Anda di halaman 1dari 13

Pendidikan Agama Islam

PAI 11
(SISTEM POLITIK ISLAM)
UNIVERSITAS JEMBER
2015

Kelompok 9

Umat

Pendahuluan

Dari kedua pedoman


diatas,umat muslim tidak
perlu khawatir dalam
menjalani persoalan
hidup

Dalam Al Quran dan Al Hadist


Permasalahan politik juga tertuang
didalamnya.
Diantaranya
membahas: prinsip politik islam,
prinsip politik luar negeri islam.
Baik politik luar negeri dalam
keadaan damai maupun dalam
keadaan perang.

Pengertian politik

Perkataan politik berasal dari


bahasa Latin politicus dan
bahasa Yunani politicos, artinya
sesuatu
yang
berhubungan
dengan warga negara atau
warga kota.

Politik merupakan pemikiran


yang mengurus kepentingan
masyarakat,
pemikiran
tersebut berupa pedoman,
keyakinan hukum atau aktivitas
dan informasi.

Dalam Agama Islam, Politik


Islam yang dalam bahasa
agamanya disebut Fiqh Siyasah.

Politik Islam
Politik

Islam terdiri dari dua aspek yaitu politik


dan islam.

Politik

berarti suatu cara bagaimana penguasa


mempengaruhi perilaku kelompok yang dikuasai
agar sesuai dengan keinginan penguasa.

Sedangkan

islam berarti penataan dan islam


sebagai dinnul merupakan organisasi penataan
menurut ajaran Allah, yaitu Al-Quran dan
menurut sunnah rasulnya.

Politik

Islam dapat diartikan sebagai


suatu cara untuk mempengaruhi
anggota masyarakat, agar berprilaku
sesuai dengan ajaran Allah menurut
sunah rasulnya. Dalam konsep islam,
kekuasaan tertinggi adalah Allah SWT.

Ekspresi

kekuasaan Allah tertuang


dalam Al-Quran menurut sunah rasul.
Penguasa tidak memiliki kekuasaan
Namun
perlu dicatat,
bukanlah
kitab (khalifah)
politik. Ia hanya
yang
mutlak,
iaal-Quran
hanya
wakil
memberikan prinsip-prinsipnya saja dan bukan mengajari caraAllah di muka
bumi praktis
yang berfungsi
cara berpolitik
untuk menegakkan ajaran Allah dalam

Keharusam mewujudkan persatuan dan kesatuan umat


Keharusan menyelesaikan masalah ijtihadnya dengan damai
Ketetapan menunaikan amanat dan
melaksanakan hukum secara adil

Nilai-nilai dasar
pengembangan sistem
Kewajiban menaati Allah dan Rosulullah serta ulil amr
politik Islam

Kewajiban mendamaikan konflik dalam masyarakat islam


Kewajiban mempertahankan kedaulatan negara dan larangan
agresi
Kewajiban mementingkan perdamain dari pada permusuhan

Keharusan meningkatkan kewaspadaan dalam pertahanan dan


keamanan
Keharusan menepati janji
Keharusan mengutamakan perdamaian diantara bangsa-bangsa
Nilai-nilai dasar
pengembangan sistem
Keharusan peredaran harta keseluruh masyarakat
politik Islam

Keharusan mengikuti pelaksanaan hukum

Politik Islam yang dimaksud dan perlu termaktub di


dalamnya adalah konsepsi Islam mengenai politik,Dimana
menyangkut beberapa hal,yaitu:

1.

Isu-isu seputar
pemilihannya,

2.

Pelaksanaan kenegaraan,

3.

Hak dan kewajiban rakyat,

4.

Aparatur negara,

5.

Penciptaan undang-undang, dan sebagainya.

soal

kepala

Negara

dan

tata

cara

Politik Islam dan Politik Menghalalkan.


Korelasi

(Hubungan) pengertian politik islam


dengan politik menghalalkan segala cara
merupakan dua hal yang sangat bertentangan.
Islam menolak dengan tegas mengenai politik
yang menghalalkan segala cara.

Ex:

Pemerintahan
yang
otoriter
adalah
pemerintahan yang menekan dan memaksakan
kehendaknya kepada rakyat. (Pemerintahan
yang menyimpang dari prinsip-prinsip islam).

Ruang Lingkup Pembahasan Siasyah Dusturiyah.

Siyasah
Dusturiyah
menurut tata bahasanya
terdiri dari dua suku kata
yaitu Siyasah itu sendiri
serta Dusturiyah.

Secara pengertian umum


Siyasah Dusturiyah
adalah keputusan kepala
negara dalam mengambil
keputusan atau undangundang bagi
kemaslahatan umat.

Fiqih Siyasah Dusturiyah


mencakup
bidang
kehidupan yang sangat
Menurut
Pulungan (2002, hal:39) Siyasah Dusturiyah
luas dan kompleks
adalah hal yang mengatur atau kebijakan yang diambil
oleh kepala negara atau pemerintah dalam mengatur
warga negaranya.

Fiqih Siyasah Dusturiyah meliputi hal-hal


sebagai berikut:..

Persoalan dan ruang lingkup (pembahasan) Membahas tentang imam, rakyat,


hak dan kewajibanya, permasalahan Baiat, Waliyul Ahdi, perwakilan dan
persoalan Ahlul Halli Wal Aqdi.

Persoalan imamah, hak dan kewajibannya.

Persoalan rakyat, statusnya dan hak-haknya Rakyat terdiri dari Muslim dan
non Muslim.

Persoalan Baiat Baiat (Mubayaah), pengakuan mematuhi dan mentaati


imam.

Persoalan Waliyul Ahdi Imama, pemilihan dan janji (penyerahan kekuasaan).

Persoalan perwakilan dan Ahlul Halli Wal Aqdi.

Persoalan Wuzaroh (Kementerian) dan Perbandinganya Ulama mengambil


dasar-dasar adanya kementerian (Wuzarah)

Terimakasih....
By.kelompok 9 PAI 11