Anda di halaman 1dari 13

Nyeri

Kepala
dr. Yetty Hutahaean, Sp.S
PSKG FK Universitas Mulawarman
Rabu, 06 April 2016

Definisi
Rasa nyeri atau rasa tidak
mengenakkan pada daerah atas
kepala, memanjang dari orbita
sampai ke daerah belakang kepala
(oksipital dan sebagian tengkuk)

Patofisiologi

Rangsang berupa tekanan, traksi,


displacement, maupun proses
kimiawi & inflamasi terhadap
nosiseptor-nosiseptor pada
struktur peka nyeri di kepala

Struktur Peka Nyeri di Kepala


INTRAKRANIAL
Sinus kranialis & vena aferen
Arteri meningea media
Arteri basis kranii yang membentuk
sirkulus wilisi
Sebagian duramater sekitar
pembuluh darah besar, terutama di
basis fossa kranii anterior &
posterior

Struktur Peka Nyeri di Kepala


EKSTRAKRANIAL
Kulit, scalp, otot, tendon, fascia
kepala & leher
Mukosa sinus paranasalis & cavum
nasi
Gigi geligi
Telinga luar dan tengah
Tulang tengkorak
Arteri ekstrakranial

Struktur Peka Nyeri di Kepala


SARAF
N. Trigeminus, N.Fasialis,
N.Glossofaringeus, N. Vagus
Saraf spinal servikalis 1, 2, 3

Klasifikasi Nyeri Kepala


A. Nyeri Kepala Primer
Migren
Nyeri kepala tipe tegang (Tension
type headache / TTH)
Nyeri kepala Cluster
B. Nyeri Kepala Sekunder

MIGREN
Gejala Klinis
Durasi serangan 4 72 jam
Minimal 2 dari gejala berikut:
(1) unilateral; (2) berdenyut;
(3) intensitas sedang berat;
(4) menghambat aktivitas fisik rutin
Disertai minimal 1 gejala berikut:
(1) nausea atau vomitus;
(2) fotofobia & fonofobia

Nyeri Kepala Tipe Tegang


Gejala Klinis
Durasi serangan 30 menit 7 hari
Minimal 2 dari gejala berikut:
(1) Bilateral; (2) rasa terikat/ditekan,
bukan berdenyut; (3) intensitas
ringan sedang; (4) tidak
menghambat aktivitas fisik rutin
Tidak nausea atau vomitus
Dapat disertai fofofobia atau fonofobia

Nyeri Kepala Cluster


Gejala Klinis
Serangan multipel nyeri intensitas
berat di daerah orbital, supraorbital
atau temporal unilateral
Durasi 15 180 menit,jika tanpa
pengobatan

Nyeri Kepala Cluster


Gejala Klinis
Minimal 1 dari gejala berikut:
(1) unilateral injeksi konjungtiva atau
lakrimasi; (2) ipsilateral nasal congesti
atau rhinorhea; (3) edema kelopak
mata ipsilateral; (4) keringat kening
dan wajah ipsilateral; (5) ptosis atau
miosis ipsilateral; (6) rasa lelah atau
agitasi
Frekuensi 1x/2hari sampai 8x/hari

Nyeri kepala sekunder adalah nyeri


kepala yang disebabkan kelainan
atau keadaan patologi di daerah
kranial (intra maupun ekstrakranial)
Tanda bahaya (red flags) nyeri
kepala:
- tidak membaik dengan analgetik
- sampai membangunkan tidur
- disertai defisit neurologis fokal
- riwayat kanker

Thank you