Anda di halaman 1dari 2

KOMUNIKASI LISAN DAN TELEPON DENGAN

TEKNIK S-BAR DAN TBaK

No. Dokumen

No. Revisi

04.004/SKP/2016

Halaman
1/2

RSUD RATU ZALECHA


Jl. Menteri Empat
Martapura

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

PENGERTIAN

TUJUAN
KEBIJAKAN
PROSEDUR

Tanggal terbit

Ditetapkan
Direktur RSUD Ratu Zalecha

11 Januari 2016
drg. Yasna Khairina, MM
Pembina Utama Muda
NIP. 19630611 199301 2 002
Komunikasi lisan melalui telefon dengan teknik Situasion-BackgroundAssessment-Recommendation (SBAR) dan TbaK adalah teknik
komunikasi lisan antara profesi pemberi pelayanan kesehatan (Dokter
Spesialis dan dokter umum; dokter, perawat dan petugas laboratorium,
radiologi).
Sebagai acuan dalam melakukan komunikasi sehingga terlaksana
dengan efektif, efisien dan safety .
SK. Direktur RSUD Ratu Zalecha Martapura tentang Penetapan
Kebijakan Sasaran Keselamatan Pasien Rumah Sakit Nomor
01.004/SKP/2016
1. Sebelum melakukan komunikasi/konsultasi tentang pasien lakukan:
a. Kaji kembali kondisi terbaru pasien.
b. Lihat kembali catatan Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP)
tentang hal-hal yang harus dilaporkan.
c. Ketahui diagnosis pasien.
d. Baca catatan kecenderungan dan pengkajian terbaru dari
keperawatan.
e. Siapkan rekam medis pasien, ketahui alergi pasien, obat-obatan,
infuse terpasang, dan hasil laboratorium sebelum melaporkan
kondisi pasien kepada Dokter Penanggung Jawab Pasien
(DPJP)..
2. Ketika melakukan komunikasi melalui urutan sebagai berikut:
a. Introduction (Pendahuluan)
Individu memperkenalkan diri, peran, tugas dan profesi.
- Situation (Situasi)
Menyampaikan identitas pasien, kondisi terkini pasien dan
masalah yang dihadapi.
- Background (Latarbelakang)
Menyampaikan hasil pemeriksaan tanda-tanda vital, status
mental, daftar obat-obatan dan hasil laboratorium atau
pemeriksaan lainnya.
- Assessment (Kajian/Penilaian)
Penilaian situasi saat ini oleh petugas.
- Recommendation (Rekomendasi)
Memberikan masukan tindakan yang mungkin perlu
dilakukan berdasarkan kondisi pasien.
b. Question (Tanya-Jawab)
Tanya-jawab tentang hal-hal yang belum dipahami

KOMUNIKASI LISAN DAN TELEPON DENGAN


TEKNIK S-BAR DAN TBaK

No. Dokumen
04.004/SKP/2016

No. Revisi

Halaman
2/2

RSUD RATU ZALECHA


Jl. Menteri Empat
Martapura

PROSEDUR KERJA

UNIT TERKAIT

3. Penerima komunikasi lisan melalui telepon selanjutnya:


a. Mencatat/Tulis(T) perintah/informasi secara lengkap (write
back).
b. Membacakan kembali/Baca (Ba) perintah/informasi (read back).
Pada obat-obatan LASA/NORUM konfirmasi ditambahkan
dengan membacakan 2 (dua) kali menggunakan alfabet safety
oleh penerima pesan. Contoh: instruksi pemberian Citicolin
(termasuk LASA/NORUM dengan Suksinilkolin) maka
dibacakan dengan Charlie-India-Tango-India-Charli-OscarLima-India-Nopember kemudian dibacakan kembali 1 (satu)
kali. Bila keadaan tidak memungkinkan, diperbolehkan tidak
melakukan pembacaan kembali (read back) misal keadaan
Darurat di ICUdan IGD.
c. Mengkonfirmasi ulang/Konfirmasi(K) perintah/informasi
(repeat back).
1) Penerima pesan membubuhkan stempel TBaK pada formulir
catatan terintegrasi.
2) Pengirim pesan/dokter menandatangani pada saat visite hari
berikutnya (1x24 jam).
- PelayananMedik (Dokter)
- Pelayanan Keperawatan (Perawat).
- Petugas Penunjang Pelayanan (Laboratorium, Radiologi).