Anda di halaman 1dari 3

A.

KONSEP KEPERAWATAN
1. Pengkajian
a. Identitas pasien
b. Riwayat kesehatan yang lalu
1) Kaji riwayat pribadi atau keluarga tentang penyakit paru
sebelumnya
2) Kaji riwayat reaksi alergi atau sensitifitas terhadap zat atau
faktor lingkungan
3) Kaji riwayat perkerjaan pasien
c. Pengkajian keperawatan pasien yang mempunyai masalah
pernapasan.
1) Airway
a) Kaji dan pertahankan jalan napas
b) Lakukan head tilt, chin lift jika perlu
c) Gunakan bantuan jalan napas jika perlu
d) Pertimbangkan untuk segera merujuk ke ahli anaestesi
2) Breathing
a) Kaji saturasi oksigen dengan menggunakan pulse oximeter
b) Lakukan pemeriksaan arterial gas darah untuk mengkaji
pH, PaCO2 and PaO2
c) Jika pH arteri < 7.2, pasien lebih menguntungkan
menggunakan non-invasive ventilation (NIV) dan rujukan
harus dibuat sesuai dengan kebijakan setempat
d) Kontrol terapi oksigen untuk mempertahankan saturasi
oksigen >92%
e) Monitoring secara ketat PaCO2
f) Berikan nebuliser salbutamol 5 mg dan ipratropium 500
mcg melalui oksigen
g) Berikan prednisolone 30 mg per oral atau hydrocortisone
100 mg IV setiap 6 jam.
h) Catat temperature

i) Lakukan pemeriksaan untuk mencari tanda: Sianosis,


Clubbing, pursed lip breathing, kesimetrisan pergerakan,
retraksi interkosta, deviasi trachea
j) Dengarkan adanya: wheezing, crackles, penurunan aliran
udara, silent chest.
k) Lakukan pemeriksaan torak untuk melihat: Pneumothorak,
Konsolidasi, Tanda gagal jantung
l) Jika ada bukti infeksi biasanya disebabkan oleh bakteri
pathogen
diantaranya:
streptococcus
pneumonia,
haemophilus influenza, moraxella catarrhalis
3) Circulation
a) Kaji heart rate dan ritme
b) Catat tekanan darah
c) Periksa EKG
d) Lakukan intake output, dan pemeriksaan darah lengkap
e) Lakukan pemasangan IV akses
f) Jika potassium rendah maka berika cairan potassium
g) Lakukan pembatasan cairan
h) Pertimbangkan pemberian heparin subkutan
4) Disability
a) Kaji tingkat kesadaran dengan menggunakan AVPU
b) Penurunan kesadaran menunjukan pasien membutuhkan
pertolongan medis dengan segera dan dikirim ke ICU

5) Exposure
Jika pasien stabil lakukan pemeriksaan riwayat kesehatan dan
pemeriksaan fisik lainnya

2. Diagnosa Keperawatan
a. Bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan obstruksi
jalan napas.
b. Pola napas tidak efektif berhubungan dengan dengan napas
pendek, mukus, bronkokontriksi dan iritan jalan napas.
c. Ketidakseimbangan
nutrisi
kurang
dari
kebutuhan
tubuh berhubungan dengan dispnea, kelamahan, produksi sputum
dan anoreksia.
d. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan ketidakseimbangan
antara suplai dengan kebutuhan oksigen.
e. Defisit pengetahuan mengenai kondisi dan tindakan berhubungan
dengan tidak mengetahui sumber informasi.