Anda di halaman 1dari 13

PENGOLAHAN LIMBAH CAIR

RUMAH SAKIT

Air limbah yang berasal dari limbah rumah sakit


merupakan salah satu sumber pencemaran
air yang sangat potensial untuk menyebabkan
penyakit terhadap masyarakat di sekitarnya

Definisi
Limbah Cair Rumah Sakit adalah semua bahan buangan
berbentuk cair berasal dari Rumah Sakit yang
kemungkinan mengandung mikroorganisme patogen,
bahan kimia,beracun dan radioaktif (SK.Men KLH No
KEP-58/MENLH/12/95).
Limbah cair rumah sakit adalah semua air buangan
termasuk tinja yang berasal dari kegiatan rumah sakit
yang kemungkinan mengandung mikroorganisme, bahan
kimia beracun dan radioaktif yang berbahaya bagi
kesehatan (Kepmenkes RI No. 1204/Menkes/SK/X/2004).

Karakteristik Air Limbah

FISIK

Warna

Padatan
Kekeruhan

Bau

Temperatur

KIMIA

BOD
COD
DO
Metan
Keasaman Air
Alkalinitas
Minyak & Lemak
Klorida
Phosfat

BIOLOGI

Mikroorganisme

Pengolahan Air Limbah


1.

Proses Pengolahan Fisika


Screening
Gift Chamber
Equalisasi
Sedimentasi
Floatasi

2.

Proses Pengolahan Kimia


Netralisasi
Koagulasi dan flokulasi

3.

Proses Pengolahan Biologi


Pada kondisi aerobik, anaerobik, kombinasi anaerobik dan aerobik

Pemeriksaan Limbah Olahan


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Chemical Oxygen Demand (COD)


Biological Oxygen Demand (BOD)
Total Suspended Solid (TSS)
pH
Phosphat
Amonia Bebas
Suhu

TINJAUAN KASUS
Implementasi Pengelolaan Limbah Cair Rumah Sakit
Islam Ibnu Sina
Pekanbaru
Jurnal Vol-02
Oleh
Hartati, Adrianto Ahmad dan Elda Nazriati
Fakultas Kedokteran Universitas Riau

Rumah Sakit Islam Ibnu Sina merupakan salah satu perusahaan


kesehatan milik swasta yang domisilinya terdapat di Kota
Pekanbaru, yang memilik kegiatan yang tinggi dalam pelayanan
kesehatan kepada masyarakat.
Hasil survei awal bahwa hasil pengelolaan limbah cair belum optimal,
belum sesuai dengan standar baku mutu yang diharapkan, begitu
juga dengan pengetahuan pengelolah tentang limbah cair.

Penelitian dilakukan terhadap pegawai dan petugas yang terdapat di


bagian-bagian yang berhubungan dengan pengelolaan limbah cair
Rumah Sakit Islam Ibnu Sina.
Alat dan bahan yang digunakan adalah botol atau jerigen minimal
ukuran 1 liter, tissue, hand glove disposible, masker, ember, tali,
termometer, kertas lakmus, blangko observasi, alat tulis kantor,
kamera dan blangko kuesioner.
Hasil analisis tersebut dibandingkan dengan Standar Baku Mutu
Limbah Cair menurut Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup
No. 58 Tahun 1995 tentang Baku Mutu Limbah Cair Bagi Kegiatan
Rumah Sakit.

Tata letak limbah cair dan alur aliran limbah cair RSI
Ibnu Sina Pekanbaru
Ruang Inap
Ruangan VIP
UGD
Ruang Operasi
ICU
Kebidanan
Laboratorium
Dapur/Gizi

pipa
pembuangan
akhir

bak kontrol

bak I

bak indikator/bak
ikan dan bak
organik

bak II

bak III

bakIV

bak bio- reator / tangki aerato


(kompak 100),

Berdasarkan Hasil Uji Laboratorium Kesehatan Periode Januari-Juni


2014 yang dilakukan oleh pihak rumah sakit setiap bulannya
terdapat beberapa parameter telah melebihi dari kadar maksimal
dari Kadar Maks Kep.58/MENLH/ 12/1995 yaitu pada PO4, NH3
Bebas dan TSS.

Penyebab nya

Kurangnya kepedulian manajemen terhadap


pengelolaan lingkungan karena tidak memahami
masalah teknis yang dapat diperoleh dari kegiatan
pencegahan pencemaran
Kurangnya komitmen pendanaan bagi upaya
pengendalian pencemaran karena menganggap
bahwa
pengelolaan
rumah
sakit
untuk
menghasilkan uang bukan membuang uang
mengurusi pencemaran