Anda di halaman 1dari 12

LAMPIRAN 1

LEMBAR KERJA SISWA (LKS 1)


SISTEM METABOLISME
KELAS XI.1
NAMA

:
1. I Made Dio Lokantara

( 07 )

2. Ni Made Ismayani

( 12 )

3. I Putu Mulia Wiguna

( 19 )

4. I Ketut Panji Mahartha

( 21 )

5. Ni Luh Ratna Daywita Hendyani

( 22 )

SISTEM METABOLISME
Tujuan : Menjelaskan fungsi enzim dalam proses metabolisme
Metabolisme merupakan suatu totalitas proses kimia yang berlangsung di dalam sel. Proses tersebut
hanya dapat berlangsung bila terdapat materi atau zat yang bereaksi dan mendukung energi proses
metabolisme tersebut. Disamping dua komponen tersebut, masih ada lagi molekul yang mutlak
diperlukan agar metabolisme berlangsung, molekul tersebut adalah ATP dan enzim. Metabolisme
digolongkan menjadi dua fase yaitu Anabolisme (biosintesis) merupakan fase pembentukan
molekul pemula yang lebih kecil disusun menjadi makromolekul besar yang merupakan komponen
sel, seperti protein dan asam nukleat dan Katabolisme merupakan fase pemecahan yang
menyebabkan molekul organik nutrien seperti karbohidrat, protein dan lemak terurai menjadi
produk akhir yang lebih kecil dan sederhana seperti asam alktat, CO, dan amonia dengan
menghasilkan energi.
Bahan Diskusi.
1. Apa yang dimaksud dengan enzim ?
Enzim adalah molekul protein yang kompleks yang di hasilkan oleh sel hidup yang
berfungsi sebagai katalisat(senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi)
dalam suatu reaksi kimia organik. Molekul awal yang disebut substrat akan dipercepat
perubahannya menjadi molekul lain yang disebut produk.

2. Sebutkan komponen-komponen penyusun enzim !


Komponen Penyusun Enzim antara lain :
-

Apoenzim, yaitu bagian enzim aktif yang tersusun atas protein yang bersifat labil
(mudah berubah) terhadap faktor lingkungan
Kofaktor,yaitu komponen non protein yang berupa :
Ion-ion anorganik (aktivator)
Gugus prostetik
Koenzim Berupa molekul organik non protein kompleks, seperti NAD
(Nicotineamide Adenine Dinucleotide), koenzim-A, ATP, dan vitamin yang
berperan dalam memindahkan gugus kimia, atom, atau elektron dari satu enzim ke
enzim lain.

3. Jelaskan sifat-sifat enzim!


Sifat Sifat Enzim antara lain :
- Enzim adalah Protein
Sebagai protein enzim memiliki sifat seperti protein, yaitu sangat dipengaruhi oleh
kondisi lingkungan, seperti suhu, pH, konsentrasi substrat). Jika lingkungannya
tidak sesuai, maka enzim akan rusak atau tidak dapat bekerja dengan baik.
- Bekerja secara khusus/spesifik
Setiap enzim memiliki sisi aktif yang sesuai hanya dengan satu jenis substrat,
artinya setiap enzim hanya dapat bekerja pada satu substrat yang cocok dengan sisi
aktifnya.
- Berfungsi sebagai katalis.
Meningkatkan kecepatan reaksi kimia tanpa merubah produk yang diharapkan tanpa
ikut bereaksi dengan substratnya, dengan demikian energi yang dibutuhkan untuk
menguraikan suatu substrat menjadi lebih sedikit.
- Bekerja bolak-balik
Enzim tidak mempengaruhi arah reaksi, sehingga dapat bekerja dua arah (bolakbalik). Artinya enzim dapat menguraikan substrat menjadi senyawa sederhana, dan
sebaliknya enzim juga dapat menyusun senyawa-senyawa menjadi senyawa tertentu
- Diperlukan dalam jumlah sedikit
Reaksi enzimatis dalam metabolisme hanya membutuhkan sedikit sekali enzim
untuk setiap kali reaksi.
4. Jelaskan factor-faktor yang mempengaruhi aktivitas kerja enzim !
Faktor-Faktor yang mempengaruhi kerja enzim antara lain :
- Suhu (temperatur)
Enzim tersusun oleh protein, sehingga sangat peka terhadap suhu. Peningkatan suhu
menyebabkan energi kinetik pada molekul substrat dan enzim meningkat, sehingga
kecepatan reaksi juga meningkat
- Derajat keasaman (pH)
Perubahan pH dapat mempengaruhi perubahan asam amino kunci pada sisi aktif
enzim, sehingga menghalangi sisi aktif bergabung dengan substratnya. Setiap enzim
dapat bekerja baik pada pH optimum, masing-masing enzim memiliki pH optimum
yang berbeda. Sebagai contoh : enzim amilase bekerja baik pada pH 7,5 (agak basa)
- Aktivator dan Inhibitor.
Aktivator merupakan molekul yang mempermudah ikatan antara enzim dengan
substratnya, sedangkan Inhibitor merupakan suatu molekul yang menghambat
ikatan enzim dengan substratnya. Inhibitor akan berikatan dengan enzim
membentuk kompleksenzim-inhibitor.
- Konsenstrasi substrat

Penambahan konsentrsi substrat pada reaksi yang dikatalisis oleh enzim awalnya
akan meningkatkan laju reaksi. Akan tetapi, setelah konsentrasi substrat dinaikkan
lebih lanjut, laju reaksi akan mencapai titik jenuh dan tidak bertambah lagi. Setelah
mencapai titik jenuh, penambahan kembali konsentrasi substrat tidak berpengaruh
terhadap laju reaksi.
Zat Penghambat
Kerja enzim dapat dihambat oleh zat penghambat atau inhibitor. Terdapat dua jenis
inhibitor, yaitu inhibitor kompetitif dan inhibitor nonkompetitif.

5. Suatu enzim dapat bekerja aktif menghidrolisis suatu substrat apabila ada ikatan antara
substrat dan enzim. Ada dua mekanisme kerja enzim yaitu menurut teori lock and key dan
teori induced fit.
Jelaskan kedua teori tersebut, lengkapi dengan gambar!

Penjelasan :
Teori Lock and key
Setiap enzim memiliki sisi aktif yang tersusun dari sejumlah asam amino.
Bentuk sisi aktif ini sangat spesifik, sehingga hanya molekul dengan
bentuk tertentu yang dapat menjadi substrat bagi enzim.
Teori Induced Fit
Sisi aktif enzim merupakan bentuk yang tidak kaku (fleksibel). Ketika
substrat memasuki sisi aktif enzim, bentuk sisi aktif berubah bentuk
sesuai dengan bentuk substrat kemudian terbentuk kompleks enzimsubstrat. Pada saat produk sudah terlepas dari kompleks, maka enzim
lepas dan kembali bereaksi dengan substrat yang lain.
6. Bagaimanakah aturan penamaan suatu enzim? Berikan beberapa contohnya!
Nama suatu enzim biasanya dengan menggunakan akhiran ase. Akhiran ase ditambahkan
pada nama substrat yang diubah oleh enzim tersebut.
CONTOH
- Enzim yang merubah Substrat Maltosa disebut Maltase
- Enzim yang merubah Protein disebut Protease
- Enzim yang merubah Lipida (lemak) disebut Lipase
Enzim digolongkan berdasarkan apa yang terjadi di dalam reaksi.

7. Tuliskan pada tabel nama-nama ensim dan peranannya dalam proses metabolisme !
No Nama Enzim
Peranannya
1
Enzim Selulose
Menguraikan Selulosa ( Polisamakarida )
menjadi Selabiosa ( Disakarida )
2
Enzim Amilase
Menguraikan amilum menjadi maltosa
3
Enzim Pektinase
Menguraikan pektin menjadi asam pektin
4
Enzim Maltosa
Menguraikan maltosa menjadi glukosa
5
Enzim Sukrosa
Mengubah sukrosa menjadi glukosadan fruktosa
6
Enzim Laktosa
Mengubah laktosa menjadi glukosadan
galaktosa
7
Enzim Pepsin
Memecah protein menjadi pepton
8
Enzim Tripsin
Menguraikan pepton menjadi asam amino
9
Enzim Peptidase
Menguraikan peptida menjadi asam amino
10
Enzim Renin
Menguraikan kasein dan susu
11
Enzim Gelatinase
Menguikan gelatin
12
Enzim Lipase
Menguraikan lemak menjadi gliserol dan asam
lemak

LAMPIRAN 2
LEMBAR KERJA SISWA (LKS 2)
SISTEM METABOLISME
KELAS XI.1
NAMA

:
1. I Made Dio Lokantara

( 07 )

2. Ni Made Ismayani

( 12 )

3. I Putu Mulia Wiguna

( 19 )

4. I Ketut Panji Mahartha

( 21 )

5. Ni Luh Ratna Daywita Hendyani

( 22 )

SISTEM METABOLISME
Tujuan : Menjelaskan proses dan produk anabolisme dan katabolisme

Reaksi metabolism dapat dibedakan menjadi reaksi anabolisme dan reaksi katabolisme.
Berdasarkan gambar di atas, jawablah pertanyaan dibawah ini!
Bahan Diskusi !
1. Apakah yang diperlukan pada proses metabolism ?
a.

Oksigen ( pada tumbuhan )

b.

Air

c.

Enzim

d.

Adenosin Trifosfat (ATP)

e.

Reaksi oksidasi-reduksi (Redoks)

2. Apa yang dihasilkan pada proses metabolism ?


a.

Protein

b.

Lemak

c.

Karbohidrat

d.

Oksigen ( pada tumbuhan )

3. Berdasarkan jawabanmu pada soal nomer 1 dan 2, definisikan apa yang dimaksud dengan
proses metabolisme
Jawab :
-

Metabolisme adalah pertukaran zat antara suatu sel atau suatu organisme secara
keseluruhan dengan zat antara suatu sel atau organisme secara keseluruhan dengan
lingkungannya.

Metabolisme berasal dari kata Yunani Metabole yang berarti perubahan.

Metabolisme kadang juga diartikan pertukaran zat antara satu sel atau secara
keseluruhan dengan lingkungannya.

4. Apa saja yang diperlukan dalam proses katabolisme


a. Enzim
b. Adenosin Trifosfat (ATP)
c. Reaksi oksidasi-reduksi (Redoks)

5. Apa saja yang dihasilkan pada proses katabolisme


a. ATP
b. Proton motive force
c. Menurunkan tenaga dan pengambilan nutrisi
d. Pembentukan rangka karbon dalam jalur metabolisme inti

6. Berdasarkan jawaban anda pada nomer 4 dan 5, definisikan apa yang dimaksud dengan
proses katabolisme!
Jawab :

Yaitu reaksi penguraian senyawa yang kompleks menjadi senyawa yang lebih
sederhana dengan bantuan enzim.

7. Berdasarkan kebutuhan energinya, reaksi metabolism dikelompokkan menjadi reaksi yang


memerlukan energi dan reaksi yang membebaskan energi.

Berdasarkan gambar diatas :


a. Reaksi metabolism yang membutuhkan energy disebut Anabolisme
b. Reaksi yang membebaskan energy disebut Katabolisme

c. Berdasarkan gambar diatas manakah yang termasuk reaksi ananabolisme ?


Gambar yang pertama alasannya karena itu proses dari fotosintesis dan
proses fotosintesis termasuk ke dlam reaksi anabolisme.
d. Berdasarkan gambar diatas manakah

yang termasuk reaksi katabolisme ?

Gambar yang kedua alasannya karena itu proses dari respirasi. Dan proses
respirasi termasuk ke dalam reaksi katabolisme.
e. Energi yang dihasilkan dan digunakan dalam proses metabolism berupa apa?
(Dalam bentuk ATP dan NADPH) dari molekul-molekul bahan bakar
(karbohidrat, lemak, dan protein)

LAMPIRAN 3
LEMBAR KERJA SISWA (LKS 3)
SISTEM METABOLISME
KELAS XI.1
NAMA

:
1. I Made Dio Lokantara

( 07 )

2. Ni Made Ismayani

( 12 )

3. I Putu Mulia Wiguna

( 19 )

4. I Ketut Panji Mahartha

( 21 )

5. Ni Luh Ratna Daywita Hendyani

( 22 )

SISTEM METABOLISME
Salah satu proses metabolisme yang berlangsung dalam tubuh organisme adalah katabolisme di
mana dalam proses ini, senyawa / molekul kompleks diuraikan menjadi senyawa / molekul
sederhana dan menghasilkan energy. Katabolisme disebut juga dengan istilah desimilasi, karena
dalam proses ini energy yang tersimpan ditimbulkan kembali atau dibongkar untuk
menyelenggarakan proses kehidupan.Karena menghasilkan energy / membebaskan energy,
katabolisme termasuk dalam kategori reaksi eksergonik ( reaksi eksotermis ). Salah satu proses
katabolisme yang dibahas dalam pelajaran biologi adalah katabolisme karbohidrat, yaitu respirasi
sel.
Tujuan : Melalui kegiatan berikut ini diharapkan anda mampu untuk :

menjelaskan tahap-tahap respirasi aerob


menjelaskan perbedaan antara respirasi aerob dengan respirasi anaerob

Prosedur :

Carilah informasi seputar tahapan respirasi aerob dari berbagai sumber literatur
Diskusikan persoalan / permasalahan berikut ini dengan teman dalam kelompok kecil anda
1. Macam Respirasi Sel Respirasi sel ( pernapasan sel ) meliputi proses enzimatis di
dalam sel di mana karbohidrat, asam lemak dan asam amino diuraikan. Berdasarkan
senyawa yang menerima atom hydrogen, respirasi sel dibedakan menjadi respirasi
Aerob dan Respirasi Anaerob.
Pada respirasi aerob, senyawa yang berperan sebagai penerima atom hydrogen
( H ) adalah Etanoldan Asam Laktat
Pada respirasi anaerob, senyawa yang berperan sebagai penerima atom hydrogen
( H ) adalah Asam Piruvat, Asetaldehid dan Oksigen
2. Respirasi Aerob
Respirasi aerob biasa disebut dengan istilah pernapasan, dan termasukdalam kategori
reaksi oksidasi. Beberapa senyawa yang terlibat dalam proses ini, antara lain :
CO2, O2, H2O, C6H12O6, ATP.
Tuliskan reaksi kimia ( sederhana ) dari respirasi aerob di bawah ini dengan
menggunakan senyawa-senyawa tersebut ( yang dicetak tebal ).

3. Tahapan Respirasi Aerob


Respirasi Aerob yang berlangsung di dalam tubuh organisme, faktanya tidaklah
sesederhana seperti yang dilukiskan dalam reaksi kimia di atas. Respirasi aerob
merupakan rangkaian proses reaksi kimia yang berlangsung melalui tahapan-tahapan
yang berurutan, yakni :
Glikolisis
Kekarboksilasi Oksidatif / Reaksi antara
Daur krebs / Siklus Asam Sitrat
Transfer Elektron.
Lengkapi tabel berikut !
Tahapan

Tempat
Berlangsung

Proses yang
terjadi

Hasil
Senyawa Akhir

Aseptor

ATP

2 NADH

2 ATP

Asetil
Ko-A,
NADH
dan CO2

2 Asetil
Ko-A,
2
NADH
dan 2
CO2

2 molekul asam piruvat


1

Glikolisis

Sitosol

perombakan
glukosa menjadi
asam piruvat

2 molekul ATP
2 molekul NADH

Dekarboksilasi

Daur Krebs

matriks
mitokondria

pengubahan asam
piruvat menjadi
asetil CoA

Matriks
Mitokondria

bereaksinya asetil
CoA dengan
oksaloasetat yang
berubah menjadi
asam sitrat

2 molekul Asetil CoA


2 molekul NADH

2 molekul ATP
6 molekul NADH
2 molekul FADH

6 NADH
+
2 ATP
2FADH2

2 molekul NADH dari


glikolisis = 6 ATP

Transfer
elektron

Mitokondria

proses produksi
ATP dari NADH
dan FADH2 yang
dihasilkan dalam
glikolisis,
dekarboksilasi
oksidatif, dan
siklus krebs

2 molekul NADH dari


dekarboksilasi oksidatif
= 6 ATP
6 molekul NADH dari
siklus krebs = 18 ATP
2 molekul FADH2 dari
siklus krebs = 4 ATP

10
NADH
30 ATP
dan
2 4 ATP
FADH2

Petunjuk pengisian :
Tempat berlangsung
Akseptor

: sitoplasma, mitokondria
: NADH, FADH

4. Respirasi Anaerob Respirasi anaerob disebut juga sebagai fermentasi. Dalam


proses ini terjadi pembebasan sebagian kecil energi dari energi yang terkandung
didalam molekul glukosa.
Dalam respirasi anaerob, asam piruvat sebagai hasil akhir tahap glikolisis akan
diubah menjadi asam susu ( asam laktat ) pada fermentasi asam laktat, atau diubah
menjadi etanol pada fermentasi alkohol.
Dalam kondisi udara terbuka, alkohol dapat diuraikan menjadi asam cuka
( disebut sebagai fermentasi asam cuka ).
Berdasarkan penelitian, respirasi anaerob sesungguhnya merugikan organisme
pelakunya. Mengapa demikian ?
Jawaban :
Karena menghasilkan Cuma 2 ATP tiap mol glukosa. Menghasilkan zat yang
merugikan,alkohol. Respirasi anaerob menghasilkan energi lebih sedikit
dibandingkan reaksi aerob karena dua hal, yaitu pertama: respirasi anaerob tidak
mempunyai oksigen yang dapat berguna sebagai akseptor hidrogen, dan kedua: hasil
respirasi anaerob merupakan karbon yang masih reduktif, sehingga harus diubah
lagi.
Perbedaan antara respirasi aerob dengan respirasi anaerob
Jawaban : didata secara detil, maka perbedaan respirasi aerob dan anaerob bisa
dilihat pada list berikut:
a. Respirasi Aerob: Memerlukan oksigen, prosesnya terjadi di dalam matriks
mitokondria, respirasi ini bertujuan untuk memecah senyawa organik ke anorganik, menghasilkan energi dalam jumlah yang besar yakni 36 ATP.
b. Respirasi Anaerob: Tidak memerlukan kehadiran oksigen dalam prosesnya,
berlangsung di dalam sitoplasma, tujuannya untuk mengurai senyawa organik,
hasil akhirnya berupa energi tapi dalam jumlah yang sedikit yakni 2 ATP.

Lengkapi tabel berikut


N
o
1
2

Di Tinjau Dari

Respirasi Aerob

Respirasi Anaerob

Oksigen dan
Karbondioksida
Proses

Memerlukan oksigen,

Tidak memerlukan
oksigen,
ATP
disintesis
menggunakan
rantai
transpor
elektron,
dengan
molekul

-Absorbsi oksigen,
-Memecah senyawa
organik, misal glukosa
(KH) menjadi senyawa

Tempat reakasi

Proses respirasi

5
6

Produksi ATP
Reaksi respirasi

yang lebih sederhana


(CO2 & H2O)
-Membebaskan energy.
Sebagian energi dipakai
untuk proses
kehidupan,sebagian
hilang sebagai panas.
-Membebaskan CO2
dan H2O
Terjadi di dalam matriks
mitokondria,
Bertujuan untuk
memecah senyawa
organik ke an-organik,
36 ATP
C6H12O6 + 6O2 6CO2
+ 6H2O + 36 or 38 ATP

anorganik
oksigen

selain

Berlangsung di dalam
sitoplasma
Bertujuannya untuk
mengurai senyawa
organik,
2 ATP
C6H12O6 2 C2H5OH +
2 CO2 + 2 ATP

Buatlah kesimpulan dari diskusi kalian !


Respirasi aerob: memerlukan oksigen,proses terjadinya di matriks
mitokondria ,respirasi ini bertujuan untuk memecahkan senyawa organic ke
an-organik,dan menghasilkan energi dalam julah yang besar.
Respirasi anaerob: tidak memerlukan kehadiran oksigen dalam
prosesnya,berlangsung di dalam sitoplasma,tujuannnya untuk mengurai
senyawa organic,dan hasil akhirnya berupa energy tapi dalm jumlah yang
sedikit.

Anda mungkin juga menyukai