Anda di halaman 1dari 43

TRAUMA

UROGENITAL

Ronny S,dr,SpOT
9 Maret 2016

TRAUMA GINJAL
MEKANISME TRAUMA :
LANGSUNG
TIDAK LANGSUNG ( DESELERASI)
JENIS TRAUMA:
TAJAM
TUMPUL

DIAGNOSIS

CEDERA DI DAERAH PINGGANG,PUNGGUNG

DAN DADA BAWAH DENGAN NYERI


HEMATURI (GROSS / MIKROSKOPIK )
FRAKTUR COSTA BG BAWAH ATAU
PROC.SPINOSUS VERTEBRA.
KADANG SYOK
SERING DISERTAI CEDERA ORGAN LAIN

PENCITRAAN
BNO IVP
CT SCAN
MRI
USG TIDAK DIANJURKAN.

KLASIFIKASI TR GINJAL:
GRADE I : KONTUSIO DAN SUBKAPSULAR

HEMATOM

KLASIFIKASI TR GINJAL:

GRADE II : LASERASI KORTEK DAN PERIRENAL


HEMATOM

KLASIFIKASI TR GINJAL:

GRADE III : LASERASI DALAM HINGGA


KORTIKOMEDULARI JUNCTION

KLASIFIKASI TR GINJAL:

GRADE IV : LASERASI MENEMBUS KOLEKTING


SISTEM

KLASIFIKASI TR GINJAL:

GRADE V : TROMBOSIS ARTERI RENALIS,AVULSI


PEDIKEL DAN SHATTERED KIDNEY.

KLASIFIKASI TR GINJAL:
GRADE I DAN II
: CEDERA MINOR (85%)
GRADE III , IV DAN V : CEDERA MAYOR. (15%)

PENATALAKSANAAN

KONSERVATIF

TRAUMA MINOR ( AWASI VITAL SIGN)

OPERASI
ABSOLUT
HEMATOM YG PULSATIF
LASERASI MAYOR PARENKIM DAN PEMBULUH
DARAH
RELATIF
EKSTRA VASASI,NON VIABLE TISSUE,INKOMPLET
STAGING,TROMBOSIS ARTERIAL

PENYULIT
AWAL
PERDARAHAN
URINOMA
ABSES PERI RENAL
UROSEPSIS
FISTULA RENOKUTAN

LATE
HIPERTENSI
HIDRONEFROSIS
UROLITHIASIS
PYELONEFRITIS KRONIK

TRAUMA URETER
SERING IATROGENIK
OPERASI ENDOUROLOGI
OPERASI DAERAH PELVIS
TRAUMA DARI LUAR : JARANG UMUMNYA

CEDERA TAJAM.

MACAM CEDERA
TERIKAT , PUTUS (ROBEK) , CRUSHING

(TERJEPIT) , DEVASKULARISASI.

DIAGNOSIS
SAAT BEDAH
TERLIHAT PUTUS,TERGENANG URINE, ANURIA
BILA BILATERAL

PASKA BEDAH
DEMAM , NYERI PINGGANG
DRAINAGE JERNIH DAN BANYAK
LUKA OPERASI SELALU BASAH , WARNA PADA

DRAIN SAMA DENGAN ZAT YG DISUNTIKAN


DISEKRESIKAN KE GINJAL
CAIRAN DRAIN SAMA KADAR UREUM DAN
KREATININ URINE.
HEMATURI PERSISTEN DAN URINOMA/HEMATOM
ABDOMEN
FISTEL URETERO KUTAN

PENCITRAAN
IVP
EKSTRAVASASI KONTRAS
HIDRONEFROSIS

TINDAKAN
ANASTOMOSIS END TO NEND.
URETERONEOSISTOSTOMI
URETERO CUTENEUSTOMI.
TRANSURETEROURETEROTOMI.
NEFROSTOMI.

TRAUMA BULI-BULI
ETIOLOGI
2% DARI TR. UROGENITAL
90% TR TUMPUL KARENA FR.PELVIS.
TRAUMA TAJAM
TRAUMA TUMPUL
TRAUMA IATROGENIK : TUR B

LITHOTRIPSI
OP. PD PELVIS
SPONTAN : TB , TUMOR BULI

KLASIFIKASI
KONTUSIO BULI
RUPT. INTRA PERITONEAL: 25 45%
RUPT. EKSTRA PERITONEAL: 45 60%
CAMPURAN 2 12%

10 20% MENINGGAL
TANPA PERAWATAN YG MEMADAI.

TANDA KLINIK &


DIAGNOSIS
NYERI SUPRA SIMPISIS
HEMATURIA
KADANG RETENSI
ADANYA FRAKTUR PELVIS
SYOK
PENCITRAAN : SISTOGRAFI

TEST BULI

TERAPI
KONTUSIO BULI :
PEMASANGAN KATETER.
TRAUMA INTRA PERITONEAL
EKSPLORASI LAPAROTOMI.
TRAUMA EKSTRA PERITONEAL
REPAIR BULI ( Bladder Neck)
PEMASANGAN KATETER

PENYULIT
MULTI ORGAN TRAUMA
ABSES PERIVESIKA
PERITONITIS
IRRITABLE BLADDER

TRAUMA URETRA
SECARA ANATOMI TERDIRI DARI :
TRAUMA URETRA POSTERIOR
TRAUMA URETRA ANTERIOR

Prostatic
Membranous
Bulbous

URETRA

Pendulous

ETIOLOGI :
TRAUMA DARI LUAR
IATROGENIK
KLINIK : PERDARAHAN PERURETRA
PENCITRAAN : URETROGRAFI
TIDAK BOLEH DIPASANG KATETER

RUPTUR URETRA POSTERIOR


RUPTUR URETRA PARS PROSTATO

MEMBRANASEA.
TERBANYAK DISEBABKAN FRAKTUR TULANG

PELVIS.
ROBEKNYA LIGAMEN PUBO - PROSTATIKUM

KLASIFIKASI
COLAPINTO DAN Mc COLLUM ( 1976 ) :
1. STRETCHING (TEREGANG). TIDAK ADA
EKSTRAVASASI.
2. URETRA PUTUS DIATAS PROSTATO
MEMBRANASEA. DIAPHRAGMA UROGENITAL
UTUH. EKSTRAVASASI TERBATAS PADA
DIAPHRAGMA UROGENITAL.
3. URETRA POSTERIOR,DIAPH.UROGENITAL
& URETRA PARS BULBOSA PROKSIMAL
RUSAK. EKSTRAVASASI SAMPAI PERINEUM

DIAGNOSIS
GAMBARAN KHAS :
1. PERDARAHAN PERURETRA
2. RETENSI URINE
3. RT : FLOATING PROSTAT.
URETROGRAFI :
EKSTRAVASASI KONTRAS PD PARS PROSTATO
MEMBRANASEA
FRAKTUR PELVIS.

Floating Prostat

Uretrograf

Ruptur Parsial

Ruptur total

TINDAKAN
AKUT : SISTOSTOMI
STABIL :
PRIMARY ENDOSKOPIC REALIGMENT 1
MINGGU PASKA RUPTUR
URETROPLASTI
3
BULAN PASKA RUPTUR.
RAIL ROADING KATETER DILAKUKAN BILA

BERSAMAAN DG OPERASI LAIN.

PENYULIT
STRIKTURA URETRA
DISFUNGSI EREKSI
INKONTINENTIA URINE.

RUPTUR URETRA ANTERIOR


PENYEBAB TERSERING : STRADDLE INJURY

( CEDERA SELANGKANGAN )
JENIS KERUSAKAN :
KONTUSIO DDG URETRA
RUPTUR PARSIAL
RUPTUR TOTAL

DIAGNOSIS
KLINIS :
PERDARAHAN PERURETRA/HEMATURI
HEMATOM / BUTTERFLY HEMATOM
KDG RETENSI URINE
KONTUSIO : EKSTRAVASASI
RUPTUR
: EKSTRAVASASI + BULBOSA

Sleeve Hematom

Butterfly Hematom

TINDAKAN
KONTUSIO : OBSERVASI
BLN KMD URETROGRAFI ULANG

4-6

RUPTUR :
SISTOSTOMI 1 BULAN
3 BULAN UROFLOMETRI , KP URETROGRAM .
STRIKTURA, LAKUKAN SACHSE.

TERIMA KASIH
2016