Anda di halaman 1dari 1

JANJI KEBAHAGIAAN

Noor Salamah
Kaki-kaki kecil tertatih meniti jalan berkerikil
Jalannya terseok seringkali jatuh tersungkur
Matanya tak lepas menatap langit
Langit yang kelabu bergemuruh bagai serdadu
Jutaan voltase menghujam bak anak panah perang
Menusuk langsung ke jantung hati
Tempat kenangan tersimpan rapi
Tempat luka menganga
Siap munculkan ilusi
Menggeret bersama rasa takut sampai mati
Hujan yang datang sebagai berkah justru dianggap sebagai malapetaka
Seolah anak panah yang siap membunuh tanpa pandang bulu
Hujan yang datang sebagai pembawa bahagia justru dianggap pembawa
duka
Lihatlah anak katak yang berjalan di tengah badai hujan
Berjalan mantap melindas batu cadas
Matanya memandang lurus ke ujung bumi
Janji kebahagian janji kebahagiaan
Mengucap tegas si anak katak pada hatinya yang dilanda rasa takut
Langit kelabu bergemuruh bagai serdadu
tak mampu hentikan langkahnya tuk capai janji kebahagiaan
Anak-anak panah hanyalah air dingin yang jatuh basahi bumi
Kenangan hanyalah masa lalu
Lihatlah sekali lagi anak katak sudah sampai tujuan
Benar janji kebahagiaan datang
Janji kebahagiaan datang ketika anak katak sukses melewati badai hujan
Memandang perpaduan warna yang indah
Merah jingga kuning hijau biru nila dan ungu
Itulah pelangi
janji kebahagiaan