Anda di halaman 1dari 22

PENDAHULUAN

Sel adalah unit kehidupan struktural dan


fungsional terkecil dari tubuh. sebagian besar
reaksi kimia untuk mempertahankan
kehidupan berlangsung dalam sel.sel dan zat
intraselular membentuk keseluruhan jaringan
tubuh.

INTRODUKSI SEL
Jumlah sel. Ada triliunan sel dalam tubuh
manusia. Sebagai contoh, jumlah total sel
darah merah dalam tubuh manusia
dengan ukuran tubuh rata-rata adlah 25
triliun.

Jenis jenis sel


Sel prokariot : yaitu sel yang tidak
dilengkapi dengan membran inti
contohnya : bakteri dan ganggang alga
biru
Sel eukariot : yaitu jenis sel yang memiliki
membran inti contohnya sel
hewan,tumbuhan,fungi atau jamur.

Sel prokariotik
Tidak memiliki inti sel yang jelas karena
tidak memiliki membran inti sel yang
dinamakan nukleid.
Organel organel tidak dibatasi membran
Membran sel tersusun atas senyawa
peptidlogikan
Diameter sel antara 1-10 mm

Sel eukariot
Memiliki inti sel yang dibatasi oleh
membran inti dan dinamakan nukleus
Organel-organel nya dibatasi oleh
membran
Membran sel tersusun atas fospolipid
Diameter selnya antara 1-100 mm

BENTUK SEL
A. Bentuk dasar dari sel yang di isolasi adalah
bulat seperti sel darah, sel lemak dan sel telur.
B. Bentuk sferical dasar biasanya berubah
karena spesialisasi sel berdasarkan fungsinya.
Contoh,sebuah sel saraf berbentuk seperti
bintang dengan prosesus yang panjang dan
sel otot polos berbentuk seperti spindel.
C. Penggepengan sel terjadi karena kontak
dengan permukaan. Bentuk permukaan sel
terjadi akibat tekanan dari banyak permukaan.

UKURAN SEL
1.

2.

Sel tubuh manusia adalah sel mikroskopik


yang berdiameter sekitar 10 jam sampai 30
jam.
Ukuran sel dibatasi agar tidak tumbuh
terlalu besar karena sel harus
mempertahankan suatu area permukaan
(membran plasma) yang memadai untuk
menampung pergantian antara nutrisi dan
sampah.

a.

b.

Secara matematis, jika ukuran ruang sel


bertambah. Maka volumenya akan bertambah
lebih cepat dibandingkan bidang permukaannya.
Dengan demikian, semakin besar ukuran sel,
maka membran sel yang berhubungan dengan
massa sitoplasmanya semakin sedikit.
Sel-sel besar memperluas batasan ukuran mereka
dengan cara memodifikasi membran plasmanya.
Contohnya, bidang permukaan yang ada mungkin
bertambah memalui invaginasi atau proyeksi
penggandaaan, yang disebut mikrovelus.

FUNGSI SEL
dalam semua sel adalah sama
1.

2.

3.

Sel mempertahankan suatu barier yang selektif


(membran plasma) di antara sitoplasma dan
lingkungan ekstraselular. Semua zat yang masuk
atau keluar sel harus melewati barier.
Sel yang berisi materi hereditas membawa
intruksi dalam bentuk kode untuk proses sintesis
sebagian besar komponen selular.
Sel melakukan aktivitas metabolik, yang
dikatalis reaksi kimia sehingga terjadi proses
sintesis dan penguraian molekul organik.

KOMPONEN SEL
A. Gambaran singkat. Badan sel memiliki empat
bagian dasar: membran plasma
(plasmalemma, membran sel); sitoplasma
yang merupakan protoplasma sel; berbagai
organel sitoplasma, yaitu struktur tetap yang
melakukan fungsi metabolik spesifik; dan
nukleus.

B.

1.

membran plasma (sel) memisahkan bagian interior sel dari


lingkungan ekstraselular.

Struktur. Membran plasma tersusun dari lapisan ganda


molekul lipid dengan beberapa protein globular yang
tertanam di dalamnya.
a. Fosfolipid adalah lipid yang paling sering ditemukan dalam
membran.
b. Protein dibagi dalam dua kategori: integral dan perifer.
(1) Protein integral membentuk mayoritas protein membran.
Molekul ini menembus dan tertanam dalam lapisan ganda.
(2) Protein perifer terikat longgar pada permukaan
membran dan dapat dengan mudah terlepas dari membran
tersebut.

Fungsi dari bagian bagian sel


1.Inti sel berfungsi sebagai pusat kegiatan aktivitas sel
2. Mitokondria berfungsi sebagai tempat resopirasi
pernapasan pada sel
3. Ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis
pembentukan protein
4. Retikulum endoplasma berfungsi sebagai tempat
pembuatan badan golgi
5. Lisosom berfungsi sebagai tempat pencernaan atau
sistem ekresi pada sel
6. Badan golgi berfungsi sebagai tempat sekresi sel pada
zat zat pada sel

7. Peroksisom berfungsi sebagai tempat


penghancuran racun racun yang masuk ke
dalam sel
8. Vakuola berfungsi sebagai kantong yang
melapisi inti sel
9. Membran se berfungsi sebagai tempat keluar
masuknya zat pada sel
10. Dinding sel berfungsi sebagai tempat
pelindung pada bagian bagian sel yang ada di
dalamnya

c. Karbohidrat juga berkaitan dengan molekul


lipid atau protein. Glikolipid dan
glikoprotein yang dihasilkan dipercaya dapat
memberikan sisi pengenal permukaan
untuk interaksi antar sel, seperti
mempertahankan sel-sel darah merah agar
tetap terpisah atau memungkinkan
penggabungan sel-sel yang sama untuk
membentuk sebuah jaringan.

2. Fungsi membran plasma.


Selain fungsi reseptor dan komunikasi
sel yang dijelaskan diatas, membran
plasma juga berfungsi sebagai suatu
barier permeabel yang selektif untuk
mengatur aliran zat ke dalam dan keluar
sel.

C. Komponen sitoplasma
1. Organel. Organel adalah komponen
tetap sitoplasma. Sebagian besar
organel sitoplasma di bungkus
semacam membran yang mirip
dengan mimbran plasma. Membran
tersebut memisahkan organel dari
lingkungan sitoplasma disekitarnya
dan memungkankan pembentukan
kompartemen untuk aktivitas
metaboliknya.

a. Mitokondria ditemukan pada hampir


semua sel. Tetapi tidak diemukan dalam
sel darah merah. Jumlahnya dalam sel
behubungan dengan konsumsi energi sel.

1. Struktur sel
a. Mitokondria tampak seperti batang atau
filamin yang bergerak dengan konstan dalam
sebuah sel hidup.
b. Setiap mitokondria terdiri dari mimbran terluar
halus dan mimbran terdalam yang berbentuk
lipatan disebut krista. Krista menonjol
menyerupai rak ke dalam mitokondria dan
menambah bidang permukaan membran
bagian dalam.

c. Ruang antar krista di penuhi matriks.


Yang berisi protein. DNA. RNA. Dan
ribosom.

2. Fungsi
a. mitokondria sering disebut sebagai
pembangkit tenaga sel karena fungsi
terpentingnya adalah memproduksi
energi dalam bentuk ATP.
b. Energi tersebut dihasilkan dari
penguraian nutrien seperti glukosa.
Asam amino. Dan asam lemak.

c. Enzim yang dibutuhkan untuk melepas


energi secera kimia. Terlokalisasi dalam
matriks mitokondrial dan partikel kecil
pada krista.

SEKIAN TERIMA KASIH