P. 1
Profil Sangihe 2009

Profil Sangihe 2009

|Views: 906|Likes:
Dipublikasikan oleh Josias D Tatontos
Profile of Sangihe Regency 2009
Profile of Sangihe Regency 2009

More info:

Published by: Josias D Tatontos on May 06, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2013

pdf

text

original

KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR

Penyusunan Profil Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2009, dimaksudkan untuk memberikan data dan informasi tentang kondisi terkini dari seluruh potensi yang mencakup aspek fisik, sosial budaya, ekonomi dan infrastruktur. Diharapkan buku ini dapat dijadikan referensi dan masukan tentang capaian kinerja, serta sumber data bagi kebutuhan perumusan kebijakan, penyusunan evaluasi dan penelitian di Daerah khususnya di Kawasan Perbatasan. Tentunya perlu diakui bahwa dalam penyusunan buku ini dijumpai sejumlah keterbatasan, namun sudah menjadi tekad kami untuk semakin meningkatkan kualitas hasil penyusunan di masa mendatang. Selanjutnya Bappeda Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai badan staf dalam Organisasi Pemerintah Daerah, baik dalam tahap persiapan maupun penyusunan buku ini telah mendapatkan arahan dan asistensi dari Bupati dan Wakil Bupati serta Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe; sehubungan dengan itu, patutlah disampaikan ucapan terima kasih. Demikian pula ucapan terima kasih kami tujukan bagi tim penyusun dan semua pihak yang telah turut membantu dalam perampungannya. “Somahe Kai Kehage”

Tahuna, November 2009 Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe,

F. WENAS, SH, MS, MM Pembina Utama Muda NIP. 19511010 197603 1 001

i

DAFTAR ISI DAFTAR ISI
halaman KATA PENGANTAR .............................................................................................. DAFTAR ISI ............................................................................................................ DAFTAR TABEL .................................................................................................... DAFTAR GAMBAR ................................................................................................ BAB I Wilayah .................................................................................................. 1. Kecamatan Tahuna Timur ............................................................... 2. Kecamatan Tahuna .......................................................................... 3. Kecamatan Tahuna Barat ................................................................ 4. Kecamatan Kendahe ........................................................................ 5. Kecamatan Tabukan Utara .............................................................. 6. Kecamatan Tabukan Tengah ........................................................... 7. Kecamatan Nusa Tabukan ............................................................... 8. Kecamatan Tatoareng ...................................................................... 9. Kecamatan Marore .......................................................................... 10. Kecamatan Manganitu ..................................................................... 11. Kecamatan Tamako ......................................................................... 12. Kecamatan Manganitu Selatan ........................................................ 13. Kecamatan Tabukan Selatan ........................................................... 14. Kecamatan Tabukan Selatan Tengah .............................................. 15. Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara ........................................... Sosial Budaya ......................................................................................... 2.1. Demografi ....................................................................................... 2.2. Ketenagakerjaan ............................................................................. 2.3. Kesehatan ....................................................................................... 2.4. Pendidikan ...................................................................................... 2.5. Kesejahteraan Sosial ....................................................................... 2.6. Agama ............................................................................................. Ekonomi ................................................................................................. 3.1. Pertanian ......................................................................................... 3.1. Pertambangan ................................................................................. 3.1. Perindustrian ................................................................................... 3.1. Pemasyarakatan Teknologi ............................................................. 3.1. Pariwisata dan Budaya ................................................................... Infrastruktur ............................................................................................ 4.1. Prasarana Jalan dan Perhubungan .................................................. 4.2. Telekomunikasi dan Informasi ....................................................... 4.3. Prasarana Air Bersih ....................................................................... 4.4. Kelistrikan ...................................................................................... i ii iii iv 1 3 4 5 5 6 7 8 8 9 9 10 11 12 12 13 15 15 16 16 17 18 18 20 20 22 33 24 24 26 26 28 28 29

BAB II

BAB III

BAB IV

ii

LAMPIRAN TABEL KONDISI FISIK ................................................................... LAMPIRAN TABEL SOSIAL BUDAYA .............................................................. LAMPIRAN TABEL EKONOMI ........................................................................... LAMPIRAN TABEL INFRASTRUKTUR ............................................................ LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN BUPATI NOMOR 142 TAHUN 2008 ........

30 37 66 109 122

iii

DAFTAR TABEL DAFTAR TABEL

Tabel 01

Teks Potensi Bahan Galian Tambang di Kabupaten Kepulauan Sangihe

Halaman 23

iv

DAFTAR GAMBAR DAFTAR GAMBAR

Gambar 01

Teks Luas Wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe Per Kecamatan

Halaman 1

02

Peta Kabupaten Kepulauan Sangihe Jumlah Penduduk Kabupaten Kepulauan Sangihe Menurut Kecamatan Tahun 2008 Produksi Kelapa, Cengkih dan Pala Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2008

14

03

15

04

21

v

BAB I
WILAYAH Kabupaten Kepulauan Sangihe Secara geografis terletak diantara 4O 4’ 13’’ 4 44’ 22’’ Lintang Utara, 125O 9’ 28’’ - 125O 56’ 57’’ Bujur Timur, berada antara Pulau Sulawesi dengan Pulau Mindanao (Republik Pilipina) dan merupakan bagian integral dari Propinsi Sulawesi Utara dengan ibukota Tahuna dengan jarak tempuh 142 mil laut dari ibukota Propinsi. Sebelum tahun 2002 cakupan wilayah kabupaten meliputi Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud. Berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2002 Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud di mekarkan menjadi dua, yaitu Kabupaten Kepulauan Sangihe (kabupaten induk) dan Kabupaten Kepulauan Talaud (kabupaten pemekaran). Kemudian pada tahun 2007 Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mengalami pemekaran dengan dibentuknya Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro berdasarkan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2007.
O

Luas wilayah daratan Kabupaten Kepulauan Sangihe mencapai 11.863,58 km2 yang terdiri dari daratan seluas 736,98 km2 atau seluas 6,2 % dan lautan seluas 11.126,61 km2 yang secara administrasi dibagi menjadi 15 kecamatan yang tiap kecamatan memiliki luas daratan yang berbedah dimana kecamatan Tabukan Utara memiliki luas daratan terbesar yaitu 116,58 km2 (15,82%) dari luas Kabupaten, sedangkan Nusa Tabukan memiliki luas daratan yang paling kecil 14,73 km2 (2%).
Gambar 01. Luas Wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe Per Kecamatan
Km2
46,84 68,76 73,99 69,42 66,46 17,6 18,56 14,73 87,39 121,18 43,01 43,66 18,66 25,15 0 20 40 60 80 100 120 140

TABUKAN SELATAN TENGGARA TABUKAN SELATAN TENGAH TABUKAN SELATAN MANGANITU SELATAN TAMAKO MANGANITU MARORE TATOARENG NUSA TABUKAN TABUKAN TENGAH TABUKAN UTARA KENDAHE TAHUNA BARAT TAHUNA TAHUNA TIMUR

22,29

1

Iklim didaerah ini dipengaruhi oleh angin muson, musim kemarau berlangsung pada bulan Juli sampai bulan September, dan musim penghujan pada bulan September sampai dengan bulan Nopember. Secara umum, suhu udara rata-rata perbulan pada pengukuran Stasiun Meteorologi Naha sepanjang tahun 2008 adalah 27ºC. Kondisi topografi merupakan daratan yang berbukit-bukit dengan kondisi tanah (latosol dan aluvial) yang agak labil dengan ketinggian 0 sampai dengan 750 m dpl. Ditinjau dari letak dan kondisi geografis wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, terdapat sejumlah karakteristik yang dinilai sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan pembangunan, yaitu : Sebagai Daerah Perbatasan; kawasan ini memiliki peluang dalam membangun kerjasama dengan negara tetangga, khususnya dengan Philipina atau dengan negaranegara di kawasan Pacific lainnya. Sebagai salah satu Gerbang di kawasan utara yang menjadi jalur masuk keluar barang dan orang, maka sikap kewaspadaan tetap diperlukan terutama untuk mendeteksi peluang masuknya para teroris/infiltrasi dari utara termasuk aksi penyelundupan senjata api dan barang-barang terlarang lainnya. Sebagai beranda depan NKRI sekaligus sebagai security belt di kawasan utara, melalui PP 28 Tahun 2008 Kota Tahuna sebagai ibukota kabupaten telah ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Strategis Nasional serta Kawasan Pengembangan Ekonomi. Sebagai Daerah Kepulauan, kawasan ini terdiri atas gugusan pulau yang besar den kecil sejumlah 105 buah pulau, dimana 26 buah pulau berpenghuni dan 79 buah pulau belum berpenghuni. Memiliki garis pantai mencapai + 297 km, pengembangannya lebih dominan pada pemanfaatan sumber daya perikanan dan kelautan seperti penajaman pada pengembangan daerah pesisir, pembangunan Bidang Perikanan dan Kelautan serta pembangunan Infrastruktur untuk menunjang bidang strategis tersebut. Selain pembangunan dalam rangka pengembangan sektor Perikanan dan kelautan, masalah pengawasan telah mendapatkan perhatian, mengingat dengan luasnya kawasan laut dan masih terdapatnya pulau-pulau yang belum berpenghuni, cenderung sangat rawan untuk aksi-aksi pencurian kekayaan laut yang dilakukan oleh nelayan-nelayan dari negara lain, terutama nelayan illegal. Sebagai Daerah Rawan Bencana Alam, hal ini berkaitan dengan keadaan topografi daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang terdiri dari daerah perbukitan dan pegunungan dengan struktur tanah yang labil. Selain itu Kawasan Kepulauan Sangihe adalah daerah lintasan Gunung berapi trans pacific dari daerah Hawai, Jepang, Philipina dan berakhir di Kawasan Maluku. Disamping itu pula daerah ini memiliki curah hujan yang cukup tinggi yang dapat mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Keberadaan gunung api bawah laut (under water volcano) yang merupakan satu-satunya di Indonesia dengan daya tarik yang unik merupakan kawasan potensial untuk pengembangan ecotourism. Sebagai Daerah Tertinggal atau daerah miskin, hal ini lebih diakibatkan oleh kebijakan pemerintah pusat dimasa lalu yang sentralistik dan cenderung mengabaikan sentuhan terhadap Pembangunan di kawasan perbatasan. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya proses kemiskinan yang terstruktur dan berpengaruh terhadap lemahnya daya saing komoditas dan pemberdayaan ekonomi daerah.

2

Dalam upaya pengembangan kawasan Kabupaten Kepulauan Sangihe, dibagi dalam klaster Pengembangan yaitu : Klaster Perbatasan. Wilayah ini mencakup pulau-pulau yang terletak di bagian paling utara Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan kawasan ini merupakan kawasan perbatasan terdepan yang di dalamnya termasuk kawasan BCA. Di kawasan ini terkenal dengan adanya konsentrasi / migrasi ikan Palagis Besar seperti Hiu dan ikan Paus. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 78 tahun 2005 tentang Pengelolaan Pulaupulau Kecil Terluar, Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki empat pulau kecil terluar yaitu : o Pulau Kawio, memiliki luas + 0,9 km2 dengan jumlah penduduk 121 KK/ 294 jiwa. Di pulau ini terdapat titik dasar No. TD 054 dan titik referensi No. TR 054 (PP No. 38 Tahun 2002). Fasilitas yang telah dibangun adalah jalan desa/setapak, dermaga (sementara dibangun), puskesmas pembantu, sekolah dasar. o Pulau Kawaluso, memiliki luas + 1,22 km2 dengan jumlah penduduk 186 KK/600 jiwa. Di pulau ini terdapat titik dasar No. TD 053A dan titik referensi No. TR 053. Fasilitas yang telah dibangun adalah jalan desa/setapak, dermaga, puskesmas pembantu, sekolah dasar. o Pulau Marore, memiliki luas + 1,56 km2 dengan jumlah penduduk 121 KK/294 jiwa. Di pulau ini terdapat titik dasar No. TD 055A dan titik referensi No. TR 055. Berbagai fasilitas yang telah dibangun adalah Pos BCA, Pos Keamanan, Kantor Perhubungan Laut dan Bea Cukai, jalan desa/setapak, dermaga, Puskesmas, SD, SMP, SMA Perbatasan, gudang beras. o Pulau Batupebawaikang, pulau batu yang tidak berpenghuni. Klaster Sangihe Di kawasan ini terletak berbagai aktifitas utama yang dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Di samping itu tersedia cukup potensi yang dapat dikembangkan seperti budidaya laut pariwista, pertambangan, penangkapan serta berbagai komoditas unggulan pada sektor pertanian. Klaster Tatoareng ( Para, Mahengetang, Kahakitang, Kalama ) Di wilayah ini memiliki kontribusi produksi perikanan cukup besar bagi Daerah, selain itu terdapat objek wisata bahari yang memiliki daya tarik ter sendiri dan unik, juga adanya Gunung Api Bawah Laut (Mahengetang). Kabupaten Kepulauan Sangihe secara administrasi terbagi menjadi 15 kecamatan, 22 Kelurahan dan 145 Kampung : 1. Kecamatan Tahuna Timur : a. Luas wilayahnya 25,15 km2 b. Jarak dan waktu tempuh ke ibukota kabupaten 0 Km dan 0 jam c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 2 - 750 meter dpl. d. Iklim umumnya dipengaruhi angin muson

3

e. Jumlah penduduk 12.268 jiwa yang terdiri dari laki-laki 6.100 jiwa dan perempuan 6.168 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 489 jiwa/km2 f. Keluarga Miskin Kecamatan Tahuna Timur : 2.090 KK g. Kelurahan di Kecamatan Tahuna Timur Kelurahan Tona I Kelurahan Tona II Kelurahan Dumuhung Kelurahan Tidore Kelurahan Tapuang Kelurahan Tapuang Kelurahan Batulewer Kelurahan Lesa

h. Potensi pariwisata yang bisa dikembangkan dan diolah secara propesional akan meningkatkan kunjungan wisatawan. Adapun objek wisata itu adalah : wisata air terjun Mangki Kelurahan Dumuhun, dan air terjun Puirang Kelurahan Tona I. 2. Kecamatan Tahuna a. Luas wilayahnya 25,76 km2. b. Jarak dan waktu tempuh ke ibukota kabupaten 0 Km dan 0 jam. c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 2 - 750 meter dpl. d. Iklim umumnya dipengaruhi angin muson. e. Jumlah penduduk 15.632 jiwa yang terdiri dari laki-laki 7.618 jiwa dan perempuan 8.014 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 606 jiwa/ km2 f. Keluarga Miskin Kecamatan Tahuna : 4.850 KK g. Kelurahan di Kecamatan Tahuna yaitu : Kelurahan Soatoloara I Kelurahan Soatoloara II Kelurahan Sawang Bendar Kelurahan Apengsembeka Kelurahan Bungalawang Kelurahan Santiago Kelurahan Manente Kelurahan Mahena

4

3. Kecamatan Tahuna Barat a. Luas wilayahnya 40,66 km2 b. Jarak dan waktu tempuh ke ibukota kabupaten 0 Km dan 0 jam c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 2 - 750 meter dpl. d. Iklim umumnya dipengaruhi angin muson e. Jumlah penduduk 5.618 jiwa yang terdiri dari laki-laki 2.826 jiwa dan perempuan 2.792 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 138 jiwa/Km f. Keluarga Miskin Kecamatan Tahuna Barat : 1.077 KK g. Kelurahan di Kecamatan Tahuna Barat yaitu : Kelurahan Pananekeng Kelurahan Angges Kelurahan Kolongan Mitung Kelurahan Kolongan Beha Kelurahan Kolongan Beha Baru Kelurahan Kolongan Akembawi

h. Potensi pariwisata berupa wisata alam Gunung Awu 4. Kecamatan Kendahe a. Luas wilayahnya 43,01 km2 b. Jarak dan waktu tempuh keibukota kabupaten 18 Km dan 0,5 jam c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 3 - 400 meter dpl. d. Iklim umumnya dipengaruhi angin muson e. Jumlah penduduk 6.959 jiwa yang terdiri dari laki-laki 3.567 jiwa dan perempuan 3.392 jiwa denga kepadatan penduduk Kecamatan Kendahe mencapai 162 jiwa/ km2 f. Keluarga Miskin Kecamatan Kendahe : 3.770 KK g. Kampung di Kecamatan Kendahe yaitu : Kampung Kendahe I Kampung Kendahe II Kampung Talawid Kampung Tariang Lama Kampung Pempalaraeng

5

-

Kampung Mohongsawang Kampung Lipang Kampung Kawaluso

h. Potensi pariwisata berupa wisata air terjun Sura,dan Pempanikiang 5. Kecamatan Tabukan Utara a. Luas wilayahnya 116,58 km2 b. Jarak dan waktu tempuh ke ibukota kabupaten 17 Km dan 0,5 Jam c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 2 - 500 meter dpl. d. Iklim umumnya dipengaruhi angin muson e. Jumlah penduduk 20.636 jiwa yang terdiri dari laki-laki 10.462 jiwa dan perempuan 10.174 jiwa denga kepadatan penduduk mencapai 170 jiwa/ km2 f. Keluarga Miskin Kecamatan Tabukan Utara : 6.250 KK g. Kampung di Kecamatan Tabukan Utara yaitu : Kampung Kalasuge Kampung Bahu Kampung Mala Kampung Kalakube Kampung Naha Kampung Beha Kampung Utaurano Kampung Lenganeng Kampung Tarolang Kampung Tola Kampung Kalurae Kampung Bengketang Kampung Petta Kampung Bowongkulu Kampung Pusunge Kampung Moade Kampung Raku Kampung Petta Timur Kampung Petta Selatan

6

-

Kampung Petta Barat Kampung Likuang Kampung Kalekube I Kampung Naha I Kampung Bowongkulu I

h. Potensi pariwisata berupa wisata alam P. Leppe, dan P. Mbuhanga. 6. Kecamatan Tabukan Tengah a. Luas wilayahnya 87,39 km2 b. Jarak dan waktu tempuh ke ibukota kabupaten 23 Km dan 1 jam c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 2 - 750 meter dpl. d. Iklim umumnya dipengaruhi angin muson e. Jumlah penduduk 11.389 jiwa yang terdiri dari laki-laki 5.658 jiwa dan perempuan 5.731 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 130 jiwa/Km f. Keluarga Miskin Kecamatan Tabukan Tengah : 7.645 KK g. Nama Kampung di Kecamatan Tabukan Tengah Kampung Bowongkali Kampung Kulur I Kampung Kulur II Kampung Bira Kampung Kuma Kampung Bungalawang Kampung Miulu Kampung Gunung Kampung Talengen Kampung Biru Kampung Tariang Baru Kampung Sengsong Kampung Rendingan Kampung Palahanaeng Kampung Timbelang Kampung Kuma Kampung Palelangen

7

-

Kampung Malueng Kampung Kuma I

h. Potensi pariwisata berupa wisata bahari Pantai Pananualeng dan Pantai Sapaeng 7. Kecamatan Nusa Tabukan a. Luas wilayahnya 14,73 km2 b. Jarak dan waktu tempuh ke ibukota kabupaten 26 Mil dan 2 jam c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 2 - 50 meter dpl. d. Iklim umumnya dipengaruhi angin muson e. Jumlah penduduk 3.272 jiwa yang terdiri dari laki-laki 1.742 jiwa dan perempuan 1.528 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 222 jiwa/km2 f. Keluarga Miskin Kecamatan Nusa Tabukan : 2.319 KK g. Nama Kampung di Kecamatan Nusa Tabukan Kampung Nanedakele Kampung Nusa Kampung Bukide Kampung Bukide Timur Kampung Nanusa

h. Potensi pariwisata berupa wisata alam P. Bukide dan P. Tinakareng dan wisata bawah laut. 8. Kecamatan Tatoareng a. Luas wilayahnya 18,56 km2 b. Jarak dan waktu tempuh ke ibukota kabupaten 37 Mil dan 3 jam c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 2 - 100 meter dpl. d. Kondisi iklim umumnya dipengaruhi angin muson e. Jumlah penduduk 5.202 jiwa yang terdiri dari laki-laki 2.651 jiwa dan perempuan 2.551 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 280 jiwa/Km f. Keluarga Miskin Kecamatan Tatoareng : 2.301 KK g. Nama Kampung di Kecamatan Tatoareng : Kampung Kalama Kampung Kahakitang Kampung Mahengetang

8

-

Kampung Para Kampung Dalako Bembanehe Kampung Taleko Batusaiki Kampung Para I

h. Potensi pariwisata berupa wisata bahari Gunung Api bawah laut Mahangetang. 9. Kecamatan Marore a. Luas wilayahnya 17,60 km2 b. Jarak dan waktu tempuh ke ibukota kabupaten 85 mil dan 6 jam c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 2 - 75 meter dpl. d. Iklim umumnya dipengaruhi angin muson e. Jumlah penduduk 1.435 jiwa yang terdiri dari laki-laki 742 jiwa dan perempuan 693 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 81 jiwa/km2 f. Keluarga Miskin Kecamatan Marore : 617 KK g. Nama Kampung di Kecamatan Marore yaitu : Kampung Kawio Kampung Marore Batusaiki Kampung Matutuang

10. Kecamatan Manganitu a. Luas wilayahnya 66,46 km2 b. Jarak dan waktu tempuh ke ibukota kabupaten 10 km dan 15 menit c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 2 - 750 meter dpl. d. Kondisi iklim umumnya dipengaruhi angin muson e. Jumlah penduduk 14.734 jiwa yang terdiri dari laki-laki 8.265 jiwa dan perempuan 7.478 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 222 jiwa/Km f. Data Keluarga Miskin Kecamatan Manganitu : 4.498 KK g. Nama Kampung di Kecamatan Manganitu yaitu : Kampung Tawoali Kampung Barangka Kampung Nahepese Kampung Manumpitaeng Kampung Taloarane

9

-

Kampung Mala Kampung Karatung I Kampung Karatung II Kampung Kauhis Kampung Sesiwung Kampung Lebo Kampung Barangkalang Kampung Belengang Kampung Bakalaeng Kampung Hiung Kampung Pinebentengan Kampung Taloarane I Kampung Bengka

h. Potensi pariwisata berupa wisata budaya Makam Raja-raja. 11. Kecamatan Tamako a. Luas wilayahnya 69,42 km2 b. Jarak dan waktu tempuh keibukota kabupaten 32 Km dan 1 jam c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 2 - 750 meter dpl. d. Iklim umumnya dipengaruhi angin muson e. Jumlah penduduk 13.496 jiwa yang terdiri dari laki-laki 6.884 jiwa dan perempuan 6.626 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 194 jiwa/km2 f. Data Keluarga Miskin Kecamatan Tamako : 8.511 KK g. Nama Kampung di Kecamatan Tamako yaitu : Kampung Nagha I Kampung Nagha II Kampung Pokol Kampung Balane Kampung Binala Kampung Ulung Peliang Kampung Menggawa Kampung Kalinda Kampung Bebu

10

-

Kampung Makalekuhe Kampung Pananaru Kampung Dagho Kampung Mahumu Kampung Lelipang Kampung Menggawa II Kampung Kalama Darat Kampung Mahumu I Kampung Mahumu II Kampung Kalinda I Kampung Hesang

h. Potensi pariwisata berupa wisata air terjun Nguralawo dan Hutan Lindung Sahendarumang 12. Kecamatan Manganitu Selatan a. Luas wilayahnya 73,99 km b. Jarak dan waktu tempuh ke ibukota kabupaten 56 km dan 2 jam c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 2 - 350 meter dpl. d. Iklim umumnya dipengaruhi angin muson e. Jumlah penduduk 11.686 jiwa yang terdiri dari laki-laki 5.861 jiwa dan perempuan 5.825 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 158 jiwa/Km f. Keluarga Miskin Kecamatan Manganitu Selatan : 3.570 KK g. Nama Kampung di Kecamatan Manganitu Selatan yaitu : Kampung Kaluwatu Kampung Laine Kampung Lapango Kampung Sowaeng Kampung Ngalipaeng I Kampung Ngalipaeng II Kampung Batunderang Kampung Bebalang Kampung Mawira Kampung Pindang

11

-

Kampung Lepepahe Kampung Lehimi Tariang Kampung Lapango I

h. Potensi pariwisata berupa wisata air terjun Kadadima 13. Kecamatan Tabukan Selatan a. Luas wilayahnya 68,76 km2 b. Jarak dan waktu tempuh ke ibukota kabupaten 42 Km dan 1,5 jam c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 2 - 500 meter dpl. d. Iklim umumnya dipengaruhi angin muson e. Jumlah penduduk 13.268 jiwa yang terdiri dari laki-laki 6.052 jiwa dan perempuan 7.216 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 193 jiwa/Km f. Keluarga Miskin dikecamatan Tabukan Selatan : 3.510 KK g. Nama Kampung di Kecamatan Tabukan Selatan yaitu : Kampung Simueng Kampung Bentung Kampung Lesabe Kampung Malamenggu Kampung Palareng Kampung Binebas Kampung Mandoi Kampung Batuwingkung Kampung Birahi Kampung Laotongan Kampung Bukide Kampung Lesabe Kampung Kalagheng Kampung Bulo

h. Potensi pariwisata berupa wisata bahari 7 Keramat 14. Kecamatan Tabukan Selatan Tengah a. Luas wilayahnya 46,84 km2 b. Jarak dan waktu tempuh ke ibukota kabupaten 52 Km dan 2 jam

12

c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 1 – 500 meter dpl. d. Iklim umumnya dipengaruhi angin muson e. Jumlah penduduk 3.102 jiwa yang terdiri dari laki-laki 1.623 jiwa dan perempuan 1.479 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 66 jiwa/Km f. Keluaraga Miskin Kecamatan Tabukan Selatan Tengah : 859 KK g. Nama Kampung di Kecamatan Tabukan Selatan Tengah yaitu : Kampung Hangke Kampung Salurang Kampung Tambung Kampung Beeng Kampung Lehupu Kampung Bowone Kampung Beeng Laut Kampung Tenda Kampung Aha Patung

15. Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara a. Luas wilayahnya 22,29 km2 b. Jarak dan waktu tempuh ke ibukota kabupaten 57 Km dan 2 jam c. Kondisi Topografi berbukit-bukit dengan ketinggian 2 - 500 meter dpl. d. Iklim umumnya dipengaruhi angin muson e. Jumlah penduduk 2.413 jiwa yang terdiri dari laki-laki 1.248 jiwa dan perempuan 1.165 jiwa dengan kepadatan penduduk 108 jiwa/Km f. Keluarga Miskin Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara : 1.608 KK g. Nama Kampung di Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara yaitu : Kampung Pintareng Kampung Basauh Kampung Tumalede Kampung Sampakang Kampung Dalokaweng Kampung Malisade

h. Potensi pariwisata berupa wisata alam Gunung Areng Kambing

13

Gambar 02. Peta Kabupaten Kepulauan Sangihe

KLASTER PERBATASAN

KLASTER SANGIHE

KLASTER PARA, MAHENGETANG, KAHAKITANG, KALAMA

14

BAB II SOSIAL BUDAYA
2.1. Demografi Peningkatan kualitas penduduk merupakan faktor utama keberhasilan pembangunan suatu wilayah. Beberapa faktor yang memepengaruhi pertumbuhan penduduk yang relatif rendah ( 1 % ) atau hanya 1,39 % perkiraan sampai dengan akhir 2008 perlu mendapat perhatian yang serius seperti ; dampak keberhasilan program KB di Daerah atau produktifitas sektor basis di Daerah ( terutama sektor pertanian ) masih relatif rendah. Berdasarkan data yang dikumpulkan, penduduk Kabupaten Kepulauan Sangihe pada tahun 2008 sebanyak 134.088 jiwa, yang terdiri dari laki-laki 68.091 jiwa dan perempuan 65.997 jiwa; telah mengalami peningkatan sebanyak 1.833 orang atau 1,39 % dari tahun sebelumnya. Meningkatnya angka harapan hidup menjadi 72,35 s.d tahun 2009 menunjukkan adanya perbaikan kualitas hidup dan pemenuhan kebutuhan dasar di Daerah. Dengan luas wilayah 736,98 km2, maka kepadatan penduduk di Kepulauan Sangihe mencapai 181,94 jiwa/km2 atau meningkat 1,38 jiwa / km2 dari tahun sebelumnya. Dari 15 kecamatan yang ada, kecamatan Tahuna memiliki kepadatan paling tinggi yaitu sebesar 606 jiwa per km2, sedangkan kecamatan Tabukan Selatan Tengah adalah yang paling kecil hanya sekitar 66 jiwa per km2.

Gambar 03. Jumlah Penduduk Kabupaten Kepulauan Sangihe Menurut Kecamatan Tahun 2008

Jiwa 12000
Laki-laki 10000 8000 6000 4000 2000 0 Perempuan

15

Jumlah penduduk miskin dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Pada tahun 2007 sejumlah 17.421 KK, tahun 2008 sejumlah 14.292 KK, dan pada tahun 2009 sejumlah 13.833 KK. 2.2. Ketenagakerjaan Masalah ketenag asalah ketenagakerjaan di Kabupaten Sangihe masih merupakan fenomena pelik. Kurangnya kesempatan kerja dan adanya arus migrasi maupun urbanisasi menjadi tak terhindarkan. Dengan situasi sedemikian ini, bagaimanapun akan memberikan pengaruh pada struktur ketenagakerjaan, yakni kemungkinan menggelembungnya penduduk usia produktif (usia kerja). Untuk itu, perluasan kesempatan kerja perlu dioptimalkan secara produktif (productive empl productive employment). Berdasarkan data tingkat partisipasi angkatan kerja, mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan sampai dengan akhir tahun 2008 n mencapai 57.994 orang. Dari jumlah tersebut, 994 sebanyak 35.997 orang ( atau sekitar 62,07 %) 997 diantaranya merupakan penduduk yang sudah bekerja dan yang belum bekerja 21 21.997 (37,93 %). Hal ini berkorelasi positif dengan upaya menekan tingkat pengangguran di Daerah. Berdasarkan komposisi mata pencaharian, sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah Pertanian sebanyak 2.6740 orang atau 39,90 persen dari keseluruhan P 6740 tenaga kerja di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sedangkan sektor yang menyerap tenaga kerja terendah adalah pertambangan 159 orang (0,24 %). Sehubungan dengan peningkatan kualitas tenaga kerja, maka tingkat pendidikan turut berperan dalam menunjang keberhasilan suatu pekerjaan. Dari data yang ada terlihat bahwa angkatan kerja di Kabupaten Kepulauan Sangihe masih didominasi oleh angkatan kerja yang berstatus tamat SD berjumlah 23.767 orang atau 44,53%, kemudian diikuti 767 44,53 tamat SLTP 12. .472 orang (23,37%), Tamat SLTA 7.758 orang (14,53%), dan sisanya sebesar 18,59% terdistribusi pada angkatan kerja yang tidak tamat SD, buta aksara, % SD Tamat Akademi/S Akademi/Sarjana. 2.3. Kesehatan Menigkatnya angka harapan hidup menjadi 72,35 s.d tahun 2008 menunjukkan adanya hidup perbaikan kualitas hidup dan pemenuhan kebutuhan dasar di Daerah. P Perbaikan derajat kesehatan masyarakat perlu dibarengi dengan ketersediaan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit umum (RSU) dan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). kesehatan

16

Di Kepulauan Sangihe, Jumlah RS masih tetap i satu unit yaitu RSUD milik pemerintah yang berstatus tipe C, selain itu Puskesmas juga merupakan prasarana kesehatan yang tak kalah pentingnya di Kepulauan Sangihe disamping keberadaan klinik swasta yang juga memberikan andil membantu pemerintah dalam pelayanan kesehatan. Jumlah puskesmas sampai dengan tahun 2008 sebanyak 13 buah dan Puskesmas den Pembantu sebanyak 58 buah. Guna mendukung kinerja bidang kesehatan, penyediaan sumberdaya manusia baik medis maupun paramedis amatlah penting. Penyediaan tenaga medis dan paramedis di Puskesmas dan Dinas Kesehatan dalam tahun 2008 sebanyak 423 Kesehatan yang terdiri dari dokter, bidan, manteri kesehatan dan dukun terlatih. Pembangunan Kesehatan khususnya Balita terus digalakan. Angka kematian bayi, pada digalakan. tahun 2008 mancapai 11 per 1000 kelahiran. Sedangkan angka kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup mencapai 215 orang. Pelayanan bagi ibu hamil juga turut menentukan akan keberhasilan proses persalinan, disamping kesadaran untuk memeriksakan kesehatan kehamilan. Dari 1508 ibu hamil ada 881 yang memeriksakan ke Posyandu, 393 ke Puskesmas, 49 ke Dokter Praktek, 115 ke Rumah Sakit dan sisanya 79 ke dukun terlatih. 2.4. Pendidikan Fasilitas pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk tingkat dasar sampai SMU belum tersebar merata di setiap kecamatan, khusus tingkat SMU hanya tersedia 23 unit di khusus 9 kecamatan. Keberadaan fasilitas SMU ini membuat para siswa yang berada di kecamatan yang tidak mempunyai fasilitas SMU (umumnya wilayah pulau pulau-pulau kecil) harus pergi ke Kecamatan yang mempunyai fasilitas SMU. Keadaan ini tentu akan lebih banyak memakan biaya karena harus menempuh perjalanan antar pulau. Sedangkan yang memilih untuk melanjutkan sekolah di Manado terpaksa harus tinggal di Manado. Tabel berikut memperlihatkan ketersediaan fasilitas pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi para lulusan SMU di kabupaten ini memilki beberapa alternatif yaitu melanjutkan pendidikan tinggi di Tahuna atau di luar Kabupaten. Orientasi utama bagi para lulusan ini adalah Kota Manado yang menyediakan fasilitas pendidikan tinggi dengan berbagai litas pilihan jurusan atau bidang studi. Gambaran mengenai ketersediaan fasilitas pendidikan pada tahun 2008 sebagai berikut: k ada jumlah TK sebanyak 92 unit, SD 222 unit, SLTP/MTs 52 unit, SLTA 23 unit dan Perguruan Tinggi 1 buah.

17

Rasio murid-guru dan murid-sekolah merupakan indikator untuk mengukur daya tampung dan efektifitas proses belajar-mengajar. Ketersediaan sarana fisik sekolah misalnya, menjadi semakin efektif kalau sepadan dengan daya tampung muridnya. Demikian juga guru dan murid, menjadi semakin terjamin proses belajar mengajarnya kalau kemudian sang guru tidak memberi pelajaran pada banyak murid. Jumlah murid SD/MI selama tahun 2008 mencapai 13.820 orang, sedangkan tenaga guru sebanyak 1.164 orang. Ini berarti rasio murid-guru pada jenjang SD/MI sebesar 1/11,87 Dengan kata lain, tiap guru SD/MI dapat mendidik/mengajar rata-rata 12 murid. Pada tingkat SLTP/MTs, jumlah murid 6.067 orang, Jumlah tenaga guru sebanyak 352 orang, yang berarti rasio murid-guru mencapai 1/17,24 Dengan kata lain, tiap tenaga guru SLTP/MTs dapat mendidik/mengajar rata-rata 17 orang murid. Pada tingkat SM/SMA jumlah murid sebanyak 4.381 orang, dari sejumlah murid tersebut, diajar oleh tenaga guru sebanyak 279orang dengan rasio murid-guru sebesar 1/15,7 yang berarti tiap tenaga guru SMA dapat mendidik/ mengajar rata-rata 16 orang murid. 2.5. Kesejahteraan Sosial Tingkat kesejahteraan sosial sangat terkait dengan kebijakan pembangunan yang ada. Selama ini, tujuan untuk menekan angka kemiskinan tentunya sangat berkaitan langsung dengan apa yang sudah dijalankan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam program-programnya. Namun demikian, semua itu tidak akan bermakna apa-apa tanpa dibarengi dengan kesungguhan dari masyarakat dan pemerintah daerah sendiri dalam meningkatkan program kesejahteraan sosial. Berdasarkan data sementara yang ada selama tahun 2008, jumlah penduduk rawan sosial yang paling kecil yaitu, bekas nara pidana sebanyak 81 disusul anak terlantar 390 orang. Penduduk rawan sosial lainnya yang dirasakan paling besar pengaruhnya adalah penduduk miskin. Kemiskinan ini hampir dirasakan diseluruh Indonesia sebagai dampak dari krisis multi dimensi bahkan adanya bencana alam yang terus beruntun di tahun 2008 menambah jumlah keluarga miskin yang ada. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah baik melalui subsidi langsung maupun peningkatan ekonomi produktif keluarga miskin, belum juga mampu menekan perkembangan jumlah kerluarga miskin. 2.6. Agama Sesuai dengan kebijakan yang ada, pelayanan kehidupan beragama senantiasi dikembangkan dan ditingkatkan untuk membina kerukunan dan menciptakan suasana yang kondusif. Perkembangan umat beragama dan sarana pendukung kehidupan beragama. Sebagaimana data sementara menunjukkan sebagian besar penduduk di

18

Kabupaten Kepulauan Sangihe memeluk agama Kristen Protestan, selebihnya memeluk agama Islam, Kristen Katolik, Hindu dan Budha. Sementara itu, jumlah sarana ibadah (tempat peribadatan) di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk umat Islam seperti mesjid sebanyak 87 buah, langgar 25 buah, demikian pula tempat peribatan berupa gereja untuk umat Katolik sebanyak 8, kapel 1 buah, sedangkan tempat peribadatan untuk agama Hindu dan Budha sampai saat ini belum ada. Untuk tempat peribadatan umat Kristen Protestan yang merupakan masyoritas penduduk Kabupaten Kepulauan Sangihe paling banyak jumlahnya yaitu sebanyak 408 buah gereja.

19

BAB III EKONOMI
3.1. Pertanian Sektor pertanian memegang peran penting dalam menunjang pertumbuhan dan stabilitas ekonomi, terutama meningkatkan taraf hidup petani sebagai kelompok masyarakat yang terbesar serta mendukung pertumbuhan industri. Pembangunan pertanian dalam arti luas mencakup pembangunan tanaman pangan, perkebunan, perikanan, dan peternakan. Untuk menunjang pertumbuhan dan stabilitas ekonomi peranan sektor pertanian adalah meningkatkan pendapatan sebagian besar masyarakat yaitu petani, meningkatkan produksi dan nilai tambah, memperluas kesempatan kerja, mengentaskan penduduk dari kemiskinan, mengurangi kesenjangan pendapatan antar daerah dan antar golongan masyarakat, serta dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi. 3.1.1. Pertanian Tanaman Pangan Penyebaran produksi padi di Kabupaten Kepulauan Sangihe seluruhnya dihasilkan melalui padi ladang yang terkonsentrasi pada 7 kecamatan. Lahan sawah terluas berada di Kecamatan Tamako, Tabukan Utara dan Manganitu Selatan, yang keseluruhan mempunyai luas 49 ha dengan produksi mencapai 243 ton. Kondisi ini menggambarkan bahwa pengembangan padi ladang di Kabupaten Kepulauan Sangihe cukup berhasil jika dilihat dari produktifitasnya; produksi ideal untuk padi ladang per satu hektar adalah sebesar 3,5 ton.. Sedangkan untuk tanaman jagung luas areal tanamnya mencapai 427,5 ha yang tersebar hampir di semua kecamatan dengan produksi 711,1 ton, kondisi ini belum mencapai produktifitas ideal yaitu 3-4 ton per hektar. Selain kedua komoditas tersebut, tanaman umbi-umbian dan sagu juga merupakan komoditi alternatif untuk kebutuhan pangan di daerah ini, dari data yang ada produksi umbi-umbian Kabupaten Kepulauan Sangihe sebesar 11.243 ton. Selain itu juga dikembangkan tanaman sayuran dan buah-buahan yang pengembangannya disesuaikan dengan kondisi tanah dan iklim yang ada di daerah ini. 3.1.2. Perkebunan Pengusahaan perkebunan besar sampai keadaan tahun 2008 belum ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan semuanya masih termasuk perkebunan rakyat. Komoditas perkebunan seperti pala, cengkih dan kelapa merupakan komoditi unggulan bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dari luas areal tanaman kelapa 18.624,57 ha mampu berproduksi 12.813,96 ton. Kemudian untuk areal tanaman pala 3.839,64 ha dengan produksi 1475,11 ton, luas areal tanaman cengkih 4.757,8 ha dengan produksi 162,68 ton. Disamping tiga
20

komoditas tersebut telah diusahakan pengembangan komoditas lain seperti kopi, kakao dan vanili.

Gambar 04. Produksi Kelapa, Cengkih dan Pala Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2008

Ton

14000 12000 10000 8000 6000 4000 2000 0
KELAPA PALA CENGKIH
162,68 1475,11 12813,9

3.1.3. Peternakan Usaha peternakan sebagian besar masih dilakukan secara perorangan/rumah tangga. Pada tahun 2008 populasi ternak sapi sebanyak 982 ekor, kuda 4 ekor, kambing 2.456 ekor, itik 1389 ekor yang seluruhnya masih diusahakan secara perorangan/rumah tangga. Sedangkan untuk ternak ayam dan babi sudah berskala menengah disamping milik perorangan/kelompok. Populasi babi mencapai 20.470 ekor dan ayam 72.929 ekor. Pengembangan peternakan masih perlu ditingkatkan mengingat kebutuhan konsumsi daging maupun telur di daerah ini sebagian masih di-dropping dari luar daerah. 3.1.4. Perikanan dan Kelautan Pengembangan sektor perikanan dan kelautan di Kabupaten Kepulauan Sangihe terus dimaksimalkan oleh Pemerintah, karena potensi yang cukup besar dan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan sehingga apabila dikelola dengan baik akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan kehidupan nelayan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah baik melalui pemberian paket bantuan peralatan

21

tangkap maupun bimbingan/ pelatihan disamping mencari peluang pengembangan untuk beberapa komoditas lainnya. Usaha perikanan laut merupakan usaha yang paling banyak dilakukan, disamping juga usaha perikanan darat. Dari data yang ada sumberdaya perikanan laut yang banyak diperoleh yaitu tuna/cakalang, cumi maupun ikan besar lainnya. Tingkat pemanfaatan potensi perikanan laut masih berkisar 26 % (ikan pelagis) dan 2,2 % (ikan demersal) dari potensi lestari yaitu masing-masing sekitar 25.000 ton/tahun. Sedangkan untuk perikanan darat sudah dikembangkan walaupun masih berskala kecil dengan produksi total 6720.38 ton. Selanjutnya untuk status kepemilikan usaha perikanan dapat dirinci : usaha perikanan 280 orang, Penyewa perahu 431 orang, buruh penangkap ikan 948 orang. Prasarana pendukung usaha perikanan merupakan aspek yang sangat penting dalam peningkatan produksi pemasaran hasil maupun pengelolaan. Adapun sarana usaha perikanan yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe yaitu kapal motor, perahu motor, tambak, bagan, dan tempat pelelangan ikan. 3.1.5. Kehutanan Menurut jenisnya hutan dibagi menjadi hutan asli, hutan sekunder, hutan buatan, hutan suaka, hutan lindung, hutan produksi, hutan mangrove. Hutan pada umumnya terdapat di puncak-puncak gunung atau bukit seperti Sahengbalira dan Kalumelahana, Langinang, Bialangsoa, Palenti, Wulo, Batukakiraeng, Sahendarumang, Pananembaen, Bongkonsio dan Batungbakara. Luas penggunaan lahan hutan secara keseluruhan adalah 135,62 Km2 atau 14,40 persen dari luas total penggunaan lahan. Khusus hutan bakau dapat dijumpai di pulau Sangihe Besar yaitu di daerah Laine, Kaluwatu, Dapela, Mamesa, Kalangki, sekitar Tamako, muara S. Hangke/ Lumihi, Teluk Miulu dan Pantai Balane yang membentuk pulau-pulau kecil, muara S. Mentiki dan S. Peta. Luas keseluruhan hutan bakau di Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah sekitar 43,28 Km2 atau 5,87 % dari luas total. Adapun hasil hutan yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe meliputi Bambu, cempaka, jati, mahoni, meranti hoade dan nado, dengan luas areal sebesar 1328.9 ha. 3.2. Pertambangan Potensi bahan tambang yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe belum sepenuhnya dikelola dan diusahakan. Adapun sumber daya mineral yang banyak dijumpai Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah bahan galian golongan C, seperti batu gamping, batu kapur

22

pasir, pasir besih, batu trass dan tanah liat. Bahan galian C lebih banyak dimanfaatkan untuk kepentingan menunjang pembangunan gedung dan prasarana lainnya.. Penggalian tanah liat untuk pembuatan batu bata dan tanah urug, kegiatan ini banyak dilakukan di kecamatan Tabukan Selatan, kecamatan Tabukan Selatan Tenggara disamping kecamatan Kendahe, Tabukan Utara dan Nusa Tabukan. Hampir semua kecamatan memiliki bahan galian C meskipun jumlah dan jenisnya tidak sama. Kegiatan penambangan bahan galian C di Kabupaten Kepulauan Sangihe masih terbatas pada pemenuhan kebutuhan pembangunan fisik bangunan baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat; dan pada umumnya masih dilakukan secara tradisional dan bersifat sambilan. Adapun jenis bahan galian C yang banyak dimanfaatkan adalah pasir batu, tanah liat, batu, sedangkan potensi lain yang belum dimanfaatkan dan mempunyai peluang untuk dikembangkan sebagaimana pada tabel berikut : Tabel 01. Potensi Bahan Galian Tambang di Kabupaten Kepulauan Sangihe Lokasi Jenis Bahan Cadangan No Galian Kecamatan Tempat Jenis Total Tabukan Barit 1. Binebas Terukur 6.240 ton Selatan Lempung 2. Tamako Menggawa Terukur 2.200.000 m3 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Batu Apung Basalt Andesit Pasi Besi Bijih Besi Pasir Vulkanis Emas Tatoareng Manganitu Manganitu Tabukan Utara Manganitu Selatan Tabukan Utara Tabukan Selatan Naha Pintareng Pulau Mahangetang Pagulu Lebo Naha Terukur 240.000 m3 Terukur Terukur Terukur Terukur Indikasi Indikasi

3.3. Perindustrian Guna menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan maka pembangunan sektor industri di Kabupaten Kepulauan Sangihe dititikberatkan pada pengembangan industri kecil dan menengah yang didalamnya termasuk industri kecil dan kerajinan rumah tangga. Hal ini sesuai dengan sumber daya yang tersedia baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia disamping dalam rangka menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan. Adapun jenis industri kecil/kerjainan rumah tangga yang banyak

23

dilakukan di Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah kerajinan bambu sebanyak 54 buah, meubel 54 buah serta anyam-anyaman 42 buah, disamping itu telah dikembangkan industri pengelolaan batu bata. Upaya peningkatan kualitas produk terus digalakan antara lain melalui berbagai pelatihan-pelatihan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Guna membuka peluang pemasaran, produk industri kerajinan tersebut diikutsertakan pada berbagai kegiatan pameran maupun expo di tingkat propinsi maupun nasional. 3.4. Pemasyarakatan Teknologi Pemasyarakatan teknologi khususnya teknologi tepat guna di Kabupaten Kepulauan Sangihe sudah diterapkan, baik itu teknologi di bidang pertanian, perikanan, kesehatan maupun dibidang energi. Khusus di bidang energi dan konstruksi berkaitan erat dengan upaya peningkatan infrastruktur di pedesaan ataupun wilayah tertinggal seperti listrik tenaga surya, listrik tenaga angin serta teknologi terapan pengelolaan air bersih. Sampai dengan tahun 2008 pemanfaatan listrik tenaga surya berjumlah 84 buah yang pada umumnya terdapat di pulau-pulau kecil atau wilayah yang belum terjangkau listrik. Dibidang perikanan pemanfaatan teknologi berupa pengawetan ikan (53 buah), budidaya (20 buah) serta pembuatan abon ikan 3 buah. Sedangkan pemanfaatan teknologi pertanian lebih banyak difokuskan pada pembuatan bibit tanaman yaitu sebanyak 34 usaha. 3.5. Pariwisata dan Budaya Wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe mempunyai potensi pariwisata di masa depan, karena mempunyai objek-objek wisata yang khas dan jika pengembangannya dilakukan secara profesional akan berdampak meningkatnya kunjungan wisatawan. Adapun potensi wisata yang dapat diandalkan seperti Gunung Api Bawah Pulau Mahangetang, padang lamun, Brave Hills Napo, hamparan pasir putih di sejumlah pantai, keindahan alam pegunungan yang sangat cocok untuk wisata petualangan, disamping wisata budaya Upacara Adat Tulude yang di lakukan setiap tahun, kesenian adat dan bangunan-bangunan bersejarah yang tersebar di beberapa kecamatan. Menyadari akan hal ini maka, pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Kepulauan Sangihe dari tahun ke tahun terus dilakukan seperti peningkatan infrastruktur di lokasi objek wisata, promosi melalui penyelenggaraan pameran ataupun kegiatan expo baik yang dilakukan pada tingkat regional maupun nasional.

24

Keberadaan tempat penginapan maupun hotel bagi wisatawan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dengan pengembangan kepariwisataan. Diakui bahwa sampai saat ini hotel berbintang di daerah ini belum ada. Dari data terakhir jumlah penginapan yang ada berjumlah 10 buah yang terdiri dari hotel melati 7 buah dan motel/penginapan 3 buah.

25

BAB IV INFRASTRUKTUR
4.1. Prasarana Jalan dan Perhubungan 4.1.1. Prasarana Jalan Jalan merupakan prasarana pengangkutan darat yang penting dan strategis dalam memperlancar aktivitas perekonomian. Semakin meningkatnya usaha pembangunan antar wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe menuntut pula peningkatan pembangunan jalan untuk memudahkan mobilitas penduduk dan memperlancar arus lalu lintas barang dan jasa dari satu wilayah ke wilayah lain. Sampai dengan tahun 2008 panjang jalan di wilayah Kepulauan Sangihe sepanjang 560,51 km, yang terbagi berdasarkan status jalan yaitu Jalan Nasional 85,520 km, Jalan Propinsi 149,400 km, Jalan Kabupaten 325,860 km. Peningkatan kondisi jalan setiap tahun dilakukan baik melalui Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat. Penyediaan infrastruktur khususnya jalan yang berkualitas selalu menjadi fokus perhatian dalam setiap pembangunan. Untuk Jalan Nasional dan Jalan Propinsi semuanya sudah teraspal, sedangkan Jalan Kabupaten masih ditemui ruas jalan yang belum teraspal. panjang Jalan Kabupaten yang belum teraspal 141,15 km. Diakui bahwa keterbatasan dana menjadi kendala utama dalam upaya pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur wilayah.

26

4.1.1. Perhubungan Untuk memenuhi kebutuhan transportasi darat dalam menunjang aktivitas dan mobilisasi suatu usaha jenis angkutan darat yang tercatat sampai dengan tahun 2008 adalah kendaraan bermotor roda roda-4 sebanyak 568 buah, bermotor roda-3 sebanyak 95 Buah dan kendaraan roda-2 3 sebanyak 3.264 buah, yang sebagian besar digunakan 264 untuk keperluan angkutan penumpang. Dibidang prasarana angkutan darat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe telah pula membangun sejumlah terminal di beberpa ibukota kecamatan yakni di kecamatan Tahuna Timur, Tahuna, Tahuna Barat dan Tabukan Utara , Tamako Tamako. Ketergantungan akan transportasi laut sangat dirasakan bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe karena sebagai daerah kepula kepulauan; ketersediaan sarana dan prasarana perhubungan laut sangat vital dan penting, akses antar pulau sangat berpengaruh bagi semua aspek kehidupan masyarakat di daerah ini seperti ekonomi, pe pendidikan, kesehatan; Sehingga pengembangan transportasi laut setiap tahun dijadikan program prioritas setiap pembangunan bagi daerah ini. Prasarana perhubungan laut yang telah dibangun sampai saat ini terdiri dari pelabuhan 7 buah dan 27 buah dermaga mini/tambatan perahu. Sedangkan sarana transportasi laut yang ada meliputi kapal motor 6 buah, perahu motor 1.115 buah dan perahu tidak bermotor 3 ah 3.792 buah. Kegiatan tranportasi laut di saat ini masih terbatas pada route regional propinsi Sulawesi Utara. Pelayaran reguler baik dari Manado dengan tujuan Tahuna ataupun sebaliknya dilakukan setiap hari. Sedangkan untuk route pelayaran ke pulau pulau-pulau perbatasan dilayani oleh kapal-kapal perintis yang mengawali route kapal pelayarannya dari Bitung, terdapat dua kapal perintis yang melayari route menuju pulau-pulau pulau perbatasan baik yang terdapat di Sangihe tasan maupun yang ada di Talaud. Kedua kapal ini kadang bertemu di satu pelabuhan yang sama di pulau pulau-pulau perbatasan dengan tujuannya yang berbeda Transportasi udara yang ada saat ini berfungsi sebagai penghubung regional antara Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan Kabupaten Kepulauan Talaud dan ibukota Propinsi. Dengan panjang landasan (run way yang mencapai run way) 1.200 m Bandar Udara Yudha Tindas, Naha merupakan bandara satu satunya yang ada di daerah ini. Jalur penerbangan satu-satunya Manado-Naha-Melonguane PP setiap hari Senin. Melonguane

27

4.2. Telekomunikasi dan Informasi Sistem telekomunikasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe saat ini dapat dikatakan telah hampir menjangkau keseluruhan wilayah, untuk jaringan telepon kabel dilayani oleh PT TELKOM sebagai satu satunya penyedia jasa untuk sistem telekomunikasi tersebut. Saat satu-satunya ini terdapat 2 STO ( (Sentral Telepon Otomat) yaitu di STO Tahuna dan STO Tabukan ) Utara yang menjangkau 4 kecamatan yaitu Kecamatan Tabukan Utara, Tahuna Tahuna enjangkau Tahuna, Timur, Tahuna Barat Barat. Sedangkan untuk telepon selular terdapat 2 (dua) operator selular yang melayani wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, yaitu Telkomsel dan Satelindo dengan jangkauan pada beberapa pusat-pusat kegiatan di seluruh wilayah pusat kabupaten. Sampai dengan tahun 2008 Pelayanan telepon upaten. seluler dapat menjangkau hampir semua wilayah Sangihe Besar dan sebagian wilayah pulau esar pulau-pulau kecil (meliputi pulau Nusa, Bukide, Buang dan sekitarnya). Di bidang informasi, sampai saat ini keberadaan stasiun pemancar televisi relai hanya 1 buah yang juga merupakan milik pemerintah daerah (TV perbatasan). Akses informasi es siaran televisi pada umumnya melalui penggunaan antena parabola. Disamping itu juga, di daerah ini telah dibangun pemancar radio milik pemerintah yaitu RRI Tahuna, disamping sejumlah pemancar radio swasta. 4.3. Prasarana Air Bersih Penyediaan air bersih bagi penduduk di Kabupaten Kepulauan Sangihe umumnya bervariasi jika dilihat dari sumbernya, pemanfaatan sumber air masih belum merata disetiap tempat, biasanya penduduk memanfaatkan air bersih dari sumur apabila di tempat mereka tidak terdapat sumber air yang layak untuk di konsumsi atau untuk tidak penggunaan lainya. Pada pulau pulau kecil yang tidak dapat mengandalkan sumur galian pulau-pulau maka penduduk memanfaatkan air hujan yang ditampung dalam wadah tertentu (PAH / Penampungan Air Hujan). Pengelolaan pemanfaatan sumber air bersih di Kabupaten elolaan Kepulauan Sangihe saat ini hanya terdapat Kota Tahuna yang pelayanannya untuk kebutuhan penduduk di Kota Tahuna. PDAM Kota Tahuna menggunakan 7 (tujuh) mata air dan sumber air dari danau Mahena. Dari 8.257 Sambungan Langganan yang terdata, penggunaan air minum di Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagian besar adalah untuk rumah tempat tinggal.

28

4.4. Kelistrikan Tenaga listrik merupakan salah satu bentuk energi final memegang peranan yang sangat penting untuk mendorong berbagai aktivitas ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hingga tahun 2008 kapasitas listrik yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah sebagai berikut : Daya Terpasang Daya Mampu Normal Kebutuhan Beban Puncak Mesin Pembangkit Tahun Pembuatan : : : : : : : 11.078 KW atau 11 MW 3.000 KW atau 3 MW 4.500 KW atau 4,5 MW 21 unit 1979 - 2003 325,95 kms 285,51 kms

Jaringan - Teg. Menengah 20 KV - Teg. Rendah 220/380 V

Khusus dibeberapa wilayah pulau dan wilayah terpencil, untuk kebutuhan tenaga listik dipasok melalui pembangkit listrik tenaga surya tersebar dengan kapasitas 50 watt per kepala keluarga serta dua unit PLTS Terpusat kapasitas 5 KW di Kecamatan Tatoareng.

29

Lampiran Tabel

30

1.1. Luas dan Batas Wilayah
No. 01. Kecamatan Tatoareng Luas (km2) 18,56 Letak Batas Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan 02. Manganitu Selatan 73,99 Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan 03. Tamako 69,42 Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan 04. Manganitu 66,46 Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan 05. Tahuna Timur 25,15 Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan 06. Tahuna 25,76 Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan 07. Tahuna Barat 40,66 Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan 08. Kendahe 43,01 Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan Kecamatan Manganitu Selatan Laut Sulawesi Laut Maluku Kecamatan Siau Barat Kecamatan Tamako Laut Sulawesi Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara Laut Sulawesi Kecamatan Manganitu Laut Sulawesi Kecamatan Tabukan Tengah / Selatan Kecamatan Manganitu Selatan Kecamatan Tahuna Timur Laut Sulawesi Kecamatan Tabukan Tengah Kecamatan Tamako Kecamatan Tabukan Utara Kecamatan Tahuna Barat Teluk Tahuna Kecamatan Manganitu Kecamatan Tabukan Utara Kecamatan Tahuna Barat Kecamatan Tahuna Timur Teluk Tahuna Kecamatan Tabukan Utara Kecamatan Kendahe Kecamatan Tahuna Teluk Tahuna Wilayah Negara Philipina Laut Sulawesi Kecamatan Tabukan Utara Kecamatan Tahuna Barat

31

No. 09.

Kecamatan Tabukan Utara

Luas (km2) 116,58

Letak Batas Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan Wilayah Negara Philipina Kecamatan Tabukan Selatan Tengah Kecamatan Tahuna Kecamatan Nusa Tabukan Kecamatan Tabukan Utara Kecamatan Tabukan Utara Kecamatan Kendahe Kabupaten Talaud Kecamatan Tabukan Utara Kecamatan Tamako / Manganitu Laut Maluku Kecamatan Tabukan Selatan Kecamatan Tabukan Tengah Kecamatan Tamako Laut Sulawesi Kecamatan Manganitu Kecamatan Tabukan Selatan Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara Laut Sulawesi Kecamatan Manganitu Selatan Kecamatan Tabukan Selatan Kecamatan Tamako Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara Kecamatan Manganitu Selatan Republik Philipina Laut Sulawesi Laut Pasifik Kecamatan Kendahe

10.

Nusa Tabukan

14,73

Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan

11.

Tabukan Tengah

87,39

Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan

12.

Tabukan Selatan

68,76

Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan

13.

Tabukan Selatan Tengah

46,84

Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan

14.

Tabukan Selatan Tenggara

22,29

Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan

15

Marore

17,60

Sebelah Utara Sebelah Barat Sebelah Timur Sebelah Selatan

Total Luas ( 2008 )

736,98

32

1.2. Luas Wilayah Menurut Penggunaannya
Jenis Penggunaannya (Ha)

Lain-lain
0.95 4 3.98 3.41 1.79 2.38 2.90 2.86 6.22 0.76 5.36 3.60 2.40 176 176
41.99 41.99 61.82

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore 2007 2007 2006

2.97

-

2.87

7.85

1.45

2.28

0.02

1

0.17

1

18.56

164,4

30

3

400

-

241

11

1,1

3

3

74,00

9.70

0.61

12.11

27.36

4.39

9.21

0.22

0.30

0.62

0.91

69.42

11.27

0.68

10.27

28.12

3.87

8.15

0.08

-

0.60

0.01

66.46

4.00

-

3.89

10.64

1.21

3.34

0.03

0.02

0.23

0.00

25.15

4.73

-

3.46

10.13

1.11

3.68

0.02

0.02

0.23

0.00

25.76

6.47

-

6.28

17.20

2.37

4.99

0.05

0.03

0.37

0.00

40.66

8.89

-

8.62

24.72

3.25

6.85

0.07

0.02

0.50

0.01

55.78

19.33

-

18.72

53.69

7.05

14.87

0.15

0.05

1.09

0.01

121.18

2.14

-

2.42

6.23

0.78

2.25

0.02

-

0.13

-

14.73

15.45

-

11.75

36.97

5.09

10.72

0.10

0.01

0.79

1.14

87.39

10.80

-

22,5

29.09

4.00

8.44

0.08

0.01

0.62

0.90

68.76

7.82

-

7.24

19.82

2.73

5.75

0.06

-

0.42

0.61

46.84

477

-

325,7

527

-

942.9

19

122

116.8

90

2806

477

-

325,7

527

-

942.9

19

122

116.8

90

2806

110.54

2.27

115.21

310.41

43.28

92.34

1.17

0.46

6.64

4.85

736.97

110.54

2.27

115.21

310.41

43.28

92.34

1.17

0.46

6.64

4.85

736.97

172.6

2.27

162.77

425.97

55.76

114.3

2.08

0.46

10.07

4.85

Jumlah

Hutan

Rawa

No.

Kecamatan

Daerah Tangkapan air

Rekreasi & Olahraga

Pertanian/Sawah

Ladang/Tegalan

Perikanan Darat

Permukimnan

Hutan Bakau

Perkebunan

33

1.3. Jarak dan Waktu Tempuh
Jarak ke Ibukota Kab. (Km) Waktu tempuh Ke Ibukota Kabupaten (jam) 3

No.

Kecamatan

01.

Tatoareng

37 *)

02.

Manganitu Selatan

56

2

03.

Tamako

32

1

04.

Manganitu

10

0.25

05.

Tahuna Timur

0

0

06.

Tahuna

0

0

07.

Tahuna Barat

0

0

08.

Kendahe

18

0.5

09.

Tabukan Utara

17

0.5

10.

Nusa Tabukan

26 *)

3

11.

Tabukan Tengah

23

1

12.

Tabukan Selatan

24

1,15

13.

Tabukan Selatan Tengah

48

2

14.

Tabukan Selatan Tenggara

58

2

15.

Marore

85*)

6

Ket : * ) mil laut

34

1.4. Topografi dan Kondisi Geografis
Bentangan Lahan

Kondisi Geografis Tinggi Dari Permukaan Laut (m) 3

No.

Kecamatan
Daratan (ha) Pengunungan (ha)

Suhu Rata-rata (oC)

01.

Tatoareng

258.98

1,597.02

27

02.

Manganitu Selatan

550

190

0 - 300

27

03.

Tamako

3,163.44

3,778.56

2 – 750

27

04.

Manganitu

3,028.56

3,617.44

15 – 320

27

05.

Tahuna Timur

1986

216

2 – 750

27

06.

Tahuna

1,674.40

901.60

2 – 750

27

07.

Tahuna Barat

2,642.90

1,423.10

2 – 750

27

08.

Kendahe

2,204.87

3,374.13

3 – 40

27

09.

Tabukan Utara

7,573.75

4,544.25

4 – 500

27

10.

Nusa Tabukan

1507

245.50

2–5

27

11.

Tabukan Tengah

75

15

0 - 100

27

12.

Tabukan Selatan

1,330

3118

1 – 500

27

13.

Tabukan Selatan Tengah

3,687.40

996.60

1 – 500

27

14.

Tabukan Selatan Tenggara

1886

920

1 - 98

37

15.

Marore

81,98

15,00

38

37

35

1.5. Kesuburan dan Tingkat Erosi Tanah
Luasan Tingkat Kesuburan Tanah (ha) No. Kecamatan
Subur Sedang Tidak Subur Tidak Ada Erosi 1,86 Erosi Ringan Erosi Sedang Erosi Berat

Luasan Tingkat Erosi (ha)

01.

Tatoareng

983.52

491.76

380.72

4,64

3,71

8,35

02.

Manganitu Selatan

10

690

40

-

-

-

-

03.

Tamako

2,609.77

3,653.68

678.54

6,94

17,36

13,88

31,24

04.

Manganitu

3034

1043

1001

-

-

-

-

05.

Tahuna Timur

1142,58

1058

1,79

2,52

6,29

5,03

11,32

06.

Tahuna

1,170.91

1,405.09

-

2,58

6,44

5,15

11,59

07.

Tahuna Barat

1,848.18

2,217.82

-

4,07

10,17

8,13

18,30

08.

Kendahe

3,021.96

2,092.13

464.92

5,58

13,95

11,16

25,11

09.

Tabukan Utara

6,462.93

3,231.47

2,423.60

12,12

30,30

24,24

54,53

10.

Nusa Tabukan

795

561

511

2,00

3,68

2,95

6,63

11.

Tabukan Tengah

605

55

-

60

7

10

5

12.

Tabukan Selatan

513

1442

822

1,170

434,5

116,5

-

13.

Tabukan Selatan Tengah

3,406.55

425.82

851.64

4,68

11,71

9,37

21,08

14.

Tabukan Selatan Tenggara

1241

15,28

37

357

1569

836,5

43,5

15.

Marore

40

40

15

-

-

-

-

36

Lampiran Tabel

37

2.1. Demografi 2.1.1. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin

No.

Kecamatan

Laki-laki

Perempuan

Jumlah

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah (2008 ) Jumlah (2007 ) Jumlah (2006 )

2.651 5.861 6.884 8.265 6.100 7.618 2.826 3.567 10.462 1.896 5.658 6.052 1.623 1.248 68.091

2.551 5.825 6.612 7.478 6.168 8.014 2.792 3.392 10.174 1.709 5.731 7.216 1.479 1.165 65.997

5.202 11.686 13.496 14.734 12.268 15.632 5.618 6.959 20.636 3.230 11.389 13.268 3.102 2.413 1.435 134.088

67.036 66.595

65.219 64.603

132.255 131.198

38

2.1.2. Kepadatan Penduduk

No.

Kecamatan

Jumlah Penduduk

Luas wilayah (km2)

Kepadatan (Jiwa/Km2)

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

5.202 11.686 13.496 14.734 12.268 15.632 5.618 6.959 20.636 3.272 11.389 13.268 3.102 2.413 1.435 134088

18,56 73,99 69,42 66,46 25,15 25,76 40,66 43,01 121,18 14.73 87,39 68,76 46,84 22,29 17,60 736.98 736.98 736,98

280 158 194 222 489 606 138 162 170 222 130 193 66 108 81 181,94 179,46 178,02

132255 131198

39

2.1.3. Jumlah Penduduk Menurut Kewarganegaraan
Jenis Kewarganegaraan

No.

Kecamatan WNI Cina WNI Keturunan Arab lainnya -

Warga Negara Asing

01.

Tatoareng

5202

-

-

02.

Manganitu Selatan

11686

50

-

-

-

03.

Tamako

13496

-

-

-

-

04.

Manganitu

14734

-

-

-

-

05.

Tahuna Timur

12268

-

-

-

-

06.

Tahuna

15632

-

-

-

-

07.

Tahuna Barat

5618

-

-

-

-

08.

Kendahe

6914

44

-

-

-

09.

Tabukan Utara

20636

-

-

-

-

10.

Nusa Tabukan

3228

8

-

-

5

11. 12. 13. 14. 15.

Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

13268 6325 3100 2413 1435

18 -

-

-

-

Ket : *) tidak ada data 40

2.2. Ketenagakerjaan 2.2.1. Jumlah Penduduk Berdasarkan Mata Pencaharian

No.

Kecamatan

Pertanian

Perkebunan

Peternakan

Perikan an

Pertambangan

Industri/ Kerajinan

Jasa/Perdagangan

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

90 3992 2985 1035 778 1423 181 10059 575 2672 2021 610 271 26692 26740 20932

298 962 3672 1723 4.409 166 775 5229 95 2789 112 881 271

16 0 2180 1 1.015 121 208 1380 253 47 1970 1672 125 720 490

104 218 31 1195 153 270 166 226 650 65 11 173 37 390 3689 3701 2575

46 0 1 47 159 159

14 7 103 156 47 157 33 57 29 30 633 493 860

59 918 347 165 4.353 761 268 462 163 19 183 165 3514.353

16977.41 9184.015

24793 22416

7315 7314

3828 13300

41

2.2.2 Komposisi Penduduk Usia Kerja

No.

Kecamatan

Pddk Usia Kerja

Pddk Usia Kerja yang Bekerja

Pddk Usia Kerja yang Belum Bekerja

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan *) Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

3818 6872 13496 7709 8953 4244 3562 2470 10968 2151 620 692 1660 673 911 68799 53377 26669

652 0 3829 4815 6729 919 3670 936 10968 807 128 585 1324 538 97 35997 34585 14020

122 0 9667 2894 2224 3325 368 1534 234 107 107 463 135 817 21997 18792 12649

42

2.2.3. Komposisi Angkatan Kerja Menurut Tingkat Pendidikan
Buta Aksara dan Angka 30 0 287 30 52 69 18 156 313 23 45 1023 546 1313 Tidak Tamat SD 75 0 898 1504 426 257 591 742 809 469 1239 139 539 39 7727 6827 9162 Tamat Akademi (D1-D3) 2 0 128 86 276 269 34 34 167 25 24 5 11 18 1079 1153 2879

No.

Kecamatan

Tamat SD

Tamat SLTP

Tamat SLTA

Sarjana (S1-S3)

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan *) Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

215 0 3257 2256 2526 3559 1398 1197 2939 121 981 108 983 157 19697 23767 28935

70 0 556 1954 1847 1693 974 864 3547 116 652 105 342 174 12894 12472 23913

75 0 394 1549 2657 905 792 452 1951 174 382 120 335 151 99937 7758 21317

4 0 68 78 513 445 58 25 137 16 31 11 21 1407 1400 2052

43

2.3. Kesehatan 2.3.1. Angka Kematian Bayi

No.

Kecamatan

Jumlah Bayi Lahir Meninggal

Jumlah Bayi Meninggal

Jumlah Bayi Lahir hidup

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan *) Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

1 5 2 2 3 13 22 17

3 6 4 1 1 2 2 1 20 22 5

12 186 57 84 32 8 212 6 174 139 25 6 941 927 1280

44

2.3.2. Angka Penerapan Imunisasi
Ibu hamil yg mendapatkan pemeriksaan Bayi yg Mendapat imunisasi (DPT1,BCG,Polio) Jumlah bayi Jumlah Balita

Bayi 3 bulan yg mendapatkan imunisasi (DPT-2, Polio-2)

Bayi 3 bulan yg mendapatkan imunisasi (DPT-3, Polio-3)

Bayi 3 bulan yg mendapatkan imunisasi campak

Balita terserang diare, amuba

Mendapatkan suntikan TT2

Balita kurang Vitamin A

No.

Kecamatan

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

42 41 101 54 99 60 42 19 166 150 29 13 9
825 527 1343

32 41 101 38 62 52 42 19 166 29 10 9
601 380 1193

Pemeriksaan

Ibu Hamil

20 4 42 2 56 33 23 128 19 134 111 10 212
794 451 597

70 41 257 160 5 151 138 131 239 3 565 277 20 23 76
2156 1938 2153

43 19

42 25 209

25 8 50 4 96 51 225 60 144 59 27 12 4
765 740 695

209 4 119 8 2 342 721 57

61 10 15 86 32 32

177 12 6 201 112 213

65 1 140 53 88 230 1 376 181 46 18 616
1877 1062 1223

60 1 138 40 76 235 340 167 31 10 616
1990 1209 1159

Balita kurang gizi

6

45

2.3.3. Pengurus dan Pembina Posyandu
Jumlah Pembina Posyandu No. Kecamatan Jumlah Pengurus Dasawisma Jumlah Kader Posyandu Tingkat desa

Tingkat Kecamatan

01.

Tatoareng *)

-

-

-

-

02.

Manganitu Selatan

-

52

-

-

03.

Tamako

121

82

-

32

04.

Manganitu

97

95

18

1

05.

Tahuna Timur

960

41

8

2

06.

Tahuna

162

27

1

11

07.

Tahuna Barat

63

29

-

-

08.

Kendahe

-

40

9

-

09.

Tabukan Utara

394

85

59

-

10.

Nusa Tabukan

17

10

2

4

11.

Tabukan Tengah

188

75

19

1

12.

Tabukan Selatan

108

24

14

10

13.

Tabukan Selatan Tengah

39

31

2

2

14.

Tabukan Selatan Tenggara

24

-

6

1

15.

Marore

-

5

3

10

Ket : *) Tidak ada data

46

2.3.4. Status Gizi Bayi/Balita
Status Gizi

No.

Kecamatan

Balita ditimbang

Bayi/Balita Kurang Berat Badan

Bergizi Buruk

Bergizi Kurang

Bergizi Baik

Jumlah Pemberian Makanan Tambahan

01.

Tatoareng

290

26

-

-

-

-

02.

Manganitu Selatan

468

117

0

117

351

6

03.

Tamako

690

-

-

93

-

783

04.

Manganitu

717

21

-

-

622

-

05.

Tahuna Timur

365

166

-

166

126

148

06.

Tahuna

753

36

14

105

626

259

07.

Tahuna Barat

413

-

-

-

-

-

08.

Kendahe

310

15

2

12

281

8

09.

Tabukan Utara

1877

21

2

45

1809

23

10.

Nusa Tabukan

104

1

1

1

103

104

11.

Tabukan Tengah

7168

22

-

-

7146

22

12.

Tabukan Selatan

424

-

-

5

-

5

13.

Tabukan Selatan Tengah

413

7

5

11

203

347

14.

Tabukan Selatan Tenggara

76

8

5

17

61

12

15.

Marore

42

10

-

10

32

1

Ket : *) tidak ada data

47

2.3.5. Pelayanan Ibu Hamil
Jumlah Ibu Hamil meemeriksa kan ke dokter praktek Jumlah Ibu Hamil meemeriksa kan ke dukun terlatih

No.

Kecamatan

Jumlah Ibu Hamil

Jumlah Ibu Hamil meemeriksa kan ke posyandu

Jumlah Ibu Hamil meemeriksa kan ke puskesmas

Jumlah Ibu Hamil meemeriksa kan ke rumah sakit

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

16 199 101 54 365 37 42 238 9 166 138 23 21 9 1418 1508 1343

6 41 199 101 53 60 28 29 188 9 166 139 16 18 8 1061 881 816

16 36 39 94 97 5 32 9 150 18 4 2 502 393 242

15 8 6 2 8 2 48 4 93 49 10

16 40 39 5 10 7 43 2 3 165 115 61

15 42 1

75 8 5 2 148 79 23

48

2.3.6. Pelayanan Persalinan
Jumlah Ibu Melahirkan ditolong dukun terlatih Jumlah Ibu meninggal saat melahirkan

No.

Kecamatan

Jumah Ibu Melahirkan

Jumlah Ibu Melahirkan ditolong dokter

Jumlah Ibu Melahirkan ditolong bidan

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah (2008 ) Jumlah (2007 ) Jumlah (2006 )

18 12 87 58 35 142 18 8 212 6 178 80 22 33 2 911 1393 848

1 7 1 32 35 6 24 5 26 6 12 155 155 38

7 76 56 67 10 5 179 1 89 8 13 511 524 451

7 5 10 2 3 40 2 9 1 63 12 7 2 163 134 112

1 1 1 3 3 3

49

2.3.7. Jumlah Tenaga Medis dan Paramedis

Dokter Manteri kesehatan

Dukun bayi

Dokter jiwa/psikiater

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

1 1 3 2 4 10 1 2 2 1 1 1 1 -

1 1 2 1 -

2 -

-

-

-

-

7 6 5 9 5 8 3 7 3 3 1 -

11 -

11 11 15 15 35 6 7 9

2 12 4 3

11 4 -

3 2 22 4 -

3 4 1 -

4 7 5 4 4 -

Belum terlatih

Dokter hewan

Dokter mata

Dokter THT

Dokter kulit

Dokter umu

Dokter gigi

No.

Kecamatan

Perawat

Bidan

Terlatih

-

3 8 7 -

50

2.3.8. Jumlah Prasarana Kesehatan

No.

Kecamatan

Apotek

Rmh sakit umum

Rmh sakit bersalin

Poliklinik

Posyandu

Rmh sakit khusus

Puskes mas

Puskes mas pembantu

Dokter praktek

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

1 8 9

1 1

0

1 1 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
14

1 4 7 10 1 3 3 6 4 3 11 5 3 1 2
64

1 4 4 1 1 11

1 1

2 1 3

13 17 21 9 9 21 4 19 13 5 1 3
135

10

1

1

4

152

0

14

58

10

5

1

0

1

133

0

14

56

13

51

2.3.9. Kondisi Perumahan Penduduk

No.

Kecamatan

Jumlah Rumah Gubuk

Jumlah Rumah Sederhana

Jumlah Rumah semipermanen

Jumlah Rumah Permanen

01.

Tatoareng *)

-

-

-

-

02.

Manganitu Selatan

-

-

-

-

03.

Tamako

441

563

1421

485

04.

Manganitu

403

1404

1707

345

05.

Tahuna Timur

16

513

1453

750

06.

Tahuna

312

605

1290

1118

07.

Tahuna Barat

164

206

984

100

08.

Kendahe

149

201

1149

81

09.

Tabukan Utara:

1862

1442

2090

254

10.

Nusa Tabukan

535

210

109

16

11.

Tabukan Tengah

1833

604

832

100

12.

Tabukan Selatan

939

210

591

116

13.

Tabukan Selatan Tengah

243

366

188

71

14.

Tabukan Selatan Tenggara

271

299

139

16

15.

Marore

-

-

-

-

Ket : *) Tidak ada data

52

2.3.10. Kesehatan Lingkungan Permukiman
Jumlah Rumah No. Kecamatan Memiliki WC dengan tanki septic Memiliki WC tanpa tanki septic Memiliki SPL

01.

Tatoareng *)

-

500

7

02.

Manganitu Selatan

-

-

-

03.

Tamako

1164

670

-

04.

Manganitu

2017

1121

1216

05.

Tahuna Timur

2023

699

1808

06.

Tahuna

2190

1384

-

07.

Tahuna Barat

1067

4

34

08.

Kendahe

461

242

58

09.

Tabukan Utara

3

4215

2207

10.

Nusa Tabukan

471

-

-

11.

Tabukan Tengah

1336

141

311

12.

Tabukan Selatan

996

574

120

13.

Tabukan Selatan Tengah

171

364

-

14.

Tabukan Selatan Tenggara

110

39

-

15.

Marore

-

-

-

Ket : *) Tidak ada data

53

2.4. Pendidikan 2.4.1. Prasarana Pendidikan Formal
Jumlah Prasarana Pendidikan No. Kecamatan
TK SD SLTP SLTA Perguruan Tinggi (Univ/ akademi)

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

5 8 16 10 11 5 5 13 1 7 6 1 1 89 88 65

11 18 19 24 9 13 7 13 30 7 24 15 10 6 206 200 205

3 5 4 5 3 8 1 3 6 2 4 3 3 1 51 49 41

1 2 1 4 3 1 6 1 1 20 21 18

1 1 1 2

54

2.4.2. Pendidikan Penduduk
Jumlah Penduduk menurut tingkat pendidikan No. Kecamatan
Tidak tamat SD Tamat SD Tamat SLTP Tamat SLTA Ujian Persamaam

Tamat Perguruan Tinggi

Tkt SD

Tkt SLP

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

2081 0 5253 426 455 751 742 2077 469 1239 422 468 370 14753 20683 41126

2133 0 5384 276 2526 3091 1135 1118 1980 121 981 1450 987 672 21854 30304 34528

1717 0 4334 87 1847 2001 1013 830 585 116 652 501 338 1028 15049 20089 27019

1561 0 3940 34 2657 3149 836 431 389 174 382 525 317 272 14667 19198 24217

4 0 525 276 621 114 59 121 12 55 20 17 15 1839 3169 3432

0 86 11 16 15 10 15 153 58 100

0 93 11 11 135 20 8 19 297 94 352

55

2.4.3.. Jumlah Guru dan Murid
SD No. Kecamatan Murid Guru Murid Guru Murid Guru SLTP SLTA

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

619 1070 1266 1605 1091 1401 581 839 2044 418 1066 697 313 96 13106 13523 14609

43 84 117 173 70 112 69 82 174 32 126 82 44 34 1242 1246 1233

106 221 481 627 560 564 268 336 737 62 167 252 137 89 4607 4876 5218

10 23 32 38 58 57 11 17 50 3 11 19 6 7 342 374 1299

57 315 294 1535 749 187 80 595 91 145 30 4078 3828 2078

8 13 15 146 81 33 9 13 1 319 280 131

56

2.4.4.. Jumlah Penduduk Buta Aksara dan Angka Latin

No.

Kecamatan

Jumlah Penduduk Usia 10 tahun keatas

Penduduk Usia 10 tahun keatas yang butu aksara dan angka latin

Penduduk usia dewasa yang tidak bisa berbahasa indonesia

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

572 1445 21 4520 4585 765 14800 80 37 870 2093 29780 50145 40168

27 114 2 45 25 13 12 238 336 374

88 35 96 124 343 279 267

Ket : *) Tidak ada data

57

2.4.5.. Remaja Putus Sekolah

No.

Kecamatan

Jumlah remaja yang ada

Remaja putus sekolah SD

Remaja putus sekolah SLTP

Remaja Putus sekolah SLTA

Remaja putus kuliah

01.

Tatoareng *)

-

-

-

-

-

02.

Manganitu Selatan

-

-

-

-

-

03.

Tamako *)

-

-

-

-

-

04.

Manganitu

875

78

51

28

6

05.

Tahuna Timur

1138

201

156

116

-

06.

Tahuna

775

109

24

22

4

07.

Tahuna Barat

608

74

33

24

4

08.

Kendahe *)

-

-

-

-

-

09.

Tabukan Utara

2362

715

421

1000

10.

Nusa Tabukan

271

58

-

-

-

11.

Tabukan Tengah

176

37

16

9

-

12.

Tabukan Selatan

394

145

55

27

21

13.

Tabukan Selatan Tengah

399

85

84

43

2

14.

Tabukan Selatan Tenggara

187

22

42

19

-

15.

Marore

187

22

42

19

-

Ket : *) Tidak ada data

58

2.5. Kesejahteraan Sosial
2.5.1. Penduduk Cacat Mental dan Fisik
Jumlah Penduduk cacat mental dan fisik (orang) No. Kecamatan
Bibir sumbing Tuna wicara Tuna rungu Tunanetra Lumpuh lainnya

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako *) Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

68 1 1 6 4 16 2 3 1 -

12 16 14 27 21 2 5 5 7 5 -

26 7 9 5 12 26 3 20 7 3 -

8 6 5 8 12 21 19 6 4 5 -

83 7 4 10 11 21 11 60 9 3 -

22 22 6 35 21 41 8 7 9 3 -

Ket : *) Tidak ada data

59

2.5.2. Penduduk Bermasalah Sosial
Jumlah penduduk yang bermasalah sosial (orang) No. Kecamatan
Wanita tuna susila Pengemis Anak terlantar Bekas narapidana Lansia terlantar Masy. Asing

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako *) Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat *) Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

3 3

-

46 2 55 152 21 52 62 390 404 347

2 1 4 20 21 1 2 9 11 10 81 135 74

181 3 11 208 40 443 405 258

-

60

2.5.3. Korban dan Rawan Bencana Alam
Jumlah KK korban dan rawan bencana alam No Kecamatan Korban bencana alam Tinggal di daerah rawan bencana alam (KK) 161 2 322 109 513 892 2715 47 135 12 4908 2831 699

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako *) Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

1 46 120 402 31 353 344 13 1310 1289 563

Ket : *) Tidak ada data

61

2.5.4. Keluarga Berencana
Jumlah Peserta KB No. Kecamatan Pasangan Usia Subur Akseptor KB Aktif Pasangan KB Lestari

01.

Tatoareng

-

-

-

02.

Manganitu Selatan

2271

-

-

03.

Tamako

2060

1851

-

04.

Manganitu

2220

1856

-

05.

Tahuna Timur

2030

14330

-

06.

Tahuna

2264

1525

1321

07.

Tahuna Barat

860

628

182

08.

Kendahe

1201

1056

63

09.

Tabukan Utara

3252

2580

-

10.

Nusa Tabukan

502

439

321

11.

Tabukan Tengah

1897

1443

-

12.

Tabukan Selatan

1013

888

13

13.

Tabukan Selatan Tengah

279

298

29

14.

Tabukan Selatan Tenggara

506

438

49

15.

Marore

163

93

2

62

2.5.5. Tingkat Kesejahteraan Keluarga
Jumlah KK menurut tingkat kesejahteraan No. Kecamatan Keluarga Prasejahtera Sejahtera I Sejahtera II Sejahtera III Sejahtera III Plus

01.

Tatoareng *)

-

-

-

-

-

02.

Manganitu Selatan

-

-

-

-

-

03.

Tamako

2469

1150

261

63

-

04.

Manganitu

1036

1996

801

343

338

05.

Tahuna Timur

527

978

686

943

67

06.

Tahuna

872

512

547

552

381

07.

Tahuna Barat

426

379

464

246

-

08.

Kendahe

877

527

352

108

74

09.

Tabukan Utara

1600

1453

1282

890

177

10.

Nusa Tabukan

535

210

109

16

-

11.

Tabukan Tengah

1897

513

609

253

-

12.

Tabukan Selatan

1159

421

195

73

19

13.

Tabukan Selatan Tengah

459

110

115

81

316

14.

Tabukan Selatan Tenggara

418

169

99

17

3

15.

Marore

-

-

-

-

-

Ket : *) Tidak ada data

63

2.6. Agama 2.6.1. Sarana Ibadah
Jumlah Sarana Ibadah (buah) No. Kecamatan
Mesjid Langgar Gereja Kristen Gereja Katholik Kapel Katholik Wihara Pura

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah (2006 )

4 1 1 6 1 7 41 11 11 2 1 1 87 84 99

1 4 2

14 44 48 57 14 34 14

1 1 1 2 2 1 8 7 6

0 1 1

0 0 0

0 0 0

4 13 1 25 22 16

13 30 10 45 41 22 21 1 408 409 374

64

2.6.2. Penduduk Menurut Agama Yang Dianut
Jumlah Penduduk Menurut Agama Yang dianut (jiwa) No. Kecamatan Islam Kristen Katholik Budha Hindu

01.

Tatoareng

-

5300

172

-

-

02.

Manganitu Selatan

1161

10416

109

-

-

03.

Tamako

34

13408

30

-

-

04.

Manganitu

143

14213

378

-

-

05.

Tahuna Timur

2967

8986

116

3

5

06.

Tahuna

2828

9206

268

2

-

07.

Tahuna Barat

90

5528

-

-

-

08.

Kendahe

2614

4590

-

-

-

09.

Tabukan Utara

10211

7965

-

-

-

10.

Nusa Tabukan

1595

972

4

-

-

11.

Tabukan Tengah

2860

7855

12

-

-

12.

Tabukan Selatan

350

5719

32

-

-

13.

Tabukan Selatan Tengah

68

2967

-

-

-

14.

Tabukan Selatan Tenggara

42

2331

4

-

-

15.

Marore*)

-

-

-

-

-

Ket : *) Tidak ada data

65

Lampiran Tabel

66

3.1. Pertanian 3.1.1 Tanaman Pangan

3.1.1.1. Luas Areal, Jumlah Produksi Tanaman Padi
Padi No. Kecamatan Luas Areal (ha) 01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15 Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 ) 15 15 14 5 49 65 27.5 Produksi (ton) 3 52 46 17 125 243 207 67.95

67

3.1.1.2. Luas Areal, Jumlah Produksi Tanaman Jagung

Jagung No. Kecamatan Luas Areal (ha) 01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 ) 17 27 38 2,32 40,18 29 135 30 32 31 46 427,5 464 418 Produksi (ton) 36 3,2 0,8 3,10 37 63 335 79 15 50 89 711,1 1158 1033

68

3.1.1.3.. Jumlah Produksi Tanaman Palawija
Produksi (Ton)

Kacang Tanah

Kacang Hijau

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah (2006 )

110 675 5 7,2 1,00 220 330 65 300 1713,2 2630 1583

350 1,5 4 5,45 410 630 29 8,5 510 510 2458,45 5060 489

520 10,8 280 10050 5 7,5 1840 1500 14213,3 22640 2242

Kedelai

Talas

No.

Kecamatan

80 0,8 230 340 290 290 1230,8 2550 664

220 340 5 5,8 380 410 508 15 87 490 2460,8 4250 255

240 575 5 3,7 430 580 38,30 1432 24 90 530 3948 4690 572

Ket : *) Tidak ada data

Ubi Kayu -

Ubi Jalar

69

3.1.1.4. Produksi Tanaman Sayur - Sayuran
Produksi (Ton) Kacang Panjang

Ktimun

Terung

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah (2006 )

110 0,8 5 7,2 1,00 220 330 10,35 300 1910,35 2630 1583

350 5,5 5,45 410 630 510 1910,95 5060 489

520 10,8 280 10050 1500 12360,8 22640 2242

-

220 0,6 1 5,8 380 410 7,15 15 490 1529,55 4250 255

80 0,8 230 340 290 940,8 2550 664

240 3,7 430 580 530 1783,7 4690 572

Bayam -

Cabe

No.

Kecamatan

Kangkung

70

3.1.1.5. Produksi Tanaman Buah-Buahan
Produksi (Ton) No. Kecamatan

Duku/ langsat

Durian

Pepaya

Pisang

Salak

Mangga

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara *) Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah (2006 )

2920 13 16,925 1230 3020 7 2790 9996,93 28980 3312

1670 56 60,83 383 860 1780 15 1 1930 6755,83 18050 2313

5820 0,2 6 11,75 762 830 4820 3 5,2 5520 17778,15 47410 2277

9740 47,6 10 46,3 1287 4420 4710 5 5 4,2 10 8890 29175,1 76850 21923

0,1 2 2,1 21

1980 0,9 10 20,63 169 850 2210 8 12 3 2010 7273,53 21150 3460

71

3.1.2. Perkebunan 3.1.2.1 Luas Areal, Jumlah Produksi Tanaman Kelapa
Tanaman Kelapa No. Kecamatan Luas Areal (ha) 01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 ) 7 2571 1604 1569,3 1386 150,27 766 928 4977 474 1989 640 265 1298 18624,57 19320 23144,40

Produksi (ton) 4 1090 1125,8 142,66 180,5 1520 726 6014 223,0 110 403 350 925 12813,96 15963 15963.47

72

3.1.2.2 Luas Areal, Jumlah Produksi Tanaman Cengkih

Tanaman Cengkih No. Kecamatan Luas Areal (ha) 01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 ) 750 798 611,9 476 41,6 24,25 19 817 3,05 467 385 200 165 4757,8 3718.85 3713

Produksi (ton) 2 600.99 0,9 27,133 36,05 10.07 568.61 1,60 15 80 127.22 162,68 2745.5 2720.73

73

3.1.2.3. Luas Areal, Jumlah Produksi Tanaman Pala

Tanaman Pala No. Kecamatan Luas Areal (ha) 01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 ) 620 666 662,8 876 47,26 68,78 175.5 510 1,60 333 12,2 42 3839,64 2827.09 2827.11

Produksi (ton) 400 554,1 161,898 51.05 51,00 106 286.7 1,11 191 10 23.4 1475,11 1556.2 1555.8

74

3.1.2.4. Luas Areal, Jumlah Produksi Tanaman Kopi

Tanaman Kopi No. Kecamatan Luas Areal (ha) 01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 ) 5 20 25 37.50 37.50

Produksi (ton) 0.12 0.12 0,24 0.46 0.36

75

3.1.2.5. Luas Areal, Jumlah Produksi Tanaman Kakao

Tanaman Kakao No. Kecamatan Luas Areal (ha) 01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 ) 24 212 2 238 274.50 37.50

Produksi (ton) 0.15 0.388 0.02 0.738 0.628 0.518

76

3.1.2.6. Luas Areal, Jumlah Produksi Tanaman Vanili

Tanaman Vanili No. Kecamatan Luas Areal (ha) 01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 ) 7.5 2,5 23,5 52.60 22.6

Produksi (kg) 0.02 0.017 0,037 0.087 49

11 2,5 -

77

3.1.3. Peternakan 3.1.3.1. Jumlah Ternak Menurut Jenis
Jumlah Ternak (ekor) No. Kecamatan Sapi Kuda Babi
Kambing

Ayam

Itik/ Bebek 139 75 264 121 52 201 196 153 100 20 58 10
1389 1268 480

Kelinci

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

10 84 59 112 140 516 25 3 33 982 1369 1260

4 4 6 8

373 4985 398 357 2180 939 3897 2919 2 700 200 3028 352 140
20470 46765 15208

165 45 517 130 197 364 741 50 100 13 127 7
2456 5687 2462

213 26082 3953 1617 5612 1604 201 23250 1621 1500 100 5913 1223 40
72929 149209 50611

40
40 0 0

78

3.1.3.2. Jumlah Kepemilikan Ternak
Jumlah Kepemilikan Ternak (orang) No. Kecamatan Sapi Kuda Babi
Kambing

Ayam

Itik/ Bebek 28 18 137 9 40 39 5 20 2 298 254 310

Kelinci

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

10 38 24 31 63 211 5 5 387 555 866

4 4 6 0

20 1246 144 230 167 188 974 730 1 1500 5 300 273 5778 11692 3477

55 13 63 37 80 121 247 5 35 4 7
667 1895 470

5 5220 631 585 652 321 40 4652 30 1750 50 720 210 14866 29862 9953

0 0 0

79

3.1.4. PERIKANAN 3.1.4.1. Produksi Hasil Perikanan
Produksi Perikanan Laut (ton) No. Kecamatan
Cakalang /Tuna

Tenggiri

Kakap

Kembung

Tembang

Ikan kecil 119 300,28 2 211 121 753,28 1897.45 29.65

Ikan besar 277 0,25 321 9300 186 10084,25 4428 42

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

8 247,9 2,1 27 7600 5 13 7903 293.6 79.25

56,58 0,9 -

1 2,28 1

1 34,85 1 3700 1 3737,85 11.5 0

43,49 5500 5543,49 1.5 0

1 5848 3.8 1.14

0,5 4,78 11.9 2.39

80

(lanjutan)
Produksi Perikanan Laut (ton) No. Kecamatan Lokan Rumput laut Cumi
Teripang Udang Kembung

kerapu

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

0.25 -

1.0 -

-

2 -

1 1 -

7.7 0,3 -

8100 8100 0.25 32.2

1050 0,1 0,1 0 20,8

200 0,2 200,2 0 0

0,2 1050,2 4.2 1.65

1 0,5 3,5 5.7 8.2

2 11.5 0.3

3 3,3 47.7 0

81

(lanjutan)
Produksi Perikanan Darat (ton) No. Kecamatan
Danau Sungai Tambak Kolam Lainnya

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

-

-

-

0.3 1,5 3 0.4 0.54 5,74 1.64 59

214 313 2121.74 5297,48 6718.74 0

0 0 2.8

0,5 0.5 0 1.51

0 0 4

82

3.1.4.2. Pemilikan Usaha Perikanan
Jumlah Usaha Perikanan (orang) No. Kecamatan Usaha Perikanan Penyewa Perahu Penangkap ikan 14 5 402 10 431 33 315

Buruh Penangkap ikan 11 420 162 84 201 20 50 948 1439 2513

lainnya

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

21 4 50 201 2 2 280 1197 803

11 30 41 1463 250

83

3.1.4.3. Prasarana Usaha Perikanan
Jumlah prasarana perikanan (buah) No. Kecamatan
Kapal penangkap ikan Bagan (rumput laut) Tempat pelelangan ikan

Perahu motor

Tambak

Bagan (mutiara)

Lainnya

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008) Jumlah ( 2007) Jumlah ( 2006 )

3 35 106 25 1 4 -

75 17 31 46 64 62 48

90 1 1 74 -

1 5 -

-

3 2 -

-

174 78 66

201 130 25 108 807 890 1155

166 50 377

1 7 5 2

2 3 5 1 0

5 2 0

0 20 502

84

3.1.4.4. Teknologi Pengolahan Ikan
Jumlah Jenis Pengolahan Ikan (buah) No. Kecamatan Pengeringan Pengawetan Lainnya

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

1 1
1 2 85

68 4
72 72 280

2 11 3 16 16 0

85

3.1.5. Kehutanan 3.1.5.1. Luas Areal Hutan
Luas Hutan Menurut Penggunaannya (ha) No. Kecamatan
Hutan Asli Hutan Sekunder Hutan Buatan Hutan Suaka Hutan Lindung Hutan Produksi Mangrove (Bakau)

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan *) Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

700 0,23 100 60 101,5 -

150 131 -

50 -

15 -

-

2700 17 -

1

-

-

1418

4.39

150

8

-

-

1519

1.11

-

-

2173

3.25

1643

7.05

-

0.78

30

27

-

-

-

10

322,9

-

86

3.1.5.2. Jenis Kayu Tanaman Hutan
Luas areal hutan menurut jenis kayu (ha) No. Kecamatan
Bamboo Cempaka Jati Mahoni Meranti Hoade Nato

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah (2008 ) Jumlah (2007 ) Jumlah ( 2006 )

2 5.2 1.5 41 9 58,7 470.7 157.65

1 1 101 106

21 0.1 5 25,1 35.1 22.5

11 90 2.5 3 1 75 3 10 5 198 46.7 3

0.5 0,5 0.5 0

8.7 9.5 2 1 4 25,2 369.9 56

3.0 1 2 1 0.4 7,4 305 49.5

87

3.2. Pertambangan 3.2.1. Bahan Tambang Galian C 3.2.1.1. Ketersediaan Tambang Galian C
(Ha)

Batu Gamping

Batu Marmer

Batu Apung

Batu Granit

Batu Kapur

Batu Cadas

Batu Trass

Batu Putih

No.

Kecamatan

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

1 -

-

-

10 8 -

1 1,2 1 -

-

-

150 42,3 -

0.25 7.5 5 -

10.25 5.5 11 -

Pasir Batu

Mangan

4 -

88

Lanjutan
(Ha)

Tanah Urungan

Pasir Kuarsa

Kulir kerang

Tanah Liat

Pasir Besi

Belerang

No.

Kecamatan

01.

Tatoareng

-

-

-

-

-

-

-

-

-

02.

Manganitu Selatan

-

-

-

-

-

-

-

-

-

03.

Tamako

-

-

1.5

-

-

-

-

-

-

04.

Manganitu

-

-

-

-

-

-

-

-

-

05.

Tahuna Timur

-

-

-

0,4

-

-

-

-

-

06.

Tahuna

1

-

-

-

1

-

-

-

-

07.

Tahuna Barat

-

-

-

-

-

-

-

-

-

08.

Kendahe

-

-

0.5

0.8

2.9

-

-

-

-

09.

Tabukan Utara

17.5

15.5

3.8

28

29

-

-

1.5

2.5

10.

Nusa Tabukan

-

12

1

15

-

-

-

-

-

11.

Tabukan Tengah

-

-

-

15

-

-

-

-

-

12.

Tabukan Selatan

-

-

215

-

-

-

-

-

-

13.

Tabukan Selatan Tengah

-

-

-

1

-

-

-

-

-

14.

Tabukan Selatan Tenggara

-

-

391,8

3

-

-

-

-

-

15.

Marore

-

-

-

-

-

-

-

-

-

Lainnya

Garam

Pasir

Gips

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

89

3.2.1.2. Status Kepemilikan Tambang Galian C
Jumlah Kepemilikan (orang) No. Kecamatan
Pemilik Pertambangan Galian C

Pemilik Usaha Perdagangan Hasil

Buruh Usaha Pertambangan

lainnya

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 00. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

85 85 85 86

50 2 52 60 76

20 55 2 77 168 149

-

0 0 53

90

3.2.2. Teknologi Pengolahan Hasil Tambang
Jumlah Jenis Usaha (buah)
Pembaka-ran Batu Kapur Pembuatan Batu Bata

Pembuatan Genteng

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

2 -

-

-

1 -

2 1 1 1 1 -

1 -

-

-

lainnya

No.

Kecamatan

Pembuatan Porselin

Pembuatan Marmer

Pembuatan Tegel

Pembuatan Ubin

Pemecah Batu

1 -

91

3.3. Industri dan Kerajinan 3.3.1. Industri Sedang
Jumlah Menurut Jenis (buah)
Perababot Rmah Tangga

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

-

6 -

-

-

5 4 41 8 400 -

46 5 -

2 13 13 53 3 5 -

Minuman

Konveksi

Karoseri

Farmasi

Tekstil

No.

Kecamatan

8 -

Perakitan Kendarran bermotor

Susu

Kue

3 1 2 -

92

lanjutan
Jumlah Menurut Jenis (buah)

Percetakan/ Penerbitan

Meubelair

Elektonik

Batu bata

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

1 6 -

-

3 1 -

-

-

2 7

-

1 6 1 -

16 5 -

1 14 -

lainnya

Kertas

Pupuk

No.

Kecamatan

Penggergaji-an

Kulit

-

93

3.3.2. Industri Kecil/ Kerajinan 3.3.2.1. Jumlah Industri Menurut Jenis
Jumlah Menurut Jenis (buah)

Gula Jawa

Batu Bata

Keramik

Genteng

Bambu

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

1 1 2 -

-

2 1 2 1 1 1 -

1 -

-

-

-

1 2 1 15 1 10 1 1 -

16 -

Rotan

Perak

No.

Kecamatan

Tempe/Tahu

Kulit

1 -

94

lanjutan
Jumlah Menurut Jenis (buah)

Gula Aren

Meubelair

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

1 -

-

-

5 5 -

2 7 11 2 4 1 -

2 1 7 2 2 -

5 -

-

3.3.1.2. Status Kepemilikan 95

Gula Batu

Meubel

Tenun

No.

Kecamatan
Rotan

Ayam- Anyaman

Batik

Ukir

-

Jumlah Pemilik Industri Kecil/Kerajinan Berdasarkan Status (buah)

No.

Kecamatan
Pemilik Usaha Kerajinan Usaha Industri Rumah Tangga Pemilik Usaha Industri Kecil

Buruh Industri Kecil/ Kerajianan/Rumah Tangga

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

3 11 6 27 3 1 -

3 1 210 7 19 372 2 8 -

9 39 15 13 2 -

10 3 19 61 22 10 -

96

3.4. Pemasyarakatan Teknologi Tepat Guna 3.4.1. Bidang Energi
Banyaknya Menurut Jenis Teknologi

No.

Kecamatan

Listrik Tenaga Angin

Teknik Tenaga Surya

Penyuling Air tenaga surya

Tungku Hemat Energi

Tungku Lorena

Tungku Sekam

Tungku Triujung

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

-

2 30 -

-

500 -

-

-

-

97

Lanjutan
Banyaknya Menurut Jenis Teknologi

No.

Kecamatan

Tungku arang tempurung kelapa

Tungku singer

Tungku lawon

Gas bio

Kamar pengering tenaga surya

Pembangkit tenaga air/mikro

Sepeda kayu penghasil listrik

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

252 105 -

-

-

30 -

-

-

-

98

3.4.2. Bidang Konstruksi
Banyaknya Menurut Jenis Teknologi
Bak penampung air hujan Pembuatan cincin sumur Bak air bamboo semen

Pompa air hydran

Pompa tali

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

3 99 1 3 -

2 8 -

67 -

2 -

2 17 -

Perpipaan

No.

Kecamatan

50 14 28 -

13 3 -

Pengerasan jalan

Jembatan batu

Pompa hisap

2 15 1 -

-

99

3.4.3. Bidang Perikanan
Banyaknya Menurut Jenis Teknologi
Budidaya/pemeliharaan ikan Pengawetan kerupuk kulit ikan Pembuatan dendeng ikan Pengawetan /Pengasapan ikan Pembuatan kerupuk ikan

Pembuatan abon ikan

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

34 1 2 -

3 4 -

-

-

-

8 5 -

-

-

Terasi

No.

Kecamatan

Ikan pindang

Petis

-

100

3.4.4.. Bidang Peternakan
Banyaknya Menurut Jenis Teknologi
Pemanfaatan binatang utk undustri Pembuatan kerupuk kulit sapi/ikan/dll Peternakan Lebah Madu

Pengolahan Susu Sapi

Ternak Ayam Potong

Pembuatan kandang

No.

Kecamatan

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

-

-

4 6 1500 -

1 -

1 -

-

-

Pemanfaatan pupuk kandang

Alat penetas telur

6 1 -

101

3.4.5. Bidang Pertanian
Banyaknya Menurut Jenis Teknologi
Penanaman jamur merang Pembuatan bibit tanaman Pengupas kacang tanah

Pembuatan Kompos

No.

Kecamatan

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

4 -

-

32 -

-

-

-

Perajang singkong

Penyiang rumput

Pembuatan luku

Pemisah gabah

-

1 1 1 15 -

102

3.4.6.. Bidang Kesehatan
Banyaknya Menurut Jenis Teknologi No. Kecamatan Yodiumisasi air bersih Penjernihan air sederhana

01.

Tatoareng

-

-

02.

Manganitu Selatan

-

-

03.

Tamako

-

-

04.

Manganitu

-

-

05.

Tahuna Timur

1

1

06.

Tahuna

-

1

07.

Tahuna Barat

-

-

08.

Kendahe

-

-

09.

Tabukan Utara

-

-

10.

Nusa Tabukan

-

2

11.

Tabukan Tengah

-

1

12.

Tabukan Selatan

-

-

13.

Tabukan Selatan Tengah

-

1

14.

Tabukan Selatan Tenggara

-

-

15.

Marore

-

-

103

3.5. Pariwisata, Budaya dan Olahraga 3.5.1. Potensi Pariwisata

No.

Kecamatan

Nama Objek Wisata

01.

Tatoareng

Wisata Bahari : Gunung Api Bawah Laut Mahangetang, P. Para, P. Bowondeke, P. Nitu, P. Siha, P. Kalama. Wisata Alam : Air Terjun Kadadima; Wisata Bahari : P. Bebalang. P. Mendaku, Mahensumangi: Wisata Budaya : Pengarajin Kerawang P.

02.

Manganitu Selatan

03.

Tamako

Wisata Bahari : Palingan Kapehetang, Tanjung Hesang, Pantai Enemosa, Pantai Mahumu; Wisata Alam: Air Terjun Nguralawo, Hutan Lindung Sahendarumang; Wisata Budaya: Rumah Komite Belanda dan Lonceng Gereja, Meriam Peninggalan Belanda. Wisata Budaya : Makam Pahlawan Raja Bataha Santiago, Bekas Istana Raja W.M.P.Mokodompis; Wisata Alam: Sumber Air Pengunungan desa Manganitu, Gunung Mentahi Pantai Pasir Putih Lesa, Pantai Pasir Putih Enepahembang, Pemandian Mangki

04.

Manganitu

05.

Tahuna Timur

06.

Tahuna

Wisata Alam : Tanjung Tahuna, Pantai Kolongan, Air Terjun Batu Putih, Gunung Awu; WisataBudaya : Makam Pahlawan Malebur, Makam Raja Tatehe, Makam Raja-raja Sangihe

07.

Tahuna Barat

Pantai Kolongan Beha.

08.

Kendahe

Wisata Bahari : P. Matutuang; Wisata Alam : Air Terjun Sura, Air Terjun Pempanikiang

09.

Tabukan Utara
Wisata Bahari : P. Buang, P. Bukide, P. Leppe, P. Tinakareng, Pantai Mbuhanga Tawara,Nusa: Poa/Liang,Bukide: Kasaraeng,Bukide Timur

10.

Nusa Tabukan

11.

Tabukan Tengah

Wisata Bahari : Pantai Pananualeng, Pantai Sapaeng.

12.

Tabukan Selatan

Wisata Bahari , 7 Keramat, Kincir Angin.

13.

Tabukan Selatan Tengah

Wisata Budaya : Pantai Tambung, Karulung, Malahi, Tanjung Surah, Hiung

14.

Tabukan Selatan Tenggara

Wisata Alam : Air Terjun Balau, Gunung Areng Kambing.

15.

Marore

-

104

3.5.2. Prasarana Wisata/Hiburan
Hotel No. Kecamatan Pengina pan/ Motel Gedung Bioskop Taman
Rumah Billyard Café/ Diskotik /Karoke

Hotel Melati

Hotel
Berbintang

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

1 3 4 3 9

2 2 4 7 1

0 0 0

0 0 0

1 1 6 1

7 2 9 10 4

1 -

1 1 2

105

3.5.3. Jenis Kesenian dan Budaya

No.

Kecamatan

Jenis kesenian dan budaya yang dilestarikan

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan

- Tari Gunde, Tari Alabadiri, dan Tari Salo - Masamper, Kalumpang, Tagonggong, gunde, Ampa Wayer Tarian Ala Badiri, Musik bamboo Tarian Gunde, Empat Wayer, Masamper, Musik bamboo, Musik Oli. Tarian : Masamper, Gunde, Hadra, Sambra, Rebana, Tari Golema, Musik Bambu, Orkesra Tarian : Masamper, Gatromas, Mebawalase, Empat wayer, Musik Bambu. Msyawarah Adat, Memozo Tamo, Tarian Sato, Masamper, Gunde, , Empat Wayer Tarian : Gunde, Alabadiri, Upase, Empat Wayer Tagonggong, Masamper, Empat Wayer Tarian : Gunde, Upase, Salo, Alabadiri, Empat wayer Musik : Mebawalase/Masamper, Musik Bambu Rupa : Anyaman, Kerawang, Kursi Bambu Batik Sastra : Sasambo, Sasalamate, Kakumbaede, Tatengkangmokong Teater : Mebio, Mepapantung, Metatinggung Upacara Adat Tulude Tarian gunde, Tari Perang, masamper / Orkes, Musik Bambu. Tarian : Gunde, Alabadiri, Upase, Empat Wayer, Bengko, Masamper, Selo Tarian : Gunde, Empat Wayer, Tarian adapt sariang -

11.

Tabukan Tengah

12. 13. 14. 15.

Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

106

3.5.4. Prasarana Olah Raga
Lapangan Terbuka No. Kecamatan
Sepak bola Bulu tangkis Bola volley Bola Basket Lapangan tenis Lain-nya Stadion Gelangg ang

Gelanggang Tertutup

01.

Tatoareng

2

-

4

-

-

-

-

-

02.

Manganitu Selatan

3

5

3

-

-

-

-

-

03.

Tamako

2

1

4

-

-

-

-

-

04.

Manganitu

2

3

18

1

1

-

-

-

05.

Tahuna Timur

-

6

13

1

3

-

-

-

06.

Tahuna

4

6

12

5

8

1

1

07.

Tahuna Barat

3

5

5

5

5

-

-

-

08.

Kendahe

3

1

2

-

-

-

-

09.

Tabukan Utara

10

2

2

-

-

-

-

-

10.

Nusa Tabukan

-

1

2

-

-

-

-

-

11.

Tabukan Tengah

4

16

5

-

-

-

-

-

12.

Tabukan Selatan

-

5

3

4

-

-

-

-

13.

Tabukan Selatan Tengah

3

-

-

-

-

2

-

-

14.

Tabukan Selatan Tenggara

1

1

-

-

-

-

-

-

15.

Marore

1

-

2

-

-

-

-

-

107

Lampiran Tabel

108

4.1. Prasarana Jalan dan Perhubungan
4.1.1. Prasarana Jalan 4.1.1.1. Jalan Nasional
Jenis Lapisan Permukaan Jalan
Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal

No.

Nama Ruas Jalan

Panjang (km)

Kondisi Jalan

Lokasi

1. 2. 3. 4. 5. 5. 6. 7.

Tahuna – Naha Raramenusa Apencendera (Tahuna) Tahuna – Enemawira Larenggam Marakambo Tahuna – Tamako Tidore (Tahuna) Jumlah

37,740 0,610 2,100 13,260 0,220 1,520 30,550 1,450 87,45

Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik

Tahuna – Tabukan Utara / Sangihe Besar Tahuna Tahuna Tahuna – Tabukan Utara / Sangihe Besar Tahuna Tahuna Tahuna – Tamako / Sangihe Besar Tahuna

4.1.1.2. Jalan Propinsi
Jenis Lapisan Permukaan Jalan
Tanah

No.

Nama Ruas Jalan

Panjang (km)

Kondisi Jalan

Lokasi

1.

Mangki - Lenganeng Manganitu –Manumpitaeng Manumpitaeng - Miulu

3000 2900 5000 78,68 7,6 14 3,5 4,00 4,00

Tanah

Tahuna Timur

1. 2.

Tamako - Enemawira Kaluwatu - Basauh Manalu - Pintareng Salurang - Pintareng

Aspal Aspal, Tanah, Batu Aspal Aspal Aspal Aspal

Baik

Tamako – Tubukan Utara/ Sangihe Besar

Aspal Baik Manganitu Selatan

2. 3.

Naha - Enemawira Pintareng - Laine Jumlah

Baik Baik

Tabukan Utara / Sangihe Besar Tabukan Selatan Tenggara-Manganitu Selatan

109

4.1.1.3. Jalan Kabupaten
Jenis Lapisan Permukaan Jalan
Tanah Aspal Aspal Aspal Tanah Tanah Aspal Tanah Aspal Aspal/tanah Aspal Tanah Aspal Aspal Tanah Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal

No.

Nama Ruas Jalan

Panjang (km)

Kondisi Jalan

Lokasi

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 18. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 37. 38. 39. 40.

SP. Ngalipaeng – Pintareng Lenganeng – Beha Tarolang – Tabukan Lama Tamako – Ulung Peliang Ngalipaeng – Tumalede Binebas – Basauh Lapango – Laine Mala – Lahumbia Lapango – Ngalipaeng SP. Manganitu – Liwung SP. Lesa – Manganitu Ulung Peliang – Bowongkali SP. Tahuna – Lesa SP. Lenganeng – Utaurano Sowaeng – Batunderang Dalam Kota Tahuna A Dalam Kota Tahuna B Dalam Kota Tahuna C Jl Dlm Kota Manganitu Jl Dlm Kota Tamako Jl Dlm Kota Manalu Jl Dlm Kota Kendahe Dalam Kota Tahuna D Dalam Kota Tahuna E Dalam Kota Tahuna F Dalam Kota Tahuna G

20,600 6,900 4,800 5,700 4,700 6,500 7,400 3,000 7,600 3,000 6,000 12,000 4,300 5,400 3,300 2,500 3,100 2,700 3,000 2,430 2,950 3,800 0,600 0,200 0,200 0,700

Rusak Berat Baik Baik Baik Rusak Berat Rusak Rusak Rusak Rusak Rusak Berat Baik Rusak berat Baik Rusak ringan Rusak berat Baik Baik Baik Baik Baik Rusak Rusak ringan Baik Baik Baik Baik

Mangsel – Tabsel Tenggara / Sangihe Besar Tabukan Utara / Sangihe Besar Tabukan Utara / Sangihe Besar Tamako / Sangihe Besar Mangsel – Tabsel Tenggara / Sangihe Besar Tabukan Selatan -Tabsel Tenggara/Sangihe Besar Manganitu Selatan / Sangihe Besar Manganitu / Sangihe Besar Manganitu Selatan / Sangihe Besar Manganitu / Sangihe Besar Tahuna - Manganitu / Sangihe Besar Tamako – Tabukan Tengah / Sangihe Besar Tahuna – Tahuna Timur / Sangihe Besar Tabukan Utara / Sangihe Besar Manganitu Selatan / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar Manganitu / Sangihe Besar Tamako / Sangihe Besar Tabukan Selatan/ Sangihe Besar Kendahe / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar

110

Lanjutan

41. 42. 43. 44. 45. 46. 50. 51. 52. 53. 54. 55. 56. 57. 58. 59. 60. 70. 71. 72. 73. 74. 75. 76. 77. 78. 79. 80. 81. 82.

Dalam Kota Tahuna H Dalam Kota Tahuna I Dalam Kota Tahuna J Dalam Kota Tahuna K Dalam Kota Tahuna L Mighang – Gunung Soatalora – Dumuhung Apengsembeka – Lalepu Lapepahe – SP. Laine Hadakele – SP. Tumalede Malise – Gunung Dalam Kota Kuma Birahi – Mandoi Kalinda – Makalekuhe Dalam Kota Dagho Salurang – Mandoi Tona – Tidore Nagha II – Balane Laine – Kadadima Kaluhaghi – Eneratu Manalu – Pintareng Tahuna-SP. Langaneng Manganitu – Manumpitaeng Petta – Manumpitang Manumpitaeng – Miulu Panananekeng – Angges Tariang baru – Timbelang Kaluwatu – Basauh Tariang Baru – Pananualeng Salurang – Palareng

0,700 0,600 0,700 0,240 0,600 4,500 2,500 3,800 7,000 8,000 2,500 3,000 3,000 2,000 1,000 6,000 1,000 3,000 3,000 2,600 14,000 10,000 2,900 13,000 5,000 9,000 2,400 7,600 1,000 7,000

Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal/batu/ tanah Tanah Aspal Tanah Tanah Batu/kerikil Aspal Tanah Aspal/tanah Aspal Tanah Aspal Tanah Tanah Tanah Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal

Baik Baik Baik Baik Baik Baik / rusak Rusak berat Baik Rusak berat Rusak berat Rusak Baik Rusak Baik/ rusak Rusak ringan Rusak berat Baik Rusak Rusak berat Rusak berat Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik

Tahuna / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar Manganitu – Tabukan Tengah / Sangihe Besar Tahuna – Tahuna Timur / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar Manganitu Selatan / Sangihe Besar Manganitu Selatan / Sangihe Besar Tabukan Tengah / Sangihe Besar Tabukan Tengah / Sangihe Besar Tabukan Selatan / Sangihe Besar Tamako / Sangihe Besar Tamako / Sangihe Besar Tabukan Selatan / Sangihe Besar Tahuna Timur / Sangihe Besar Tamako / Sangihe Besar Manganitu Selatan / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar Tabsel – Tabsel Tenggara / Sangihe Besar Tahuna – Tabukan Utara / Sangihe Besar Manganitu / Sangihe Besar Tabukan Utara – Manganitu / Sangihe Besar Manganitu – Tabukan Tengah / Sangihe Besar Tahuna Barat / Sangihe Besar Tabukan Tengah / Sangihe Besar Tamako – Tabsel Tenggara / Sangihe Besar Tabukan Tengah / Sangihe Besar Tabukan Selatan Tengah / Sangihe Besar

111

Lanjutan

83. 84. 85. 86. 87. 88. 89. 90. 91. 92. 93 94. 95

Kalinda – Bebu SP Tariang Baru – Rendingan Tariang baru – Makaliahe Balang Peta – Tola Bira – Kahanesang Bowongkulu – Nonang Bira – Kulur Liwung – Bungalawang Kuma – Sapaeng Talawid Atas – Talawid Bungalawang – Soataloara Salurang – Tenda Mangki – Lenganeng

3,200 2,300 3,500 5,000 5,000 2,000 5,000 6,000 2,000 1,500 3,000 1,000 3,000

Aspal Aspal Aspal Tanah/Kerikil Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Aspal Tanah Tanah

Baik Baik Baik Rusak Baik Baik Baik Baik Baik Rusak Baik Rusak Rusak Berat

Tamako / Sangihe Besar Tabukan Tengah / Sangihe Besar Tabukan Tengah / Sangihe Besar Tabukan Utara / Sangihe Besar Tabukan Tengah / Sangihe Besar Tabukan Utara / Sangihe Besar Tabukan Tengah / Sangihe Besar Tabukan Tengah / Sangihe Besar Tabukan Tengah / Sangihe Besar Kendahe / Sangihe Besar Tahuna / Sangihe Besar Tabukan Selatan Tengah / Sangihe Besar Tahuna – Tabukan Utara / Sangihe Besar

112

4.1.2. Perhubungan 4.1.2.1. Prasarana Perhubungan Darat

No.

Kecamatan

Banyaknya Terminal

Banyaknya Halte

Banyaknya Jembatan

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

1 1 2 -

1 3 4 15 4 11

2 1 1 8 7 5

1 9 9 3 43 2 2 9

113

4.1.2.2. Sarana Transportasi Darat
Jumlah Sarana Transportasi Darat menurut Jenisnya (buah)
Kendaraan Tradisional Roda-4 bermotor Roda-3 bermotor Roda-2 bermotor Roda-2 Tidak bermotor Bendi Becak Kuda lainnya

No.

Kecamatan

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng * Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore

11 29 54 189 212 33 10 1 13 10 4 2 -

56 25 11

10 130 308 395 413 511 118

8 57 298 5

-

-

-

-

1 2 -

118 1059 2 65 50 40 43 2

2 11 -

-

114

4.1.2.3. Prasarana Perhubungan Laut
Jumlah Prasarana menurut Jenisnya (buah) No. Kecamatan Pelabuhan Dermaga Mini/Tambatan Perahu

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 3 4 6

1 3 1 0 2 2 0 2 6 2 6 1 1 0 1 28 21 21

115

4.1.2.4. Sarana Transportasi Laut
Jumlah Sarana Transportasi Laut menurut Jenisnya (buah) No. Kecamatan Kapal Motor Perahu Motor Perahu tidak bermotor

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng *) Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

2 1 -

31 106 48

87 395 103 166 240 1614 660 351 117 19 40 3792 3750 776

1 2 6 12 29

24 84 56 240 10 1 93 32 390 1115 904 641

Ket : *) Tidak ada data

116

4.1.2.5. Prasarana Perhubungan Udara

No.

Kecamatan

Ketersediaan Lapangan Udara (ada/tidak)

Frekuensi Penerbangan (setiap jam/setiap hari/setiap minggu/setiap bulan)

01.

Tatoareng

-

-

02.

Manganitu Selatan

-

-

03.

Tamako

Tidak

-

04.

Manganitu

Tidak

-

05.

Tahuna Timur

Tidak

-

06.

Tahuna

-

-

07.

Tahuna Barat

Tidak

-

08.

Kendahe

-

-

09.

Tabukan Utara

Ada

Setiap minggu

10.

Nusa Tabukan

-

-

11.

Tabukan Tengah

-

-

12.

Tabukan Selatan

-

-

13.

Tabukan Selatan Tengah

-

-

14.

Tabukan Selatan Tenggara

Tidak

-

15.

Marore

Tidak

-

117

4.2. Pos, Telekomunikasi dan Informasi
4.2.1. Prasarana Pos dan Telekomunikasi
Jumlah Prasarana Komunikasi menutut Jenisnya (buah) No. Kecamatan
Kantor Pos

Kantor Pos Pembantu

Pos Surat

Pemancar Radio

Stasiun Replay TV

ORARI

Jaringan Telepon seluler

01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Tatoareng Manganitu Selatan Tamako Manganitu Tahuna Timur Tahuna Tahuna Barat Kendahe Tabukan Utara Nusa Tabukan Tabukan Tengah Tabukan Selatan Tabukan Selatan Tengah Tabukan Selatan Tenggara Marore Jumlah ( 2008 ) Jumlah ( 2007 ) Jumlah ( 2006 )

1 1 1 1 4 4 4

-

-

1 1 1 3 2 3

0 0 0

3 1 3 2 9 13 7

1 2 1 1 2 1 1 1 10 7 10

0 0 1

1 1 2 2 3

118

4.2.2. Sarana Informasi
Jumlah Sarana Informasi Menurut Jenisnya (buah) No. Kecamatan TV Umum TV milik pribadi Radio

01.

Tatoareng

-

-

-

02.

Manganitu Selatan

-

-

-

03.

Tamako

-

329

16

04.

Manganitu

-

763

280

05.

Tahuna Timur

-

1639

370

06.

Tahuna

1

1852

763

07.

Tahuna Barat

-

423

89

08.

Kendahe

1

17

33

09.

Tabukan Utara

-

463

475

10.

Nusa Tabukan

-

180

255

11.

Tabukan Tengah

1

121

55

12.

Tabukan Selatan

-

150

-

13.

Tabukan Selatan Tengah

-

109

26

14.

Tabukan Selatan Tenggara

-

92

9

15.

Marore

4

40

24

119

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->