Anda di halaman 1dari 7

STUDI KASUS

DRUG ERUPTION

OLEH
Afnan Fadiya
Amalia Fatmasari
Ana Amalina
M.Arie Wibisono
M.Reza Irzanto

1102011012
1102011022
1102011024
1102011171
1102011180

Pembimbing
dr. Hedi Hendrawan R. Sp.KK, MKes

KEPANITERAAN ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN


RSUD SOREANG
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI
PERIODE 22 FEBRUARI 2016 26 MARET 2016

A. Identitas Pasien
Nama

: Ny. C

Umur

: 41 tahun

Jenis Kelamin

: Perempuan

Alamat

: Legok Eurih desa Sukawening Rt 01 Rw 22 kab. Bandung

Pekerjaan

: Ibu rumah tangga

Agama

: Islam

Suku Bangsa

: Sunda

Status marital

: Menikah

Tanggal pemeriksaan : 28 Maret 2016

B. Anamnesis
Keluhan utama

Bintik-bintik kemeraha yang terasa gatal di seluruh tubuh.


Riwayat perjalanan penyakit :
Pasien datang ke poliklinik kulit dan kelamin RSUD Soreang dengan keluhan timbul
bintik-bintik merah yang terasa gatal diseluruh tubuh. Keluhan timbul bintik-bintik kemerah
an dirasakan bertambah gatal sejak 7 hari sebelum masuk rumah sakit. Bintik-bintik
kemerahan dan gatal tersebut mulai timbul sejak 2 minggu sebelum masuk rumah sakit.
Sebelumnya pasien berobat ke poliklinik penyakit dalam RSUD soreang kemudian pasien
diberikan obat amplodipin, paracetmol, allopuinol, omeprazole dan cetrizin, dan ketika pasien
meminum obat allupurinol, timbul bintik kemerahan dan gatal-gatal pada seluruh tubuh.

Faktor Etiologi, Predisposisi, Presipitasi


Pasien tidak pernah menderita penyakit ini sebelumnya.
Riwayat Pengobatan
2

Pasien belum pernah berobat kedokter sebelumnya.


Anamnesis Tambahan
Pasien tidak mempunyai alergi makanan atau obat-obatan. Riwayat penyakit darah
tinggi diderita pasien.. Riwayat pemakaian salep/cream yang cukup lama pada tubuh
disangkal, riwayat berpergian ke daerah perkebunan disangkal. Riwayat terkena gigitan
serangga dalam beberapa minggu terakhir sebelum pasien sakit disangkal.
C. Status Generalis
Kesadaran umum

: Kompos Mentis, tampak sakit ringan

Keadaan Umum

: TD: 130/70 mmHg


N: 80 x/m
R: 16 x/m
S : 36,5 C

Pemeriksaan Fisik

Kepala
Mata

: Konjungtiva anemis (-), sklera

ikterik (-), palpebra edema


(-), pupil bulat isokor 2 mm, refleks cahaya (+/+)
Hidung
: Bentuk normal,
pernapasan cuping hidung (-), perdarahan
(-), sekret (-)
Mulut
tremor (-), tonsil (T1/T1 tenang)
Telinga

: lidah kotor (-), lidah


: Bentuk normal,

sekret (-)

Leher

: JVP 5 2 cm H2O, Trakea

ditengah dan tidak ada deviasi, KGB tidak teraba membesar.

Thorak
Cor
Inspeksi

: Iktus kordis tidak terlihat


3

Palpasi

: Iktus kordis teraba di Intercosta V Linea Mid Clavicula Sinistra

Perkusi

: Batas Jantung Kanan Intercosta IV Linea Parasternalis Dextra


Batas Jantung Kiri Intercosta V Linea Mid Clavicula Sinistra
Batas Pinggang Jantung Intercosta III Linea Parasternalis

Auskultasi

Sinistra

: Bunyi Jantung S1 dan S2 murni reguler, murmur (-), Gallop (-)

Pulmo
Inspeksi

: Simetris, dalam keadaan statis dan dinamis

Palpasi

: Fremitus vokal dan Fremitus taktil pada hemitoraks kanan- kiri teraba
simetris

Perkusi

: Sonor pada seluruh lapang paru, Peranjakan paru (+)


Batas paru hati : sela iga V linea Mid Clavicula Dextra

Auskultasi

: VBS kanan = kiri, Rhonki -/-, Wheezing -/-

Abdomen
Inspeksi

: Datar, lembut

Auskultasi

: Bising Usus (+) normal,

Palpasi

:Soepel, Nyeri Tekan Epigastrium (-), hepar lien tidak teraba


membesar

Perkusi

: timpani di seluruh lapang abdomen

Ekstremitas
Superior

: Clubbing fingers (-), edema (-/-), sianosis (-),akral hangat, CRT <2

Inferior

: Edema (-/-), pitting edema (-/-), sianosis (-), akral hangat, CRT <2

D. Status Dermatologis
Distribusi

: generalisata

Ad Regio

: Ektermintas dan seleuruh tubuh

Tampak lesi : Eritema.


Efloresensi

: Terlihat bintik bintik kemerahan diseluruh tubuh.

E.

Resume
Riwayat perjalanan penyakit :
Pasien datang ke poliklinik kulit dan kelamin RSUD Soreang dengan keluhan keluhan
timbul bintik-bintik merah yang terasa gatal diseluruh tubuh. Keluhan timbul bintik-bintik
kemerah an dirasakan bertambah gatal sejak 7 hari sebelum masuk rumah sakit. Bintik-bintik
kemerahan dan gatal tersebut mulai timbul sejak 2 minggu sebelum masuk rumah sakit.
Sebelumnya pasien berobat ke poliklinik penyakit dalam RSUD soreang kemudian pasien
diberikan obat amplodipin, paracetmol, allopuinol, omeprazole dan cetrizin, dan ketika pasien
meminum obat allupurinol, timbul bintik kemerahan dan gatal-gatal pada seluruh tubuh.
Faktor Etiologi, Predisposisi, Presipitasi
Pasien pernah menderita cacar air ketika usia 4 tahun. Pasien merasa mudah lelah
karena sedang banyak mengikuti kegiatan di sekolahnya sejak 1 minggu lalu sebelum pasien
mengalami demam. Selama sakit pasien menjadi kurang nafsu makan.
Faktor Etiologi, Predisposisi, Presipitasi
Pasien tidak pernah menderita penyakit ini sebelumnya.
5

Riwayat Pengobatan
Pasien belum pernah berobat kedokter sebelumnya.
Anamnesis Tambahan
Pasien tidak mempunyai alergi makanan atau obat-obatan. Riwayat penyakit darah
tinggi diderita pasien.. Riwayat pemakaian salep/cream yang cukup lama pada tubuh
disangkal, riwayat berpergian ke daerah perkebunan disangkal. Riwayat terkena gigitan
serangga dalam beberapa minggu terakhir sebelum pasien sakit disangkal.
Status Generalis
Kesadaran umum

: Kompos Mentis, tampak sakit ringan

Keadaan Umum

: TD: 130/70 mmHg


N: 80 x/m
R: 16 x/m
S : 36,5 C

Status Dermatologis
Distribusi

: generalisata

Ad Regio

: Ektermintas dan seleuruh tubuh

Tampak lesi : Eritema.


Efloresensi

: Terlihat bintik bintik kemerahan diseluruh tubuh.

F. Diagnosis Banding
1. drug eruption
2. dermatitis kontak alergi

G. Diagnosis Kerja
Drug eruption ec allopurinol

H. Usulan Pemeriksaan Penunjang


Patch test
I. Penatalaksanaan
Non Medikamentosa
Umum
-

Memberikan pengaruh kepada pasien agar tidak mengkonsumsi obat yang


menyebabkan reaksi gatal dan kemerahan tersebut.

Istirahat cukup dan mengkonsumsi makanan bergizi

Medikamentosa
Khusus
Topikal :
-

Dexamethasone 2%

Sistemik :
-

Cetirizine tab 10 mg 1x1 perhari

J. Prognosis
Quo ad vitam

: ad bonam

Quo ad functionam

: ad bonam

Quo ad sanationam

: ad bonam