Anda di halaman 1dari 15

GAMBAR ASPIRIN SERBUK

PEMBUATAN
ASPIRIN

Disusun Oleh

Galuh Arya Ramdani


Kimia Industri

SHE Q MOMENT

Gunakanlah APD yang telah di


tentukan
untuk
mengurang i
dampak dari bahaya kecelakaan
kerja

AGENDA PRESENTASI
TUJUAN
LANDASAN TEORI
DATA PENGAMATAN & PEMBAHASAN
KESIMPULAN

TUJUAN

Siswa dapat mengetahui cara pembuatan


aspirin.
Siswa dapat mengetahui reaksi yang terjadi
dalam pembuatan aspirin.
Siswa dapat menghitung rendemen hasil
dalam pembuatan aspirin.

LANDASAN TEORI

Salah Satu Kegunaan


Aspirin

Aspirin atau asam asetil salisilat


(asetosal) adalah sejenis obat turunan
dari salisilat yang sering digunakan
sebagai senyawa analgesik (penahan
rasa
sakit
atau
nyeri
minor),
antipiretik (terhadap demam), dan
anti-inflamasi (peradangan).
Obat
ini
diindikasikan
untuk
mengurangi nyeri kepala, nyeri gigi,
migraine,
nyeri
menelan,
dan
dismenorrhea (nyeri berlebihan saat
menstruasi). Selain itu, aspirin juga
dapat digunakan untuk mengurangi

LANDASAN TEORI

Asam asetil salisilat mempunyai nama


sinonim asetosal, asam salisil atasetat
dan yang paling terkenal adalah
aspirin
(brandname
produk
dari
Bayer).
Serbuk atau
kristal asam asetil
salisilat dari tidak berwarna sampai
berwarna putih.
Asam asetil salisilat stabil dalam
udara
kering
tapi
terdegradasi
perlahan jika terkena uap air menjadi
asam asetat dan asam salisilat.
Nilai titik lebur dari asam asetil

Pil Aspirin

LANDASAN TEORI

Aspirin dibuat dengan mereaksikan asam salisilat


dengan anhidrida asam asetat menggunakan katalis
H2SO4 pekat sebagai zat penghidrasi melalui reaksi
esterifikasi.
Asam salisilat adalah asam bifungsional yang
mengandung dua gugus OH dan COOH.
Karenanya asam salisilat ini dapat mengalami dua jenis
reaksi yang berbeda.
Anhidrida asam karboksilat dibentuk lewat kondensasi
dua molekul asam karboksilat.

Reaksi Pembuatan Aspirin

Alat - Alat

Neraca
Analitik

Kaca Arloji

Erlenmeye
r

Hot Plate
& Stirrer

Desikator

Pipet
Tetes

Kertas
Saring

Gelas
Ukur

Spatula

Bulp dan
Pipet
Skala

BAHAN

Asam Salisilat

Asam Asetat Glasial

Methanol

Asam Sulfat Pekat

Air Suling

PROSEDUR KERJA
14 mL
H2SO4

Merangkai
alat kerja

Menimbang 10 g
C7H6O3 &
Memasukkannya
ke dalam
erlenmeyer

CH3COOH 1:
1

Pendinginan
sambil
Pengadukan

Pendinginan
dengan
mendiamkianny
a

Aspiri
n
Kotor

t = 15
m

1 mL
H2SO4

Penyaringan &
Rekristalisasi
kemudian
penyaringan
kembali

Penyaringan &
Pengeringan

Pengadukan
secara
kontinyu &
Pemanasan
30 mL
C2H5OH

T= 50C 60C

75 mL
Aquadest

Pemurnian &
Pengadukan

Penimbangan
Hasil

Data pengamatan &


Pembahasan
Tahapan Proses

Pengamatan

Penimbangan & Pencampuran Bahan

Tahap Penimbangan &


Pencampuran Bahan
Pengadukan & Pemanasan
Pendinginan & Pengadukan

CH3COO
Penyaringan
C H O & Rekristalisasi
7

Pemurnian

Bahan&Baku
Pendinginan
Pendiaman
Penyaringan & Pengeringan
Penimbangan

H2SO4

Larutan berwarna putih


Asam salisilat larut

Suhu : 55C
Waktu : 15 menit
Larutan tercampur secara merata

Terjadi endapan berwarna

Terdapat kristal aspirin


putih
C Hberwarna
O
HO

Kristal kembali larut dalam larutan

Terjadi endapan kristal aspirin berwarna putih


Bahan Baku
Katalis
yang melayang pada larutan

Didapat aspirin kering berwarna putih berbentuk


jarum

Berat bersih aspirin : 4,0131 gram


Berat teoritis aspirin : 12,6 gram
%Rendemen
: 31,85 %

Kesimpulan

Dari praktikum yang dilakukan, siswa dapat


mengetahui cara pembuatan aspirin dengan baik
dimana terjadi reaksi esterifikasi yakni
C7H6O3 + CH3COOH
C9H8O4 + H2O
yang menghasilkan aspirin berwujud serbuk, berwarna
putih, dan berbentuk jarum dengan berat 4,0131 gram
dengan rendemen sebesar 31,85%
H2SO4

Tinjauan pustaka

http://bisakimia.com/2013/12/18/laporan-praktikumpembuatan-aspirin.html
http://id.wikipedia.org/wiki/aspirin.html
http://infokimiawan1301a1.blogspot.com/2013/12/sintesis-aspirin.html
H2SO4