan daerah lebih banyak diungkapkan demi mencapai perwujudan sastra
nasional indonesia.

Penilaian keindahan dalam sastra tidak lagi didasarkan kepada kekuasaan asing ,akan
tetapi pada peleburan antara ilmu dengan pengetahuan asing dengan berdasarkan
kepada perasaandan ukuran nasional.

SISTEM YANG PALING DOMINAN PERIODE ANGKATAN 50


Kesustraan angkatan 50 didominasi oleh para sastrawan yang berkecimpung dalam
kesastraan angkatan 45 ,dan beberapa sastrawan baru berkembang dalam pemikiran yang
masih berkesinambungan dengan kebudayaan ,politik ,dan ideologi.

PERKEMBANGAN TEMA PERIODE ANGKATAN 50


Perkembangan tema pada saat itu masih tetap bejalan seperti awal lahirnya angkatan
50 yaitu tetap memegang tema yang berisi tentang pemikiran kebudayaan ,ideologi ,dan
politik. Hanya saja pada periode angkatan 50 lebih menonjolkan tema pemikiran politik
yang pada saat itu pemerintahan kita sedang diambang kehancuran.
PERKEMBANGAN PEMIKIRAN DALAM KARYA PERIODE ANGKATAN 50
Sifat sastrawan pada periode ini ada kebebasan yang amat luas diatas kebiasaan atau
tradisi diletakkan pada tahun 1945. Dan periode ini memberikan pernyataan tentang
aspirasi nasional yang lebih jauh
Pada periode 1950. Kehidupan sastra makin maju dan semakin banyak jumlahnya
,karena pusat kegiatan meluas sampai ke daerah-daerah .Satra pada periode ini lebih
mendalam terhadap kebudayaan daerah ,guna menuju perwujudan sastra nasional. Pusat
kegiatan sastra telah meluas keseluruh pelosok indonesia tidak hanya terpusat di jakarta
atau yogyakarta

STATISTIKA (KUANTITAS ATAU JUMLAH ) KARYA SASTRA PERIODE


ANGKATAN 50
Pada masa periode angkatan 50 ini banyak menghasilkan karya sastra yang berjumlah 49
karya sastra. Dan karya sastra ini terdiri dari berbagai karya-karya yang meliputi puisi,
prosa, novel dan majalah.

DAFTAR PUSTAKA

Esten Mursal. Drs. 2000. Kesusastraan Pengantar Teori dan Sejarah. Bandung: Angkasa
Moeljanto. D.S, Ismail Taufiq. 2008. Prahara Budaya Kilas Balik Ofensif Lekra / PKI
DKK. Mizan
Suhendar, M.Pd. Drs. M.E, Supinah. Pien, Dra. 1993. Pendekatan Teori Sejarah dan
Apresiasi Sastra Indonesia. Bandung: CV Pionir Jaya
http//www.sejarah sastra angkatan 50. Com.wikipedia