Anda di halaman 1dari 4

A.

Manfaat dan pentingnya penyusunan proposal mini dalam penelitian


Proposal penelitian bukan saja harus disusun oleh mahasiswa yang akan
menyusun skripsi, tesis, dan disertasi, tetapi oleh siapa saja yang akan melakukan
penelitian. Bagi mahasiswa, proposal yang sudah disetujui oleh dosen pembimbing
merupakan panduan mengenai hal-hal yang harus dilakukan selama melakukan
penelitian.
Didalam penelitian peneliti masih dituntut untuk menyusun proposal
penelitian untuk memiliki panduan kerja yang jelas mengenai apa saja yang akan
dilakukan, dapat menghemat tenaga dan waktu karena dengan proposal tersebut
kekeliruan dapat diminimalisasikan.
Manfaat lain dari penyusunan proposal adalah bahwa dengan rencana yang
matang dan tertulis, peneliti sendiri dapat mengadakan evaluasi secara terus menerus
terhadap apa yang sedang dilakukan serta mengadakan modifikasi apabila diperlukan.
Namun demikian, segala apa yang tertera didalam proposal bukanlah harga mati
( tidak bisa diubah). Proposal yang telah disetujui dan pesonalia peneliti telah
tersusun, disarankan kepada peneliti untuk meninjau kembali proposal yang telah
dibuat, barangkali masih ada beberapa hal yang masih kurang sehingga perlu diganti
atau ditambahkan sebelum kegiatan penelitian yang sesungguhnya dimulai.
B. Isi proposal penelitian
Secara garis besar isi proposal penelitian untuk skripsi terdiri atas 3 bagian yaitu:
1. Bagian awal
Sampul depan ( front cover) skripsi berisi
a. Usulan penelitian
b. Judul penelitian
c. Lambang universitas atau logo universitas
d. Nama dan nomor induk mahasiswa (NIM)
e. Jurusan (prodi), Fakultas, Universitas, bulan dan tahun usulan penelitian
disahkan.
2. Halaman judul
Halaman judul dibuat persis sama dengan sampul depan, hanya dibawah nama dan
NIM ditambahkan maksud usulan penelitian, yaitu untuk menyusun skripsi pada
program strata satu ( S-1) Fakultas X, Universitas Y.
3. Halaman pengesahan
Halaman pengesahan meliputi:
a. Usulan penelitian
b. Judul penelitian
c. Nama mahasiswa
d. NIM
e. Tanggal pengesahan
f. Nama pembimbing

g. Mengetahui ketua jurusan dan Dekan Fakultas X Universitas Y


2. bagian isi
Secara garis besar bagian isi prposal penelitian meliputi beberapa hal berikut ini.
a. Latar belakang masalah
1. Faktor-faktor yang mendorong peneliti melakukan penelitian. Biasanya alasan
yang diajukan oleh peneliti adalah adanya kesenjangan antara apa yang diinginkan
atau keadaan yang seharusnya atau ideal ( dassolen )dengan keadaan yang
senyatanya ( dassein ).
2. Arti penting dan perlunya masalah diatas diangkat dalam satu penelitian.
3. Jika rasionalisasi didasarkan pada hasil kajian terhadap hasil penelitian terdahulu
maka cara penyajiannya dilakukan dengan menuliskan hasil penelitian terbaru
terlebih dahulu kemudian diikuti hasil penelitian sebelumnya.
b. Perumusan masalah
Perumusan masalah dibuat berdasarkan latar belakang masalah dan berupa pertanyaan
yang ingin dicari jawabanya melalui kegiatan penelitian. Rumusan masalah harus
jelas dan mudah untuk diteliti. Dalam perumusan masalah dapat dijelaskan definisi,
asumsi, dan ruang lingkup yang menjadi batasan penelitian. Perlunya perumusan
masalah adalah untuk menspesifikasikan tujuan dari penelitian.
c. Pembatasan masalah
Pembatasan masalah perlu dilakukan dengan tujuan agar pokok permasalahan yang
diteliti tidak terlalu melebar dari yang sudah ditentukan, atau agar penelitian terfokus
pada tujuan yang akan diteliti. Namun, apabila permasalahan dan atau perumusan
masalah telah mengarah pada spesifikasi tertentu maka batasan masalah tidak
diperlukan.
d. Hipotesis penelitian
Hipotesis adalah jawaban atau penjelasan sementara atas permasalahan yang sedang
diteliti. Dengan demikian, hipotesis memberikan pernyataan rasional yang secara
ilmian bisa diuji. Disamping itu, hipotesis memberikan arah bagi peneliti dan
kerangka acuan bagi pelaporan kesimpulan penelitian.
e. Tujuan dan kegunaan penelitian
1. Tujuan penelitian disesuaikan dengan perumusan masalah yang akan diteliti dan
merupakan suatu informasi yang in gin diperoleh untuk dapat menjawab
permasalahan yang telah dirumuskan sebelumnya.
2. Kegunaan penelitian adalah kegunaan dari apa yang diteliti, bukan kegunaan
pelaksanaan penelitian. Jadi, kegunaan penelitian yang dimaksudkan disini adalah
kegunaan atau manfaat yang diperoleh apabila tujuan penelitian telah dicapai.

Sedangkan kegunaan pelaksanaan penelitian sebaiknya dicantumkan dalam kata


pengantar atau latar belakang masalah.
f. Pengesaan istilah / definisi operasional
Istilah-istilah kunci perlu didefinisikan, kemudian didefinisikan secara operasional,
bukan secara leksikal ( menurut definisi kamus ). Istilah kunci pada umumnya
diperoleh dari kata-kata yang menjadi fokus permasalahan penelitian.
g. Tinjauan pustaka
Bahan tinjauan pustaka dapat diangkat dari berbagai sumber, seperti jurnal penelitian,
disertasi, tesis, skripsi, laporan penelitian, buku teks, makalah, laporan seminar dan
diskusi imiah, atau terbitan-terbitan resmi pemerintah dan lembaga-lembaga lain,
termasuk data dari internet. Berdasarkan studi pustaka, peneliti dapat memberi
jawaban tentang masalah yang diteliti dalam bentuk statment atau hipotesis sehingga
tata urutanya sebagai berikut.
1. Hasil penelitian terdahulu ( kalau ada )
2. Landasan teori ( grand theory ) yang berkaitan dengan penelitian.
h. Metode penelitian
Dalam penelitian ilmiah, metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat
memahami objek yang sedang diteliti yang didalamnya melekat teknik dan alat yang
dipergunakan dalam cara kerja tersebut. Metode penelitian dapat didefinisikan sebagai
urutan langkah-langkah untuk melaksanakan penelitian, berikut penjelasan tentang
alat-alat yang dipergunakan untuk melaksanakan langkah-langkah tersebut.
Dalam metode penelitian umumnya meliputi :
1. Jenis penelitian, berdasarkan sifatnya terdapat berbagai macam jenis penelitian.
Mahasiswa dapat memilih salah satu jenis penelitian yang sesuai dengan
penelitian yang akan dilakukan, dan cantumkan arti serta jenis penelitian yang
dipergunakan secara jelas.
2. Populasi dan sampel penelitian ( jika ada)
3. Data dan sumber data ( jika ada )
4. Teknik pengumpulan data harus jelas dan sebutkan pula alat bantu yang
digunakan dalam pengumpulan data, beserta tahap dan langkah-langkahnya dalam
pengumpulan data.
5. Pengujian instrumen pengumpulan data, perlu dilakukan agar data yang diperoleh
benar-benar baik ( valid dan reliabel ), sehingga analisis yang dilakukan dapat
menghasilkan kesimpulan yang valid.
6. Variabel penelitian ( jika ada )
7. Teknik analisis data, harus dikemukakan dengan jelas, mengapa menggunakan
analisis itu dan bagaimana prosedurnya yang harus dilakukan, serta alat apa yang
digunakan.

8. Jadwal penelitian, setiap tahapan penelitian mulai dari proses penyusunan


proposal, sampai penyusunan skripsi dijadwalkan dalam bentuk variabel, agar
dapat digunakan sebagai kerangka acuan guna menyelesaikan skripsi.
C. Bagian akhir
Bagian akhir dalam isi proposal penelitian, meliputi berikut ini
1. Daftar pustaka
Berisikan seluruh literatur/refrensi beserta pengarangnya yang dijadikan sebagai
bahan acuan dalam penelitian. Cara penulisan daftar pustaka dapat dilihat dalam
buku pedoman penulisan skripsi atau tesis.
2. Lampiran Curriculum vitae ( jika ada ).