Anda di halaman 1dari 15

KASUS 10-3 GALVOR

COMPANY

Galvor Company merupakan perusahaan keluarga


yang didirikan oleh M. Georges Latour pada tahun
1946. Latour bertindak sebagai pemilik sekaligus
presiden sampai dengan tahun 1974, sampai
akhirnya Galvor Company dijual kepada Universal
Electric Company. Galvor Company merupakan
fabricator, membeli suku cadang dan merangkainya
menjadi alat listrik dan elektronik berkualitas tinggi
dan berbiaya moderat. Setelah Galvor dijual kepada
Universal, Galvor berkantor pusat di Jenewa dengan
Latour sebagai Ketua Dewan dan David Hennessy
sebagai Manajer Utama.

Dengan adanya perubahan kepemilikan ini,


terjadi
beberapa
perubahan
yang
harus
disesuaikan
oleh
Galvor
Company
yaitu
diantaranya bussines plan. Terdapat lima hal
yang dijadikan sebagai patokan penilaian kinerja
di Universal yaitu :
- Penjualan
- Laba Bersih
- Total Aset
- Total Karyawan
- Pengeluaran Modal.

Universal, yang merupakan perusahaan berkantor


pusat di Amerika, mengharuskan Galvor maupun
unit bisnis lain untuk melaporkan kinerja dan
keuangannya dalam format dan aturan Universal,
ada beberapa kendala yang dihadapi :
1. Tingkat karyawan yang terlatih rendah
2. Ketepatan waktu pengumpulan laporan
kinerja
3. Perbedaan metoda akuntansi Amerika
dengan Perancis
4. Konversi matauang Franc ke Dollar

adapun nilai postif dari pembelian


perusahaan ini yaitu :
Galvor menerapkan sistem
pengalokasian
overhead cost yang
lebih baik
- Efisiensi kini menjadi hal yang
penting dan diupayakan meningkat
dalam perusahaan tersebut.

Jawaban Kasus No 1
Sistem perencanaan yang diterapkan UE terhadap
Galvor sudah cukup baik dan efektif. Pada awal
perencanaan
telah
ditetapkan
lima
kunci
pengukuran objective oleh UE terhadap lini-lini
bisnisnya, yang menjadi dasar bagi Galvor Company
untuk menyusun rencana dan target tahunan.
Oleh karena itu, ketika target perusahaan sampai ke
tangan UE di Amerika Serikat, pihak UE tinggal
mereview dan menyetujui target tersebut. Target
yang telah disetujui itulah yang menjadi dasar bagi
Galvor Company untuk menyusun Business Plan
sebagai alat ukur kinerja utama dalam UE.

Jawaban Kasus No 2
Sistem Manajemen baru yang diterapkan
UE terhadap Galvor Company antara lain :
(1) Dalam hal penyusunan laporan keuangan,
kini
Galvor
lebih
disiplin
daripada
sebelumnya, Galvor menyusun berbagai
laporan keuangan seperti neraca, laporan
laba rugi, dan laporan arus kas setiap
bulan.Selain itu dituntut untuk tepat waktu
karena laporan keuangan akan dipublikasikan
di berbagai media, misalnya surat kabar.

(2) Sistem perencanaan Galvor menjadi lebih


tertata, dengan diberlakukannya alur
penetapan penyusunan rencana untuk tahun
berjalan sekaligus dua tahun mendatang.
Langkah-langkah yang ditetapkan UE kepada
Galvor dijabarkan sebagai berikut:
a.
Pada bulan Januari- April, Galvor
menetapkan target-target sementara yang
sesuai dengan lima kunci penilaian yang
telah ditetapkan oleh Universal.

b. Setelah itu, pada bulan Mei, targettarget sementara tersebut direview


oleh Universal untuk disetujui.
c. Selanjutnya, pada bulan Juni-Juli,
Galvor
membuat business plan
tentang bagaimana Galvor mencapai
target yang telah disetujui
sampai
dengan dua tahun mendatang.

Jawaban No 3
Hubungan kerja antara Hennessy dengan Poulet dari
pihak eksekutif UE dilakukan dengan saling mengirim
telex. Komunikasi yang terjalin pun berkenaan
dengan sebatas ukuran-ukuran finansial perusahaan,
seperti evaluasi terhadap penjualan dan persediaan.
Seharusnya, pihak UE perlu melihat keadaan Galvor
secara langsung sehingga dapat mengetahui kendalakendala dibalik memburuknya performa Galvor
tersebut. Pihak UE pun terkesan tidak memberikan
kesempatan bagi Galvor untuk menyesuaikan diri
dengan perubahan sistem pelaporan dan sistem
manajemen lain.

Jawaban No 4
Walaupun Galvor diposisikan sebagai perusahaan
yang independen, saya tetap merekomendasikan
Galvor untuk membuat rencana-rencana jangka
pendek maupun jangka panjang secara disiplin.
Selain itu, melakukan evaluasi terhadap penentuan
kos produk juga akan saya rekomendasikan,
mengingat selama ini kos overhead belum
teralokasikan secara tepat. Akan lebih baik lagi jika
perusahaan mengimplementasikan activity based
costing, mengingat perusahaan menciptakan lebih
dari satu jenis produk, dan sumberdaya untuk
melakukan ABC pun memadai.

Kontrol yang dilakukan adalah dengan


mengevaluasi
kinerja
perusahaan
dibandingkan dengan perencanaan yang
semula telah dibuat. Galvor merupakan
perusahaan
Eropa,
yang
mungkin
memiliki
kultur
berbeda
dengan
perusahaan Amerika. Oleh karena itu,
penilaian kinerja tidak hanya didasarkan
pada aspek finansial, tetapi juga aspek
non finansial.

Jawaban No 5
Sistem perencanaan dan pengendalian yang dilakukan
UE dapat dibenarkan (walaupun berbeda dengan
sistem perencanaan dan pengendalian ketika Galvor
diposisikan sebagai perusahaan independen) karena UE
adalah perusahaan pusat yang berlokasi di Amerika
Serikat, dan UE pun memposisikan perusahaanperusahaan
lain
secara
setara
dengan
tidak
membedakan atau mengistimewakan hanya karena
perbedaan negara.
Sebagaimana kultur perusahaan Amerika Serikat,
mungkin terbiasa dengan penilaian kinerja berbasis
finansial, sehingga sistem pengendalian atas Galvor
pun dilakukan dengan dasar finansial.

Jawaban No 6
Perusahaan bertaraf internasional
memerlukan
sistem
pelaporan
keuangan dan pengendalian yang
komprehensif ketika perusahaanperusahaan yang tergabung di
dalamnya memiliki regulasi, kultur,
dan lini produk yang berbeda.

Jawaban No 7
Dalam sistem perencanaan yang ditetapkan UE
saya pribadi menilai bahwa sistem perencanaan
tersebut sudah baik, dan tidak perlu diadakan
perubahan yang berarti. Hanya saja, saya
mengusulkan untuk menaruh lebih banyak orang
Amerika, atau setidaknya orang Perancis yang
fasih berbahasa Inggris dan menguasai sistem
pelaporan
Amerika,
ke
dalam
Galvor
menggantikan
orang-orang
yang
tidak
berkualifikasi
supaya
memudahkan
proses
tersebut supaya perusahaan bisa lebih fokus
untuk meningkatkan kinerja.