Anda di halaman 1dari 5

Sistem endomembran merupakan sistem membran dalam (membran yang

melingkupi organel-organel) yang terdapat dalam sel dan kontinu (berhubungan)


satu sama lain. Sistem endomembran merupakan sistem membran dalam
(membran yang melingkupi organel-organel) yang terdapat dalam sel dan kontinu
(berhubungan) satu sama lain.

Mekanisme Sorting dan Distribusi Protein


1.

mRNA terikat pada ribosom bebas

2.

Pada ribosom terjadi sintesis sinyal peptida (6-15 asam amino nonpolar)
diperlukan untuk penempatan polipeptida dalam lumen RE.

3.

Sinyal peptida dikenali oleh Partikel pengenalan sinyal (SRP): 7


polipeptida + 7S Rrna SRP berikatan dengan reseptor Ribosom berikatan
dengan RE sinyal peptida terlepas dari SRP masuk ke channel protein
translokon terikat pada binding site protein yang disintesis masuk ke
lumen RE _protein akan diikat oleh BiP atau chaperone lain untuk diproses
lebih lanjut.

Mekanisme Targeting Protein ke RE


Pada organism prokariotik, protein yang baru disintesis mungkin
tinggal di sitosol atau dikirim ke membrane plasma. Pada sel eukariotik
protein hasil sintesis akan dikirim menuju lisosom, mitokondria kloroploas
dan inti. Pada sel eukariotik langkah proses pemindahan protein akan segera
terjadi setelah selesai disintesis. Suatu ribosom yang terdapat pada sotosol
akan menuju ke RE oleh suatu sinyal protein nasens yang sedang disintesis.
Rantai polipeptida yang dibentuk oleh ribosom yang terikat pada membrane
dipindahkan melintasi membrane RE, dalam lumen RE banyak protein ini
yang mengalami glikosilasi dan diubah dengan cara lain.
Ribosom yang berada di membrane RE mensintesis 3 kelas protein
utama, yaitu protein sekresi (protein yang diekspor sel). Protein lisosom dan
protein yang terlentang lintas tebal membrane. Ribosom yang bebas diambil
sitosol dan ditambahkan ke membrane RE yang telah dilucuti dari ribosom.

Ribosom yang diperoleh dari RE berbintil sepenuhnya mampu mensintesis


protein yang biasanya dilepaskan di sitosol. Ribosom yang terikat pada
membrane dan yang terbebas secara intrinsic sama, macam perotein yang
dibuatlah yang menentukan melekat atau tidaknya ribosom ke RE. Pelekatan
ribosom yang sedang mensintesis protein ke membrane RE adalah peristiwa
kunci untuk memindahkan protein melintasi membrane. Protein yang
disintesis ribosom mempunyai gugus asam amino bebas, gugus ini yang
diduga adalah urutan sinyal yang memadu inisiasi transkripsi. Sifat dari
gugus ini adalah bagian ujung amino pada ujung sinyal bermuatan positif,
suatu bentangan yang sangat hidrofob menjadi pusat urutan sinyal dan
apabila residu non poloar di bagian hidrofob diganti, maka kemampuan
urutan sinyal sebagai pemandu akan hilang. Namun tidak semua protein
sekresi/ membrane plasma mengandung suatu urutan sinyal ujung amino
yang

dipotong

setelah

melintasi

membrane

RE.

sejumlah

protein

mengandung suatu urutan sinyal internal yang berperan sama.


Kompleks golgi terbentuk dari gabungan vesikula-vesikula RE melalui reaksi
fusi juga adalah pusat pemilahan sebelum protein diarahkan ke lisosom,

vesikel sekresi dan membran plasma. Fungsi utama kompleks golgi adalah
mengubah dan menyempurnakan unit karbohidrat pada glikoprotein serta
sebagai pusat pemilahan protein utama dalam sel. Sisi cis menerima vesikel
dari RE. Seperangkat vesikel lain memindahkan protein kompartmen golgi.
Cis ke medial selanjutnya ke trans. Sisi trans mengirimkan protein yang
berbeda-beda ke berbagai tujuan. Protein juga dipindahkan oleh vesikel dari
kompartmen golgi yang satu dengan kompartmen golgi yang lain. Unit
karbohidrat pada glikoprotein diubah di tiap kompartmen ini. Enzim yang
akan dikirim ke lisosom mengandung suatu corak dengan konformasi yang
menyebabkan penambahan unit manosa 6 posfat. Gula posfat ini dikendali
dengan suatu reseptor membran yang membawa glikoprotein ke prelisosom
yang selanjutnya melebur dengan lisosom.

Distribusi Protein ke Luar Jalur RE dan Golgi


Kebanyakan protein mitokondria dan kloroplas dikodekan oleh gen inti,
disintesis pada ribosom cytosolic, dan impor pasca translationally ke dalam
organel. Semua informasi yang diperlukan untuk menargetkan protein
prekursor dari sitosol ke mitokondria matriks atau stroma kloroplas terdapat
di dalam N-terminal ambilan-penargetan urutan. Setelah protein impor, yang
ambilan-urutan penargetan dihapus oleh protease dalam matriks atau
stroma. Cytosolic pendamping mempertahankan prekursor mitokondria dan
kloroplas protein dalam keadaan membuka. Hanya membuka lipatan protein
dapat diimpor ke dalam organel. Translokasi terjadi pada situs di mana luar
dan batin organel membran dari dekat bersama-sama.
Protein ditakdirkan untuk matriks mitokondria mengikat reseptor di luar
membran mitokondria, dan kemudian ditransfer ke pori impor umum (Tom40)
di luar membran. Translokasi terjadi secara bersamaan melalui luar dan
dalam

membran,

didorong

oleh

proton-motif

kekuatan

menyeberangi

membran dan hidrolisis ATP oleh Hsc70 ATPase dalam matriks. Protein
diurutkan untuk tujuan selain mitokondria matriks biasanya berisi dua atau
lebih

sekuens

penargetan,

salah

satu

yang

mungkin

N-terminal

matrixtargeting urutan . Beberapa protein mitokondria ditakdirkan untuk


intermembrane ruang atau membran yang pertama kali diimpor ke matriks
dan kemudian diarahkan; orang lain tidak pernah memasuki matriks tapi
pergi langsung ke lokasi terakhir mereka.
Protein diimpor ke stroma kloroplas terjadi melalui batin-membranmembran luar dan translokasi saluran yang fungsi analog dari mitochondria
saluran tetapi terdiri dari protein yang tidak terkait dalam urutan yang sesuai
protein mitokondria. Protein ditakdirkan untuk tilakoid memiliki penargetan
urutan Sekunder. Setelah masuknya protein tersebut ke dalam stroma,
pembelahan dari urutan penargetan stroma mengungkapkan penargetan
tilakoid-urutan. Tiga jalur dikenal untuk memindahkan protein dari stroma

kloroplas ke tilakoid sangat mirip translokasi melintasi membran bakteri


Salah satu sistem ini dapat dilipat translocate protein

ENDOMEMBRAN
Sistem endomembran merupakan sistem membran dalam (membran yang
melingkupi organel-organel) yang terdapat dalam sel dan kontinu (berhubungan)
satu sama lain. Sistem endomembran merupakan sistem membran dalam
(membran yang melingkupi organel-organel) yang terdapat dalam sel dan kontinu
(berhubungan) satu sama lain.

Contoh keterkaitan endomembran dapat dilihat dalam sekresi produk


atau makromolekul keluar sel melalui hubungan antara organel dengan
membran plasma, sebagai berikut:
Pertama, produk atau protein sekretori yang ada dalam retikulum
endoplasma akan melewati jalur endomembran ke luar sel melalui beberapa
organel endomembran lainnya. Pertama kali, produk akan melewati
retikulum endoplasma kasar menuju ke kompleks golgi. Produk menuju ke
kompleks golgi dengan bantuan vesikula transpor. Setelah mencapai
kompleks golgi, produk akan diteruskan ke luar sel oleh vesikula-vesikula
transpor (proses ini berlangsung kurang lebih lima menit). Produk yang
berasal dari kompleks golgi semakin banyak diangkut oleh vesikula. Sekitar 3
vesikula yang telah terisi produk yang akan disekresikan ke luar sel.(proses
ini berlangsung selama 20 menit). Kemudian produk dari vesikula yang ada

di sekitar golgi diangkut secara bertahap melalui vesikula-vesikula lain


menuju membran plasma. Ketika membran vesikula bertemu dengan
membran plasma, molekul fosfolipid dalam lapisan ganda membran
menyusun ulang struktur membran sehingga kedua membran menyatu.
Akibatnya produk yang ada dalam vesikula akan tumpah ke luar sel atau
disekresikan.