Anda di halaman 1dari 12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Sekolah

: SMA NU Palembang

Kelas / Semeter

: X / I (Satu)

Mata Pelajaran

: Biologi

Materi pokok

: Keselamatan Kerja

Alokasi Waktu

: 3 x 40 menit

A. Kompetensi Inti :
KI 1 : Menghayati dan mengamalkanajaranagama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, dan damai), santun,
responsif dan proaktif, menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi
atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam, serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian
yang

spesifik

sesuai

dengan

bakat

dan

minatnya

untuk

memecahkanmasalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyajikan dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai
kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar
3.1 Memahami tentang ruang 1.

Indikator
Siswa mampu merinci prosedur

lingkup biologi (permasalahan

keselamatan kerja dan biosafety

pada berbagai objek biologi

sederhana

dan

biologi.

tingkat

organisasi

di

laboratorium

kehidupan), metode ilmiah, dan 2. Siswa mampu mengidentifikasi


prinsip

keselamatan

kerja

ruang lingkup biologi berdasarkan

berdasarkan pengamatan dalam

objek dan permasalahannya pada

kehidupan sehari-hari.

berbagai

tingkat

organisasi

kehidupan.
3. Siswa

mampu

cabang

menganalisis

biologi

beserta

manfaatnya bagi manusia dan


lingkungannya.
4.2 Menyajikan data tentang objek

1. Siswa

mampu

dan permasalahan biologi pada

mendemonstrasikan

berbagai tingkatan organisasi

keselamatan

kehidupan

sesuai

laboratorium.

metode

ilmiah

memperhatikan
keselamatan

dengan

dan 2. Siswa
aspek

kerja

serta

prosedur

kerja

mampu

di

merancang

penelitian sederhana tentang suatu


objek

biologi

menyajikannya dalam bentuk

permasalahannya

laporan tertulis.

tingkat organisasi kehidupan.


3. Siswa

mampu

rancangan

pada

dan
suatu

menggunakan

penelitiannya

untuk

praktik di laboratorium atau di


lapangan.
4. Siswa mampu membuat tabel data
hasil observasi identifikasi objek,
permasalahan,

produk,

profesi berbasis biologi.

dan

C. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat memahami ruang lingkup biologi, metode ilmiah, dan prinsip
keselamatan kerja.
2. Agar siswa dapat membuat penelitian sederhana tentang objek biologi.
D. Materi Pembelajaran
Ruang lingkup biologi (permasalahan pada berbagai obyek biologi dan tingkat
organisasi kehidupan)
1. Materi Konsep
a. Pengertian Biologi
Biologi berasal dari bahasa Latin, bios yang berarti hidup dan logos
yangberarti

pengetahuan. Jadi, Biologi artinya ilmu tentang kehidupan.

b. Tingkatan Objek yang Dipelajari dalam Biologi


Tingkatan organisasi kehidupan ini dimulai dari tingkat molekul, sel,
jaringan,organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, sampai
tingkat bioma.
c. Cabang-Cabang Ilmu Biologi
Kajian Biologi tersebut dipelajari lagi secara lebih mendalam pada
cabang ilmu Biologi berikut.
a) Genetika, yaitu cabang Biologi tentang sifat-sifat keturunan beserta
seluk beluknya.
b) Patologi, yaitu cabang Biologi tentang penyakit dan pengaruhnya
pada organisme
c) Ekologi, yaitu cabang Biologi tentang hubungan timbal balik antara
makhluk hidup dan lingkungannya.
d) Zoologi, yaitu cabang Biologi tentang dunia hewan.
e) Botani, yaitu cabang Biologi tentang dunia tumbuhan.
f) Mikrobiologi, yaitu cabang Biologi tentang mikroorganisme atau
jasad renik.
g) Entomologi, yaitu cabang Biologi tentang serangga.
2. Materi Prinsip
a. Manfaat Biologi bagi Manusia dan Lingkungannya
Berikut ini beberapa penemuan dalam bidang biologi yang berguna bagi umat
manusia.

a) Teknik transgenik, yaitu teknik penyisipan gen ke dalam sel lain untuk
menghasilkan tumbuhan atau hewan yang lebih unggul.
b) Fertilisasi in vitro untuk hewan ternak.
c) Fertilisasi in vitro (bayi tabung) untuk pasangan suami istri yang sulit
mendapatkan keturunan.
d) Teknik superovulasi, yaitu teknik penyuntikan hormone reproduksi agar
hewan ternak lebih subur sehingga dihasilkan embrio lebih dari satu
dalam satu induk.
e) Bank sperma, teknik penyimpanan sperma dalam jangka waktu tertentu
pada nitrogen cair.
f) Teknik inseminasi buatan
g) Penemuan berbagai antibiotik, misalnya penemuan penisilin oleh
Alexander Flemming.
h) Penemuan teknik kultur jaringan untuk menghasilkan tumbuhan baru
dalam waktu relative cepat dan jumlah banyak. Disamping dampak
positifnya, perkembangan

biologi juga memiliki dampak negatif,

diantaranya Penggunaan senjata biologis dalam peperangan, penggunaan


pestisida kimia yang mencemari lingkungan,

pembuangan limbah,

eksploitasi SDA, dan masih banyak lagi contoh lainnya


3.Materi Prosedur
Kerja ilmiah
Seseorang ilmuwan memperoleh pengetahuan melalui proses ilmiah dan sikap
ilmiah. Untuk menemukan jawaban terhadap masalah yang dihadapi ilmuwan
menempuh cara-cara tertentu. Cara yang dilakukan ilmuwan untuk memecahkan
suatu masalah disebut dengan metode ilmiah. Adapun langkah-langkah yang
ditempuh dalam metode ilmiah adalah:
1. Merumuskan masalah
2. Mengumpulkan data melalui observasi
3. Menentukan jawaban sementara (hipotesis)
4. Melakukan eksperimen untuk memebuktikan hipotesis
5. Menganalisa data yang diperoleh selama eksperimen
6. Menarik kesimpulan

Keamanan dan Keselamatan kerja di Laboratorium


Kecelakaan kerja dapat terjadi pada saat melakukan kegiatan praktikum,
hal ini bisa disebabkan karena pecahnya alat-alat, tumpahnya bahan-bahan (zatzat kimia), keracunan zat atau benda tertentu, serta kebakaran. Oleh sebab itu,
sebelum menggunakan bahan kimia, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu
apakah zat tersebut berbahaya atau tidak. Sifat bahan kimia dapat dikenali
dengan melihat symbol atau tanda yang tertera pada label wadah atau botol zat
kimia tersebut. Gambar berikut merupakan symbol yang biasa tertera pada
botol zat kimia.

Keterangan:
A = Mudah terbakar

D = Iritasi/Berbahaya

B = Korosif

E = Radioaktif

C = Beracun

F = Mudah Meledak

Tata Tertib Laboratorium


Ruang laboratorium yang ada di dalamnya terdapat beberapa alat dan
bahan berbahaya perlu dilengkapi dengan peraturan-peraturan untuk menjaga
keselamatan selama belajar atau bekerja di ruang laboratorium. Peraturan
peraturan tersebut berupa tata tertib yang harus ditaati. Berikut ini contoh tata
tertib laboratorium Biologi yang ada di sekolah.
1. Siswa tidak diperkenankan masuk ke dalam laboratorium tanpa seizin
guru.
2. Alat serta bahan yang ada di laboratorium tidak diperkenankan untuk
diambil keluar tanpa seizin guru.
3. Alat dan bahan harus digunakan sesuai dengan petunjuk praktikum
yang diberikan.
4. Jika ada alat-alat yang rusak atau pecah hendaknya segera melapor
pada guru.

5. Jika dalam melakukan percobaan tidak mengerti atau ragu-ragu


segeralah bertanya pada guru.
6. Jika terjadi kecelakaan sekecil apapun segera laporkan pada guru.
7. Etiket bahan yang hilang atau rusak segera diberitahukan guru.
8. Botol besar yang berisi bahan kimia jangan diangkat pada lehernya,
karena dengan mengangkat demikian akan ada kemungkinan botol
menjadi pecah.
9. Tutup botol hendaknya dibuka sesuai cara yang dianjurkan dan setelah
selesai

menggunakan

isinya

hendaknya

ditutup

segera

dan

dikembalikan ke tempat semula.


10. Dalam melakukan percobaan hendaknya menggunakan bahan sesuai
dengan petunjuk.
E. Metode Pembelajaran

Pendekatan : Scientific

Model Pembelajaran : Cooperative Learning

F. Media, Alat dan Sumber Belajar

Media
Gambar symbol bahan kimia berbahaya
Alat alat laboratorium
Sumber Belajar
Karmana Oman. 2014. Biologi. Bandung : Grafindo Media Pratama.
LKS Siswa dan Guru

G. Kegiatan Pembelajaran:
NO
1.

Alokasi
Waktu

Kegiatan
Pendahuluan

Siswa berada di laboratorium, dan duduk sesuai


dengan kelompoknya masing-masing.

Memberikan

salam

dan

berdoa

(sebagai

implementasi nilai religius).

Mengabsen, mengondisikan kelas dan pembiasaan


(sebagai implementasi nilai disiplin).

Apersepsi: Menggali pengetahuan siswa tentang

15 Menit

laboratorium. Bagaimana tata tertib penggunaan


laboratorium pada saat di SMP?

Memotivasi:

Guru

(benda-benda)

menunjukkan

yang

peralatan

terdapat

di

laboratorium.Pernahkah Anda melihat sebelumnya


peralatan yang ada di laboratorium ini?

2.

Penyampaian tujuan pembelajaran.

Kegiatan inti :

Guru mengajak murid untuk mengamati peralatan


(benda-benda) di laboratorium, seperti bentuknya,
terbuat dari bahan kaca/besi/gips, dll.

Siswa secara individu melakukan pengamatan


peralatan laboratorium dengan cermat dan teliti.

Siswa mendata peralatan laboratorium.

Siswa dimotivasi/diberikan kesempatan menanya


sebagai ungkapan rasa ingin tahu.

Guru menjelaskan fungsi dan cara-cara perawatan


peralatan tersebut.

Eksplorasi: Siswa diperkenalkan pada hal-hal


lainnya yang berkaitan dengan laboratorium
biologi

(membaca

tata

tertib

laboratorium,

langkah-langkah keselamatan kerja).

Elaborasi:

Demontrasi

langkah-langkah

keselamatan kerja, biosafety, P3K, peragaan


penggunaan
(seperti

beberapa

alat-alat

laboratorium

torso,

termometer,

mikroskop,

higrometer).

Guru menjawab pertanyaan dari siswa yang belum


paham

tentang

langkah

keselamatan

kerja,

biosafety, P3K, peragaan penggunaan alat-alat


laboratorium.

75 Menit

Guru memberikan tugas kepada siswa untuk


menjawab pertanyaan yang telah di buat guru
pada sebuah lembar kerja siswa dan dilakukan
sesuai petunjuk

Secara

klasikal

pengembangan

siswa

materi

menyepakati

dari

kelompok

hasil
untuk

menjadi kesimpulan utuh (secara demokratis).

3.

Guru memberikan tambahan informasi sebagai

penguatan atas kesimpulan siswa.


Penutup :

Resume: Guru membimbing siswa menyimpulkan


tentang tata tertib bekerja di dalam laboratorium
dan penggunaan peralatan laboratorium.

Refleksi: Memberikan pertanyaan kepada siswa,


hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan kerja
di laboratorium dan cara-cara menggunakan
peralatan laboratorium.

Tindak lanjut: Penugasan menjawab pertanyaan


yang ada di LKS siswa

Rencana pembelajaran selanjutnya: Sikap ilmiah

15 Menit

dan metode ilmiah.

Mengahiri proses belajar mengajar mengajar


dengan memberi penguatan bahwa kita hharus
bersyukur

kepada

Allah

SWT

atas

semua

ciptaannya dan harus dimanfaatkan dengan baik.


Menguacapkan salam sebagai penutup.
H. Penilaian
1. Kognitif
a. Hasil jawaban latihan soal-soal secara lisan
b. Latihan pada lembar kerja siswa sebagai laporan
Soal:
Sebutkan nama alat pada tabel no 3 dan 4. Dan apa fungsinya ?
Apa fungsi dari Bunsen
Bagaimana cara merawat alat alat yang terbuat dari kaca ?

2. Psikomotorik

Laporan tertulis hasil praktikum tentang pengamatan pada alat alat


laboratorium

3. Afektif
Pengamatan sikap dan perilaku
No

Aspek yang dinilai

Rasa ingin tahu (curiosity)

Ketelitian

dan

3
kehati-hatian

Keterangan

dalam

melakukan percobaan
3

Ketekunan

dan

tanggungjawab

dalam

belajar dan bekerja baik secara individu


maupun berkelompok
4

Keterampilan berkomunikasi pada saat


belajar

Rubrik Penilaian Perilaku


No
1.

Aspek yang
dinilai
Menunjukkan
rasa ingin tahu

Rubrik
3: menunjukkan rasa ingin tahu yang besar,
antusias, aktif dalam dalam kegiatan kelompok
2: menunjukkan rasa ingin tahu, namun tidak
terlalu antusias, dan baru terlibat aktif dalam
kegiatan kelompok ketika disuruh
1: tidak menunjukkan antusias dalam pengamatan,
sulit terlibat aktif dalam kegiatan kelompok
walaupun telah didorong untuk terlibat

No
2.

Aspek yang

Rubrik
dinilai
Ketelitian dan 3. Melakukan pengamatan dan pengukuran sesuai
hati-hati

prosedur,
2. mengamati hasil pengukuran sesuai prosedur,
kurang hati-hati dalam mela pengukuran kukan
pengukuran
1. mengamati hasil n sesuai prosedur, kurang hati-

hati dalam melakukan pengukuran


Ketekunan 3. tekun dalam menyelesaikan tugas dengan hasil

3
dan

terbaik yang bisa dilakukan, berupaya tepat

tanggungjawab

waktu.

dalam belajar 2: berupaya tepat waktu dalam menyelesaikan


dan

bekerja

tugas,

baik

belum

menunjukkan

upaya

terbaiknya
1. tidak

namun

Berkomunikasi

berupaya

sungguh-sungguh

dalam

menyelesaikan tugas, dan tugasnya tidak selesai


3 aktif dalam tanya jawab, dapat mengemukaan
gagasan atau
lain
2. aktif

dalam

ide, menghargai pendapat siswa


tanya

jawab,

tidak

ikut

mengemukaan gagasan atau ide, menghargai


pendapat siswa lain
1. aktif dalam tanya

jawab,

tidak

ikut

mengemukaan gagasan atau


ide, kurang menghargai pendapat siswa lain
Jumlah Skor siswa
Nilai Anak =

----------------------------

x4

12

Palembang,

Oktober 2015

Mengetahui,
Guru Pamong

Mahasiswa PPLK II

Sri Husada Yanti, S.Pd


NIY. 20051974005

Siti Salbia
NIM. 12222103

LAMPIRAN
Nilai hasil praktikum siswa tentang keselamatan kerja, kelas X IS 2
No.

Nama Siswa

Nilai

1.

Andre Ananda

75

2.

Ayu Puspita Sari

100

3.

Ayu Wandira

90

4.

Azwar Syam

75

5.

Chandra

75

6.

Dita Permata Sari

70

7.

Ega Mawarni

75

8.

Elita

75

9.

Febriyani

75

10.

Firdaus

75

11.

Ida Ayu

75

12.

Iskandar

75

13.

Lin Sri Bintang

75

14.

M. David .S

75

15.

M. Deni Ilham

75

16.

Maryanah

80

17.

M. Sobri

75

18.

Sartinah

90

19.

Sintia Mayang S

75

20.

Tiara Pransiska

80

21.

Yuliana

75

22.

Edo Dwi Saputra

80

23.

M. Alfa Reza

75

24.

Aris Munandar

80

25.

M. Afif Syaifullah

100

26.

Reza

75

27.

75