Anda di halaman 1dari 25

PSEUDO CROUP-AKUT

EPIGLOTITIS
Disusun oleh :
Dodi Maulana, S.Ked
Nathasa Permata Andini, S.Ked

Pembimbing :
dr. Lisa Apri Yanti, Sp.THT-KL, FICS

PENDAHULUAN

Pseudo Croup

Sindroma Croup
Barking Cough
Stridor
Suara parau

Akut Epiglotitis

Obstruksi saluran napas


atas

Akut Epiglotitis

Pseudo Croup

TINJAUAN
PUSTAKA

ANATOMI & FISIOLOGI LARING

Bagian terbawah dari saluran napas atas


Fungsi: Respirasi, proteksi, fonasi

ANATOMI LARING CONT....

CARTILAGO

kartilago epiglottis,
kartilago tiroid,
kartilago krikoid,
kartilago aritenoid,
kartilago kornikulata,
kartilago kurneifornis,
dan kartilago tritisea.

ANATOMI LARING CONT....

3 daerah
(berdasarkan plika
ventrikular-plika
vocal)

Supraglotis
Glotis
Subglotis

ANATOMI LARING CONT....

Persarafan

Perdarahan
Arteri laringeus inferior
Arteri laringeus superior

PSEUDO CROUP

penyakit sistemik respiratorik acute yang menyerang


mukosa dan menyebabkan inflamasi dan edema pada daerah
laring dan vocal cord (subglotis).
batuk yang mengonggong, suara serak, stridor inspirasi,
dengan atau tanpa adanya obstruksi jalan napas.

PSEUDO CROUP CONT...

DERAJAT KEGAWATAN
Ringan:batukkeras menggonggong yang kadang kadang
muncul, stridor (-) ketika istirahat, dan retraksi ringan
dinding dada.
Sedang:batuk yang mengonggong yang sering timbul,
stridor mudah didengar ketika pasien beristirahat,
retraksi dinding dada yang sedikit terlihat, tetapi tidak
ada gawat napas.
Berat:batuk mengonggong yang sering timbul, stridor
inspirasi yang terdengar jelas ketika pasien beristirahat,
dan kadang kadang disertai dengan stridor ekspirasi,
retraksi dinding dada, dan gawat napas.
Gagal napas mengancam:batuk kadang kadang tidak
jelas, terdengar stridor (kadang kadang sangat jelas
ketika pasien beristirahat), gangguan kesadaran, dan
letargi.

PSEUDO CROUP CONT...

Epidemiologi
15% kunjungan dokter dari pasien infeksi
Anak 6 bulan- 6 tahun (puncak 1-2 th)
Laki-laki > Perempuan (3:2)
meningkat pada musim dingin dan musim gugur
pada negara-negara sub-tropis
Pada negara tropis banyak di musim hujan

Etiologi (60% virus)


Human Parainfluenza virus type 1(HPIV-1),
HPIV- 2,3, dan 4,
virus influenza A dan B,
Adenovirus,
Respiratory Synctial virus (RSV),
virus campak

PSEUDO CROUP CONT...

Patogenesis
Infeksi virus
nasofaring yang
menyebar ke mukoosa
trakea dan laring

Inflamasi, eritem,
edema trakea

Parau

Gangguan mobilitas
plica vocalis & iritasi
subglotis

Turbulensi
udara

Sumbatan
napas atas

stridor

Penggunaan
otot bantu
napas
retraksi

PSEUDO CROUP CONT...

Manifestasi klinis
Demam 12-72 jam pertama
Batuk menggonggong
Serak
Stridor
Sesak
Retraksi
Puncak 24-48 jam awal
Biasanya perbaikan saat satu minggu

Diagnosis
Anamnesis

Pemeriksaan Fisik
Retraksi
RR
Edema & penyempitan
subglotis
Stridor

Pemeriksaan
penunjang
Radiologi ->
steeple sign

PSEUDO CROUP CONT...

AKUT EPIGLOTITIS

keadaan inflamasi akut yang terjadi pada


daerah supraglotis dari laring, meliputi
epiglotis, valekula, aritenoid,dan lipatan
ariepiglotika
/supraglotitis/ laringitis supraglotik

AKUT EPIGLOTITIS CONT..

Epidemiologi
1:100.000
Dewasa>anak-anak (0,4:1)
Anak-anak sering 2-4th
Laki-laki > wanita (3:1)
Rata-rata usia dewasa 45 th

Etiologi
Umumnya bakteri
Haemophilus influenza (25%) diikuti oleh
H parainfluenzae,
Streptococcus pneumonia dan
group A streptococci

AKUT EPIGLOTITIS CONT..

Patogenesis
Infeksi Hib lewat
kontak

Menyebar dan
beekembang di
epiglotis

Obstruksi saluran
napas atas, stridor
inspirasi

Inflamasi dan edema


supraglotis

Nyeri
tenggoroka
n, menelan

Hot potato
voice

AKUT EPIGLOTITIS CONT..

Manifestasi klinis
nyeri tenggorok, nyeri menelan, dan suara
menggumam hot potato voice
terdapat stridor inspiratoar,
saliva yang menggenang,
laju pernapasan naik, dipsnea
Anak-anak:demam, sulit bernafas, iritabilita
Khas-> tripod position

Diagnosis
Anamnesis

Pemeriksaan Fisik
LI jarang, dapat
memperparah obstruksi
Epiglotis bengkak, merah
ceri

Pemeriksaan
penunjang
Radiologi ->
thumb sign

TATALAKSANA

Prinsip kurangi obstruksi dan amankan airway


Inhalasi
Nebu epinephrin
3-5

ml 1:1000
Setiap 2 jam

Kortikosteroid
dosis

0,6 mg/kgBB per oral/intramuskular sebanyak satu kali,


dan dapat dihitung dalam 6 24 jam.
prednisolon dengan dosis 1 2 mg/kgBB.

Antibiotik
Intubasi
Trakeostomi

KOMPLIKASI

Gagal napas kerusakan organ akibat


hipoksia
Tatalaksana tdak adekuat gagal napas,
gagal jantung
15% kasus dilaporkan terjadi komplikasi,
misalnya otitis media, dehidrasi, dan
pneumonia (jarang terjadi)
Intubasi terlalu lama stenosis laring/trakea

PROGNOSIS

Baik apabila pengobatan dilakukan sebelum


terjadi obstruksi saluran napas
Self limited disease

KESIMPULAN

Pseudo croup dan epiglootitis akut


merupakan penyakit yang berbeda
Prinsip tatalaksana sama
Tatalaksana yang cepat akan meminimalkan
komplikasi akibat hipoksia

TERIMA KASIH