Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH BIOLOGI LINGKUNGAN

PERESAPAN AIR

X-5
DISUSUN OLEH :
KELOMPOK 4
1.
2.
3.
4.
5.

ERLANGGA ALVIZA
MOH . YASYFIEN NUGROHO
MOH. FIDO EGGI
RINDA KUSUMA WARDANI
VIRGI ANDJAR SARI S.

(
(
(
(
(

10
16
19
24
29

)
)
)
)
)

SMAN 5 KEDIRI
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
KATA PENGANTAR

Dengan nama Allah yang maha pengasih dan maha penyayang.


Segala puji dan syukur bagi Allah swt yang dengan ridho-Nya kami
dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan lancar. Sholawat
dan salam tetap kami haturkan kepada junjungan kita Nabi besar
Muhammad saw dan untuk para keluarga, sahabat dan pengikutpengikutnya yang setia mendampingi beliau. Terima kasih kepada
keluarga, ibu guru, dan teman-teman yang terlibat dalam pembuatan
makalah ini yang dengan do'a dan bimbingannya makalah ini dapat
terselesaikan dengan baik dan lancar.
Dalam makalah ini, kami membahas tentang PERESAPAN AIR
yang kami buat berdasarkan refrensi yang kami ambil dari berbagai
sumber, diantaranya internet. Makalah ini diharapkan bisa menambah
wawasan dan pengetahuan yang selama ini kita cari. Kami berharap
bisa dimafaatkan semaksimal dan sebaik mugkin.
Tidak gading yang tak retak, demikian pula makalah ini, oleh
karena itu saran dan kritik yang membangun tetap kami nantikan dan
kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.

DAFTAR ISI
Halaman Judul .............................................................................. 1
Kata
Pengantar ...........................................................................................
............ 2
Daftar isi
......................................................... 3
BAB I. Pendahuluan
1.1

Latar Belakang.....
. ......... 4

1.2

Rumusan Masalah.....
.............. 4

1.3

Tujuan .....
................................ 4

BAB II. Pembahasan


2.1 Pengertian Lubang Biopori
Resapan ............................................... 5
2.2 Kegunaan Lubang Biopori Resapan
............................... 5
2.3
. 7

tempat memasang Lubang Biopori Resapan...

2.4 Cara Pembuatan Lubang Resapan


Biopori ..................................... 7
BAB III. Penutup
3.1

Kesimpulan......................
.... 9

3.2

Saran...............................
..... 9

Daftar pustaka.................................................
. 10

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang
Daerah resapan air adalah daerah masuknya air dari permukaan

tanah ke dalam zona jenuh air sehingga membentuk suatu aliran air
tanah yang mengalir ke daerah yang lebih rendah. Daerah ini memiliki
kandungan komposisi mineral dan komposisi garam yang lebih rendah
dari daerah lahannya dalam satu aliran air tanah yang sama dan
mengalami penurunan tekanan air yang berlawanan dengan kenaikan
tekanan air di daerah lahannya dalam satu aliran air tanah yang sama.
Daerah

resapan

air

juga

terdapat

perbedaan

distribusi

tumbuh-

tumbuhan. Pemahaman makna daerah resapan air di alam setidaknya


ada lima unsur utama sebagai ciri yang harus dipenuhi yaitu, kondisi
tanahnya poros, kemampuan dalam meresap air yang cukup tinggi,
memiliki perbedaan tinggi air tanah yang mencolok, berada pada
wilayah dengan curah hujan cukup tinggi >2500 mm/tahun, dan memiliki
vegetasi dengan sistem perakaran yang cukup dalam serta memiliki
pelapisan tajuk.
Tetapi, di daerah perkotaan, keberadaan pepohonan semakin
tergusur oleh bangunan-bangunan sehingga lubang biopori menjadi
semakin

langka.

Lagi

pula,

banyaknya

pepohonan

tidak

selalu

mengartikan akan ada banyak air yang terserap, karena permukaan


4

tanah yang tertutup lumut membuat air tidak dapat meresap ke tanah.
Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dibuatlah lubang resapan
atau sumur resapan buatan manusia yang sekarang dikenal dengan
lubang biopori. Biopori dapat dibuat di halaman depan, halaman
belakang atau taman dari rumah. Lubang biopori sendiri umumnya
dibuat dengan lebar kira-kira 30 cm, jarak antar lubang sekitar 50 cm100 cm.
1.2 Rumusan Masalah
a) Apa Pengertian Lubang Resapan Biopori ?
b) Apa Kegunaan Lubang Resapan Biopori ?
c) Dimana tempat memasang Lubang Resapan Biopori ?
d) Bagaimana cara pembuatan Lubang Resapan Biopori ?
1.3 Tujuan
a) Untuk menjelaskan tentang pengetian Lubang Resapan Biopori
b) Untuk menjelaskan kegunaan Lubang Resapan Biopori
c) Untuk menjelaskan tempat untuk memasang Lubang Resapan
Biopori
d) Untuk menjelaskan pembuatan Lubang Resapan Biopori

BAB II
PEMBAHASAN
2.1

Pengertian Lubang Resapan Biopori

Biopori adalah lubang-lubang kecil atau pori-pori di dalam tanah yang terbentuk
akibat berbagai akitifitas organisme di dalamnya, seperti cacing, perakaran tanaman,
rayap dan fauna tanah lainnya. Pori-pori yang ada dapat menigkatkan kemampuan tanah
menahan air dengan cara menyirkulasikan air dan oksigen ke dalam tanah. Jadi, semakin
banyak biopori di dalam tanah, semakin sehat tanah tersebut.
Di daerah yang masih alami, mekanisme pembentukan biopori terjadi dengan sendirinya.
Dengan adanya perubahan struktur di atas dan di dalam tanah akibat pembangunan/
pengolahan tanah yang dilakukan manusia seperti pertanian, perumahan, mekanisme
alamiah pembentukan biopori menjadi tidak berjalan.
2.2 Kegunaan Lubang Resapan Biopori

Lubang resapan biopori adalah teknologi tepat guna dan ramah lingkungan untuk
mengatasi banjir dengan cara:
(1) meningkatkan daya resapan air,
(2) mengubah sampah organik menjadi kompos dan mengurangi emisi gas rumah
kaca (CO2 dan metan)
(3) memanfaatkan peran aktivitas fauna tanah dan akar tanaman, dan mengatasi
masalah yang ditimbulkan oleh genangan air seperti penyakit demam berdarah dan
malaria.
Guna yang lainnya ialah :
a. Meningkatkan daya resapan air
Kehadiran lubang resapan biopori secara langsung akan menambah bidang resapan
air, setidaknya sebesar luas kolom/dinding lubang. Lubang dibuat di tanah kemudian diisi
dengan sampah organik atau sampah yang biodegradable. Sampah yang ada di dalam
lubang akan menjadi makanan organisme-organisme tanah. Hal ini akan meningkatkan
aktivitas organisme-organisme tanah di sekitar lubang resapan biopori sehingga
menambah jumlah biopori di sekitarnya. Dengan mengubah struktur tanah menjadi lebih
berpori, kemampuan tanah meresap air menjadi meningkat dan mencegah terjadinya
banjir & kekeringan.
Dengan demikian kombinasi antara luas bidang resapan dengan kehadiran biopori
secara bersama-sama akan meningkatkan kemampuan dalam meresapkan air.
b. Mengubah sampah organik menjadi kompos
Lubang resapan biopori diaktifkan dengan memberikan sampah organik
kedalamnya. Sampah ini akan dijadikan sebagai sumber energi bagi organisme tanah
untuk melakukan kegiatannya melalui proses dekomposisi. Sampah yang telah
didekompoisi ini dikenal sebagai kompos. Dengan melalui proses seperti itu maka lubang
resapan biopori selain berfungsi sebagai bidang peresap air juga sekaligus berfungsi
sebagai pabrik pembuat kompos. Kompos dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik
pada berbagai jenis tanaman, seperti tanaman hias, sayuran, dan jenis tanaman lainnya.
Bagi mereka yang senang dengan budidaya tanaman/sayuran organik maka kompos dari
LRB adalah alternatif yang dapat digunakan sebagai pupuk sayurannya.

Pengolahan sampah organik dengan pembuatan kompos mengurangi terbentuknya gas


metan yang merupakan salah satu gas rumah kaca. Gas metan terbentuk saat sampah
organik dibuang secara ditimbun/landfill. Jadi secara tidak langsung pembuatan lubang
biopori dapat mengurangi efek rumah kaca.
c. Memanfaatkan fauna tanah dan atau akar tanaman
Seperti disebutkan di atas, lubang resapan biopori diaktikan oleh organisme tanah,
khususnya fauna tanah dan perakaran tanaman. Aktivitas merekalah yang selanjutnya
akan menciptakan rongga-rongga atau liang-liang di dalam tanah yang akan dijadikan
saluran air untuk meresap ke dalam tubuh tanah. Dengan memanfaatkan aktivitas
mereka maka rongga-rongga atau liang-liang tersebut akan senantiasa terpelihara dan
terjaga keberadaannya sehingga kemampuan peresapannya akan tetap terjaga tanpa
campur tangan langsung dari manusia untuk pemeliharaannya. Hal ini tentunya akan
sangat menghemat tenaga dan biaya. Kewajiban faktor manusia dalam hal ini adalah
memberikan pakan kepada mereka berupa sampah organik pada periode tertentu. Sampah
organik yang dimasukkan ke dalam lubang akan menjadi humus dan tubuh biota dalam
tanah, tidak cepat diemisikan ke atmosfir sebagai gas rumah kaca; berarti mengurangi
pemanasan global dan memelihara biodiversitas dalam tanah.
2.3

Tempat Memasang Lubang Resapan Biopori

1.) Pada alas saluran air hujan di sekitar rumah, kantor, sekolah, dsb.
2.) Di sekeliling pohon.
3.) Pada tanah kosong antar tanaman / batas tanaman.

2.4
1.

Cara Pembuatan Lubang Resapan Biopori


Buat lubang silindris secara vertikal ke dalam tanah dengan

diamter 10 cm. Kedalaman kurang lebih 100 cm atau tidak sampai


melampaui muka air tanah bila air tanahnya dangkal. Jarak antar
lubang antara 50 - 100 cm
2.

Mulut lubang dapat diperkuat dengan semen selebar 2 - 3 cm


dengan tebal 2 cm di sekeliling mulut lubang.

3.

Isi lubang dengan sampah organik yang berasal dari sampah


dapur, sisa tanaman, dedaunan, atau pangkasan rumput

4.

Sampah organik perlu selalu ditambahkan ke dalam lubang yang


isinya sudah berkurang dan menyusut akibat proses pelapukan.

5.

Kompos yang terbentuk dalam lubang dapat diambil pada setiap


akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan lubang
resapan.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Lubang Resapan Biopori adalah lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk akibatberbagai
akitifitas organisma di dalamnya, seperti cacing, , perakaran tanaman, rayap dan faunatanah laiinya. Lubanglubang yang terbentuk akan terisi udara, dan akan menjadi tempatberlalunya air di dalam tanah.Cara
pembuatan Biopori dengan cara : Menentukan Posisi, Mengatur Jarak antar LR, danMembor .Keunggulan
Biopori Sebagai Berikut :
1. Meningkatkan Daya Resap Air .
2. Mengubah Sampah Organik Menjadi Kompos
3. Memanfaatkan Fauna Tanah dan atau Akar Tanaman
3.2 Saran
Dalam membuat Lubang Resapan Biopori disarankan agar mulut LRB di
semen agar tidak tertutup, Sebaiknya sebelum sampah organik dimasukan ke
LRB di cincang atau dicacah sampaihalus agar mudah terurai.

DAFTAR PUSTAKA
http://chayoy.blogspot.com/2012/04/penjelasan-tentang-biopori.html
http://hijaumovement.blogspot.com/2011/04/biopori-pengertian-manfaat-dan-cara.html
http://organisasi.org/pengertian-biopori-cara-membuat-lubang-resapan-biopori-air-lrbpada-lingkungan-sekitar-kita
https://www.google.co.id/search?
q=penjelasan+Biopori&hl=id&prmd=imvns&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ei
www.google.com

10