Anda di halaman 1dari 3

Difraksi Fraunhofer dan Fresnel

Anggapan yang dibuat dalam menjabarkan persamaan 33-23


yang menguraikan pola difraksi untuk celah tunggal ialah:
1. Gelombang datar datang secara normal pada celahnya.
(Kita anggap bahwa amplitude dan fase banyak sumber
Huygens adalah sama)
2. Pola itu diamati pada jarak yang sangat jauh dari celah
dibandingkan

dengan

ukuran

bukaan

celahnya.

(Kita

anggap bahwa sinar dari sumber ke suatu titik dilayar kirakira sejajar untuk menyederhanakan geometriknya)
Pola difraksi yang diamati di titik-titik dimana sinar dari lubang
atau rintangan hampir sejajar disebut pola difraksi Fraunhofer.
Pola intensitas Gambar 33-19 dengan demikian merupakan pola
difraksi Fraunhofer celah tunggal. Pola Fraunhofer dapat diamati
pada jarak yang jauh dari rintangan atau lubang sehingga sinarsinar yang mencapai sembarang titik adalah hampir sejajar, atau
pola ini dapat diamati dengan menggunakan lensa untuk
memfokuskan sinar-sinar sejajar pada layar pandang yang
ditempatkan pada bidang fokus lensanya. Jika celah, lebarnya
beberapa kali panjang gelombang, pola Fraunhofer tidak akan
teramati karena sudut minimum pertama akan sangat kecil.
Misalnya, jika a= 1000, minimum pertama akan terjadi pada
sudut yang diberikan oleh

sin =1 /1000 . Sudut kecil ini

tidak jauh berbeda dengan sudut yang dibuat oleh sinar dari
bagian atas dan bawah celah terhadap maksimum tengah, sinarsinar yang kita anggap sejajar dalam penjabaran kita diatas.
Apabila pola difraksi diamati didekat lubang atau rintangan, pola
itu disebut pola difraksi Fresnel. Karena geometrinya, pola ini
jauh lebih sulit untuk di analisis. Gambar 33-28 melukiskan

antara perbedaan pola Fresnel dan Fraunhofer untuk celah


tunggal.
Gambar 33-29a menunjukkan pola difraksi Fresnel cakra opak
(tidak tembus cahaya) yang diterangi dengan cahaya dari
sumber pada sumbernya. Perhatikan titik terang ditengah pola
yang disebabkan oleh interferensi yang saling menguatkan
diantara gelombang cahaya yang didifraksi dari tepi cakra. Pola
ini

sedikit

bersejarah.

Dalam

upaya

melemahkan

teori

gelombang cahaya Fresnel, Poisson menggunakannya untuk


keadaan ini dan menganggap perkiraan titik terang ditengah
bayangan berlawanan dengan kenyataan. Akan tetapi Fresnel
segera memperagakan secara percobaan bahwa titik seperti itu,
pada kenyataannya, ada. Peragaan ini meyakinkan mereka yang
masih ragu-ragu tentang keabsahan teori gelombang cahaya.
Pola difraksi Fresnel dari lubang melingkar ditunjukkan pada
gambar 33-29b. dengan membandingkan ini dengan pola cakra
opak pada Gambar 33-29a, kita dapat lihat bahwa kedua pola
saling melingkapi satu sama lain.
Gambar 33-30a menunjukkan pola difraksi tepi-lurus yang
diterangi oleh cahaya dari sebuah sumber titik. Grafik intensitas
terhadap jarak (yang di ukur sepanjang garis tegak yang tegak
lurus terhadap tepinya) ditunjukkan pada gambar 33-30b.
intensitas

cahaya

tidak

turun

tiba-tiba

menjadi

nol

pada

bayangan geometriknya, tetapi intensitas ini menurun secara


cepat dan dapat di abaikan dalam beberapa panjang geombang
tepinya. Pola difraksi Fresnel lubang persegi panjang di tunjukkan
pada gambar 33-31. Pola ini tidak dapat dilihat dengan sumber
cahaya yang lebar seperti bola lampu biasa karena rumbai gelap
bola yang dihasilkan oleh cahaya dari satu titik sumber akan

tumpang tindih dengan rumbai terang pola yang dihasilkan oleh


cahaya dari titik lain.