Anda di halaman 1dari 15

Pelayanan Kedokteran

Keluarga

dr Marita
Fadhilah, PhD

Topik bahasan
Pengertian kedokteran keluarga/pelayanan primer
Pelayanan kedokteran keluarga/pelayanan primer
Bagaimana perkembangan saat ini dan visi kemajuannya

Pengertian kedokteran keluarga


Kedokteran keluarga adalah sebuah disiplin ilmu dan
akademik yang mencakup pendidikan, penelitian, aktivitas
klinis dan evidence base, dan spesialis klinis yang
berorientasi pada layanan primer (European Academy of
Teachers in General Practice-EURACT, 2005)
Pelayanan primer adalah penyajian pelayanan kesehatan
yang aksesibel dan terpadu oleh klinisi yang bertanggung
jawab atas sebagian besar kebutuhan pelayanan kesehatan
individu, yang mengembangkan kemitraan bersinambung
dengan pasien dan berpraktik dalam konteks keluarga dan
komunitas (Institute of Medicine, 1995)

Pendekatan kedokteran keluarga


Aksesibel: mudah dijangkau saat dibutuhkan, tanpa hambatan
Terpadu:, komprehensif, sinambung, terjangkau , koordinasi,
patient-centered
Pelayanan kesehatan: sistem yang mengayomi praktik dokter
Klinisi : domain ilmu kedokteran
Bertanggung jawab atas sebagian besar kebutuhan:
kompetensi generalis yang mampu menyelesaikan masalah
kesehatan umum dan sehari-hari yang meliputi 90% dari
kebutuhan pelayanan kesehatan individu
Kemitraan bersinambung: hubungan personal, multi episode
dan jangka panjang
Konteks keluarga dan komunitas: pasien bagian dari
ekosistem

DEFINISI KEDOKTERAN
KELUARGA/ PELAYANAN PRIMER

Sistem
Pelayanan Tim Dokte Pasie
r
n
Kesehatan
Keluarg
Terpadu
a
Komunit
as
Upaya Kesehatan Masyarakat

Interdepensi hubungan dokter-pasien


Dokter didukung tim kerjanya dan
menjadi bagian dari sistem pelayanan
kesehatan terpadu
(Source: Donaldson, Primary Care: America's Health in a New Era, 1996. Modified by

Karakteristik kedokteran keluarga


(WONCA)
1. First contact
Menjadi pintu masuk (entry point) pasien ke sistem pelayanan
kesehatan. First contact sangat berkaitan dengan gatekeeper
2. Pelayanan terkoordinasi
Bekerja dengan profesi lain dalam seting pelayanan primer, dan
mengatur hubungan interprofesi dengan dokter spesialis lain
3. Pendekatan a person-centred approach
Berhubungan dengan pasien dan menyelesaikan masalah
kesehatan pasien dalam konteks kehidupan mereka, memahami
bagaimana pandangan pasien dan bagaimana pasien mengatasi
sakit mereka selain proses penyakit itu sendiri
4. Memelihara hubungan dengan pasien dari waktu ke waktu,
melalui komunikasi efektif antara dokter dan pasien

5. Mendukung pemberdayaan pasien (patient empowerment)


Dokter mempunyai tanggung jawab supaya pasien mempunyai
kesadaran dan tanggung jawab terhadap kesehatan diri sendiri
dan keluarganya.
6. Pelayanan yang berkelanjutan dan sinambung sesuai
kebutuhan pasien.
Dokter akan melayani pasien dalam berbagai episode
kehidupan pasien (multi episode)
7. Pengambilan keputusan yang spesifik sesuai prevalensi dan
insidensi penyakit dalam masyarakat
8. Mengelola masalah kesehatan akut maupun kronis
Dokter harus menngelola semua masalah kesehatan dari
individu pasien dan tidak dapat membatasi atau memilih

9. Mengelola penyakit pasien yang seringkali belum jelas pada


tahap awal penyakit
Pada tahap awal penyakit yang belum jelas diagnosis kerja
yang lebih sering penyakit umum dan non spesifik
10. Melakukan promosi kesehatan melalui intervensi yang tepat
dan efektif
11. Mempunyai tanggung jawab untuk upaya kesehatan
masyarakat
Tanggung jawab dokter bukan hanya untuk pasien secara
individu, namun juga lebih luas lagi pada masyarakat
12. Menyelesaikan masalah kesehatan pasien mencakup aspek
fisik, psikologi, sosial, dan budaya
Dokter harus dapat mengaitkan pola penyakit dengan
pengaruh dari aspek-aspek tersebut di atas pada pasien

Perubahan pelayanan kesehatan


Era sebelum J KN

Era J KN

Penyakit
Menyembuhkan

FOKUS

Pengobatan
Layanan episodik
Layanan spesifik
Pasif

KARAKTERISTIK

Dokter spesialis
Dominasi dokter
Individual

PELAKSANA

Kesehatan
Mencegah
memelihara

Promosi kesehatan
Layanan sinambung
Layanan
komprehensif
Proaktif

Hanya
kesehatan
Dominasi
profesional

sektor

TANGGUNG
JAWAB

Dokter
primer
Melibatkan
lain
Tim

dan

layanan
profesi

Kerjasama
lintas
sektor
Partisipasi komunitas

Perubahan pada masyarakat


Era sebelum J KN

Era J KN

Masyarakat
bebas
menggunakan
fasilitas
kesehatan dimana pun

Akses ke fasilitas
kesehatan

Berjenjang, setiap peserta wajib


memilih 1 point of care (POC)
yang ada di wilayahnya sebagai
entry point saat membutuhkan
layanan

Bebas
memilih
berganti dokter

Akses ke dokter

Terbatas pada dokter layanan


primer (DLP) yang ada di POC

dan

Dapat langsung ke spesialis


yang disukai tanpa surat
rujukan

Kunjungan
spesialis

Bebas, pasien bisa meminta


asal mampu

Obat-obatan

Dibatasi oleh daftar obat

Bebas, pasien bisa meminta


asal mampu

Prosedur medik

Atas
indikasi
medik
ditentukan dokter

Harus
membawa
membayar
uang
membutuhkan

Pembayaran

Pada saat membutuhkan tidak


perlu
menyediakan
biaya
pelayanan

dan
saat

ke

Keputusan ke spesialis ditentukan


oleh DLP

yang

Perubahan pada pemberi layanan


kesehatan
Era sebelum J KN

Era J KN

Fee for service

Cara pembayaran

Ditentukan kontrak, bisa kapitasi,


INA CBGs, dll

Individual langsung dengan


pasien
setelah
pelayanan
diberikan

Transaksi

Individual/kelompok
menegosiasikan kontrak
BPJS

Tarif beragam,
sendiri/fasilitas
tempat praktik

Tarif/jasa medis

Tarif
seragam
hasil
antara
asosiasi/yang
dokter dengan BPJS

Risiko finansial

Ikut menanggung risiko bila biaya


meningkat

Sumber pendapatan

Mengarah ke 1-2 sumber

Beberapa tempat, pada jam


kerja dan jam privat

Tempat praktik

Mengarah ke 1 tempat, umumnya


jam kerja

Bebas, asal mampu bayar

Penulisan resep

Dibatasi oleh daftar obat


disepakati dalam kontrak

Bebas, asal mampu bayar

Prosedur/tindakan
medis

Dibatasi oleh kewenangan dalam


kontrak

Mengobati pasien pada saat


berkunjung ke praktiknya

Akuntabilitas

Memelihara
dan meningkatkan
derajat kesehatan peserta dalam 1
periode kepesertaan

Tidak jelas

Kendali mutu/biaya

Diatur dalam kontrak

ditentukan
kesehatan

Tidak ada
Banyak
sumber
perusahaan, dll)

(pasien,

dengan

negosiasi
mewakili

yang

Cara kerja dokter keluarga/dlp

Lingkup pelayanan kedokteran keluarga


1. Penilaian Status Kesehatan Pribadi (Wellnes Checkup)
2. Program Proaktif Pengendalian Penyakit/Kondisi
Khusus
3. Pendidikan Kesehatan
4. Pencegahan
5. Pemeliharaan Kesehatan Bayi Dan Anak Balita
6. Pemeliharaan Kesehatan Anak Usia Sekolah
7. Pemeliharaan Kesehatan Wanita Dan Kesehatan
Reproduksi
8. Pemeliharaan Kesehatan Lansia
9. Pemeriksan Antenatal/ Postnatal dan Persalinan
10.Konsultasi, Diagnosis, dan Pengobatan

11.Peresepan Obat
12.Tindakan Medis
13.Penunjang Diagnostik
14.Rehabilitasi Medik
15.Kunjungan Rumah
16.Perawatan di Rumah
17.Kunjungan Ke Rumah Sakit
18.Layanan Mendesak/Gawat Darurat
19.Koordinasi dan fasilitasi rujukan
20.Ambulans

Terima kasih