Anda di halaman 1dari 3

TUGAS

METODOLOGI PENELITIAN
DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
SEBAGAI STRATEGI PERANCANGAN PROMOSI
PARIWISATA CURUG TUJUH BIDADARI KABUPATEN
SEMARANG

Nama

: Mahfud Andrea Yulianto

NIM

: A14.2013.01773

Mata kuliah

: Metodologi penelitian

Dosen pengampu

: Agus Setiawan

Kelompok

: A14.7402

UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO


DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
SEMARANG
2015

BAB 1
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Sebagaimana diketahui bahwa sektor pariwisata di Indonesia masih menduduki peranan
yang sangat penting dalam menunjang pembangunan nasional sekaligus merupakan salah satu
faktor yang sangat strategis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan devisa negara.
Pengembangan pariwisata dapat diartikan sebagai suatu proses pengembangan di daerah tujuan
wisata. Bentuk pengembangan pariwisata dapat berupa penataan obyek wisata, pengembangan
obyek wisata, pengadaan dan rehabilitas prasarana maupun sarana pariwisata. Pengembangan di
bidang pemasaran dan promosi kepariwisataan saat ini tidak hanya untuk menambah devisa
negara maupun pendapatan pemerintah daerah, akan tetapi juga diharapkan dapat memperluas
kesempatan berusaha disamping memberikan lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi
pengangguran.
Sesuai dengan pola dasar pembangunan di kabupaten semarang sektor pariwisata
merupakan sektor yang masih perlu di kembangkan dan di eksplorasi lebih jauh. Perlu di ketahui
Kota Semarang merupakan sebuah kota besar, Semarang juga merupakan Ibukota Jawa tengah
dengan luas wilayah 373,70 Km2. Didalam proses perkembangannya, Kota Semarang sangat
dipengaruhi oleh keadaan alamnya yang membentuk suatu kota yang mempunyai ciri khas, yaitu
Kota Pegunungan dan Kota Pantai. Di daerah pegunungan mempunyai ketinggian 90 - 359 meter
di atas permukaan laut sedangkan di daerah dataran rendah mempunyai ketinggian 0,75 - 3,5
meter di atas permukaan laut. Faktor inilah yang mempengaruhi banyaknya wisata wisata alam
di Semarang yang belum tersentuh oleh pemerintah termasuk juga Curug (air terjun) di
kabupaten Semarang.
Kurangnya keseriusan dari pemerintah kota Semarang dalam membangun dan
mengembangkan wilayah wilayah yang berpotensi menjadi tempat wisata menjadi kendala
mengapa wilayah semarang sulit menjadi pilihan utama sebagai tujuan para wisatawan lokal
maupun mancanegara. Salah satu potensi yang ada di kota Semarang dan belum di olah untuk di
kembangkan adalah daerah wisata Curug Tujuh Bidadari . Potensi Curug Tujuh Bidadari belum
tersentuh oleh tangan-tangan terampil sehingga nampak belum ada kemajuan obyek yang
disuguhkan kepada wisatawan, dari dasar itu maka obyek wisata Curug Tujuh Bidadari
memerlukan uluran tangan untuk mengemas kawasan Curug (air terjun) dan sekitarnya sebagai
obyek wisata yang dapat menarik wisatawan baik lokal maupun luar negeri.

Melihat fakta tersebut membuat penulis tertarik mengangkat Curug Tujuh Bidadari sebagai
objek pembuatan karya Penelitian ini, karena obyek wisata ini masih natural, maka dari itu perlu
dirancang dan dipromosikan agar obyek wisata Curug Tujuh Bidadari ini bisa dikenal oleh
masyarakat wisata sampai keluar kota bahkan ke mancanegara.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan permasalahan yang telah penulis paparkan di atas dapat dirumuskan
beberapa permasalahan yang dihadapi sebagai berikut:
1. Bagaimana merancang strategi promosi yang tepat menggunaka media komunikasi
visual guna memperkenalkan tempat Wisata Curug Tujuh Bidadari.
2. Bagaimana strategi promosi yang kreatif serta penempatan media promosi ( media
placement ) untuk memperkenalakan objek Curug Tujuh Bidadari.

C. Tujuan Penelitian
1. Merancang suatu strategi promosi yang baik dan benar yang dapat meningkatakan
pendapatan devisa negara melalui Objek Wisata Curug Tujuh Bidadari.
2. Merancang strategi promosi yang tepat melalui media komunikasi yang tepat baik melalu
media cetak, media lini atas maupun media lini bawah , guna memperkenalkan Objek
Wisata Curug Tujuh Bidadari.
3. Memilih media promosi dan penempatan media yang kreatif dan tepat di sesuaikan
dengan tata ruang kawasan guna memperkenalkan objek Wisata Curug Tujuh Bidadari.

D. Manfaat Penelitian
1. Memperkenalkan objek wisata Curug Tujuh Bidadari kepada khalayak masyarakat luas
baik lokal maupun mancanegara.
2. Membantu semua pihak yang terkait dalam pengembangan objek wisata Curug Tujuh
Bidadari.
3. Meningkatkan pendapatan daerah kabupaten Semarang melalui jalur pariwisata.