Anda di halaman 1dari 2

Korelasi Product Moment

a) Diperoleh Data
N
O
X
Y
1
43
41
2
45
39
3
46
40
4
47
41
5
43
45
6
41
45
7
43
39
8
39
40
9
47
43
10
45
35
11
41
38
12
46
36
13
47
40
14
43
38
15
45
43

661
603

X2
1849
2025
2116
2209
1849
1681
1849
1521
2209
2025
1681
2116
2209
1849
2025
29213

Y2
1681
1521
1600
1681
2025
2025
1521
1600
1849
1225
1444
1296
1600
1444
1849
24361

X.Y
1763
1755
1840
1927
1935
1845
1677
1560
2021
1575
1558
1656
1880
1634
1935
26561

b) Diketahui Hasil olah Data sebagai Berikut :


N
2921
= 15
X2 = 3
2436
X = 661
Y2 = 1
2656
Y = 603
X.Y = 1

c) Rumus Korelasi Product Moment

X
Y

rxy =


XY
N .

15. 26561661.603

rxy =

{ (15. 29213 ) ( 661 ) } {( 15.24361 ) (603 ) }

rxy =

398415398583
( 438195436921) ( 365415363609 )

rxy =

168
( 1274 )( 1806 )

rxy =

168
2300844

168
1516,85

= -0,11

d) Uji Signifikasi
Setelah diketahui koefisien variabel X dengan Y (rxy) atau r o (observasi/empirik),
maka selanjutnya di cari rt (test) pada tabel r-product moment dengan besaran N =
15 dari tabel rt tersebut diperoleh data pada titik kritik besaran 5% = 0,514 dan pada
titik kritik 1% = 0,641. Sesuai dengan besaran pada estimasi pada margin error (r t )
maka dapat diketahui bahwa nilai r o < rt baik pada taraf 5% maupun 1%, sehingga
dapat disimpulkan bahwa hubungan antara variabel X dengan Y adalah tidak
signifikan