Anda di halaman 1dari 10

Step 1

1.
Tonus otot : suatu kontraksi otot yang
terjadi. Disebabkan karena refleks
adanya aliran impuls yg
berkesinambungan dengan muscle
spindle yang mengaktivasi otot neuron.
2.
Gigi tiruan : gigi tiruan yang dibuat
untuk menggantikan gigi yang telah
hilang baik RA maupun RB didukung jar
keras dan lunak di dalam RM.
Jenis : Gigi tiruan penuh pasien
edentulous. Gigi tiruan sebagian
sebagian gigi. GT implan.
3.
Gastritis : gaster lambung, itis
peradangan. Inflamasi pada mukosa
lambung karena adanya iritasi, infeksi
dan kesalahan pola makan.
Step 2
1.
Mengapa terjadi tonus otot
berkurang dan RB tampak lebih maju?
2.
Apa hubungan gastritis dengan
perawatan yang akan dilakukan?
3.
Apa maksud dari ketinggian alveolar
sedang dan apa hubungan ketinggian

tulang alveolar dengan terjadinya


edentulous?
4.
Apa saja akibat yang ditimbulkan
oleh edentulous?
5.
Apa saja klasifikasi gigi tiruan?
6.
Bagaimana definisi edentulous dan
GTL?
7.
Apa saja klasifikasi edentulous total?
8.
Apa fungsi dan tujuan pembuatan
gigi tiruan lengkap?
9.
Faktor yang harus diperhatikan
dalam GTL?
10. Bagian-bagian dari GTL?
11. Apa indikasi dan kontraindikasi dari
GTL?
12. Apa saja komplikasi dari pemakaian
GTL?
13. Bagaimana prosedur pembuatan
GTL?
14. Apa saja perawatan sebelum dan
sesudah pembuatan GTL?
15. Bagaimana pemeriksaan dan
rencana perawatan kasus di skenario?
Step 3
1. Mengapa terjadi tonus otot
berkurang dan RB tampak lebih maju?

- Edentulousmencari kontak untuk


oklusi.
- Jika sudah edentulous penuh mencari
posisi nyaman untuk berkontak.
Biasanya malah menjadi klas III.
Setelah dibuatkan gigi tiruan lengkap
masih perlu dilatih.
- Otot2 pipi akan turun mengakibatkan
penurunan dimensi vertikal. Dan
kehilangan oklusi sentrik sehingga
Rb tampak lebih maju. Oklusi sentrik
gigitan maks RA dg RB.
2. Apa hubungan gastritis dengan
perawatan yang akan dilakukan?
- Proses pengunyahan makana tidak
sempurna, sehingga mengakibatkan
gastritis. Setelah dibuatkan GTL
pasien akan mudah mengunyah
makanan sehingga gastritis tidak
tambah parah.
- Dari edentulous mengakibatkan
disorders TMJ. Saat mengunyah akan
terasa sakit, sehingga pasien bisa
anorexia. Pola makannya pilih2
seperti menghindari makanan yang
keras. Biasanya pada lansia, lapisan

lambung mengalami penipisan


sehingga pemrosesan di lambung
menjadi lambat, dan pasien merasa
kenyangnya lebih lama. Asam
lambung diproduksi 4 jam sekali.
- Mengalami kekurangan nutrisi. Saat
edentulous, terjadi susah makan.
Saat pengunyahan merasa sakit
pada TMJ nya. Lambung terus
menerus bekerja, padahal konsumsi
makanan berkurang. Bisa terjadi
penipisan mukosa lambung sehingga
terjadi gastritis.
3. Apa maksud dari ketinggian alveolar
sedang dan apa hubungan edentulous
dengan terjadinya ketinggian tulang
alveolar?
- Ketinggian tulang alveolar : (LI Devi)
a. Tipe A : jarak ketinggian dengan
vestibulum masih jauh sehingga
menyebabkan retensi GT.
b. Tipe B : sama seperti tipe A, tapi
bagian anterior mulai menipis
sehingga retensi mulai berkurang.
c.Tipe C : bagian posterior thd
vestibulum menipis.

d. Tipe D : tidak bisa untuk retensi


karena rendah ketinggiannya.
- Hubungan : RA sedang tidak
mengalami perubahan.
- Ketinggian tulang alveolar nya
dipengaruhi adanya gigi.
Pertumbuhan tulang optimal sampai
35 th, selanjutnya akan menurun.
Resoprsi tulang (fisiologis dan
patologis) akan >. Ditambah dengan
usia yang sudah lanjut.
4. Apa saja akibat yang ditimbulkan
oleh edentulous?
- Gangguan mastikasi TMJ
- Fungsi bicara
- Jaringan disekitar giginya
- Estetik terganggu
- Psikis pasien
5. Apa saja klasifikasi gigi tiruan?
Klasifikasi :
- GTL : pada pasien edentulous total
- GT lepasan sebagian : kalau hanya
beberapa gigi
- GT cekat : tidak dapat dilepas pasang
pasien sendiri
*atas full denture, bawah tidak
namanya GT apa?*

6. Apa saja klasifikasi edentulous total?


(Klasifikasi Kennedy)
Klasifikasi :
- Klas I :
- Klas II :
- Klas III :
7. Apa fungsi dan tujuan pembuatan
gigi tiruan lengkap?
Fungsi :
- Menghilangkan kelainan pada pasien.
Tujuan :
-

Merehabilitas struktur gigi.


Estetik pasien.
Mastikasi.
Mengembalikan fungsi secara
normalnya (fungsi pengunyahan,
bicara, estetik dan psikis).
8. Faktor yang harus diperhatikan
dalam GTL?
- Perhatikan penyakit sistemik DM
yang menyebabkan xerostomia.
Adesi dan kohesi berhubungan
dengan salivanya untuk retensi dan
stabilisasi. Jika DM akan berkurang.
- Pasca pencabutan. Proses healingnya
harus sembuh terlebih dahulu.

- Keadaan RM. Dilihat salivanya, tulang


alveolarnya (untuk basis protesa)
karena semakin lama edentulousnya
tulang alveolarnya semakin
teresoprsi, oklusi (biasanya oklusinya
berubah).
- Memberikan pesan untuk pasien agar
menjaga OH. Kalau pasien DM
biasanya ada candida sehingga OH
harus diperhatikan. DM juga harus
terkontrol.
- Kalau gigi yang hilang patah sendiri,
harus dicabut sisa akarnya, untuk
menghindari terjadinya infeksi.
- Kondisi jaringan mulut diperhatikan
untuk retensi dan stabilisasi.
- Tekanan atmosfir diperhatikan.
- Dari sudut pandang pasien : sosial
ekonomi rendah, bisa berpikir
terlebih dahulu. Edukasi.
9. Bagian-bagian dari GTL?
a.
Permukaan oklusal : berada di
titik kontak RA RB. Gigi tiruannya.
b.
Polishing surface : pada
permukaan yg dipoles. Biasanya
pada basisnya.

c.Permukaan cetak : berkaitan dengan


kontur yang sesuai cetakan. Bagian
palatumnya.
Bagian :
- Basis : dasar/ menempel di
alveolarnya
- Protesa : gigi tiruannya

10. Apa indikasi dan kontraindikasi dari


GTL?
Indikasi :
- Edentulous total, atau gigi yang akan
dicabut karena sudah tidak dapat
dipertahankan.
- Pasien dengan kesehatan umum
yang baik / tanpa penyakit sistemik.
- Membutuhkan estetik.
- Kooperatif.
Kontraindikasi :
- Tidak kooperatif.
- Memiliki penyakit sistemik yang tidak
terkontrol.
- Pasien yang alergi terhadap material
GTL.

11. Apa saja komplikasi dari pemakaian


GTL?
Komplikasi :
- Candidiasis.
- Sariawan / denture stomatitis jika OH
tidak dijaga.
- Resorpsi tulang karena adanya
tekanan hidrodinamik dari protesa.
Jika GT digunakan terus menerus,
akan tertekan dan terjadi inflamasi.
- TMD.
12. Bagaimana prosedur pembuatan
GTL?
13. Apa saja perawatan sebelum dan
sesudah pembuatan GTL?
Sebelum :
- Dilihat IO adakah sisa akar atau
tidak.
- Cabut gigi yang sudah tidak dapat
dipertahankan.
- Proses healingnya.
- Kontrol penyakit sistemiknya.
Sesudah :
- Pada usia lanjut, sebelum tidur GTL
dilepas.
- Tetap menjaga OH.
- Rendam GTL saat dilepas.

14. Bagaimana pemeriksaan dan


rencana perawatan kasus di skenario?
15. Teknik perawatan pembuatan GT
yang terbaru agar tidak terjadi resorpsi
tulang!
16. Video terkait kasus!
Email : ayano.schiffer@gmail.com