Anda di halaman 1dari 11

AbdillahMundir,SE,MM

BAB1
KONSEPDASAREKONOMETRIKA

A. DEFINISIEKONOMETRIKA

Ekonometika sebagai suatu hasil dari suatu hasil tinjauan tertentu


tentang peran ilmu ekonomi, mencakupaplikasi statistic matematik
atas data ekonomi guna memberikan dukungan empiris terhadap
model yang disusun berdasarkan matematika ekonomi serta
memperolehhasilberupaangkaangka.

Salah satu bagian paling penting dari ekonometri adalah analisis


regresi. Analisis ini digunakan untuk mengetahuikaitanantarasatu
variabel dengan variabel yang lain. Berdasarkan data yang
digunakan, ekonometri dibagi menjadi tiga analisis, yaitu analisis
runtun waktu (time series), antarwilayah (cross section), dan
analisis data panel. Analisis runtun waktu menjelaskan mengenai
perilaku suatu variabel sepanjang beberapa waktu berturutturut,
berbeda dengan analisis antarwilayah yang menjelaskan antara
beberapa daerah dalam satuwaktutertentu (snapshot).Sementara
itu analisis data panel menggabungkan antara data runtun waktu
dengandataantarwilayah.

Dalam definisi yang sederhana, ekonometrika adalah suatuaplikasi


dari metode statistika pada ekonomi. Namun, tidak seperti pada
ilmu statistika, yang hanya terfokus kepada data statistik, ilmu
ekonometrika merupakan gabungan dari teori ekonomi,
matematika, dan statistika. Istilah ekonometrika pertama kali
diperkenalkanolehRagnarFrisch(1933), seorangpakarekonomidan
statistika berkebangsaan Norwegia. Ia menjelaskan definisi
Ekonometrika

AbdillahMundir,SE,MM

ekonometrikasebagaiberikut:Terdapat banyakmetodekuantitatif
sewaktu menganalisis ilmuekonomi,tetapi tiadasatupundiantara
metodekuantitatiftersebutdapat berdirisendiritanpabantuandari
yanglain untuk menerangkanekonometrika.Oleh karenaitu, ketiga
faktor yaitu teori ekonomi, matematika dan statistika samasama
penting untuk menerangkan hubungan kuantitatif dalam
mempelajariilmuekonomi.

DefinisiEkonometrikadariparaahliadalahsebagaiberikut:
a. Damodar Gujarati (1983:60), Ekonometrika: Pengukuran
ekonomi
b. Gerhard Tintner, Ekonometrika adalah hasil dari suatu
pandangan khusus atas peranan ilmu ekonomi, terdiri dari
penerapan statistika matematik atas data ekonomi untuk
memberi dukungan empiris untuk model yang disusun dengan
ilmu ekonomi matematis dan untuk memperoleh hasil dalam
angka(numericalresults).
c. Thad W.Mirer(1990:vii),Ekonometrika:Isdesignedforcourses
ineconomic statisticsand introductoryeconometricsthataimto
mix the development of technique with its application to real
economicanalysis.
d. Wannacott (1989:240), Econometric is the measurement of the
such causal relationship, either to show how the economic
operatesortomakepredictionsaboutthefuture.
e. Syahrul (2000:150), Ekonometrika adalah penggunaan analisis
komputer serta teknik pembuatan model untuk menjelaskan
hubungan antara kekuatankekuatan ekonomi utama seperti
ketenagakerjaan, modal, suku bunga,dan kebijakan pemerintah
dalam pengertian matematis, kemudian menguji pengaruh dari
perubahandalamskenarioekonomi.
f. ArthurS.Goldberger(1964.p.1), Ekonometrikaadalah ilmusosial
yang menggunakanalat berupateoriekonomi,matematika,dan

Ekonometrika

AbdillahMundir,SE,MM

statistika inferensi yang digunakan untuk menganalisis


kejadiankejadianekonomi.
g. J.Supranto (1983.p.6), Ekonometrika merupakan gabungan
penggunaan matematik dan statistik untuk memecahkan
persoalanekonomi.
h. Sugiyanto,Catur(1994,p.3), Ekonometriadalah suatuilmuyang
mengombinasikan teori ekonomi dengan statistik ekonomi
dengan tujuan menyelidiki dukungan empiris dari hukum
skematik yang dibangun oleh teori ekonomi. Dengan
memanfaatkan ilmu ekonomi, matematik, dan statistik,
ekonometri membuat hukumhukum ekonomi teoritis tertentu
menjadinyata.
i. Koutsoyiannis A. (1977), Econometrics is a combination of
economic theory, mathematical economics, andstatistics,butit
is completely distinct from eachone ofthesethreebranches of
science.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas, maka dapat disimpulkan


bahwa ekonometrika merupakan cabangdari ilmuekonomidengan
menggunakan dan menerapkan matematika dan statistika untuk
memecahkan masalahmasalah ekonomi yang dibuat dalam suatu
model ekonometrik yang kemudiandiestimasi hasilnya dandiujilagi
kesesuaiannyadenganteoriekonomiyangsudahada.

Beberapahalyangberkaitandenganekonometrika:
1. Ekonometrika merupakan suatu kombinasi ilmu ekonomi,
matematika,danstatistika.
2. Ekonometrika
digunakan
untuk
menganalisis
fenomenafenomenaekonomi.

B. SEJARAHPERKEMBANGANEKONOMETRIKA
Ekonometrika

AbdillahMundir,SE,MM

Metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi sebenarnya telah lama


dikembangkan sejak abadke18.VilfredoPareto(Paris, 15 Juli 1848
Jenewa, 19 Agustus 1923) berkontribusi dalam menjelaskan
distribusi pendapatan dan pilihan individu melalui pendekatan
matematis yang berdasarkan atas teori ekonomi. Selain Pareto,
MarieEspritLon Walras dari Perancis pada abad ke18
mengembangkan teori keseimbangan umum yang menjelaskan
mengenaialiranbarangdanjasadalamperekonomian.

Pada awal tahun 1950an ekonometri dikembangkan sebagai satu


cabang sendiri dari ilmu ekonomi. Jan Tinbergen dari Belanda,yang
kininamanyadiabadikansebagai salahsatuinstitusiakademikbesar
di Eropa (Tinbergen Institute), merupakan salah tokoh utama yang
mengembangkanilmuini.

C. EKONOMETRIKASAATINI

Saat ini ekonometri telah berkembang sedemikian pesat sehingga


banyak jurnal ilmiah yang didedikasikan untuk ilmu ini, seperti
Econometrica, Journal of Econometrics, Journal of Applied
Econometrics, danJournalof theOperationalResearch.Penggunaan
ekonometri telah sedemikian luas sehingga hampir semua jurnal,
tesis, disertasi, dan bahkan skripsi dalam ilmu ekonomi memakai
ekonometri sebagai salah satu alat yang digunakan. Sementara itu
dalam prakteknya, ekonometri terutama dipakai di bank sentral,
oleh tim ekonomi pemerintah untuk melakukan perencanaan dan
analisis kebijakan ekonomi, dan juga oleh dunia usaha untuk
mengoptimalkankinerjaperusahaan.
Selain di bidang moneter, ekonometri jugasudahbanyak dipakai di
berbagai bidangekonomiyanglain danjuga bisnisdan manajemen,
sepertimikroekonomi,marketing,danfinance.
Ekonometrika

AbdillahMundir,SE,MM

Di Indonesia, penerapan ekonometri masih terbatas dan


pengembangan ilmu ini hanya pada lembaga/universitas tertentu
saja. Dua dari sedikit akademisi di bidang ekonometri di Indonesia
adalah Profesor Insukindro dari Universitas Gadjah Mada terutama
berkat penerapan ekonometri untuk ekonomi moneter dan Dr. Ari
Kuncoro dari Universitas Indonesia karena pekerjaannya di bidang
mikroekonometri.

D. TOKOHTOKOHEKONOMETRIKAPERAIHNOBEL

a. Jan Tinbergen dan Ragnar Anton Kittil Frisch mendapat Hadiah


Nobel Ekonomi tahun 1969 (tahun pertama Hadiah Nobel
Ekonomi diberikan) karena mengembangkan dan menerapkan
modeldinamikuntukanalisisekonomi.
b. Lawrence Robert Klein, profesor ekonomi di University of
Pennsylvania, mendapat Nobel tahun1980berkat pekerjaannya
dipemodelanekonomimelaluikomputer.
c. Trygve Magnus Haavelmodihadiahipadatahun1989.Kontribusi
utamanya pada artikel yang ia tulis tahun 1944 di jurnal
Econometrica yang berjudul "The Probability Approach to
Econometrics".
d. Daniel Little McFadden dan James Joseph Heckman berbagi
penghargaan untuk tahun 2000 untuk pekerjaannya di bidang
mikroekonometri. McFadden mendirikan laboratorium
ekonometridiUniversityofCalifornia,Berkeley,AmerikaSerikat.
e. Robert Fry Engle dan Clive William John Granger pada tahun
2003 karena kontribusi mereka pada pengembangan analisis
runtun waktu. Engle menjadi pionir metode autoregressive
conditional heteroskedasticity (ARCH) sedangkan Granger atas
metodekointegrasi.

E. TUJUANMEMPELAJARIEKONOMETRIKA
Ekonometrika

AbdillahMundir,SE,MM

Ekonometri memberikan muatan empiris (yaitu berdasarkan


observasi atau eksperimen) terhadap hampir semua ilmu ekonomi.
Jika dalam suatu studi atau eksperimen kita menemukan bahwa
ketika harga satu unit barang/jasa naik sebesar satu dolar dan
jumlah permintaan turun, katakanlah, 100 unit, maka kita bukan
hanya menegaskan kaidah tentang permintaan, melainkandalam
proses tersebut kita juga memberikan taksiran angkaangka
mengenai hubungan antara kedua variable (harga dan jumlah
permintaanataukuantitas).

Bagi mahasiswa jurusan Administrasi Niaga (Bisnis), Ekonomi


Syariah, akuntansi dan manajemen, ada alasan pragmatis dalam
mempelajari ekonometrika. Sesudah lulus, dalam melakukan
pekerjaannya, mungkin saja mereka diminta untuk meramalkan
penjualan, tingkat suku bunga, dan jumlah uang beredar atau
menaksir fungsi permintaan dan penawaran ataupun elastisitas
harga suatu produk. Pakar ekonomi sering diminta menjadi
konsultanoleh lembagalegislasipusat(DPR)maupundaerah(DPRD)
untuk kepentingan klien mereka ataupun kepentingan sebagian
besarmasyarakat.Jadi,pakar ekonomi yang menjadikonsultanbagi
komisi DPRD yang bertugas mengendlikan harga BBM dan listrik
mungkin diminta untuk menilai dampak kenaikan harga yang
diusulkan terhadap jumlah permintaan akan listrik sebelum komisi
tersebutmenyetujuikenaikanhargaBBMdanlistrik.

Dalam situasi semacam ini, para ekonom mungkin perlu


mengembangkan fungsi permintaan akan listrik, yang akan
memungkinkannya
untuk menaksir elastisitas harga atas
permintaan ; dalam hal ini, persentase perubahan jumlah yang
diminta untuk setiap persentase perubahan harga. Pengetahuan
tentang ekonometrika akan sangat membantu di dalam menaksir
fungsipermintaansemacamitu.
Ekonometrika

AbdillahMundir,SE,MM

F. METODOLOGIEKONOMETRIKA

Sebagai ilmu yang tersendiri, ekonometrika pada umumnya dapat


dibagikedalamduakategoribesar,yaitu:

a. Ekonometrika teori (theoritical econometrics), yang berkaitan


dengan pengembangan metode yang tepat untuk mengukur
hubunganhubungan ekonomi yang ditetapkan oleh model
ekonometrika. Dalam pembahasannya lebih pada statistika
matematis. Contohnya metode kuadrat terkecil (least square
method) merupakan fokus dari ekonometrika teoritis yang
menguraikan asumsi metode ini, sifatsifatnya dan apa yang
terjadi pada sifatsifat ini jika satu atau lebih asumsi dalam
metodeinitidakterpenuhi.
b. Ekonometrikaterapan(appliedeconometrics),yaitumenerapkan
alat ekonometrika teoritis untuk mempelajari beberapa bidang
khusus dalam ilmu ekonomi, seperti fungsi produksi, fungsi
konsumsidanlainnya.

Pada umumnya, analisis ekonometrika mengikuti metodologi


berikut.
1. Membuatpernyataanteoriatauhipotesis;
2. Mengumpulkandata;
3. Menentukanmodelmatematisdariteoritersebut;
4. Menentukan model statistic, atau ekonometri, dari teori
tersebut;
5. Menaksir parameterparameter darimodelekonometriyang
dipilih;
6. Memeriksakecocokanmodel:pengujianspesifikasimodel;
7. Mengujihipotesisyangdidasarkandarimodel;
8. Menggunakan model untuk melakukan prediksi atau
peramalan.
Ekonometrika

AbdillahMundir,SE,MM

G. EKONOMETRIKADANMATEMATIKAEKONOMI

Matematika ekonomimenyatakan teori ekonomi dalamterminologi


simbol matematis. Tidak ada perbedaan essensial antara
matematika ekonomi dengan teori ekonomi. Masing masing
menyatakan hubungan yang sama, namun teori ekonomi
menggunakan pernyataan verbal, sedangkan matematika ekonomi
menggunakan simbol matematis. Masingmasing menyatakan
hubungan ekonomi dalam bentuk eksak. Lebih dari itu, keduanya
tidakmenyajikannilainumerikuntukkoefisiendarisetiaphubungan.
Ekonometrikaberbedadarimatematikaekonomi.

Meskipun ekonometrika menyatakan hubungan ekonomi dalam


bentuk matematis. Matematika ekonomi menyatakan hubungan
secara eksak, sedangkanekonometrikamenyatakan hubunganyang
tidak eksak. Metode ekonometrika didesain untuk memasukan
perhitungan gangguan acak yang menciptakan deviasi daripola
perilaku eksak yangditentukanoleh teori ekonomi danmatematika
ekonomi.Lebihdariitu,

Metodeekonometrikamenyajikan nilainumerikkoefisiendari suatu


fenomena ekonomi. Sebagai contoh, teori ekonomi menyatakan
bahwa permintaan sebuah produk yang dihadapi oleh kebutuhan
dasar manusia adalah inelastis, menunjukkan bahwa produk
tersebut tidakmempunyai substitusinya. Informasi ini sedikitnya
membantu pembuat kebijakan, sebab koefisien dari elastisitas
dapat menganggap beberapa nilai antara 0 dan 1. Ekonometrika
dapat memberikanpendugaandarielastisitasdanparameterlainnya
dariteoriekonomi.

H. EKONOMETRIKADANSTATISTIK

Ekonometrika

AbdillahMundir,SE,MM

Ekonometrika berbeda dengan matematika statistik dan statistik


ekonomi. Sebuah statistik ekonomi berperan dalam membangun
data,merekamnya,mentabulasinyaataumenggambarkannya, yang
menggambarkan pola perkembangannya sepanjang waktu dan
mungkin mendeteksi beberapa hubungan antaraberbagai besaran
ekonomi. Statistik ekonomi secara khusus menggambarkan aspek
ekonomi. Statistik ekonomi tidak menyajikan penjelasan dari
perkembangan berbagai variabel dan tidak menyajikan pengukuran
dariparameterhubunganekonomi.

Ekonometrika menggunakan metode statistika setelah


menyesuaikannya dengan masalah dari kehidupan ekonomi.
Penyesuaian metode statistika ini disebut dengan metode
ekonometrika. Secara terpisah, metode ekonometrika diadjust
sehingga menjadi tepat untukpengukuranhubungan ekonomi yang
bersifat stokastik yang mencakup elemenacak.Penyesuaianterkait
secara utama dalam menspesifikasi elemen acak itu yang dihadap
dalam dunia nyata dan masuk ke dalam penentuan data yang
diamati, kemudian terakhir dapat diinterpretasikan sebagai sampel
acakyangmanametodestatistikadapatditerapkan.

I. EKONOMETRIKASUATUILMU

Berdasarkan pada uraiandan ketentuandiatas,makaEkonometrika


merupakan campuran dari teoriteori ekonomi, ekonomi
matematika, ekonomi dan statistika, serta campuran ekonomi
denganmatematikadanstatistika.

Teori ekonomi menentukan pernyataan atau hipotesis yang pada


hakekatnya harus lebih bersifat kuantitatif.
Misalnya dalam
ekonomi mikro dengan ketentuan barang lain tetap, pengurangan
harga suatu komoditi diharapkan akan dapat meningkatkan
kuantitas komoditi yang diminta. Jadi menurut hukum ekonomi
Ekonometrika

AbdillahMundir,SE,MM

terjadi hubungan yangterbalikantarahargadan kuantitas komoditi


yangdiminta.

Akan tetapi, teori ekonomi sendiri tidak menyajikan pengukuran


numerik, sampai seberapa jauh kuantitas suatu komoditi akan
meningkat atau menurun karena perubahan harganya. Penomena
tersebutdimukaadalahtugasekonometrikauntukmenentukannilai
dan duga numeriknya.
Haruslah dapat dibedakan antara
ekonometrika yang berisikan hasil empirik dengan teori ekonomi
secaraumum.

Peranan utama dari matematika ekonomi adalah mengekspresikan


teori ekonomi dalam bentuk matematika seperti persamaan,tanpa
memandang verifikasi pengukuran dan empirik dari teorinya.
Seperti yang akan diuraikan, bahwa ekonometrika sering
menggunakan persamaan matematika yang diajukan para ahli
matematik ekonomi, tapi bentuk tersebut selanjutnya harus diuji
secara empiris. Konversi dari matematika ke dalam persamaan
ekonometrika menghendaki kejujuran ilmiah dan keterampilan
praktisdalammemaknainya.

Statistika ekonomi menyangkut tentang pengumpulan, pengolahan,


dan pengujian dataekonomidalambentukgrafik atau tabel. Tugas
inimerupakanbagian dariparaahlistatistikaekonomi. Akantetapi,
para ahli statistika ekonomi tidaklah bertindak lebih jauh dengan
mengumpulkan data tersebut untuk menguji teori ekonomi, dan
tentu saja bagian tersebut harus merupakan tugas para
ekonometrikan.

Walaupun demikian matematikstatistika menyajikan banyak alat


yangdapat dipergunakandalamperdagangan. Paraekonometrikan
seringkali menghendaki metode tertentu dalam membahas data
ekonomi yang unik, misalkan karena data yang dihasilkan tidak
Ekonometrika

10

AbdillahMundir,SE,MM

merupakan hasil penelitian yang terkontrol. Ekonometrikan,


seperti juga ahli klimatologi umumnyabergantungpadadatayang
tidakdapatdikontrolsecaralangsung.

Misalnya data konsumsi, pendapatan, investasi, tabungan, harga,


dan sebagainya, yang dikumpulkan dari masyarakat atau dan
perusahaan swasta merupakan data yang bukan hasil percobaan
ataueksperimen. Ekonometrikan mengambil datatersebutdariapa
yang telah tersedia. Data tersebut menimbulkan masalah yang
secara normal tidak berasal dari matematikstatistika ekonomi.
Selanjutnya, data yang dikumpulan mungkin mengandung
kekeliruanataukesalahandalampengukurannyadanekonometrikan
dituntut untuk mengembangkan metode tertentu untuk
menganalisiskekeliruanpengukurantersebut.

Ekonometrika

11