Anda di halaman 1dari 8

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Setelah pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Dusun Kedua ( MMD II ) telah
dilaksanakan beberapa kegiatan sesuai perencanaan yang telah disepakati bersama
dalam memecahkan masalah kesehatan di masyarakat Dusun Penimbung Timur
berupa kegiatan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan dan kegiatan kerja bakti
Berdasarkan hal tersebut perlu diadakan Musyawarah Masyarakat Dusun
Ketiga ( MMD III ). Adapun pelaksanaan kegiatan Musyawarah Masyarakat
DusunKetiga (MMD III ) merupakan evaluasi hasil kegiatan yang telah dilaksanakan.
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Warga Dusun Penimbung Timur dapat memperoleh gambaran tentang
hasil kegiatan yang telah dilakukan oleh Mahasiswa Praktek Kerja Lapangan
mahasiswa DIV keperawatan Poltekkes Mataram.
2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan Musyawarah Masyarakat Dusun ketiga (MMD III) di
harapkan dapat :
a. Masyarakat mengerti dan mengetahui cara mengatasi masalah kesehatan
lingkungan yang terjadi di Dusun penimbung timur.
b. Masyarakat mengerti dan mengetahui tentang masalah kesehatan berupa
penyakit-penyakit yang terjadi di Dusun penimbung timur.
C. Metode Pelaksanaan
Presentasi dan Musyawarah.
D. Sasaran
Sasaran

: Masyarakat Dusun Penimbung Timur, Kecamatan Gunung Sari.

BAB II
PELAKSANAAN MMD III

A. Persiapan Pelaksanaan MMD III


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Mengadakan koordinasi kepada Kepala Dusun penimbung timur


Membuat pre planning kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa Ketiga (MMD III).
Membuat daftar hadir peserta Musyawarah Masyarakat Desa Ketiga (MMD III)
Menyiapkan spanduk MMD III.
Mendistribusikan undangan MMD III.
Memanggil langsung masyarakat untuk menghadiri MMD III
Menyiapkan komsumsi.

E. Proses Pelaksanaan
No

Tahap

Kegiatan

.
1.

Pembukaan
(5 menit)

I.

Inti
2.

Master of Ceremony membuka acara MMD


Pembacaan susunan acara MMD III
Sambutan

dari

Kepala

Dusun

penimbung Timur. (10 menit)

(50 menit)

Pembacaan Evaluasi Hasil Kerja


PKL

MahasiswaDIV

keperawatan

Poltekkes Mataram.
3.

Penutup
(5 menit)

Tanya Jawab

Master of Ceremony menutup acara

Menyimpulkan hasil MMD III.

MMD III.

F. Waktu dan Tempat Pelaksanaan


Musyawarah Masyarakat Dusun Ketiga (MMD III) yang telah
dilaksanakan pada Praktek Kerja Lapang (PKL)mahasiswa DIV keperawatan
Poltekkes Mataram,berlangsung.

G. Media
1. LCD
2. Laptop
F. Setting Tempat
D, F
A
D

D, F

Keterangan :
A : Master of Ceremony
B : Penyaji
C : Moderator
D : Undangan
E

: Observer

: Fasilitator

Pembagian tugas :
Master of Ceremony

: Jiwana Pratama

Penyaji

: Ezy Rizky

Moderator

: Lalu Muhammad Iqbal Wahid.

Observer

: Fitria Ika Nuraina

Fasilitator

: Ni komang Winda Dwi Latri, Matlail fajri.

Dokomentasi

: Retno Wulandari

Konsumsi

: Arif Hidayattulah, weni putri. A

G. Masalah yang di Bahas


1. Evaluasi Hasil Kegiatan Mahasiswa PKL DIV keperawatan Poltekkes
Mataram.
a. Penyuluhan hipertensi pada lansia, pemeriksaan kesehatan ( tekanan darah)
dan senam lansia yang dilaksananakan pada hari selasa tanggal 15 Maret
2016 di rumah kepala Dusun Penimbung Timur dengan masalah kesehatan
Risiko peningkatan Hipertensi pada Lansia yang dilaksanakan pada pukul
16.00-17.30 WITA.
Hasil : penyuluhan hipertensi dihadiri oleh 40 lansia, dimana lansia telah
mengenal pengertian hipertensi, penyebab hipertensi, cara pencegahan,
penatalaksanaan hipertensi dan lansia bisa melakukan senam lansia.
b. Penyuluhan Diare dan demonstrasi cara pembuatan larutan gula garam
dengan sasaran ibu yang memiliki balita yang dilaksanakan pada hari Rabu
tanggal 16 Maret 2016 di rumah kepala Dusun Penimbung Timur dengan
masalah kesehatan risiko peningkatan diare pada anak yang dilaksanakan
pada pukul 16.00-17.30 WITA.
Hasil : penyuluhan Diare dihadiri oleh 54 ibu dan balita, dimana ibu telah
mengenal pengertian diare, penyebab diare, cara pencegahan diare,
penanganan diare dengan membuat larutan gula garam.
c. Penyuluhan Gizi pada balita, pemeriksaan status Gizi balita dengan sasaran
ibu dan balita yang dilaksanakan pada hari kamis tanggal 17 Maret 2016 di
rumah kepala Dusun Penimbung Timur tentang masalah kesehatan risiko
penurunan status gizi balita yang dilaksanakan pada pukul 16.00-17.30
WITA.

Hasil : Penyuluhan gizi pada balita dan pemeriksaan status kesehatan


dihadiri oleh 57 ibu dan balita, dimana ibu telah mengenal pengertyian gizi,
macam-macam gizi, dan cara pengolahan m,akanan yang baik.
d. Kerja bakti di kantor kepala Desa yang dilaksanakan pada hari jumat tanggal
18 Maret 2016, pada pukul 08.00-selesai.
Hasil : kerja bakti dihadiri oleh 20 orang penduduk desa penimbung.
e. Penyuluhan Gizi Ibu hamil, pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan senam ibu
hamil yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 18 Maret 2016 di rumah
Kepala Dusun Penimbung Timur dengan masalah kesehatan potensial
kurangnya pengetahuan pada ibu hamil pada pukul 16.00-17.30 WITA.
Hasil : Penyuluhan Gizi pada ibu hamil, pemeriksaan kesehatan ibu hamil
dan senam ibu hamil dihadiri oleh 14 ibu hamil, dimana ibu hamil telah
mengetahui pengertian gizi ibu hamil, macam-macam makanan pada setiap
trimester dan makanan yang harus dihindari dan ibu hamil dapat melakukan
senam ibu hamil dengan baik.
f. Penyuluhan ISPA pada ibu dan balitadan cara membuat obat batuk tradisional
yang dilaksanakan pada hari Sabtu 19 Maret 2016 di rumah kepala Dusun
Penimbung Timur dengan masalah kesehatan risiko peningkatan ISPA pada
balita yang dilaksanakan pada pukul 16.00-17.30 WITA.
Hasil : Penyuluhan ISPA dan cara membuat obat batuk tradisional yang
dihadiri oleh 50 ibu dan balita, dimana ibu telah mengetahui pengertian ISPA,
penyebab ISPA, cara pencegahan dan penanganan ISPA dirumah.
2. Masalah kesehatan yang telah teratasi
a. Risiko peningkatan Hipertensi pada lansia berhubungan dengan kurangnya
pengetahuan lansia tentang hipertensi.
b. Risiko peningkatan diare pada balita berhubungan dengan kurangnya
pengetahuan ibu tentang diare.
c. Risiko penurunan status gizi pada balita berhubungan dengan kurangnya
pengetahuan ibu tentang gizi pada balita.
d. Potensial peningkatan status kesehatan pada ibu hamil berhubungan demgan
kurangnya pengetahuan pada ibu hamil tentang gizi ibu hamil.
e. Resiko peningkatan ISPA pada balita berhubungan dengan kurangnya
pengetahuan ibu tentang ISPA
3. Masalah yang belum teratasi

Tidak ada masalah yang belum teratasi


4. Faktor Penunjang dan Penghambat
a. Faktor Penunjang :
1) Peran aktif Kepala Dusun Penimbung Timur dan Tokoh masyarakat yang
menyempatkan diri untuk menghadiri musyawarah.
2) Kepala Dusun penimbung Timur yang bersedia rumahnya dijadikan
tempat musyawarah dan tempat pelaksanaan kegiatan.
3) Banyaknya masyarakat yang berminat menghadiri acara penyuluhan.
b. Faktor Penghambat :
1) Waktu acara Musawarah Masyarakat Dusun Ketiga ( MMD III )
bertepatan dengan aktifitas sebagian warga Dusun penimbung timur.
2) Lokasi sebagian masyarakat yang cukup jauh dari tempat musyawarah
sehingga masyarakat yang di undang tidak sepenuhnya hadir.
3) Adanya acara lain yang bertepatan dengan acara Musyawarah Masyarakat
Dusun Ketiga ( MMD III ).

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan kegiatan Musyawarah Masyarakat Dusun Ketiga (MMD III) di
Dusun Penimbung Timur di Rumah Kepala Dusun Penimbung Timur pada hari kamis, 24
Maret 2016 dapat disimpulkan, bahwa telah dilaksanakan kegiatan yakni :
a. Penyuluhan hipertensi pada lansia, pemeriksaan kesehatan ( tekanan darah) dan
senam lansia yang dilaksananakan pada hari selasa tanggal 15 Maret 2016 di rumah
kepala Dusun Penimbung Timur dengan masalah kesehatan Risiko peningkatan
Hipertensi pada Lansia yang dilaksanakan pada pukul 16.00-17.30 WITA.
Hasil : penyuluhan hipertensi dihadiri oleh 40 lansia, dimana lansia telah mengenal
pengertian hipertensi, penyebab hipertensi, cara pencegahan,

penatalaksanaan

hipertensi dan lansia bisa melakukan senam lansia.


b. Penyuluhan Diare dan demonstrasi cara pembuatan larutan gula garam dengan sasaran
ibu yang memiliki balita yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 16 Maret 2016 di
rumah kepala Dusun Penimbung Timur dengan masalah kesehatan risiko peningkatan
diare pada anak yang dilaksanakan pada pukul 16.00-17.30 WITA.
Hasil : penyuluhan Diare dihadiri oleh 54 ibu dan balita, dimana ibu telah mengenal
pengertian diare, penyebab diare, cara pencegahan diare, penanganan diare dengan
membuat larutan gula garam.
c. Penyuluhan Gizi pada balita, pemeriksaan status Gizi balita dengan sasaran ibu dan
balita yang dilaksanakan pada hari kamis tanggal 17 Maret 2016 di rumah kepala
Dusun Penimbung Timur tentang masalah kesehatan risiko penurunan status gizi
balita yang dilaksanakan pada pukul 16.00-17.30 WITA.
Hasil : Penyuluhan gizi pada balita dan pemeriksaan status kesehatan dihadiri oleh
57 ibu dan balita, dimana ibu telah mengenal pengertyian gizi, macam-macam gizi,
dan cara pengolahan m,akanan yang baik.
d. Kerja bakti di kantor kepala Desa yang dilaksanakan pada hari jumat tanggal 18
Maret 2016, pada pukul 08.00-selesai.
Hasil : kerja bakti dihadiri oleh 20 orang penduduk desa penimbung.
e. Penyuluhan Gizi Ibu hamil, pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan senam ibu hamil
yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 18 Maret 2016 di rumah Kepala Dusun

Penimbung Timur dengan masalah kesehatan potensial kurangnya pengetahuan pada


ibu hamil pada pukul 16.00-17.30 WITA.
Hasil : Penyuluhan Gizi pada ibu hamil, pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan senam
ibu hamil dihadiri oleh 14 ibu hamil, dimana ibu hamil telah mengetahui pengertian
gizi ibu hamil, macam-macam makanan pada setiap trimester dan makanan yang
harus dihindari dan ibu hamil dapat melakukan senam ibu hamil dengan baik.
f. Penyuluhan ISPA pada ibu dan balitadan cara membuat obat batuk tradisional yang
dilaksanakan pada hari Sabtu 19 Maret 2016 di rumah kepala Dusun Penimbung
Timur dengan masalah kesehatan risiko peningkatan ISPA pada balita yang
dilaksanakan pada pukul 16.00-17.30 WITA.
Hasil : Penyuluhan ISPA dan cara membuat obat batuk tradisional yang dihadiri oleh
50 ibu dan balita, dimana ibu telah mengetahui pengertian ISPA, penyebab ISPA, cara
pencegahan dan penanganan ISPA dirumah.

B. Saran
Setelah pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Dusun Ketiga (MMD III) diharapakan :
1. Masyarakat Dusun Penimbung Timur dapat melakukan pemeliharaan kesehatan
dengan memperhatikan tanda dan gejala penyakit yang terdapat pada keluarga.
2. Masyarakat Dusun Penimbung Timur dapat melakukan pemeliharaan lingkungan
dengan mengadakan kerja bakti rutin setiap hari jumat.
3. Masyarakat Dusun Penimbung Timur dapat melakukan pemeliharaan kesehatan
lansia dengan memperhatikan tanda dan gejala penyakit lansia.
4. Masyarakat Dusun Penimbung Timur dapat melakukan pemeliharaan kesehatan
lansia dengan memperhatikan tanda dan gejala penyakit balita
5. Masyarakat Dusun Penimbung Timur dapat melakukan pemeliharaan kesehatan
lansia dengan memperhatikan masalah ksehatan pada Ibu Hamil.
.