Anda di halaman 1dari 7

ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA ASPEK

PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK DI SMAN


1 DAN 2 TRENGGALEK
PROPOSAL
untuk memenuhi tugas mata kuliah Metode Penelitian Pendidikan
yang dibimbing oleh Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc, Ph.D.

Disusun Oleh:
Kelompok 4
Offering B
Astrid Amalia H P
Auliyah Shofiyah

130341614790

Edy Kurniawan

130341614816

Sri Wahyuni Umar L.

130341603398

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
April 2016

BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kegiatan pembelajaran merupakan proses pendidikan yang
memberikan

kesempatan

kepada

peserta

didik

untuk

mengembangkan potensi dirinya menjadi kemampuan yang


semakin lama semakin meningkat dalam sikap, pengetahuan,
dan keterampilan untuk hidup bermasyarakat, berbangsa, serta
berkontribusi pada kesejahteraan hidup umat manusia. Kegiatan
pembelajaran perlu menggunakan prinsip: (1) berpusat pada
peserta didik; (2) mengembangkan kreativitas peserta didik; (3)
menciptakan

kondisi

menyenangkan

dan

menantang;

(4)

bermuatan etika, estetika, logika, dan kinestetika; dan (5)


menyediakan pengalaman belajar yang beragam melalui variasi
metode dan strategi pembelajaran di kelas maupun di luar kelas
(Sundiawan,

2013).

Kegiatan

pembelajaran

Biologi

adalah

produk, proses, sikap dan teknologi. Pembelajaran Biologi


sebaiknya dilaksanakan secara inkuiri ilmiah (scientific inquiry)
agar dapat menumbuhkan kemampuan berpikir sesuai dengan
metode ilmiah. Metode pembelajaran inkuiri, membawa siswa
berfikir kritis menemukan masalah dalam kehidupan dan mencari
penyelesaian secara kreatif dan inovatif (Fauziah, 2011; Mulyasa
E, 2010).
Kurikulum terbaru yang dikembangkan Indonesia adalah
Kurikulum 2013 yang merupakan kelanjutan dari Kurikulum
Berbasis Kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004.
Perubahan kurikulum dari KTSP menjadi kurikulum 2013 ini
menunjukkan bahwa pendidikan di Indonesia itu bersifat dinamis.
Tidak

dapat

di

pungkiri

bahwa

perubahan

kurikulum

ini

merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan


kualitas

pendidikan

nasional.

Upaya

ini

dilakukan

untuk

menciptakan generasi masa depan yang berkarakter, dan

mampu

bersaing

di

kancah

internasional.

Dengan

diberlakukannya kurikulum 2013 ini, diharapkan siswa dapat


mencari informasi dari berbagai sumber yang ada, merumuskan
masalah

(bukan

permasalahan),

hanya
mampu

mencari

jawaban

berpikir

analitis

dari

suatu

(pengambilan

keputusan) bukan mekanitis (berpikir rutin), serta mampu


bekerja sama dan kolaborasi dalam memecahkan masalah.
Hal yang paling menonjol dalam kurikulum 2013 adalah
pendekatan dan strategi pembelajarannya. Proses pembelajaran
dalam kurikulum 2013 dilaksanakan dengan menggunakan
pendekatan ilmiah (scientific approach). Proses pembelajaran
harus menyentuh 3 ranah, yaitu sikap (attitude), keterampilan
(skill), dan pengetahuan (knowledge). Namun pada hakikatnya
Kurikulum 2013 tidak terlepas dari berbagai masalah baik
masalah

administrasi

maupun

implementasi.

Beberapa

hal

diantaranya yaitu belum ada sosialisasi dari pemerintah kepada


guru yang bersangkutan, belum adanya buku (bahan ajar)
berbasis

Kurikulum

2013,

dan

kesulitan

guru

dalam

mentransformasikan ranangan pembelajaran Kurikulum 2013


dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari, serta penilaian yang
rumit. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
lebih lanjut mengenai kesesuaian implementasi Kurikulum 2013
pada pembelajaran Biologi di SMAN 1 dan 2 Trenggalek.
B. Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang, rumusan masalah dari penelitian ini
adalah sebagai berikut.
1. Bagaimana

impelementasi

Kurikulum

2013

pada

mata

pelajaran Biologi di SMAN 1 Trenggalek?


2. Bagaimana impelementasi Kurikulum

2013

pada

mata

pelajaran Biologi di SMAN 2 Trenggalek?


C. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut.

1. Untuk mengetahui impelementasi Kurikulum 2013 pada mata


pelajaran Biologi di SMAN 1 Trenggalek.
2. Untuk mengetahui impelementasi Kurikulum 2013 pada mata
pelajaran Biologi di SMAN 2 Trenggalek.
D. Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk.
1. Bagi Peneliti
a. Mendalami lebih lanjut tentang implementasi Kurikulum
2013 di sekolah.
b. Meningkatkan kualitas dalam pembelajaran.
2. Bagi Guru
a. Menyusun proses pembelajaran yang lebih baik agar
dapat mengimplementasikan Kurikulum 2013 dengan
baik.
b. Sebagai bahan evaluasi dalam penerapan Kurikulum
2013
E. Definisi Operasional
1. Kurikulum 2013 menerapkan pendekatan saintifik dalam
pembelajaran yang meiputi 5 kegiatan yaitu mengamati,
menanya, mengumpulkan data, menganalisis data, dan
mengkomunikasikan.

5 langkah tersebut diamati dalam

pembelejaran dengan menggunakan observasi. Kurang


lengkap, teknik observasi apa? Angket atau apa?
2. Rpp, silabus, perangkat bisa dengan angket
F. Asumsi Penelitian
Asumsi dari penelitian ini adalah di SMAN 1 dan 2
Trenggalek sudah menerapkan Kurikulum 2013. Kurikulum 2013
memiliki beberapa aspek ciri-ciri seperti bahan ajar, strategi,
media, dan materi. Pada penelitian ini kami ingin mengetahui
tingkat keterlaksanaan Kurikulum 2013 pada aspek strategi
pembelajaran yang digunakan pada mata pelajaran Biologi.
G. Ruang Lingkup dan Keterbatasan Penelitian
1. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 dan 2 Trenggalek pada
masing-masing jenjang sebanyak 1 kelas yaitu kelas X, XI,
dan XII.

2. Hal yang diamati hanya keterlaksanaan metode ilmiah


dalam proses pembelajaran.
3. Selain pengamatan dalam pembelajaran, peneliti juga
melakukan studi dokumen perangkat pembelajaran.
4. Metode ilmiah hanya diamati pada pembelajaran dalam 1
materi untuk setiap kelas.

BAB III
METODE PENELITIAN
A. Variabel Penelitian
Pada penelitian ini hanya melibatkan satu variabel yang
diamati yaitu keterlaksanaan metode ilmiah dalam pembelajaran
Biologi pada setiap jenjang kelas untuk 1 materi.
B. Sub Variabel
Metode ilmiah dalam pembelajaran meliputi mengamati,
menanya,

mengumpulkan

data,

menganalisis

data,

dan

mengkomunikasikan yang dilakukan oleh siswa.


C. Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SMAN di Kota
Trenggalek. Sedangkan sampel yang dipilih adalah SMAN 1 dan 2
Kota Trenggalek.
D. Subyek Penelitian
Subyek penelitian yang kami pilih adalah guru. Pada
penelitian ini guru menjadi sumber informasi yang sangat
penting karena kunci keterlaksanaan metode ilmiah dalam
pembelajaran dilakukan oleh guru dan diselipkan dalam model
pembelajaran yang dipilih. Guru yang kami pilih adalah guru
Biologi yang mengajar pada kelas X, XI, dan XII pada 1 materi
pembelajaran.
E. Teknik dan Instrumen Penelitian
Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah
dengan

melakukan

observasi

dan

wawancara.

Observasi

dilakukan dengan mengamati kegiatan pembelajaran di kelas


subyek. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan
lengkap

dari

menggunakan

guru

subyke.

lembar

wawancara.
F. Analisis Data

Instrumen

observasi

dan

keterangan

penelitian
lembar

dengan
panduan

Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif


untuk data hasil wawancara. Sedangkan analisis data kuantitaif
digunakan untuk data hasil observasi. Analisis statistik deskriptif
yang dipilih yaitu model prosentase.