Anda di halaman 1dari 31

Pendahuluan

Gambaran Umum Blok


Blok Agromedicine akan dilaksanakan pada semester 7, tahun
ke 4 (sebanyak 6 sks), dengan waktu 5 minggu yang terdiri dari 4
minggu aktif dan 1 minggu evaluasi ujian.
Agromedicine merupakan integrasi dari ilmu kedokteran dasar,
klinik, dan ilmu-ilmu sosial, yang memfokuskan pada masalah
kesehatan dan keselamatan lingkungan agrikultur (meliputi pertanian,
perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan) termasuk petani
dan keluarganya, pekerja dalam lingkungan agromedicine, sampai
kepada konsumen produk agrikultur.
Blok ini akan dipelajari dengan menggunakan strategi problem
based-learning, dengan metode diskusi tutorial seven jumps, pleno,
kuliah pakar, dan Plant Survey. Masing-masing kegiatan tersebut
termasuk dalam komponen komponen penilaian sesuai bobot masingmasing.
Bidang Ilmu Terkait
1.

Ilmu kedokteran Okupasi

2.

Ilmu kedokteran keluarga/komunitas

3.

Ilmu Gizi

4.

Epidemiologi

5.

Ilmu Pendidikan Perilaku Sehat

6.

Parasitologi

7.

Mikrobiologi

8.

Farmakologi

9.

Ilmu Penyakit Dalam

10. Bedah Orthopedi


Hubungan Dengan Blok Lain
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Blok Dermatomuskuloskeletal
Blok Tropical Infection Disease
Blok Community Medicine
Blok Respirasi
Blok Sensory System
Blok Emergency

Tujuan Pembelajaran Blok


Tujuan Umum Blok
Setelah melalui tahap pembelajaran blok Agromedicine, diharapkan
mahasiswa mampu untuk:
1. Menjelaskan definisi dan ruang lingkup Agromedicine.
2. Menjelaskan macam-macam bahaya potensial spesifik yang ada di
lingkungan Agromedicine.
3. Menjelaskan

bermacam-macam

penyakit

yang

berhubungan

dengan pekerjaan di sektor Agromedicine.


4. Mengetahui 7 langkah diagnosis okupasi dan penerapannya dalam
bidang Agromedicine.
5. Mampu melakukan

anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan

penunjang, diagnosis okupasi dan penatalaksanaan penyakitpenyakit

yang

berhubungan

dengan

pekerjaan

ataupun

kecelakaaan kerja di lingkungan Agromedicine.


6. Menjelaskan upaya pencegahan melalui five level prevention di
lingkungan Agromedicine.
7. Mampu menjelaskan tentang obat tradisional.
8. Mampu menjelaskan terapi komplementer (permenkes terapi
komplementer)
9. Mampu mengetahui antropologi medik bidang agrikultur.
10. Mampu memilih dan menginterpretasikan pemeriksaan penunjang
untuk mendiagnosis penyakit di bidang Agromedicine.
11. Mampu mengetahui tentang food safety dan makanan transgenik.

Tujuan Khusus Blok


Setelah mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran pada blok
Agromedicine, diharapkan mahasiswa mampu untuk:
1. Mahasiswa mampu menjelaskan definisi dan ruang lingkup
agromedicine.
2. Mahasiswa

mampu

menjelaskan

dan

mengidentifikasi

permasalahan yang ada disektor pertanian (SDM, SDA, Peraturan


Pemerintah, Industrialisasi, modal, sarana dan prasarana).
3. Mahasiswa mampu menjelaskan bahaya potensial bahan kimia
(jenis-jenis pestisida ,pupuk kimia, hormon, zat perangsang tumbuh
pada makanan) yang sering digunakan petani dan dampaknya bagi
kesehatan
dalam Agromedicine.
4. Mahasiswa mampu menjelaskan bahaya potensial mekanisasi
dalam Agromedicine.
5. Mahasiswa mampu menjelaskan bahaya potensial debu organik
dalam Agromedicine.
6. Mahasiswa mampu menjelaskan bahaya potensial kontak dengan
organisme hidup dalam Agromedicine.
7. Mahasiswa mampu mengetahui 7 langkah penetapan diagnosis
okupasi dan penerapannya dalam bidang Agromedicine
8. Mahasiswa mampu melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik,
pemeriksaan penunjang, diagnosis okupasi dan penatalaksanaan
intoksikasi pestisida.
9. Mahasiswa mampu memilih Alat Pelindung Diri untuk mencegah
keracunan bahan kimia berbahaya dan melindungi dari bahaya
potensial yang lain.

10. Mahasiswa mampu menjelaskan anamnesis, pemeriksaan fisik,


pemeriksaan penunjang, diagnosis okupasi dan penatalaksanaan
SARS, flu burung dan flu babi.
11. Mahasiswa mampu menjelaskan anamnesis, pemeriksaan fisik,
pemeriksaan penunjang, diagnosis okupasi dan penatalaksanaan
infeksi cacing tambang.
12. Mahasiswa mampu menjelaskan anamnesis, pemeriksaan fisik,
pemeriksaan penunjang, diagnosis okupasi dan penatalaksanaan
antrax dan brucellosis.
13. Mahasiswa mampu menjelaskan anamnesis, pemeriksaan fisik,
pemeriksaan penunjang, diagnosis okupasi dan penatalaksanaan
penyakit zoonosis.
14. Mampu melakukan pencegahan promotif, preventif, kuratif dan
rehabilitatif.
15. Mahasiswa mampu memilih media intervensi yang baik untuk
komunikasi masal.
16. Mahasiswa mampu mengetahui analisis kecelakaan kerja di sektor
pertanian.
17. Mahasiswa mengetahui gejala, etiologi, patofisiologi, pemeriksaan
fisik,

pemeriksaan

penunjang,

diagnosis

okupasi

dan

penatalaksanaan pada penyakit kulit akibat kerja .


18. Mahasisa mengetahui gejala, etiologi, patofisiologi, pemeriksaan
fisik,

pemeriksaan

penunjang,

penatalaksanaan pada penyakit

diagnosis

okupasi

dan

asma akibat kerja, bagassosis

dan gangguan pernafasan lain yang diakibatkan oleh faktor


pencetus di Agromedicine.

19. Mampu menjelaskan terapi komplementer (permenkes terapi


komplementer

Kerangka Topik

KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pada blok ini akan dilakukan kegiatan belajar sebagai berikut:
1. Kuliah
2. Tutorial
3. Pleno

4. Plant Survey
5. Penugasan

Kuliah
Selama blok ini berjalan akan dilakukan beberapa kali tatap
muka dengan para narasumber dalam bentuk kuliah. Kuliah yang
diberikan akan disesuaikan dengan modul masing-masing tiap
minggunya. Fungsi dari kuliah ini antara lain penstrukturan materi,
penjelasan subjek yang dirasa sulit, diskusi materi yang tidak tercover
dalam

tutorial,

memberikan

pandangan

multidisiplin

ilmu,

mengintegrasikan pengetahuan dan diskusi yang terkait topik yang


ditemukan di buku.
Tutorial
Tutorial merupakan diskusi kelompok untuk mempelajari suatu
tema dengan pencetus suatu skenario dengan menggunakan metode
seven jumps (tujuh langkah). Setiap kelompok tutorial terdiri dari 10

12 mahasiswa dengan didampingi oleh seorang tutor. Tutorial dilakukan


dalam 2 kali pertemuan setiap minggunya, dimana pertemuan pertama
membahas tema dalam langkah ke-1 sampai 5, kemudian pertemuan
kedua membahas langkah ke-7 setelah sebelumnya pada langkah ke-6
mahasiswa mencari dan mempelajari kembali sumber bacaan yang
sesuai.

Pleno
Dalam pleno beberapa kelompok yang telah ditunjuk oleh PJ
blok akan mempresentasikan kasus (skenario) tutorial tertentu di ruang
kelas, yang dihadiri PJ blok, kontributor dan seluruh mahasiswa. Pleno
ini bertujuan untuk menyamakan persepsi bagi seluruh mahasiswa,
serta untuk mengklarifikasi kepada narasumber mengenai hal-hal yang
kurang jelas atau belum dipahami oleh mahasiswa. Dalam pleno ini
diharapkan mahasiswa mendapatkan pemahaman yang komprehensif
ditinjau dari berbagai bidang ilmu terkait.
Plant survey
Plant Survey di laksanakan satu kali di minggu kedua blok.
Kegiatan ini dilakukan dengan cara melakukan studi lapangan ke
perusahaan yang bergerak di bidang agromedicine.
Assesment / Penilaian
Sistem penilaian blok terdiri dari penilaian formatif dan sumatif.
Penilaian formatif terdiri dari:
a. Tingkat kehadiran

Seorang mahasiswa boleh mengikuti:


1. Ujian Akhir Blok, jika kehadiran kuliah tidak kurang dari 80%,
kehadiran tutorial 100%, dan harus mengikuti Plant Survey
kecuali dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
b. Nilai sikap profesional (professional behaviour)
Jika selama kegiatan pembelajaran (kuliah, tutorial, dan pleno)
nilai sikap profesional insufficient, maka mahasiswa tersebut tidak
dapat mengikuti ujian blok. Penentuan sufficient dan insufficient
harus melalui rapat tim KBK dan PJ blok.
Penilaian Sumatif terdiri dari:
a.

Nilai pelaksanaan diskusi tutorial


Penilaian berdasarkan diskusi, laporan makalah dan tingkat
kehadiran. Mahasiswa boleh tidak mengikuti tutorial dengan
alasan yang dapat dipertanggungjawabkan maksimal 1 skenario
(2 kali tutorial).

Sebagai pengganti mahasiswa

diwajibkan

membuat tugas tertulis dan dipresentasikan di depan tutor.


b.

Nilai Pleno
Ditentukan dari nilai presentasi kelompok dan atau dari bahan
presentasi yang tidak sempat dipresentasikan bagi kelompok yang
tidak mendapatkan giliran untuk presentasi.

c.

Ujian Akhir Blok (UAB)


Ujian akhir blok diselenggarakan oleh penanggung jawab blok di
akhir blok. Materi yang diujikan meliputi materi perkuliahan dari
berbagai cabang ilmu. Ujian dilakukan secara tertulis dengan
bentuk soal MCQ.

d. Nilai Tugas Plant Survey


Setelah mengikuti Plant Survey mahasiswa akan diberikan tugas

10

yang dikumpulkan dalam bentuk makalah.


Prosentase penilaian adalah sebagai berikut:
Tutorial

5%

Pleno

5%

Penugasan

10%

Plant Survey

10%

SOCA

20%

Ujian Akhir Blok

50%

Total

100%

11

BLUE PRINT ASSESMENT


No

Learning objectives

Domain Level Method

Jumlah
Bidang Ilmu
Pertanyaan

MODULE I (MINGGU I)
BAHAYA POTENSIAL SPESIFIK DI AGRICULTURE MEDICINE

12

1. Mahasiswa mampu menjelaskan cognitive C1,2 MCQ


definisi dan ruang lingkup
agromedicine.

Okupasi

2. Mahasiswa mampu menjelaskan


C1,2 MCQ
gambaran epidemiologi penyakit cognitive
di bidang agromedicine

Epidemiologi

3. Mahasiswa mampu menjelaskan


C2,3 MCQ
bahaya potensial bahan kimia
dalam agromedicine.
cognitive

Okupasi

4. Mahasiswa mampu menjelaskan


bahaya potensial mekanisasi
dalam agromedicine.

C2,3 MCQ

C2,3 MCQ

Okupasi

cognitive
5. Mahasiswa mampu menjelaskan
bahaya potensial debu organik
dalam agromedicine.

Okupasi

6. Mahasiswa mampu menjelaskan cognitive C2,3 MCQ


bahaya potensial kontak dengan
organisme
hidup
dalam
agromedicine.

7. Mahasiswa
mengetahui
7 cognitive C2,3 MCQ
langkah penetapan diagnosis
okupasi dan penerapannya dalam
bidang agromedicine

Okupasi

Okupasi

cognitive

No

Learning objectives

Domain Level Method

Jumlah
Pertanyaan

Bidang
Ilmu

13

MODULE II (MINGGU II)


DAMPAK PEMAPARAN BAHAN KIMIA DI LINGKUNGAN PERTANIAN
BAGI KESEHATAN
1. Mampu melakukan anamnesis, cognitive C2,3 MCQ
pemeriksaan fisik, pemeriksaan
penunjang, diagnosis okupasi dan
penatalaksanaan
intoksikasi
pestisida.

2. Mampu mengetahui jenis-jenis


C3,4 MCQ
pestisida dan dampaknya bagi cognitive
kesehatan.

3. Mampu mengetahui jenis pupuk


C2,3 MCQ
kimia yang sering digunakan
petani dan dampaknya bagi cognitive
kesehatan.
C3,4 MCQ
4. Mengetahui bahan bahan kimia
yang
digunakan
dalam
agromedicine
cognitive C3,4 MCQ

5. Mampu menentukan tindakan


preventif dan pemilihan Alat
Pelindung Diri dalam sektor cognitive C2,3 MCQ
pertanian.
C2,3 MCQ
6. Toksikologi industri
C2,3 MCQ
7. Food safety
cognitive
8. Fitofarmaka

Okupasi

Okupasi

Okupasi

8
Okupasi
6
Okupasi
6
6
6

Okupasi
Ilmu Gizi
Farmakologi

cognitive
cognitive

14

No

Learning objectives

Domain Level Method

Jumlah
Bidang Ilmu
Pertanyaan

MODULE III (MINGGU III)


ZOONOSIS DALAM AGROMEDICINE
1. Bahaya organisme
pertanian

di

sektor cognitive C2,3 MCQ

Agromedicine

2. Antropologi medis di sektor


C2,3 MCQ
pertanian
cognitive

Ikkom

3. Promosi kesehatan di lingkungan


C3,4 MCQ
agromedicine
cognitive

IPPS

4. Mampu menjelaskan anamnesis,


C2,3 MCQ
pemeriksaan fisik, pemeriksaan
penunjang, diagnosis okupasi cognitive C3,4 MCQ
dan penatalaksanaan antrax.

Mikrobiologi

Farmakologi

5. Mampu menjelaskan anamnesis, cognitive C3,4 MCQ


pemeriksaan fisik, pemeriksaan
penunjang, diagnosis okupasi
C2,3 MCQ
dan penatalaksanaan zoonosis
dan infeksi cacing tambang.
cognitive

Parasitologi

Farmakologi

cognitive

15

No

Learning objectives

Domain Level Method

Jumlah
Bidang Ilmu
Pertanyaan

MODULE IV (MINGGU IV)


PENYAKIT PARU DALAM AGROMEDICINE
1. Mengetahui gejala, etiologi, cognitive C2,3 MCQ
patofisiologi, pemeriksaan fisik,
pemeriksaan
penunjang,
diagnosis
okupasi
dan
penatalaksanaan pada penyakit
asma akibat kerja.
2. Mengetahui gejala, etiologi,
C3,4 MCQ
patofisiologi, pemeriksaan fisik, cognitive
pemeriksaan
penunjang,
diagnosis
okupasi
dan
penatalaksanaan pada penyakit
Bagassosis.
3. Bahaya debu organik dalam
C2,3 MCQ
agromedicine
cognitive

Agromedicine

Agromedicine

Agromedicine

Ket :
Menurut taksonomi Bloom, kompetensi yang harus dicapai :

C1 = hanya sebatas tahu, mengingat/menghafal

C2 = pemahaman, terjemah dan menyimpulkan

C3 = aplikasi, penerapan, menggunakan konsep, prinsip, prosedur


untuk memecahkan masalah

C4 = analisa, memecah konsep menjadi bagian-bagian, mencari


hubungan antara bagian

16

C5 = sintesis, diagnosis, menggabungkan bagian-bagian menjadi


satu

C6 = evaluasi, membandingkan nilai-nilai, ide-ide, metode dengan


standar SOP

REFERENSI
AGROMEDICINE:
Lessenger, James E et all. 2006. Agricultural Medicine A Practical
Guide. Spinger: USA
IPPS:
Notoatmodjo, S, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Rineka Cipta,
Jakarta, 2007
Departemen Kesehatan RI, Pusat Promosi Kesehatan, Pengembangan
Media Promosi Kesehatan, Jakarta 2004
PARASITOLOGI:
Yamaguchi, Tomio. 2008. Parasitologi Klinik. EGC Penerbit Buku
Kedokteran: Jakarta.
FARMAKOLOGI:
Mycek, Mary J. 2008. Farmakologi Ulasan Bergambar. Widya Medika:
Jakarta
MIKROBIOLOGI:
Melnick, Jawetz. 2006. Mikrobiologi Klinik. EGC: Jakarta

17

MODUL
Tujuan pembelajaran blok Agromedicine ini akan dicapai melalui 4
modul. Masing-masing modul akan dilaksanakan selama 1 minggu.
Tujuan pembelajaran tersebut diharapkan dapat dicapai melalui kuliah,
tutorial, plant survey, praktikum, pleno dan belajar mandiri.
Modul 1. Bahaya potensial di bidang Agromedicine
Tujuan Pembelajaran
1. Mahasiswa mampu menjelaskan definisi dan ruang lingkup
agromedicine.
2. Mahasiswa

mampu

menjelaskan

dan

mengidentifikasi

permasalahan yang ada di sektor pertanian.


3. Mahasiswa mampu menjelaskan bahaya potensial dalam
agromedicine.
4. Mahasiswa mengetahui 7 langkah

penetapan diagnosis

okupasi dan penerapannya dalam bidang agromedicine


5. Mahasiswa mampu mengetahui Antropologi medis yang
berkaitan dengan agriculture
6. Mahasiswa mampu mengetahui

gambaran

epidemiologi

penyakit di bidang agromedicine.

18

Kuliah
1. Okupasi (4 jam)
(dr. Fitria Saftarina, M.Sc)
- Definisi dan ruang

lingkup

agromedicine,

Identifikasi

permasalahan yang ada di sektor pertanian.


Bahaya potensial bahan kimia, mekanisasi, debu organik dan

bahaya potensial kontak dengan organisme hidup dalam


-

agromedicine.
Tujuh
langkah

penegakan

diagnosis

okupasi

dan

penerapannya dalam bidang agromedicine.


2.

Epidemiologi (3x100 menit)


(Dr. Dyah Wulan Sumekar RW, SKM, M.Kes )
- Epidemiologi penyakit di bidang agromedicine

3.

Ilmu Kedokteran komunitas/keluarga (2 jam)


(dr. TA Larasati, M.Kes)
- Antropologi medis yang berkaitan dengan agriculture

4. Mikrobiologi (2 jam)
(Prof. Dr. dr. Efrida Warganegara, M.Kes, Sp.MK/dr. Ety Apriliana,
M. Biomed/dr. Tri Umiana Soleha, M.Kes)
-

Virus flu burung dan flu babi

Tutorial
Skenario I
Pleno
Skenario I

19

Modul 2. DAMPAK KESEHATAN PEMAPARAN BAHAN KIMIA


DALAM AGROMEDICINE
Tujuan Pembelajaran
1. Mampu melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan
penunjang, diagnosis okupasi dan penatalaksanaan intoksikasi
pestisida dan dampaknya bagi kesehatan.
2. Mampu mengetahui jenis-jenis pestisida dan dampaknya bagi
kesehatan.
3. Mampu mengetahui jenis pupuk kimia yang sering digunakan
petani dan dampaknya bagi kesehatan
4. Mengetahui

bahan bahan kimia lain yang digunakan dan

dampaknya bagi kesehatan dalam agromedicine (hormon, obat


perangsang tumbuh, pakan senyawa kimia dll)
5. Toksikologi industri dan dampaknya bagi kesehatan.
6. Mampu menentukan tindakan preventif, kuratif dan rehabilitatif dan
pemilihan Alat Pelindung Diri dalam sektor pertanian.
7. Food safety, Pemakaian zat berbahaya pada bahan makanan
sektor Agromedicine dan bahan tambahan pada makanan.
8. Makanan transgenik dan makanan fungsional
9. Fitofarmaka
10. Terapi secara komplementer
Kuliah
1. Okupasi (6 jam)
( dr. Fitria Saftarina, M.Sc)
Jenis pestisida dan dampaknya baik akut maupun kronis
terhadap manusia.

20

Jenis jenis pupuk dan dampaknya baik akut maupun kronis

terhadap manusia
Jenis bahan kimia lain dalam agromedicine dan dampaknya

terhadap tubuh manusia


Tindakan preventif dan alat pelindung diri dalam bidang

pertanian
Toksikologi industri

2. Gizi (4 jam)
(dr. Dian Isti, M.PH/dr. Reni Zuraida, M.Sc)
- Food safety, pemakaian zat berbahaya pada bahan makanan
sektor Agromedicine dan bahan tambahan pada makanan.
-

Makanan transgenik dan makanan fungsional

3. Farmakologi (4 jam)
(Dr. dr. Asep Sukohar, M.Kes)
- Herbal medicine
- Terapi komplementer
Tutorial
Skenario II
Pleno
Skenario II

Modul

3.

ZOONOSIS

DAN

PENYAKIT

AKIBAT

KONTAK

ORGANISME DALAM AGROMEDICINE


Tujuan Pembelajaran
1. Mampu menegakkan diagnosis penyakit zoonosis di sektor
pertanian

21

2. Bahaya organisme di sektor pertanian (luka gigitan serangga dan


binatang berbisa)
3. Mampu menjelaskan anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan
penunjang,

diagnosis

okupasi

dan

penatalaksanaan

antrax,

brucellosis
4. Mampu menjelaskan anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan
penunjang, diagnosis okupasi dan penatalaksanaan pes, rabies
Kuliah
1. Ilmu Penyakit Dalam (4 jam)
(dr. Ade Yonata, M.Mol.Biol., Sp.PD)
-

Penegakkan

diagnosis

penyakit

anthrax,

brucellosis,

leptospirosis
-

Penegakkan diagnosis penyakit rabies, pes

2. Okupasi (2 jam)
(dr. Fajriani Damhuri)
Pengelolaan/manajemen gigitan serangga, mamalia, reptil
3. Mikrobiologi (2 jam)
(Prof. Dr. dr. Efrida Warganegara, M.Kes, Sp.MK/dr. Ety Apriliana,
M. Biomed/dr. Tri Umiana Soleha, M.Kes)
-

Mikrobiologi antraks, brucellosis,

4. Parasitologi (4 jam)
(Dr. dr. Jhons Fatriyadi S, M.Kes)
-

Zoonosis dalam sektor pertanian

22

5. Farmakologi (2 jam)
(Dr. dr. Asep Sukohar, M. Kes/dr. Novita Carolia, M.Kes)
-

Terapi farmakologi antraks dan brucellosis

Terapi farmakologi Penyakit Zoonosis

Tutorial
Skenario III
Pleno
Skenario III

Modul 4. PENYAKIT PARU DAN MUSKULOSKELETAL DALAM


AGROMEDICINE
Tujuan Pembelajaran:
1. Penerapan 5 level prevention di sekitar pertanian
2. Promosi kesehatan di lingkungan agromedicine

23

3. Mampu

menganamnesis,

gejala,

etiologi,

patofisiologi,

pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, diagnosis okupasi dan


penatalaksanaan pada penyakit asma akibat kerja .
4. Mampu

menganamnesis,

gejala,

etiologi,

patofisiologi,

pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, diagnosis okupasi dan


penatalaksanaan pada penyakit

bagassosis, bisinosis, alergi

serbuk padi dan lain-lain.


5. Mampu

menganamnesis,

gejala,

etiologi,

patofisiologi,

pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, diagnosis okupasi dan


penatalaksanaan

pada

penyakit

muskuloskeletal

dalam

agromedicine
Kuliah:
1. Kedokteran Keluarga (2 jam)
(dr. T.A. Larasati, M.Kes)
-

Five level prevention di sekitar pertanian

2. IPPS (2 jam)
(dr.Sahab Sibuea, M.Kes)
-

Promosi Kesehatan di lingkungan agromedicine

3. Ilmu Penyakit dalam (4 jam)


(dr. Ade Yonata, M.Mol.Biol., Sp.PD)
-

Penyakit asma akibat kerja.

Bagassosis, bisinosis dan lain-lain.

4. Kesehatan lingkungan (2 jam)

24

- sanitasi dan dampak pemanasan global


5. Penyakit muskuloskeletal dalam agromedicine (2 jam)
(dr. A.Fauzi, M.epid., Sp.OT)
Tutorial
Skenario IV
Pleno
Skenario IV

JAM

07.00 07.50
07.50 08.40
08.40 09.30
09.30 10.20
10.20 11.10
11.10 12.00
12.00 13.00
13.00 13.50
13.50 14.40

MODUL 1 (MINGGU I)
DEFINISI AGROMEDICINE, RUANG LINGKUP, BAHAYA SPESIFIK DI
BIDANG AGROMEDICINE
SENIN

SELASA

8/12/2014

9/12/2014

RABU
10/12/201
4

KAMIS
11/12/201
4

Kontrak
Blok

JUMAT
12/12/2014

Tutorial
Skenario 1
Tutorial
Skenario 1

Kuliah
Okupasi1

Kuliah
Epidemiolo
gi1

Kuliah
Epidemiolo
gi2

Kuliah
Okupasi2
Pleno
Skenario 1

ISHOMA
Kuliah
kedokteran
komunitas1

Kuliah
Okupasi1

Kuliah
Epidemiolo
gi2

25

14.40 15.30
15.30 16.20

MODUL 2 (MINGGU II)


BAHAN KIMIA DALAM AGROMEDICINE
JAM
SENIN
15/12/201
4
07.00 07.50
07.50 08.40
08.40 09.30
09.30 10.20
10.20 11.10
11.10 12.00
12.00 13.00

SELASA
16/12/201
4

RABU
17/12/201
4

KAMIS
18/12/201
4

JUMAT
17/12/201
4

Tutorial
Skenario 2
Tutorial
Skenario 2
Kuliah Gizi
1

Kuliah
Okupasi2
Kuliah
Agromedici
ne4

Praktikum

Pleno
Skenario 2

ISHOMA

26

13.00 13.50
13.50 14.40
14.40 15.30
15.30 16.20

Kuliah
Agromedici
ne3

Kuliah
Farmakolog
i1

Pembekala
n Plant
Survey

Kuliah Gizi
2

MODUL 3 (MINGGU III)


KONTAK ORGANISME (ZOONOSIS DAN PENYAKIT PARASIT) DALAM
AGROMEDICINE

JAM
07.00 07.50
07.50 08.40
08.40 09.30
09.30 10.20

SENIN
22/12/20
14

Plant
survey

SELASA

RABU

23/12/2014

24/12/2014

kuliah

kuliah

okupasi

IPD 2

Tutorial

Kuliah

Skenario 3

IKKOM

KAMIS
26/12/20
14

JUMAT
27/12/2014

27

10.20 11.10
11.10 12.00
12.00 13.00
13.00 13.50
13.50 14.40
14.40 15.30
15.30 16.20

Kuliah

Kuliah

IPD 1

Mikrobiologi2
ISHOMA

Kuliah

Kuliah

Parasitologi 1

Parasitologi 2

Kuliah

Tutorial

Farmakologi2

skenario 3

MODUL 4 (MINGGU IV)


BAHAN DEBU ORGANIK DALAM AGROMEDICINE

JAM
07.00 07.50
07.50 08.40
08.40 09.30
09.30 10.20
10.20 11.10
11.10 12.00

SENIN

SELASA

RABU

29/12/2014

30/12/2014

31/12/2014

KAMIS
01/01/20
15

JUMAT
02/01/201
5

Tutorial
Skenario 4

kuliah IPD 2

28

12.00 13.00
13.00 13.50
13.50 14.40
14.40 15.30
15.30 16.20

ISHOMA

kuliah
ortho 1
kuliah
IPPS

MINGGU V
UJIAN BLOK

JAM
07.00 07.50
07.50 08.40
08.40 09.30

SENIN

SELASA

04/01/2015

05/01/2015

RABU
06/01/20
15

KAMIS
07/01/201
5

JUMAT
08/01/2015

SEMINAR
PLANT
SURVEY

UAB

29

09.30 10.20
10.20 11.10
11.10 12.00
12.00 13.00
13.00 13.50
13.50 14.40
14.40 15.30
15.30 16.20

ISHOMA

ISHOMA

SEMINAR
PLANT
SURVEY

30

31