Anda di halaman 1dari 13

BAB III

TINJAUAN KASUS
ASUHAN KEBIDANAN PADA NY.S
DENGAN PERSALINAN LETAK SUNGSANG DISERTAI ATONIA UTERI DI RUANG BERSALIN
RSUD KOTA MATARAM
TANGGAL 05- JANUARI 2013

Hari/tanggal pengkajian

: Jumat, 05-Januari 2013

Tempat

: Ruang Bersalin RSUD Kota Mataram

KALA I (Tanggal 05- Januari 2013 pukul: 04.00 wita)


SUBJEKTIF

Identitas
Nama

1.

istri
:

Ny.S

suami
Tn.S

Agama

Islam

Islam

Umur

29 tahun

33 tahun

Suku

Sasak

Sasak

Pendidikan

SD

SD

Pekerjaan

IRT

Nelayan

Alamat

Ampenan

Ampenan

Ibu datang hamil 9 bulan ke Rumah Sakit pada tanggal 05-01-2013 pukul, 04.00 wita
kiriman dari Puskesmas Ampenan dengan letak sungsang mengatakan sakit pinggang
menjalar keperut bagian bawah pada tanggal,04-01-2013 pukul 19.00 wita dan pengeluaran

2.
3.

lendir campur darah(+).


Ibu mengatakan HPHT pada tanggal 28- Maret 2012 dan HTP tanggal 05 Januari 2013.
Ibu mengatakan usia kehamilannya 9 bulan.

4.

Riwayat kehamilan yang lalu


Hamil

Uk

ke

Penolong

Jenis

Jenis

persalina

persalina

kelamin

Umur

BB Ket

n
Dukun

n
Spontan

Laki-laki

19

- Hidup

bulan
9

Dukun

Spontan

Laki-laki

tahun
8

- Hidup

bulan
9

Dukun

Spontan

Laki-laki

tahun
4

- Hidup

ini

bulan
-

tahun
-

5.

Ibu mengatakan menstruasi pertama pada umur 14 tahun, siklus 28 hari, lamanya 6-7

6.

hari.
Ibu mengatakan tidak pernah mengidap penyakit yang berat-berat seperti kencing manis,

7.
8.
a.

darah tinggi, asma dan lain-lain.


Ibu sebelumnya menggunakan kb pil
Kronologi rujukan
Jam 11:00 wita: Os datang ke Puskesmas mengeluh sakit pinggang menjalar keperut
bagian bawah dan ingin melahirkan disertai keluar lendir campur darah.
K/U ibu baik dengan TD: 110/70 mmHg, Nadi: 24x/menit,Respirasi:

21x/menit, S:

36,60C, TFU: 35 cm, His (+) ,jarang, DJJ (+), irama 12,12,12 frekuensi 144x/menit, VT2cm,
eff 25%, ket (+), teraba kepala, denominator belum jelas, kepala HI, tidak teraba bagian
b.

kecil janin/tali pusat.


Jam 15:00 wita: K/U ibu baik dengan TD: 110/80 mmHg, Nadi: 80x/menit,Respirasi:
20x/menit, Suhu: 370C. His (+) jarang, DJJ: 140x/menit. VT 2 cm,eff 25%, ket (+),teraba

c.

kepala, denominator belum jelas, kepala HI, tidak teraba bagian kecil janin/ tali pusat.
Jam 19:00 wita: K/U ibu lemas, dengan TD: 120/70 mmHg, Nadi: 88x/menit, Respirasi:
21x/menit, Suhu: 370C. His (+), jarang, DJJ (+),132x/menit. VT2 cm, eff 25%, ket (+),

d.
e.

teraba kepala, denominator belum jelas,kepala HI, tidak teraba bagian kecil janin/ tali pusat.
Jam 20:00 wita: pasang infuse RL: 20 tetes/ menit.
Jam 23:00 wita: K/U ibu baik, dengan TD: 120/70 mmHg, Nadi: 80x/menit, Respirasi:
21x/menit, S: 370C, His (+), 2x dalam 10 menit, lamanya 35 detik. DJJ (+) 140x/menit.

VT4cm, eff 25%, ket (+), teraba kepala denominator belum jelas, kepalaHI,tidak teraba
f.

bagian kecil janin/tali pusat.


Jam 02:30 wita: ketuban pecah spontan, warna keruh ( mekonium),
VT6cm,eff 50%, ket (-), teraba bokong, denominator sacrum, kepala HI, tidak teraba
bagian kecil janin/tali pusat. His (+) 3kali dalam 10 menit, lamanya 40 detik, DJJ 140x/menit.

TD: 120/80mmHg, Nadi 84x/menit, Respirasi 23x/menit, Suhu: 370C.


Persiapan rujukan.
g.
Jam 03:00 ganti cairan D.5 1 flas dengan 20 tetes/menit.
OBJEKTIF
:
1. K/U ibu baik, kesadaran composmentis, emosi stabil dengan TD:120/80mmHg, N:80x/menit,
2.

S:36,7 oC, R:20 x/menit.


Pemeriksaan Fisik
Kepala : rambut warna hitam, tidak ada lesi, distribusi merata, tidak

ada

benjolan dan nyeri tekan.


Wajah : tidak pucat, tidak ada cloasma gravidarum, tidak ada edema,
Mata : sclera tidak ikterus, konjungtiva tidak anemis
Mulut dan gigi : mukosa mulut bersih, gigi tidak berlubang.
Leher : tidak ada pembesaran kelenjar limfe dan kelenjar tyroid, tidak

ada

bendungan vena jugularis.


Dada : pernafasan teratur, tidak ada retraksi dinding dada, payudara

simetris,

hyperpigmentasi pada areola, puting susu menonjol,

pengeluaran colostrums

(+).
Abdomen
: tidak ada bekas luka operasi, terdapat striae, dan linea nigra
Palpasi: Leopold I : TFU 33 cm, teraba kepala pada fundus, lingkar
perut: 95 cm
Leopold II
: Teraba punggung pada bagian kiri perut ibu.
Lepold III
: Persentasi bokong, sudah masuk PAP
Leopold IV
: Tidak dilakukan
PBBJ
: 3135 gram
Auskultasi
: DJJ (+), irama 12,12,12, frekuensi 144x/
His

menit.
: 4x dalam 10 menit, intensitas kuat, lamanya 40

detik.
Ekstrimitas atas dan bawah : tidak ada edema, tidak ada varises pada kaki, kuku tidak
3.

pucat.
Pemeriksaan dalam (Tanggal 05 Januari 2013 pukul 04.00 wita)
VT 6 cm, eff 75%, ketuban (+), teraba bokong, denominator sacrum, penurunan H II, tidak

4.

teraba bagian kecil janin/ tali pusat.


Pemeriksaan penunjang
HbSAG (+)

ASSESMENT
:
G 4 P 3 A 0 H 3 UK 40 minggu, T/H/IU, presentasi bokong, K/U ibu dan janin baik dengan
inpartu kala I fase aktif dengan letak sungsang.
Masalah potensial: atonia uteri
PLANNING
:
1.
Menjelaskan pada ibu hasil pemeriksaan dengan TD: 120/80 mmHg.
2.
Anjurkan ibu untuk makan dan minum untuk persiapan mengedan.
3.
Ajarkan ibu tekhnik relaksasi dengan menarik nafas panjang saat ada kontraksi.
4.
Anjurkan ibu untuk selalu mengosongkan kandung kemih untuk mempercepat penurunan
5.
6.

bokong.
Anjurkan ibu miring kiri agar bayinya tidak kekurangan oksigen (hipoksia).
Siapkan alat partus

KALA II ( Tanggal 05-Januari-2013, pukul 04.30).


SUBJEKTIF
:
1.
Ibu mengatakan sakit pinggang menjalar keperut bagian bawah yang semakin sering.
2.
Ibu mengatakan ingin BAB dan ingin mengedan.
1.
2.
3.
4.

OBJEKTIF
His kuat 5x dalam 10 menit, lamanya > 50 detik.
DJJ (+), irama 12,12,12 frekuensi 144x/ menit.
TD: 120/80 mmHg, S: 36,7 0 C, R: 24x/menit, N: 84x/menit.
Anus dan vulva membuka, perineum menonjol.
VT10 cm, eff 100%, ket (-), jernih, teraba bokong, denominator sacrum, penurunan HIII,
tidak teraba bagian kecil janin/tali pusat.

ASSESMENT : KALA II
PLANNING
:
1. Penolong menyiapkan alat dan diri yaitu partus set yang berisi klem
gunting episiotomy,1 guntuing tali pusat, 1 kateter nellaton,
kasa, benang tali pusat, handscoon 2 pasang,
berisi 1 nalvoeder, jarum jahit,

kocher, 1

2 klem tali pusat, 3 buah

spuit 3 cc, kemudian heating set yang

1 pinset anatomis, kasa secukupnya, benang cut gut,

duk, ditambah
bethadine, nirbekken, spuit 5 cc.
2. Memberi tahu ibu pembukaan sudah lengkap dan keadaan janin baik,
ibu untuk meneran saat ada his apabila ibu sudah merasa ingin meneran.

meminta

3.

Ajari ibu cara mengedan yang baik dan benar yaitu: mengejan yang dilakukan pada

saat his dan bila telah memasuki kala II persalinan sehingga diagfragma berfungsi lebih
baik, badan ibu dilengkungkan
4.

dan dengan dagu di dada, kaki ditarik kearah badan

sehingga lengkungan badan dapat membantu mendorong janin.


Pimpin persalinan dengan manual aid secara spontan bracht sesuai APN yaitu: Pada saat
bayi lahir dengan letak bokong jangan lakukan intervensi, ikuti saja proses keluarnya janin.
Bila terdapat hambatan pada tahap lahir setinggi scapula, bahu atau kepala maka segera
lanjutkan kemetode manual aid yang sesuai. Longgarkan tali pusat setelah lahirnya perut
dan bagian dada. Lakukan hiperlordosis janin pada saat nagulus interior tampak dibawah
simpisis, bokong dicekam secara brach ( kedua ibu jari penolong sejajar dengan panjang
kepala, jari-jari yang lain memegang panggul). Gerakkan keatas tinggal lahir dagu, mulut,
hidung dahi dan kepala. Letakkan bayi diperut ibu, bungkus dengan handuk hangat,
bersihkan jalan nafas, tali pusat dipotong. Jika pada tahap ini terjadi hambatan saat tubuh
janin mencapai daerah scapula interior segera lakukan dengan cara manual aid

(klasik/muller).
5. Setelah dilakukan tekhnik diatas maka bayi lahir secara spontan bracht, langsung
menangis pada pukul 04.40 wita dengan penilaian sepintas

dengan APGAR SCORE 1

menit pertama nilainya 7 dan lima menit kemudian nilainya 9.

Table penilaian AFGAR SCORE


No

Aspek yang

1 menit pertama

Nilai

5 menit kedua

Nilai

1.

dinilai
Appearance

Badan merah,

Seluruh badan merah

2.

Pulse rate

ekstrimitas biru
> 100x/menit

> 100x/menit

3.

Grimace

Menyeringai

Menangis kuat

4.

Activity

Sedikit fleksi

Sedikit fleksi

5.

Respiration

Teratur

Teratur

jumlah

KALA III ( Tanggal 05- Januari-2013 pukul: 04.40)


SUBJEKTIF
:
1.
Ibu mengatakan perut terasa mulas.
2.
Ibu senang dengan kelahiran bayinya.
OBJEKTIF
:
1. Bayi lahir spontan, langsung menangis, dengan letak bokong dan

berjenis kelamin

laki-laki, A-S 7-9.


2. TFU sepusat, plasenta belum lahir.
ASSESMENT : KALA III

1.

PLANNING :
Periksa uterus untuk memastikan kehamilan tunggal dengan cara palpasi perut ibu dan

2.

ternyata hasilnya tidak ada bayi kedua.


Lakukan prosedur manajemen aktif kala III yaitu suntikkan uterotonika ( oxytosin) pada

3.

paha kanan ibu antero lateral, penegangan tali pusat terkendali, dan masase fundus uteri.
Plasenta lahir lengkap secara spontan dengan cara schulze pada pukul : 04.45 wita

4.
5.

dengan berat 500 gram, diameter plasenta 18x17x2, dan panjang tali pusat 50 cm.
Masase fundus uteri selama 15 detik dan hasilnya CUT lembek, uterus tidak teraba.
( pukul 04:50) perdarahan 400 cc, melakukan penanganan pada atonia uteri dengan
langkah-langkah: mengeluarkan semua darah beku atau selaput yang mungkin masih
menyumbat lubang rahim atau uterus, segera memulai kompresi bimanual internal (KBI)

dengan cara:
a) Memasukkan tangan yang memakai sarung tangan kedalam vagina.
b) Kepalkan tangan.
c) Tekankan tangan yang ada dalam vagina ( forniks anterior) dengan mantap pada bagian
bawah uterus.
d) Hati-hatilah dalam menyingkirkan serviks yang menghalangi penekanan.
e) Tekankan tangan pada perut dan kepalkan tangan yang berada didalam vagina
f)

bersamaan.
Tahan dengan mantap.

g) Jika merasa uterus sudah mulai berkontraksi maka dengan perlahan tariklah tangan keluar.
Jika uterus berkontraksi teruskan pemantauan.
h) Jika uterus tidak berkontraksi setelah 5 menit, berikan injeksi methergine 0,2 mg IM dan
6.

memulai infus RL dengan 20 IU oxytosin/ 500 cc terbuka lebar.


( pukul 04:55) tindakan KBI berhasil dengan CUT (+) dan TD: 100/70 mmHg,Nadi

92x/menit, Suhu: 36,50C.


7.
Memeriksa apakah ada robekan jalan lahir dan ternyata tidak ada robekan.

KALA IV ( Tanggal 05- Januari 2013 pukul 05.00)


SUBJEKTIF :
1. Ibu mengatakan lelah dan lemas.
2. Ibu mengatakan perutnya terasa mulas.
OBJEKTIF
:
1. Plasenta sudah lahir pada pukul 04.45 wita
2. TD: 100/70 mmHg, S:36,70 C, N: 84x/menit, R: 24x/menit.
3. TFU 2 jari bawah pusat, CUT baik, kandung kemih kosong,
ASSESMENT :

perdarahan tidak aktif.

KALA IV

PLANNING
:
1. Periksa kembali kontraksi uterus.
2. Lakukan asuhan bayi baru lahir dengan mengukur bayi yaitu BB: 4300 gram, PB: 54 cm,
3.

Lika: 38 cm, Lida: 37 cm, Lila: 13 cm, anus (+), kelainan (-).
Berikan salep mata tetrasiklin dan injeksi Vit K untuk mencegah perdarahan pada otak.

4.

Observasi kala IV sampai dengan 2 jam post partum dan hasilnya

Jam

Waktu

TD

Nadi

Suhu

CUT

Kandung

perdarah

04:45

(mmHg)
100/70

(x/menit)
82

(0C)
36,50C

2 jaripusat

Baik

kemih
Kosong

an
10 cc

05:00

100/70

82

2 jaripusat

Baik

Kosong

10 cc

05:15

100/70

82

2 jaripusat

Baik

Kosong

10 cc

05:30

100/70

82

2 jaripusat

Baik

Kosong

10 cc

06:00

100/70

80

2 jaripusat

Baik

Kosong

5 cc

06:30

100/70

80

2 jaripusat

Baik

Kosong

5 cc

ke

TFU

II

5.
6.

36,50C

Informasikan kepada ibu untuk selalu memberikan ASI eksklusif tamba memberikan
makanan tambahan apapun.
Ajarkan ibu teknik menyusui yang benar.

BAB IV
PEMBAHASAN
Pada saat ibu datang pukul 04.00 wita langsung dilakukan
pemeriksaan VT 6cm , eff 75%, ket (+),denominator sakrum,presentasi bokong,dengan

penurunan HII,tidak teraba bagian kecil janin/tali pusat. His 4 kali dalam 10 menit selama
>40 detik dan intensitasnya kuat. Sedangkan hasil pemeriksaan TTV adalah TD :
120/80mmHg, N: 80x/menit, R: 20x/menit dan S: 36,70C, ini masih dalam keadaan normal.
Berarti ibu langsung inpartu kala II fase aktif dengan letak sungsang.
Pada kala II pukul 04:30 wita pembukaan lengkap sampai keluarnya
bayi berlangsung normal. Pada kala I sampai dengan kala II berlangsung cepat karena
disebabkan oleh his yang adekuat, hanya 30 menit dari pembukaan 6 sampai pembukaan
lengkap, seharusnya menurut teori diobservasi selam 4 jam, sehingga menyebabkan
persalinan presipitatus.
Pada kala III berlangsung normal tetapi setelah plasenta lahir terjadi atonia
uteri CUT lembek dan perdarahan 400 cc. Tindakan yang segera dilakukan adalah
sebelum melakukan KBI yaitu membersihkan jalan lahir dari sisa-sisa plasenta, kemudian
dilakukan KBI selama 5 menit, berikan cairan RL dan drip oksitosin 2 ampul dengan 40
tetes/ menit, injeksi metergin IV. Lanjutkan KBI selama 2 menit.
Pada kala IV sampai dengan 2 jam post partum keadaan ibu baik dengan
TD: 100/70 mmHg, N: 80x/menit, CUT (+), TFU 2 jari bawah pusat, kandung kemih kosong,
perdarahan 50 cc.
Dari kasus diatas, tidak terdapat kesenjangan antara teori dan tindakan
yang dilakukan dilahan, dilihat dari tindakan menolong persalinan sungsang dan
penanganan atonia uteri sudah dilakukan dengan baik dan benar serta sesuai dengan
prosedur yang ada.

BAB V
PENUTUP
A.

Kesimpulan Umum

Kebidanan di Indonesia sebagai suatu profesi yaang sedang dalam proses


memperjuangkan penerimaan profesi yang madiri oleh masyarakat membutuhkan upaya
aktualisasi dalam meberikan pelayanan profesional. Semua ini dapat dicapai bila bidan
mampu menunjukkan kemampuannya baik dalam bidang pengetahuan, sikap dan
keterampilan yang didasari oleh ilmu yang jelas, serta mendokumentasikan semua hasil
kerja yang dilaksanakan secara baik dan benar. Akhirnya dokumentasi dapat meningkatkan
kesinambungan perawatan pasien, dan menguatkan akuntabilitas dan tanggung jawab
bidan dalam mengimplementasikan dan mengevaluasi pelayanan yang diberikan serta
membantu institusi untuk memenuhi syarat akreditasi dan hokum
B.

Kesimpulan Khusus
Persalinan kala II pada Ny.S berjalan lancar sesuai dangan asuhan persalinan
normal. Bayi lahir spontan tanggal 05 Januari 2013 pukul 04.30 wita, hidup, jenis kelamin
Laki/laki, segera menangis, BB 4300 gram,PB 54 cm, LD 37, LK 38 cm, lila: 13 cm, anus (+)
Cacat (-), kelainan kongenital(-), APGAR SCORE 7-9, Tali pusat segar. Persalinan kala III
pada Ny.S berjalan lancar,placenta lahir lengkap spontan. Penanganan pasien dilakukan
terencana dan sesuai APN.
Persalinan kala IV pada Ny. S berlangsung dengan baik tidak ada tanda- tanda
kegawatan, sesuai dengan APN serta prinsip sayang ibu. Ibu dan bayi dalam kondisi baik,
tidak ada kelainan ataupun komplikasi.

C.

SARAN
a.

Saran-saran yang dapat penulis sampaikan antara lain:


Untuk pasien :
ANC yang teratur dapat membantu mendeteksi setiap hal sehingga

memudahkan

dalam proses persalinan.


b. Segera periksa ke tenaga kesehatan apabila mengalami gangguan dalam
kehamilan
Untuk mahasiswa :
a. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan
karena keterbatasan pengetahuan dan kemampuan, untuk itu kritik dan saran yang bersifat
b.

membangun dari pembaca sangat penulis harapkan demi penyempurnaan laporan ini.
Mahasiswa bisa mengkaji dan melakukan asuhan kebidanan pada ibu bersalin normal.

c.

Referensi terbaru dalam penulisan makalah ini sangat diperlukan guna mendukung

perkembangan ilmu pengetahuan.


Untuk lahan :
b. Dengan adanya presentasi kasus ini lebih banyak perhatian dan bimbingan kepada
mahasiswa dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan dan pendidikan.
Untuk institusi :
c. Semoga dengan adanya presentasi kasus di lahan dapat dijadikan klarifikasi antara teori
dikampus dengan di lahan.

DAFTAR PUSTAKA

Oxorn, Harry & Forte, William R ;2004. Ilmu Kebidanan Patologi & Fisiologi.Jakarta,Yayasan
Essentia Medica.
Prawirohardjo,

Sarwono;2002.Buku

Acuan

Nasional

Pelayanan

Kesehatan

Maternal

Neonatal.Jakarta,JNPKKR_POGI.
Prof.Dr.Ida Bagus Gede Manuaba,SpOG;2005.Ilmu KebidananPenyakit Kandungan dan Keluarga
Berencana Untuk Pendidikan Bidan.Jakarta,EGC.
Varney, Hursh Midwefery; 2007 Sel, Ed. Blok Well, Sucentifie Publication, Boston, London

Diposkan oleh Rabiatun Adawiyah di 15.50


Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke
Pinterest
Tidak ada komentar:
Poskan Komentar
Poskan Komentar
Beranda
Langganan: Poskan Komentar (Atom)
Arsip Blog

2013 (1)

Mei (1)

asuhan kebidanan dengan persalinan letak sungsang ...

Template Watermark. Gambar template oleh Juxtagirl. Diberdayakan oleh Blogger.


Mengenai Saya

Rabiatun Adawiyah
Lihat profil lengkapku