Anda di halaman 1dari 10

PSIKOTES IST TES INTELEGENSI

http://www.suksespsikometri.com/soal-tes-psikotes-ist-intelegensi-9-subtes-perusahaanbumn-multinasional/
Berikut adalah psikotes yang sering digunakan oleh banyak perusahaan multinasional dan
BUMN sebagai pengukuran tingkat intelegensi (IST) untuk seleksi rekrutmen kandidat
karyawan. Ada 9 (sembilan) sub tes yang harus Anda selesaikan dalam waktu yang telah
disediakan. Mari kita lihat apa saja tes tersebut.

Sub test 1 : Tes Pengetahuan Umum


Soal-soal 01 20 terdiri atas kalimat-kalimat.
Pada setiap kalimat satu kata hilang dan disediakan 5 (lima) kata pilihan sebagai jawabannya.
Pilihlah kata yang tepat yang dapat menyempurnakan kalimat itu !
Contoh :
Seekor kuda mempunyai kesamaan terbanyak dengan seekor ..
A. kucing B. bajing C. keledai D. lembu E. anjing
Jawaban yang benar adalah : C. keledai
Oleh karena itu pada kertas jawaban, pilih jawaban C. keledai
Contoh berikutnya :
Lawannya harapan adalah..
A. duka B. putus asa C. sengsara D. cinta E. benci
Jawaban yang benar adalah : B. putus asa
Oleh karena itu pada kertas jawaban, pilih jawaban B. Putus Asa

Sub test 2 : Tes Kesamaan Kata


Ditentukan lima kata.
Pada 4 dari 5 kata itu terdapat suatu kesamaan.
Carilah satu kata yang tidak memiliki kesamaan dengan keempat kata yang lain.
Contoh:
A. meja
B. kursi
C. burung
D. lemari
E. tempat tidur
Meja, kursi, lemari, dan tempat tidur adalah perabot rumah, sedangkan burung bukanlah
perabot rumah yang tidak memiliki kesamaan dengan keempat kata yang lain.
Jawaban yang benar adalah : burung
Oleh karena itu pada kertas jawaban, pilih jawaban C. burung
Contoh berikutnya:
A. duduk
B. berbaring

C. berdiri
D. berjalan
E. berjongkok
Pada duduk, berbaring, berdiri dan berjongkok adalah yang orang berada dalam keadaan
tidak bergerak, sedangkan berjalan orang berada dalam keadaan bergerak.
Jawaban yang benar adalah : berjalan
Oleh karena itu pada kertas jawaban, pilih jawaban D. berjalan

Sub test 3 : Tes Hubungan Kata


Ditentukan tiga kata.
Antara kata pertama dan kata kedua terdapat suatu hubungan tertentu.
Antara kata ketiga dan salah satu kata di antara kelima kata pilihan, harus pula terdapat
hubungan yang sama.
Carilah kata itu.
Contoh:
Hutan : pohon = tembok : ?
A. batu bata
B. rumah
C. semen
D. putih
E. dinding
Hubungan antara hutan dan pohon adalah bahwa hutan terdiri atas pohon-pohon, maka
hubungan antara tembok dan salah satu kata pilihan adalah bahwa tembok terdiri atas batu
bata.
Jawaban yang benar adalah : batu bata
Oleh karena itu pada kertas jawaban, pilih jawaban A. batu bata.
Contoh berikutnya:
Gelap : terang = basah : ?
A. hujan
B. hari
C. lembab
D. angin
E. kering
Gelap adalah lawan kata dari terang, maka untuk basah lawan katanya adalah kering.
Jawaban yang benar adalah : kering
Oleh karena itu pada kertas jawaban, pilih jawaban A. kering

Sub test 4 : Tes Pengertian Kata


Ditentukan dua kata.
Carilah satu perkataan yang meliputi pengertian kedua kata tadi.
Tulislah perkataan itu pada kotak yang telah disediakan.
Contoh:
Ayam itik

Kata unggas dapat meliputi pengertian kedua kata tersebut.


Oleh karena itu pada isian yang telah disediakan tulis kata unggas.
Contoh berikutnya :
Gaun celana
Kata pakaian dapat meliputi pengertian kedua kata tersebut.
Oleh karena itu pada isian yang telah disediakan tulis kata pakaian.

Sub test 5 : Tes Aritmatika


Test berikutnya adalah soal-soal hitungan.
Contoh:
Sebatang pensil harganya 25 rupiah. Berapakah harga 3 batang ?
Jawabannya adalah : 75
Cara menjawabnya adalah dengan memilih angka jawaban.
0 1 2 3 4 56 78 9
Contoh lain:
Dengan sepeda, Husin dapat menempuh 15 km dalam waktu 1 jam. Berapa km-kah yang
dapat ia tempuh dalam waktu 4 jam ?
Jawabannya adalah : 60
Cara menjawabnya adalah dengan memilih angka jawaban.
01 2 3 4 5 67 8 9

Sub test 6 : Tes Deret Angka


Pada test berikut akan diberikan deret angka.
Setiap deret tersusun menurut suatu pola tertentu dan dapat dilanjutkan menurut pola
tersebut.
Carilah angka berikutnya untuk setiap deret, dan tulis jawaban saudara pada kotak yang telah
disediakan.
Contoh:
2 4 6 8 10 12 14 ?
Pada deret ini angka berikutnya selalu didapat jika angka didepannya ditambah dengan 2.
Jawabannya adalah : 16
Tulis jawaban pada titik-titik yang disediakan.
Contoh berikutnya:
9 7 10 8 11 9 12 ?
Pada deret ini polanya berganti-ganti harus dikurangi dengan 2 dan setelah itu ditambah
dengan 3.
Jawabannya adalah : 10
Tulis jawaban pada titik-titik yang disediakan.

Subtest 7 Tes Potongan Gambar


Pada test berikutnya, setiap soal memperlihatkan sesuatu bentuk tertentu yang terpotong
menjadi beberapa bagian.
Carilah diantara bentuk-bentuk yang terdapat dalam pilihan (a, b, c, d, e), suatu bentuk yang
dapat dibangun dengan cara menyusun potongan-potongan yang terdapat dalam soal.

Jika potongan-potongan pada contoh di atas disusun (digabungkan), maka akan menghasilkan
bentuk B.
Oleh karena itu, pada kertas jawaban pilih jawaban B.

Subtest 8 Tes Kemampuang Ruang


Terdapat sebuah kubus dengan tanda yang terlihat pada ketiga sisi nya. Kubus tersebut dapat
diputar, dapat digulingkan atau dapat diputar dan digulingkan dalam pikiran saudara.
Carilah 1 (satu) dari 5 (lima) pilihan kubus yang memiliki tanda yang sama dengan kubus
yang terdapat pada soal.

Contoh ini memperlihatkan kubus E dengan kedudukan yang berbeda.


Mendapatkannya adalah dengan cara memutar ke kanan dua kali kemudian digulingkan ke
depan sekali, sehingga sisi kubus yang bertanda dua segiempat hitam terletak di depan dan
tanda titik terletak di sudut kanan atas, seperti kubus E.
Oleh karena itu, pilih jawaban E.

Sub test 9 : Tes Menghafal Cepat

Anda akan diberikan secarik kertas mengenai kata-kata yang perlu saudara hafalkan dalam
waktu 3 menit.
Setelah 3 menit, kertas tersebut akan diambil kembali oleh pengawas.
Yaitu seperti contoh :
BUNGA : melati, kamboja, lavender, anggrek, bougenville
PERKAKAS : gergaji, pisau, dongkrak, tang, obeng
BUAH : ceremai, strawberry, rambutan, zaitun, nenas
NEGARA : indonesia, ekuador, filipina, honduras, vietnam
KOTA : quebec, ujung pandang, wamena, yogyakarta, jepara
Contoh :
Kata yang mempunyai huruf permulaan Q adalah suatu
A. bunga B. perkakas C. buah D. negara E. kota
Quebec adalah termasuk dalam jenis Kota, sehingga jawaban yang benar adalah Kota.
Oleh karena itu pilih jawaban E. Kota.
Contoh berikutnya:
Kata yang mempunyai huruf permulaan R adalah suatu
A. bunga B. perkakas C. buah D. negara E. kota
Rambutan adalah termasuk dalam jenis Buah, sehingga jawaban yang benar adalah Buah.
Oleh karena itu pilih jawaban C. Buah.

INGIN MENGUASAI SOAL PSIKOTES IST LENGKAP ?


Modul yang membantu Anda untuk Berhasil
dan Lolos dalam Psikotes
Setiap orang yang mencoba untuk mencari pekerjaan mengetahui bahwa
mempersiapkan resume terbaik Anda dan persiapan menghadapi pertanyaan sesi
wawancara adalah jelas tidak cukup. Saat ini, kandidat dihadapkan dengan penilaian
dari saringan yang sangat ketat berdasarkan kemampuan dan kepribadian
mereka dari tes psikometri.

Maksimalkan Potensi Anda dalam 2 Minggu!


Tes Psikometri saat ini adalah bagian penting dari proses rekrutmen, khususnya ketika
ingin menyeleksi kandidat untuk pekerjaan yang Anda idamkan. Jadi, sungguh sangat
mengejutkan bahwa sepertinya kandidat dengan kualifikasi terbaik-lah yang akan

menjadi prioritas utama dari kandidat lainnya, dimana mereka menguasai tes
psikometri.
Jadi, jika Anda ingin mendapatkan pekerjaan pertama Anda, atau Anda berharap
untuk kemajuan karir Anda, sekarang waktunya untuk mengambil tindakan
positif untuk meningkatkan peluang Anda untuk berhasil dan lolos dalam Tes
Seleksi dan Rekrutmen.

Lima Modul Ebook tersebut akan mengajari Anda bagaimana menguasai aspek khusus tes
psikometri seperti penalaran verbal, penalaran angka, penalaran abstrak, dan penalaran
ruang /spatial. Ebook yang dapat di-download ini menyediakan akses langsung ke ahlinya
dan memberikan wawasan penting yang memberikan Anda kemenangan dalam kompetisi
yang sengit.

** Anda akan mendapatkan Modul Khusus Psikotes IST hanya jika Anda memesan
modul lengkap psikometri **

Psikotes IST
http://www.softwarepsikotest.net/2013/12/psikotesIST.html

Psikotes IST (Intelligenz Struktur Test) merupakan salah satu tes psikologi untuk mengukur
tingkat intelegensi seseorang. Tes IST sangat familiar digunakan oleh biro-biro psikologi dan
pada proses rekrutmen perusahaan pada saat ini. IST (Intelligenz - Struktur Test) adalah tes
inteligensi yang dikembangkan oleh Rudolf Amthauer di Jerman pada tahun 1953.
Fungsi dan Tujuan IST
Tes ini dipandang sebagai gestalt (menyeluruh), yang terdiri dari bagian- bagian yang
saling berhubungan secara makna (struktur). Dimana struktur intelegensi tertentu
meggambarkan pola kerja tertentu, sehingga akan cocok untuk profesi atau pekerjaan
tertentu. Berdasarkan hal tersebut IST umum digunakan untuk memahami diri dan
pengembangan pribadi, merencanakan pendidikan dan karier serta membantu pengambilan
keputusan dalam hidup individu.
Subtes-subtes dalam IST
IST terdiri dari sembilan subtes yang keseluruhannya berjumlah 176 aitem. Masingmasing subtes memiliki batas waktu yang berbeda-beda dan diadministrasikan dengan
menggunakan manual (Polhaupessy, dalam Diktat Kuliah IST UNPAD, 2009).
Sembilan subtes dalam IST, yaitu:

1. SE: melengkapi kalimat. Pada subtes ini yang diukur adalah pembentukan keputusan,
common sense (memanfaatkan pengalaman masa lalu), penekanan pada praktiskonkrit, pemaknaan realitas, dan berpikir secara berdikari/ mandiri.
2. WA: melengkapi kalimat. Pada subtes ini akan diukur kemampuan bahasa, perasaan
empati, berpikir induktif menggunakan bahasa, dan memahami pengertian bahasa.
3. AN: persamaan kata. Pada subtes ini yang diukur adalah kemampuan fleeksibilitas
dalam berpikir, daya mengkombinasikan, mendeteksi dan memindahkan hubunganhubungan, serta kejelasan dan kekonsekuenan dalam berpikir.
4. GE: sifat yang dimiliki bersama. Pada subtes ini hal yang akan diukur adalah
kemampuan abstraksi verbal, kemampuan untuk menyatakan pengertian akan sesuatu
dalam bentuk bahasa, membentuk suatu pengertian atau mencari inti persoalan, serta
berpikir logis dalam bentuk bahasa.
5. RA: berhitung. Dalam subtes ini aspek yang dilihat adalah kemampuan berpikir
praktis dalam berhitung, berpikir induktif, reasoning, dan kemampuan mengambil
kesimpulan.
6. ZR: deret angka. Dalam subtes ini akan dilihat bagaimana cara berpikir teoritis
dengan hitungan, berpikir induktif dengan angka-angka, serta kelincahan dalam
berpikir.
7. FA: memilih bentuk. Pada subtes ini akan mengukur kemampuan dalam
membayangkan, kemampuan mengkonstruksi (sintesa dan analisa), berpikir konkrit
menyeluruh, serta memasukkan bagian pada suatu keseluruhan.
8. WU: latihan balok. Pada subtes ini hal yang akan diukur adalah daya bayang ruang,
kemampuan tiga dimensi, analitis, serta kemampuan konstruktif teknis.
9. ME: latihan simbol. Subtes ini mengukur daya ingat, konsentrasi yang menetap, dan
daya tahan.

Skoring dan Interpretasi Tes IST


Skoring
Tahap skoring yang digunakan untuk setiap subtes adalah dengan memeriksa setiap
jawaban dengan menggunakan kunci jawaban yang telah disediakan. Untuk semua subtes
(SE, WA, AN, RA, ZR, FA, WU, & ME), kecuali subtes 04-GE, setiap jawaban benar diberi
nilai 1 dan untuk jawaban salah diberi nilai 0. Khusus untuk subtes 04-GE, tersedia nilai 2, 1,

dan 0; karena subtes ini berbentuk isian singkat maka nilai yang akan diberikan tergantung
dengan jawaban yang diberikan oleh subjek.
Total nilai benar yang sesuai dengan kunci jawaban merupakan Raw Score (RW);
nilai ini belum dapat diinterpretasi sesuai dengan norma yang digunakan. Nilai RW yang
sudah dibandingkan dengan norma disebut dengan Standardized Score (SW). Nilai SW inilah
yang dapat menjadi materi untuk tahap selanjutnya, yaitu interpretasi. Adapun norma yang
digunakan adalah sesuai dengan kelompok umur subjek.
Interpretasi
Setelah didapatkan Standardized Score, maka tahap interpretasi dapat dilakukan.
Kesembilan subtes saling berkaitan, sehingga harus dilakukan semuanya dan interpretasinya
harus dilakukan secara keseluruhan (Amthauer dalam Diktat Kuliah IST UNPAD, 2009).
Interpretasi yang dapat dilakukan dari tes IST adalah sebagai berikut:
1. Taraf kecerdasan. Taraf kecerdasan didapat dari total SW. Nilai ini dapat
diterjemahkan menjadi Intelligent Quotient (IQ). Nilai ini dapat menggambarkan
perkembangan individu melalui pendidikan dan pekerjaan. Nilai ini perlu
dihubungkan dengan latar belakang sosial serta dibandingkan dengan kelompok
seusianya.
2. Dimensi Festigung-Flexibilitt. Dimensi Festigung-Flexibilitt menggambarkan corak
berpikir yang dimiliki oleh subjek. Dimensi Festigung-Flexibilitt merupakan dua
kutub yang ekstrim, Keduanya menggambarkan corak berpikir yang ekstrim pula.
Kutub Festigung memiliki arti corak berpikir yang eksak, sedangkan kutub
Flexibilitt memiliki arti corak berpikir yang non-eksak. Corak berpikir ini
merupakan hasil perkembangan (pengalaman) individu yang akan semakin mantap ke
salah satu kutub seiring bertambahnya usia. Cara menentukan seseorang subjek
apakah memiliki kecenderungan Festigung atau Flexibilitat adalah dengan
membandingkan nilai GE+RA dengan nilai AN+ZR. Jika nila GE+RA lebih besar
maka subjek memiliki kecenderungan Festigung, sebaliknya jika nilai AN+ZR lebih
besar maka subjek memiliki kecenderungan Flexibilitat.
3. Profil M-W. Profil M-W menggambarkan cara berpikir, apakah verbal-teoritis atau
praktis-konkrit. Untuk mendapatkan profil dalam bentuk huruf M atau W ini dapat
dilihat dari 4 subtes pertama (SE, WA, AN, GE) yang tampak pada grafik. Jika grafik
menunjukkan bentuk huruf M pada 4 subtes pertama maka profilnya adalah M

(verbal-teoritis), jika yang tampak adalah bentuk huruf W maka profilnya adalah W
(praktis-konkrit).

Angka IST untuk penjurusan

IPA : lihat skor RA, ZR,FA, WU harus lebih tinggi dibandingkan yang lain.
IPS : Lihat skor SE, WA, GE, ME harus lebih tinggi dibandingkan yang lain.
Untuk melanjutkan pendidikan setelah SMA, sebaiknya skor AN cukup baik (ratarata).
Diprediksi berhasil menjalani pebdidikan di jenjang D3 dengan baik jika IQ minimal
pada rentang rata-rata (96 - 105).
Diprediksi berhasil menjalani pendidikan di jenjang SI dengan baik jika IQ minimal
pada rentang rata-rata atas (106 - 110).
Namun demikian tetap harus mempertimbangkan aspek-aspek psikologis yang lain,
seperti motivasi, minat, kegigihan dalam mengatasi hambatan, keinginan untuk
belajar dsb.
Kesesuaian beberapa jurusan di PT berdasarkan skor IST yang penting untuk
mendapatkan skor cukup tinggi

Fak. Hukum: SE, AN, GE, ME


SISIP: SE, AN, GE
Ekonomi: SE, AN,RA, ZR
Sastra: WA, AN, GE, ME
Fikom: SE, WA, AN, ME
Psikologi: SE, WA, AN, GE, ME
Kedokteran: SE, AN, GE, FA, WU
Pertanian: AN, GE, FA, WU
Peternakan: AN, FA, WU
Seni rupa: AN, ZR, FA, WU
Teknik: SE, AN, GE, RA, ZR, FA, WU
MIPA: AN, GE, RA, ZR, FA, WU
Ingin memiliki software IST baca artikelnya di sini, Anda akan sangat terbantu dengan
mengikuti langkah sederhana yang tertulis di dalamnya.