Anda di halaman 1dari 11

A.

Pelaksanaan Observasi
Hari,Tanggal
: Rabu, 16 maret 2016
Tempat
: Studio MetroTv
Waktu
: Pukul 20:00-21:30
B. Setting Content
Saya mengamati sebuah ruangan berbentuk persegi panjang, dengan dinding yang
berlatar belakang lukisan seseorang, dan terdapat pula lukisan bangunan-bangunan.
Disana terdapat sebuah benda yang berada ditengah-tengah ruangan tersebut, dengan
bentuk menyerupai bentuk setengah lingkaran. Benda ini berbahan dasar besi yang
berwarna Silver. Di benda yang biasanya disebut dengan Meja ini terdapat sebuah
benda berbentuk persegi panjang yang menempel di bagian depannya. Benda persegi
panjang ini berwarna hitam dan memancarkan cahaya berwarna yangmana biasa di
sebut dengan Televisi. Dibagian kiri dan kanan meja tersebut terdapat dua buah benda
yang berbahan dasar besi dan kulit. Dimana terdapat sandaran pundak dan sepasang
sandaran tangan, benda ini disebut Kursi Kerja. Ruangan ini memiliki lantai berwarna
Hitam dengan terdapat garis putih bercahaya yang melingkari meja yang berada di
tengah ruangan tersebut. Ruangan ini juga memiliki alat pendingin ruangan yang
biasanya disebut dengan AC. Diatas meja ini terdapat dua buah Benda berwarna putih,
dengan memiliki lubang di tengahnya. Serta memiliki sebuah gagang. Benda ini
adalah Gelas. Dengan terdapat beberapa tulisan kecil di bagian sisinya.

C. Penampilan Subjek
Subjek adalah seorang laki-laki dengan memiliki bentuk wajar bulat dengan kulit
berwarna kuning langsat. Subjek memiliki mata yang sipit. Subjek ini memiliki tinggi
sekitar 170cm dan berat berkisar 70kg. Subjek memiliki rambut cepak tanpa poni.
Subjek mengenakan kemeja bercorak batik dengan warna dasar kemeja cokelat muda.
Pakaian subjek ini memiliki sebuah kantung yang terletak di dada sebelah kiri, dan
mengenakan celana panjang berbahan dasar kain berwarna hitam. Dan mengenakan
sepatu berwarna hitam.

D. Hasil Observasi Running Narative


Saat objek datang ia di beri sambutan tepuk tangan oleh penonton yang hadir distudio.
Dan kemudian pembawa acara menghampiri dan menyalami objek. Setelah itu subjek

dipersilahkan untuk duduk. Subjek ditanyai apakah bapak nanti akan marah-marah
atau tertawa-tawa? sambil menggerak-kerakkan tangan kirinya dan tangankanan
secara bergantian ahok berkarta saya sudah minum obat satu tablet kok tadi pagi!
berarti malam ini bapak tidak akan marah-marah? tenang saja, obatnya masih ada
kok. Sambil tertawa kecil.
Sebelum memulai sesi wawancara, pewawancara menayangkan sedikit video tentang
perjalanan karir politik sang subjek.
apakah bapak yakiin dengan pilihan maju sebagai Calon Independen? ahok
berbiara sambil menggerakkan kedua tangannya. Naik turun setinggi dadanya dan
berkata jika saya tetap didalam parpol,maka tidka akan sesuai dengan apa yang di
cita-citakan oleh rakyat. Sama saja seperti berantem dengan anggota DPRD. Lalu ada
datang teman ahok,sahabat ahok dan macem-macem lah. Mereka datang menawarkan
pengumpulan KTP Kumpulkan saja dulu satu juta Ktp, baru anda ngomongngomong
Dan teman ahok lah yang paling serius, dia kumpulin. Tadinya saya belum panggil
mereka. Tapi begitu saya membaca berita dan online, mereka ingin mecaraikan teman
ahok. Lah istri saja saya cari sendiri, masa ini mau dicariin. Ya saya cari sendiri dong.
Lalu saya panggi mereka datang, saya pikir mereka ngaco ternyata engga, mereka
ternyata membebaskan saya memilih dan jika disuruh memilih, saya akan memilih
pak djarot. Dengan pak Djarot kan hubungannya baik, kalo dengan orang yang baik,
ngapain cari-cari yang lain. Tapi mereka setuju, terus saya bilang kalau partai mau
dukung saya gimana? kami setuju juga pak. Cuman masalahnya bisa gak di
percaya partai. Cuman, kalau ditengah jalan partai gak mengusung bapak, kami uda
gak keburu loh pak!. Dalam percakapan diatas, ahok selalu menggerak-gerakkan
kedua tangnannya secara bergantian ataupun secara bersamaan.
Najwa apakah memiliki keraguan dengan parpol?

Ahok kalau dengan PDIP saya berhubungan baik dengan Bu Mega, makanya saya
yakin. Makanya saya yakin kalau PDIP pasti ngasih saya maju. Saya yakin pasti!.
Tapi yang jadi masalahnyateman-teman ahok kan kadang tidak percaya. Apakah
betul? nah ini satu hal tentang kepercayaan nih! ahok berbicara sambil
menggerakkan tangannya kek kiri dan kenanan secara bergantian, terkadang
menggerakkannya maju mundur dan turun naik

nah saya yakin 1000% PDIP pasti ngedukung saya! menggerakkan tangan kanan ke
depan
Najwa Kok pede betul pak?
Ahok Kan saya kena Bu Mega dengan Baik kok....
Najwa Tapikan kadang ada stetmen-stetmen petinggi partai Jangan terburu-buru,
jangan kami dipaksa-paksa. Ikutilah proses internal
Ahok nah itu yang jadi masalah...
teman ahok ini kan butuh waktu. Ngumpulin ktp kan gak gampang. Musti ngisi.
Kalau kita nunggu Pdip yang make jalur ini, dibulan mei baru diputuskan. Teman
ahok takut ini, kalau mei baru diputuskan, kalau gak jadi diputuskan gimana?
Najwa Pak ahok juga takut?
Ahok Engga, saya sih gak takut. Saya sudah jelaskan sama teman ahok, pasti
dikasih. Cuman teman ahok kan gak percaya. Sambil melebarkan kedua tangan dan
telapak tangannnya
Nah disinikan saya harus milih, Satu pihak istilahnya saya ikut PDIP kayak naik
Mercedes s class.... saya pilih sopir, sampai tujuan kota. Ini teman ahok ini gak jelas
ini, bisa ngumpulin atau engga. Karna ini ngisi loh! Toh saya juga belum pernah liat
dokumennya, apa betul?. 700 ribu sebanyak apa? Taroh dimana? Saya belum pernah
liat ini! Sambil menunjuk2 ketelapak tangan sebelah kanan menggunakan telunjuk
tangan kiri
makanya ada parpol yang bilang, kalau sampe terkumpul mau loncat dari monas.
Hehehe
Najwa siapa pak? Hehehe... sambil tertawa
Ahok saya gak ingat itu siapa hehehe..nanti di gugat lagi saya sambil tertawa

Najwa sesi ini judulnyapertaruhan ahok berarti bapak sadar pertaruhan ini sangat
penting untuk karir bapak?
Ahok ya...yang penting adalah kepercayaan anak-anak muda ini. Itu yang jauh lebih
penting!....
Najwa walaupun bapak tidak menjadi Gubernur?..
Ahok Ya itu resiko.. saya lebih mending gak jadi Gubernur, tapi di percaya anakanak. Itu yang lebih penting!
Najwa jika para anak-anak muda berusia 25tahun ini gagal mendapatkan target ktp,
apakah bapak punya cantolan lain?
Ahok Nah itu saya tidak tau, saya udah ngomong sama Bu Mega, Saya udah
putuskan. Kalo saya ikut Teman Ahok. dengan segala resiko,
Ibu Mega mengatakan Gak Gampang Loh!.

yaudah bu, kalau saya akhirnya gak bisa ikut dan pdip gamau usung saya yaudah gak
apaapa bu! Kalau butuh kampanye untuk pak Djarot, saya mau. Saya gak jadi
Gubernur gak masalah!
Najwa Bu mega bilang apa pak?
Ahok Ya bu mega diem-diem aja.
Ada tanyangan video wawancara ahok dan ibu mega yang di tanyangkan oleh Najwa.
Najwa Apakah bapak yakin saat injury time, teman ahok tidak berhasil
menugmpulkan ktp, Ibu Mega akan menjadi penyelamat Anda? Membawa bapak
menjadi gubernur?
Ahok Nah itu saya gak tau!
kalau itu saya gak yakin, saya sudah putuskan apapun yang terjadi, Teman Ahok
kumpul gak kumpul, kita sudah serahkan nasib warga jakarta pada Teman ahok!
saya juga sudah siap, misal gak bisa maju.. ya berarti oktober 2017 selesai!
Saya juga udah mulai nyusun APBD, jadi Apbd dki itu sudah menggunakan
template dan pak jokowi pun berharap sistem budgeting menggunakan template ini
bisa digunakan diseluruh Indonesia.
Najwa Jadi misal bapak gak kepilih lagi untuk periode kedua, tidak masalah?
Ahok Ya kalau orang jakarta gak mendukung, mau apa? Itukan sebuah presepsi!
kita terus juga belum tentu berhasilkan? menggerakkan tangan kanannya maju
kedepan kalau saya berhenti, paling orang bilang... waduu enak banget ya ahok gak
bisa mau.. paling enak dah Happy Exit dah sambil mengangkat kedua tangannya
Apakah anda akan bersyukur? Ujar Pewawancara. saya akan selalu bersyukur. Kalau
memang jadi gak jadi ya bersyukur. Kan presepsi Politik itu menarik, kayak saya
dulu di bangka belitung ketika dicurangin gak jadi gubernur. Semua pendukung saya
ngomong begini, Coba kalau pak ahok jadi gubernur! Bangkabelitung kita gak
seRemuk sekarang ini. gua, dalam hati gua.. mau gue jadi gubernur juga gak tau
kan ngapain kalian disitu. Yakan? Presepsi nya bagus yakan? jadi sampai sekarang
kalau ketemu orang di bangka belitung ya, Aduh hok.. sayang ya lu gak jadi gubernur
kami. Kalau lu jadi gubernur pasti kami gak susah saya gak habis pikir. Kalau saya
gagal jadi gubernur ya gimana ini, sama kayak kemarin DPR mau invismen saya.
Kenapa saya berani lawan DPRD. Kalau dia berhasil menurunkan saya.. pasti orang
jakarta bilang Aduh sayang ya ahok ya. Kalau dia gak di turunin jadi gubernur ya
jakarta hebat. Nah saya selesaiin tugas juga jakarta udah hebat.
Mendingan..mendingan dikira hebat terus dikeluarain. Supaya semua orang bilang
Aduh saya yaa,ahok gak jadi gubernur lagi ya. terus dalam hati gua, Iya ya.. sayang
yaa... tapi coba sekarang ya, gak jadi nurunin saya sampai 2017 ni.. kalau saya gak

bisa ataasin banjir, macet, anggaran macem-macem. Berarti semua orang akan makimaki saya. Ah ngomong aja lu hok ah...gak bisa kerja luu. Padahal kita kerja
setengah Mati kan itu yang jadi masalah, itu ya saya pikir bisa di percaya kerja yaa
ini juga baik kita kerja. Kalau emang gak dipercayain lagi yaa juga baik.
Pasangan kerja penting tidak? Ujar Pewawancara.
Ya saya maunya sama pak Djarot sebetulnya. Tapi kan pak djarok kan gak berani...
istilahnya bertaruh kan!... saya bilang gini.. anu.. mas djarot. Keliatannya teman
ahok ini... apa yak...mereka meragukan.. mereka dalah orang yang percaya akan
demokrasi. Teman ahok ni percaya, demokrasi ni dipilihan kita. Mereka juga percaya
bahwa demokrasi harus ada partai politik. Tetapi didalam benak mereka, mereka
meragukan pak djarot didalam partai. Naah...sayakan tentu susah meyakinkan
mereka. Nah makanya lebih baik gini aja deh, mas..mas djarot ikut aja

sayaa...dimasukin namanya.. didalam formulir.


kalau nanti partai PDI tidak mau dukung pun, mas djarot ya ikut saya aja gitu loh.
Gak mau dia!
Dia masih setia sama partai! Saya bilang, kalau perlu PDIP nyalonin orang juga.
Kayak partai yang lainnya juga Jadi wakil ikut saya, mereka nyalonin orang lain
Ooh anda mau memecah belah pdi itu namanya.. kata pewawancara
Bukan memecah belah! kata ahok
anggap pak djarot itu gak di itung pdip. Kalau menang juga kan sama aja
beruntung.
Yaa.. saya cuman nawarin...
dia gak mau, dia tetap setia sama partai Yasudah kalau begitu, mohon maaf saya
akan memilih Heru.. gitu aja
pertama saya bilangka...yang paling penting disini adalah kepercayaankan?
nah dari ribuan tahun lalu itu, kalau mau negara maju itu unsur pentingnya itu adalah
kepercayaan.
ada kepercayaan, ada wilayah ada pertahanan ada makanan udah jadi kalau milih
unsur, unsur kepecayaan adalah unsur penting nomer satu
nah duulu orang gak percaya ada politisi.. ada pejabat yang jujur dan berkerja. Dan
ketika pak jokowi muncul..orang tiba-tiba percaya. Gak adaloh politisi seperti itu!
Aku kecipratan aja!
Bahwa ada ahok itu Hoki jadi deketan aja hehehee
nah ahok ni kecipratan ni. Ada liat pak jokowi ada lihat pak ahok. Jadi kadang
melihat pak jokowi kadang merasa pak jokowi ituadalah saya
kalau lihat ahok, beda.. ahok beda kalau lihat ahok....
ahok ni tukang pukulnya saya.. kira-kiranya begitu...

nah ini beda.. lalu apa unsur yang penting? Rakyat juga gak percaya birokrat itu
jujur, berkerja dengan baik, makanya PS harus membuktikan. Makanya saat PS
membuktikan satu pintu kami. Saya bilang.. semua gak boleh pakai baju yang umum
saya bilang. Pake baju pns. Supaya rakyat mengeri saya bilang. Supaya warga jakarta
kalau mau urusan gampang. Yang ngurus kami tu pns tu...maknya ada pns yang gak
jujur tuh. Nah kalau saya bisa ngajak pns maju. Semua orang akan ngejar dia kan.

Lawan akan nyari dia kan. Heru ni siapakan.


Yakan saya kenal dia itukan waktu kasus pluit kan. Dia masih di utara sebagai kapres
lah sapres lah. Prasarana untuk di bagian jakarta utara. Waktu itu pak jokowi putuskan
ni.. ni orang bagus. Terus kita tarik heru ke biro kdh.
Biro kepala daerah. Ngurusin pak jokowi dan saya. lalu kemudian waktu kita mau
ngurusin waduk lagi. Kita putuskan pilih pak heru lagi nih!
Pak ahok, jadi lebih bagus heru atau pak djarot?
Kalau dari sisi PNS, ya pak heru dong. Pak djarot gak bisa bandingin dong. Inikan
gak bisa apel ke apel
Yang paling melengkapi ahok yang mana??
yang mana?
Kalau pak djarot mau ikut, ya pak djarot. Karna ada hubungan. Tapi kalau untuk opsi
sisa yaa...pak heru
Jadi pak heru opsi sisa pak??
Opsi saya untuk meyakinkan rakya indonesia kalau presepsi mereka tentang orang
birokrasi korup itu salah. Pasti salah! ini saya kasih tau kalian, masih banyak
pegawai birokrat dan pns yang berkerja dengan baik dengan jujur yang ingin negara
ini bebas dari korupsi!
Pak ahok maju independen ini karena nafsu jabatan?
jadi pertama.. memang PDIP dari dulu gak pernah minta uang sama saya. Nasdem
juga gak pernah. Saya gak pernah bilang kalau mereka minta uang sama saya.
nah kalau di bilang nafsu jabatan, itu dilihat dari sisimana??
kalau posisi saya, saya nafsu jabatan, Saya langsung ikut PDIP dong! Anda lebih
suka dikasi satu tiket naik bus atau naik mercedes bens? Jelas Mercedes bens dong!
Nah itu dibuktikan seperti itu. Lagi pula yang bergerak seperti ini siapa? Kan teman
ahok yang memulai. Saya kalau nafsu jabatan, saya gak berani ribut sama DPRD!
Abis saya di invis, lawan semua partai. Kalau saya nafsu jabatan, saya gak berani
buka-buka lawan semua. Kalau saya gila jabatan, saya suruh semua orang priksa harta
saya. pajak yang saya bayar, biaya hidup saya. Itu baru namanya bersi gitu lo. Kalau

saya gila jabatan, gua baik-baikin semua orang. Ngapain saya marah-marahin orang.
Kalau gak ginikan repot gitu loh!

Lalu kalau tidak nafsu jabatan, selalu mau mencoba disegala macam posisi?
Gini, saya jelasin gini. Kalau kamu pangkatnya kopral, satu balok dua balok, Mimpi
mau jadi kaporli, yang bintang Empat, Itu..kamu bukan Nafsu. Jadi kamu punya citacita, punya ambisi untuk memperbaiki sesuaatu. Kalau kamu bintang dua bintang tiga
Pingin ngincer bintang emat, kamu mungkin ada ambisi, nafsu.
Nah seorang Ahok bagaimana mungkin bisa menjadi seorang Gubernur DKI,
bagaimana mungkin Ahok bisa jadi Gubernur di Sumut, Jadi Gubernur di Babel. Di
Babel itu orang bangka 80% orang belitung 20%, udah keturunan Tionghoa, Kristen,
Orang Orang Belitung. Jadi gak ada orang politik yang jadi Gubernur.
3 minoritas?
3 Minoritas!
Nah pada waktu itu kenapa saya mau jadi gubernur, Padahal kalau saya Ambisi Saya
belum tua-tua amat, saya bisa selesaikan 10 tahun dulu jadi bupati lalu kemudian
Umur 50 baru, baru jadi Gubernur. Kenapa saya musti 16 bulan? Karena waktu itu
saya minta ke Gubernur untuk jadiin Jaminan kesejahteraan rakyat. Kita belitung
timur udah menanggung semua jaminan kesehatan. Kalau kamu, mau lakukan Kita
bisa. Jadi dia bilang, Kamu maju aja kalau berani! Tapi kamu harus berhenti loh!
Jadi ahok berhentikan! Kalau ahok ambisi, maunya dia main aman. Sayakan harus
berhenti. Kalau kamu burung di tangan, kamu lepas..terus kamu ambil burung
dilangin itu, kamu pasti di kira orang bodohkan. Ini, burung ditangan udah kamu
lepas, burung di awan aja belum kelihatan. Yaitu bukan ambisi! Ini namanya sedang
berjuang! Saya mau membuktikan.....
.... termasuk lokasi tidak begitu penting? Di bangka belitung oke di sumatera oke..
bukan,,,bukan...
saya mau jadi Gubernur Bangka belitung, karena kita mau menghadapi akta 2015.
Kalau 2007 saya jadi Gubernur bangka belitung, berarti saya harus siap menjadikan
bangka belitung menjadi pusatnya asia tenggara. Tapi begitu saya di curangin, gak
bisa. Tapi saya mikir ada tempat yang bisa 7 tahun itulah Sumut. Karena disana ada
kereta dari pemantang siantar. Kita bisa jadi pindahin pelabuhan...
...jadi semuanya ini karena ada alasan Rasionalnya?
Iya!

Begitu saya gak dapat lagi, saya bilang Kalau tinggal 3 tahun Mau menyiapkan apta
yang sudah siap insfrastrukturnya Hanya tinggal Jakarta!
Kalau saya disuruh kembali ke bangkabelitung, saya dikasih tau waktu dibangka
belitung. Pasti jadi Gubernur! Karena surveinya saya uda gak kebendung. Ini masih
ada beberapa temen yang masih ma dukung saya di bangka belitung. Saya bilang
Tidak! Saya Butuh Jakarta! Mereka ketawain saya semua! Ini ada satu saksi,
Ketawain semua! Lu mipi apa! Gila apa! Lu mana mungkin Ahok jadi Gubernur!
Saya Bilang. Saya lebih baik tidak jadi gubernur! Kalau sekedar jadi gubernur di
Babel Yang tinggal 3 tahun, yang gak bisa nyiapin afta, Untuk apa saya jadi gubernur!
Mendingan istilahnya saya bertaruh di jakarta! Kalau saya gak dapat pun, Gak apaapa!
Tapi saya Puas! Sebab, saya bukan jadi Gubernurnya. Tapi bagai mana menjadiakn
Contoh Satu Profinsi sanggup menyanggupi jaminan sosial dan bisa menyiapkan satu
pertempuran Afta!
Berarti Pengalaman politik anda sudah paling kuat?
oh saya paling Oke!
Pede banget pak ahok?
Oh pede!
Berarti anda pernah di mintai uang untuk jabatan?
Gini, Saya Gubernur diBangka belitung.
Abis berapa pak?
Partai saya sendiri habis 700 jutaan waktu itu. Gak bayar hamar! Kenapa?
Karena mereka minta tiap ranting itu ada uang oprasional
Itu di Bangka Belitung, di Jakarta lebih mahal lagi
Ongkos untuk parpol aja mahal, ini belum mahar dan yang lain lain
Makanya saya lebih pilih teman ahok, gratisan, ngapain pake milih yang mahal
Maju independent pun bukan hal yang murah loh pak
Bukan duit saya itu, patungan semua, emang gue pikirin

Siapa yang menurut anda paling berpeluang untuk mengalahkan bapak?


Semuanya berpeluang , tergantung masyarakat mau pilih siapa
Lalu saat nanti kampanye, taktik apa yang dibuat untuk mengumpulkan masa?
Ya kan di teman ahok ada artis, musik band dan yang lain lain tuh, coba aja sekali
sekali kalo mau dateng ke kampanye ahok suruh beli tiket
Orang mau dateng ke kampanye untuk dapet kaos pak, kok malah suruh beli tiket?
Ya kan teknik buat ngumpulin dana gitu, coba aja sekali sekali
Sekarang bawa uang pulang ke Bu Vero kerumah berapa?
Kita gak pernah bawa pulang uang, taro di Bank aja
Yang penting anak saya tiga bisa sekolah semua

Lalu saya ingin tanya tentang hal yang serius Pak Ahok, soal tudingan Ahok korupsi
di Sumber Waras
Seberapa jauh kasus Sumber Waras ini mengganggu anda Pak Ahok?
Gak ganggu, justru saya pikir ini saya sangat bersyukur karena Sumber Waras ini
akan membuktikan kalo Ahok itu bener bener orang bersih
Ya saya kan gak pernah macem macem lah, sejalan sama Tuhan aja kalo kerja
Jadi ini menurut saya malah akan jadi pembuktian kepada masyarakat kalo masih
ada pejabat daerah yang bersih
Anda tadi mengatakan gak terganggu dengan kasus Sumber Waras ini, tapi begitu
saya tanya tanya tadi nada anda sudah mulai meninggi Pak Ahok
Ya saya keki aja sama orang orang bodoh kaya gitu itu
Kalau jadi di revisi, undang-undang pilkada, syarat maju untuk jadi calon independent
diperberat, gimana tuh pak?
Ya santai aja, tinggal teman Ahok dan yang mau ngedukung aku bakal kerja lebih
keras lagi, dua kali lipat kerja nya
Ya saya sih kalo dikasih kepercayaan buat jadi gubernur lagi ya sukur, kalo engga
juga gak papa
Tapi yang pasti misal saya gak bisa maju lagi pun, saya jamin sampai akhir Oktober
nanti Jakarta akan makin banyak perubahan
Anda bisa liat nanti di akhir taun 2016 aja Jakarta pasti udah banyak perubahan yang
luar biasa kok

Bapak ini mulai Kampanye?


Oh ini bukan kampanye, tapi yang saya mau katakan, kalo anda gak bisa kumpulin,
dan saya gak maju lagi pun, anda gak usah kecewa
Minimal anda bisa lihat Jakarta berubah
Saya kejar semua secepat mungkin sampe akhir 2016
Kalau terpilih lagi ya saya bakal lebih kenceng kerjanya, saya pecatin semua orang
yang gak becus kerjanya
Ya kalo misalnya aku kepilih lagi nih, teman teman yang masih jadi pegawai
dibawah, yang kerjanya bener gak neko-neko, akan naik jabatannya nanti di 2017 kalo
aku kepilih lagi
Nah maling-maling atau orang-orang yang gak bener diatas itu ya ganti aja, potong
semua
Udah ribuan orang kita ganti
Blusukan Ahok pas hari Sabtu-Minggu suka dateng ke acara pernikahan pernikahan,
bener gak itu Pak?
Ya memang itu udah jadi kebiasaan saya sejak saya masih di Belitung
Kalo umumnya orang kampung yang undang itu saya sempatkan datang kok
Sekalian mau ngecheck kerja Lurah nya bener apa engga
Jadi sambil menyelam minum air ya pak, sambil ke kawinan terus sidak?

Iya makanya misal kalo ada kosong, terus ada pintu air yang deket-deket situ
sekalian mampir mau liat kadang kan kadang-kadang CCTV selama dilapangankan
kita musti cocokan laporan
Jadi sambil nyelam minum air dong pak ahok? Sambil keKawinan, Sidak?
Iya..kan sekalian jalan kan dilihat. Tapikan sekarangkan ada laporan Crew, ada ppsu.
Biasanya sayakan gak kasih tau mereka, karenakan nyari alamatnya susah. Jadinya
saya gak kasih tau ke mereka saya mau kemana. Karena kalau kasih tau, langsung
bersih tu.
Kalau ada yg mau undang pak ahok kawinan, kirimnya kemana?
Biasanya krim ke balai kota. Terus kita chek......
Lumayan dong kalau undang pak ahok, dapet angpau 2juta...
Eee....kalau dateng... kalau dateng... (sambil tertawa)

Eeeemmm pak ahok, saya mau tanya soal penggusuran. Dengan menyebutkan tidak
menggusur, tapi memindahkan...
kadang gua pake gusur kok..
Saya tidak mau berdebat mengenai Menggusur, karena saya udah tau Argumen bapak
untuk menggusur.. saya ingin menanyakan..apakah proses persuasif yg dulu keraap
dilakukan oleh pak jokowi selama masih disolo...
Oh...bukan. ini yang salah nih. Waktu pak jokowi dijakarta, pak jokowi juga lakuin
hal persuasif kok. Undang makan, ketemu. Cuman tidak selama di Solo
Pak Jokowi!.. pak ahok?
Oh engga. Kan saya ikut pak jokowi nih, justru kita lakuin persuasif nih
(menggerakkan tangan maju mundur) akhirnya kita putuskan, ini orang jakarta gak
bisa d gituin ni. Makanya kalau diajak makan makin melunjak nih.
Jadi saya Gusur waduk pluit, kan masih Wagub. Emang pak jokowi gak tau? Pak
jokowi juga sepakat. Orang jakarta beda sama disolo
Jadi pendekatan persuasif, sudah dilakukan?
sudah dilakukan
sama seperti supir metro mini dulu, pak jokowi ajak makan, supaya ngurus kirnya
bener. Gak bener Juga. Eh malah bakar bes didepan kantor walikota. Lalu mau
diapain?.... yaudah akhirnya pak jokowi ajak makan, kasih lepas ke saya bisnya...
Terus selesai saya bilang.. lu bakar sekali lagi, gua tembak lu ya!
akhirnya gak berani lagi kan.
Itu ancaman, atau anda beneran mau tembak?
ya terserahlaah....
Nah ini gak jelas nih, karena kemudian apapun yang anda ucapkan akan ditafsirkarn...
Iya dong, kalau kamu nyerbu anarkis, ya tembak dong! Enak aja kamu nyerbu
anarkis. Saya sih gak mau mati, kasih-kasih tiup lilin. Sorry-sorry aja. Kalau
keAkhirat, sama-sama keakhirat.

Jadi tidak takut mati ya??


ya susah, kan kita pasti mati ya kenapa takut mati. Jadi ngapain takut gituloh. Yakalu
udah takdirnya mati ya pasti mati juga toh. Saya cuman takut dikasih Sianida, gak
pantes mati disini hehehe

Pak ahok, kita dari tadi pagi udah buat Hastag tentang andai aku ahok, kita minta pak
ahok untuk membaca ya pak.
yaudah...
Pak ahok yang baca, (Sambil menunjukan sebuah Foto)
bayarannya gak sesuai (sambil tertawa dan bercandain sipewawancara)
Wah memang bener-bener pak ahok (sambil tertawa)
Terimakasih pak ahok, sudah hadir diMata Najwa malam ini, terimakasih.
Perbincangan kedua orang inipun Berakhir.

E. Kesimpulan
Dari hasil observasi ini, saya dapat menyimpulkan bahwa Bapak Ahok ini memiliki
sifat yang Tegas dalam berkerja. Dan selalu mementingkan Kepentingan bersama.
Bukan untuk kepentingan dirinya sendiri atau kepentingan kelompoknya.
Disini bisa diambil contoh saat ia memilih untuk maju dalam jalur Independen.
Dengan memiliki alasan kuat mengapa ingin maju dengan Jalun Independen, dapat di
lihat bahwa pak ahok benar-benar ingin pure menjadi bagian dari rakyat.
Jadi dapat disimpulkan pak ahok ini adalah seorang Pemimpin yang memilikin jiwa
Tegas dalam dirinya dan Mementingkan kepentingan bersama.