Anda di halaman 1dari 19

Laporan Kasus Hepatitis

OLEH DR AFI ADI KIRANA

Data Pasien

Nama : Sdra. D

Usia : 16 thn

RM : 000802

Alamat : Tegal Besar Permai, Jember

Agama : Islam

Status : Pelajar SMA

Tinggi : 165 cm

Berat badan 59 kg

Tanggal MRS : 6 Januari 2016

Anamnesis

Keluhan Utama :

Kuning

RPS : Pasien mengeluhkan badan kuning sejak hari ini. Kuning di


kulit dan di mata. Pasien sudah merasa tidak enak badan sejak 3 hari
SMRS. Demam summer2 pada hari pertama sakit. Perut sebah (+) mual
(+) nafsu makan menurun. BAK pucat seperti teh.

RPD
RPO

: Pernah sakit hepatitis A 4 tahun yang lalu

: Riwayat penggunakan obat-obatan (-), penggunaan jarum


suntik (-) tato(-) Alkohol (-)

Pemeriksaan Fisik (6/01/2016)

KU : Lemah ; GCS 456

Vital sign : TD 120/80 N 80x/mnt RR 16x/mnt T Axilla 37,3

K/L : Anemis (-) Icterus (+)

Thorax : dalam batas normal

Abdomen : Bising Usus (+) normal. Hepar dan lien tidak teraba
pembesaran.

Extremitas : Akral Hangat Kering Merah.

Diagnosis Klinis

Hepatitis Akut

DD Hepatitis viral, bakteria, parasit, leptospirosis

Pemeriksaan Penunjang (6/1/2016)


Pemeriksaan

Hasil

Hb
Leu
Trombo

16,8
7500
216.000

SGOT
SGPT
Albumin

654
882
4,12

IgM anti HAV


HBsAg
IgM anti HCV

Positif = 2,77
Negatif = 0,01
Negatif

Bilirubin Total
Bilirubin indirek

2,57
1,57

Diagnosis Definitif

Hepatitis Viral Akut (A)

Tatalaksana

Diagnostik : Cek DL, OT/PT tiap 48 jam

Terapi :

IVFD Aminofusin 20 tpm

Inj. Antrain 3x1 gr

Inj. Ondansentron 8mg k/p

Drip Stronger N. M. 3x2 Ampul dalam 100cc pz

Inj. Cefpirom 2x1 gr

Follow Up (1)
Tangga
l

Keluhan

Pemeriksaan

Terapi

7/1/16

Perut sebah, mual,


sudah tidak
demam, BAK masih
pekat

TD 120/80 n
80x/mnt t 36,8

IVFD Aminifusin 14
tpm, SNMC 2x2amp
Antrain kp, ondan
kp, ranitidin 2x1,
lapirom 2x1

8/1/16

Perut sebah, BAB


tidak lancar, nyeri
ulu hati, nafsu
makan sudah baik

TD 110/80 n
76x/mnt t 36,5

IVFD Aminofusin
10tpm, SNMC 2x2
amp, ranitidin 2x1,
lactulose syr 3x1,
sucralfat syr 3x1,
lapirom 2x1

9/1/16

Perut sebah

TD 110/80 n
84x/mnt t 36,3

IVFD Ringer As
10tpm, SNMC 2x2
amp, ranitidin 2x1,
lapirom 2x1.

Alkali fosfatase 329

Follow Up (2)
Tangga
l

Subjektif

Objektif

Rencana

10/1/16

Perut sebah

TD 120/80 n
80x/mnt t 36,4

IVFD Ringer As
10tpm, SNMC 2x2
amp, ranitidin 2x1,
lapirom 2x1.

OT/PT 530/220
Bil D/T 2,48/1,33
11/1/16

Tidak ada keluhan

TD 120/80 n
76x/mnt t 36,2

IVFD Ringer As
10tpm, SNMC 2x2
amp, ranitidin 2x

12/1/16

Tidak ada keluhan

TD 110/80 n
80x/mnt t 36,3

Pro KRS

OT/PT 282/122

Hepatitis Virus (A)


TINJAUAN PUSTAKA

Pendahuluan

Adalah peradangan hati yang disebabkan oleh virus.

Dikenal 5 jenis virus yaitu ; virus hepatitis A (HAV), virus


hepatitis B (HBV), virus D (HDV) dan virus hepatitis E (HEV)

Hepatitis A memiliki masa inkubasi 2 hingga 6 minggu

Memiliki sifat akut dan self limited disease

Memiliki prevalensi 39-63% dari seluruh kasus hepatitis yang


dirawat di rumah sakit

Gejala lebih nampak pada orang dewasa

Penularan dan Penyebaran

Virus HAV menyebar melalui ingesti makanan dan minuman


yang tercemar oleh tinja penderita lain selama 2-3 minggu
sebelum dan 1 minggu setelah onset ikterus

Viremia terjadi tidak lebih dari 3 minggu

Epidemia pada negara berkembang sering terjadi lewat air

Infeksi sporadis pada negara maju bisa terjadi akibat konsumsi


ikan / kerang yang mentah

Manifestasi Klinis

Fase Inkubasi (14-50 hari) : fase masuknya virus dalam tubuh, klinis
bervariasi dari asimptomatis timbul ikterus ringan

Fase prodromal : gejala malaise umum, nyeri otot, nyeri sendi, mudah
lelah, mual muntah, anoreksia, nyeri abdomen ringan pada kuadran
kanan atas hingga epigastrium

Fase Ikterus : muncul ikterus yang makin nyata disertai dengan


perburukan gejala prodromal

Fase Konvalesen : ikterus dan keluhan lain mulai menghilang, tetapi


hepatomegali dan abnormalitas fungsi hati menetap. 5-10% kasus lebih
sulit ditangani. Hanya <1% yang menjadi fulminant.

Diagnosis
Pemeriksaan Fisik :

Keadaan umum komposmentis

vital sign bisa normal hingga demam ringan

Ikterik pada sklera,

nyeri tekan ringan abdomen kanan atas

muncul kencing yang berwarna pucat seperti teh pada 1-5 hari awal
sebelum ikterus di kulit.

Diagnosis
Pemeriksaan Penunjang :

Peningkatan kadar SGOT/SGPT hingga mencapai ribuan, tetapi


kenaikan tidak berhubungan dengan derajat beratnya penyakit maupun
prognosisnya

IgM anti HAV ditemukan 1-2 minggu setelah terinfeksi virus,


bertahan 3-6 bulan

IgG anti HAV muncul setelah 5-6 minggu, bertahan beberapa dekade

Tatalaksana

Bed Rest

Terapi simptomatis sesuai keluhan

Obat-obatan immunomodulator

Antibiotik jika ada kemungkinan infeksi penyerta

Pencegahan : Vaksinasi, Menjaga kebersihan makanan dan minuman

Vaksinasi Hepatitis A

Tidak direkomendasikan untuk anak dibawah usia 1 tahun

Disarankan pada : semua orang dengan penyakit hati kronis, orang


yang berada/akan mengadakan perjalanan ke negara endemis, pasien
dengan transplantasi hati

Terdiri dari 2 bentuk, imunoglobulin virus hepatitis A sendiri (Havrix)


atau yang dikombinasi dengan hepatitis B (Twinrix)

Disuntikkan secara IM 2x, pertama vaksinasi dasar dilanjutkan


vaksinasi Booster 6-12 bulan kemudian.