Anda di halaman 1dari 52

KARAKTERISTIK MAKROSKOPIK DAN

MIKROSKOPIK ARUS LALU LINTAS

SI-5242
Rekayasa Lalu Lintas Lanjut
Program Magister Teknik Sipil
Institut Teknologi Bandung

KERANGKA DASAR KARAKTERISTIK LALU LINTAS


Karakteristik
Lalu Lintas
Arus

Mikroskopik
Waktu Antara
(Time headway)

Kecepatan

Kecepatan Individu

Kerapatan

Jarak Antara
(Distance headway)

Makroskopik
Tingkat Arus
(Flow Rate)
Kecepatan
Rata-rata
Tingkat
Kerapatan

KARAKTERISTIK MAKROSKOPIK ARUS


Parameter: tingkat arus (rate of flow)
Variasi arus dalam waktu

Variasi arus lalu lintas bulanan


Variasi arus lalu lintas harian
Variasi arus lalu lintas Jam-jaman
Variasi arus lalu lintas kurang dari satu jam
Volume Jam Perancangan
Volume perancangan menurut arah

Variasi arus dalam ruang


Variasi arus terhadap jenis kendaraan

VOLUME DAN TINGKAT ARUS

Volume : jumlah unit sebenarnya yang diamati melewati suatu titik selama
waktu tertentu
Tingkat arus : jumlah unit yang melewati suatu titik dalam waktu kurang dari
satu jam, tetapi diekspresikan sebagai ekivalen tingkat satu jam
Contoh: volume 200 kendaraan yang diamati selama waktu 10 menit
menyatakan tingkat arus sebesar 1200 kendaraan per jam

CONTOH

Hitung tingkat arus kendaraan dari data di bawah ini!


Berapa volume lalu lintas per jam nya?
Perioda Waktu

Volume Kendaraan

4:16 4:30

812

4:00 4:15
4:31 5:00

700

1635

Volume = 3147 kendaraan/jam


Tingkat arus =
700 x 60/15 = 2800 kendaraan/jam
812 x 60/15 = 3248 kendaraan/jam
1635 x 60/30 = 3270 kendaraan/jam

Hubungan antara volume jam dan tingkat arus maksimum di


dalam jam di definisikan oleh faktor jam puncak (PHF), seperti
berikut:
Volume Jam Puncak
PHF
Tingkat Arus Maksimum

Untuk arus periode 15-menit, persamaan di atas menjadi


V60
PHF
4xV15

dimana:
V60 = volume jam puncak
V15 = volume jam puncak15-menitan
PHF = faktor jam puncak

VARIASI ARUS DALAM WAKTU

Variasi Bulanan

VARIASI ARUS DALAM WAKTU

Variasi Bulanan untuk Berbagai


Jenis Fasilitas Jalan

VARIASI ARUS DALAM WAKTU

Variasi Harian untuk Berbagai


Jenis Fasilitas Jalan

VARIASI ARUS DALAM WAKTU

Variasi Jam-jaman di San


Fransisco Oakland Bay Bridge

VARIASI ARUS DALAM WAKTU

Pola Arus Dalam Satu Jam untuk


Jalan Antar Kota

VARIASI ARUS DALAM WAKTU

LALU LINTAS HARIAN RATA-RATA


Untuk keperluan operasional, dari stasiun pengamatan dapat dihitung:
Volume lalu lintas harian, mingguan, bulanan, tahunan
Volume lalu lintas tertinggi dalam satu hari, satu minggu, satu bulan, satu tahun

Untuk keperluan perencanaan dan desain:

Annual average daily traffic (AADT) = Lalu lintas harian rata-rata tahunan (LHRT) = total
volume lalu lintas dalam satu tahun dibagi 365

VOLUME JAM PERENCANAAN (VJP)


= Design Hour Volume (DHV)
Umumnya, yang digunakan sebagai VJP adalah:

Volume jam ke-30 tertinggi dalam satu tahun


Digunakan untuk desain ruas jalan antar kota atau jalan bebas hambatan perkotaan
Untuk jalan antar kota, biasanya VJP diambil sebesar 8 12% dari LHRT
Volume jam sibuk pada hari kerja
Digunakan pada desain simpang dan sinyal lampu lalu lintas
Mendekati volume jam ke-50 s/d ke-30 tertinggi dalam satu tahun

Untuk perancangan geometrik digunakan volume jam


perencanaan yang diperkirakan dari volume harian, dengan
menggunakan persamaan:
VJP = k x LHRT
Volume jam perencanaan per arah
VJPA = D x k x LHRT

dimana:
VJP = volume jam perencanaan
LHRT = lintas harian rata-rata tahunan
k
= proporsi lalu lintas harian yang terjadi selama
periode puncak, dinyatakan dalam nilai pecahan
VJPA = volume jam perancangan per arah
D
= faktor distribusi arah

HUBUNGAN VOLUME PER


JAM DAN LHRT

R ANKING VOLUME

PER JAM

FAKTOR-K TIPIKAL

VARIASI ARUS DALAM RUANG

Pembagian Arah di San Fransisco-Oakland Bay Bridge

VARIASI ARUS DALAM RUANG

Distribusi Volume Lajur Tipikal

VARIASI ARUS TERHADAP JENIS KENDARAAN

Distribusi Arus Kendaraan Jam-jaman di Jalan Dua-arah

Nilai smp untuk Persimpangan Bersinyal


Jenis Kendaraan
Kendaraan Ringan
Kendaraan Berat
Sepeda Motor

Nilai emp

Pendekat Terlindung
1,0
1,3
0,2

Nilai smp untuk Jalan Perkotaan Tak Terbagi


Tipe jalan:
Jalan tak terbagi
Dua-lajur tak-terbagi
(2/2 UD)
Empat-lajur takterbagi (4/2UD)

Arus lalu lintas


Total dua-arah
(kend/jam)

Kendaraan
Berat

0
1800

1,3
1,2

0
3700

1,3
1,2

Pendekat Terlawan
1,0
1,3
0,4

Nilai emp

Sepeda Motor

Lebar Jalan WCe (m)


6

0,5
0,35

>6

0,40
0,25

0,40
0,25

KARAKTERISTIK MIKROSKOPIK ARUS


Parameter: waktu antara (time headway)
Pertimbangan:
Keselamatan waktu antara minimum
Tingkat pelayanan persentase waktu dimana kendaraan pengikut harus
mengikuti kendaraan di depannya
Perilaku pengemudi distribusi waktu antara menentukan persyaratan
dan kesempatan menyiap, menggabung, dan memotong
Kapasitas dipengaruhi oleh waktu antara minimum dan distribusi waktu
antara pada kondisi arus-kapasitas

DEFINISI WAKTU ANTARA

Waktu antara (h) dapat dinyatakan sebagai


(h)1-2 = t2 t1,

(h)2-3 = t3 t2, etc.

Waktu antara (h) terdiri dari dua waktu interval:

Waktu okupansi kendaraan untuk melintasi garis pengamat.

Waktu gap antara bagian belakang kendaraan dimuka dengan bagian depan
kendaraan pengikut.

Secara teori, waktu antara individu merupakan waktu antara berlalunya


bagian titik tertentu pada dua kendaraan yang berurutan.

DISTRIBUSI PENGAMATAN
WAKTU ANTARA

HASIL PENGAMATAN LAPANGAN


Waktu antara individu di lokasi tertentu untuk periode waktu yang menyatakan
situasi arus yang berbeda.
Waktu antara individu untuk masing-masing situasi arus dapat dimasukkan
kedalam interval waktu antara dan digambarkan.

Empat distribusi waktu antara adalah untuk empat tingkatan arus lalu lintas: 1014; 15-19; 20-24; 25-29 kendaraan per menit.
Skala vertikal adalah tingkat arus per menit dan keempat distribusi pengukuran
waktu antara diletakkan di skala ini pada nilai rata-rata tingkat arus per
menit-nya.
Skala horisontal adalah waktu antara dalam detik, dan digambarkan di skala
ini berdasarkan pada interval waktu antara 0,5 detik.

Tinggi daerah yang diarsir menyatakan distribusi dari pengamatan waktu antara dalam
setiap interval waktu antara 0,5 detik.

Dapat dilihat dua set garis kontur yang saling menimpa di bagian atas dari distribusi,
yang menyatakan rata-rata waktu antara dan persentase kumulatif waktu antara (1, 15,
33, 50, 67, 85, dan 99%).
Distribusi waktu antara umumnya digambarkan sebagai diagram batang, tetapi untuk
tujuan ilustrasi, pada gambar di atas digambarkan sebagai distribusi menerus.

KESIMPULAN HASIL PENGAMATAN


Waktu antara individu jarang lebih kecil dari 0,5 detik (1 sampai 2 persen).

Waktu antara individu jarang diatas 10 detik kecuali tingkat arus dibawah 15
kendaraan per menit.

Waktu antara mode selalu lebih kecil dari pada median, yang selalu lebih kecil
dari pada mean. Oleh karena itu, waktu antara cenderung menggabung saat
tingkat arus meningkat sampai kapasitas.
Waktu antara rata-rata berada pada 67 persen kurva kumulatif dari seluruh
rentang tingkat arus.
Rasio antara deviasi standar dan waktu antara rata-rata mendekati 1 pada
kondisi arus rendah tetapi terus menjauh dengan meningkatnya tingkat arus.

KLASIFIKASI DISTRIBUSI WAKTU ANTARA


Kondisi waktu antara acak untuk arus lalu lintas rendah
distribusi eksponensial negatif
distribusi shifted eksponensial negatif

Kondisi waktu antara intermediate untuk arus lalu lintas sedang


distribusi Pearson tipe III
distribusi komposit

Kondisi waktu antara konstan untuk arus lalu lintas tinggi


distribusi normal

DISTRIBUSI EKSPONENSIAL NEGATIF


Distribusi eksponensial negatif adalah distribusi matematis yang menyatakan
distribusi interval acak seperti misalnya waktu antara.
Agar waktu antara betul-betul acak, dua kondisi harus dipenuhi, yaitu:

Ada kendaraan datang di setiap waktu


Kedatangan satu kendaraan di satu waktu tidak mempengaruhi waktu kedatangan
kendaraan yang lain

Distribusi eksponensial negatif dapat diturunkan dari distribusi Poisson

Persamaan distribusi Poisson:

dimana:

m x e m
Px
x!

P(x) = Probabilitas dari x kendaraan yang datang dalam interval waktu t


m
x
e
t

= Jumlah kendaraan rata-rata yang datang dalam interval waktu t

= Jumlah kendaraan yang datang dalam interval waktu yang akan diamati

= Konstanta, Napieran didasarkan pada logaritma (e = 2,71828 ..)


= Interval waktu yang dipilih

Perhatikan kasus khusus dimana x = 0 yaitu kasus dimana tidak ada


kendaraan datang dalam interval waktu. Maka persamaan tadi dapat
dituliskan kembali menjadi:
P 0 e m

Apakah artinya P(0) dalam hal waktu antara individu? Jika tidak ada
kendaraan datang dalam interval waktu (t), waktu antara individu harus sama
dengan atau lebih besar dari t. Karena itu
P(0) = P(h t)
P(h t) = e-m Distribusi Eksponensial Negatif

Perlu diingat kembali bahwa m didefinisikan sebagai jumlah kendaraan yang


datang dalam interval waktu t. Jika tingkat arus per jam dinyatakan sebagai q,
volume dalam V dan t dinyatakan dalam detik, maka

dan persamaan sebelumnya menjadi

V
m qt
t
3600

P(h t) = e-qt = e-Vt/3600

Waktu antara rata-rata dalam detik, t, dapat ditentukan dari tingkat arus per
jam q dengan
3600
t

sehingga

P h t e t t

CONTOH SOAL

228 kendaraan datang secara acak dalam rentang waktu jam. Berapa
proporsi waktu antara lebih besar dari 5 detik?
Jawaban

tingkat arus q = 228/1800 kend/detik


t = 5 detik, maka

P h t e 228 / 1800 5 0 ,531

228 kedatangan kendaraan akan menghasilkan 227 waktu antara, maka


ekspektasi jumlah kendaraan yang datang dengan waktu antara > 5 detik
selama jam =
0,531 x 227 = 121

CONTOH PERHITUNGAN
DISTRIBUSI ACAK WAKTU ANTARA

t 5

N 1320

DISTRIBUSI ACAK WAKTU


ANTARA

DISTRIBUSI NORMAL
1
f t
e
s 2

t t 2
2s2

1
Ph t
e
s 2
t

Ph t t

t t

t t 2
2 2

1
e
s 2

t t t 2
2s2

Pt h t t P h t t P h t

Persamaan diatas dapat ditransformasi menjadi distribusi normal standar yang


memiliki mean = 0 dan standar deviasi = 1 dengan menggunakan:

Sehingga

t t
Zt
s

Z N (0,1)

t t h t t t t
Pt h t t P

s
s
s

t t t
t t

P h
P h

s
s

F Z t t F Z t

Waktu antara rata-rata:

3600
t
V

Karena waktu antara tidak dapat bernilai negatif, maka standar deviasi harus
diperkirakan secara empiris. Misalkan ekspektsi waktu antara minimum teoritis
ditetapkan sebesar , dimana:

t 2s

Dengan demikian:

t
s
2

CONTOH SOAL

Jika tingkat arus diketahui sebesar 1600 kendaraan/jam dan ekspektasi waktu antara
minimum adalah 0,5 detik, maka hitunglah P(1,5 h 2).
Jawab:

3600
t
2,25
1600

Z1,5

2,25 0,5
s
0,875
2

1,5 2,25
0,86 F Z 0,86 0,3051
0,875

2 2,25
Z2
0,29 F Z 0,29 0,1141
0,875
P1,5 h 2 0,3051 0,1141 0,191

CONTOH PERHITUNGAN DISTRIBUSI


NORMAL WAKTU ANTARA

t 2 ,2

s 0 , 85
N 3491

DISTRIBUSI NORMAL WAKTU ANTARA

DISTRIBUSI PEARSON TIPE III


f t

K 1 t

K = suatu bilangan positif (antara 0 dan ) yang mempengaruhi bentuk kurva distribusi
= pergeseran (shift) pada kurva
(K) = gamma function

Ph t f t dt

Pt h t t f t dt

f t dt

t t

f t f t t
P t h t t
t

FUNGSI PROBABILITAS DISTRIBUSI PEARSON TYPE III

Distribusi Pearson Type III merupakan suatu distribusi general :

Jika K positif dan = 0 distribusi Gamma


Jika K bilangan bulat positif dan = 0 distribusi Erlang
Jika K = 1 dan > 0 distribusi shifted eksponensial negatif
Jika K = 1 dan = 0 distribusi eksponensial negatif

MODEL DISTRIBUSI PEARSON TIPE III

KELUARGA MODEL DISTRIBUSI PEARSON TIPE III

Contoh Perhitungan Distribusi Pearson Tipe


III Waktu Antara

DISTRIBUSI PEARSON TYPE III WAKTU ANTARA

DISTRIBUSI KOMPOSIT
Kombinasi distribusi normal dan distribusi shifted eksponensial negatif:

Untuk arus dimana kendaraan berada dalam keadaan beriringan: distribusi normal
Untuk arus dimana kendaraan tidak berinteraksi dengan kendaraan lainnya: distribusi shiftd
eksponensial negatif

Parameter yang dibutuhkan:

Waktu antara rata-rata dan standar deviasi waktu antara untuk kendaraan yang beriringan
(distribusi normal)
Proporsi kendaraan yang beriringan dan yang tidak beriringan
Waktu antara minimum untuk kendaraan yang tidak beriringan
Waktu antara rata-rata untuk kendaraan yang beriringan
Standar deviasi waktu antara untuk kendaraan yang tidak beriringan

DISTRIBUSI KOMPOSIT WAKTU ANTARA

Anda mungkin juga menyukai