Anda di halaman 1dari 1

PENGARUH POSITIVE AFFECTIVITY DAN KECERDASAN EMOSI

TERHADAP KEBERMAKNAAN HIDUP

Sisca Prawitasari

Sumaryono

INTISARI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh positive


affectivity dan kecerdasan emosi terhadap kebermaknaan hidup. Hipotesis yang diajukan
dalam penelitian ini adalah ada pengaruh positif antara positive affectivity dan kecerdasan
emosi terhadap kebermaknaan hidup. Semakin tinggi positive affectivity dan kecerdasan
emosi seseorang maka akan semakin tinggi kebermaknaan hidupnya.
Subjek penelitian ini adalah perawat yang bekerja di rumah sakit umum Dr.
Sardjito Yogyakarta. Usia subjek adalah 23-50 tahun dengan masa kerja lebih dari 1
tahun. Skala kebermaknaan hidup yang digunakan dalam penelitian ini disusun oleh
peneliti berdasarkan pada komponen-komponen kebermaknaan hidup yang diungkapkan
Frankl dalam Bastaman (1996). Sedangkan skala positive affectivity yang digunakan
dalam penelitian ini disusun oleh peneliti berdasarkan kata-kata yang diambil dari
Positive and Negative Affect Schedule atau PANAS yang disusun oleh Watson (1988).
Dan sedangkan skala kecerdasan emosi yang digunakan dalam penelitian ini disusun oleh
peneliti berdasarkan pada komponen-komponen kecerdasan emosi yang diungkapkan
oleh Goleman (1999).
Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah regresi dengan
menggunakan program SPSS 11.0 for window, untuk menguji apakah ada pengaruh
antara positive affectivity dan kecerdasan emosi terhadap kebermaknaan hidup.
Berdasarkan analisis regresi terdapat pengaruh yang positif, yaitu sebesar (r=0.775;
F=61.764; p=0.00; p<0.05), ada hubungan positif yang sangat signifikan, jadi hipotesis
diterima.

Kata kunci: Possitive Affectivity, Kecerdasan Emosi dan Kebermaknaan Hidup

Silahkan Kunjungi www.skripsilengkap.blogspot.com /


www.indiegost.blogspot.com untuk mendapatkan versi lengkapnya.