Anda di halaman 1dari 5

Peggy Anna Theodora

Manajemen Strategik
01044881517009

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA


A. Pengertian sumber daya manusia
Werther dan Davis (1996), menyatakan bahwa sumber daya manusia adalah pegawai yang
siap, mampu dan siaga dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi. Sebagaimana dikemukakan
dalam dimensi pokok sisi sumber daya adalah kontribusinya terhadap organisasi, sedangkan
dimensi pokok manusia adalah perlakuan kontribusi terhadapnya yang pada gilirannya akan
menentukan kualitas dan kapabilitas hidupnya
Bagi perusahaan, ada tiga sumber daya strategis lain yang mutlak harus mereka miliki
untuk dapat menjadi sebuah perusahaan unggul. Tiga sumber daya tersebut menurut Ruki
(2003) adalah:
1. Financial Resources, yaitu sumber daya yang berbentuk dana/modal yang dimiliki.
2. Human Resources, yaitu sumber daya yang berbentuk dan berasal dari manusia yang
secara tepat dapat disebut sebagai modal insani.
3. Informational Resources, yaitu sumber daya yang berasal dari berbagai informasi yang
diperlukan untuk membuat keputusan strategis ataupun taktis.1
B. Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
Menurut Mutiara S. Panggabean, MSDM adalah proses yang terdiri dari perencanaan,
pengorganisasian, pimpinan dan pengendalian kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan analisis
pekerjaan, evaluasi pekerjaan, pengadaan, pengembngan, kompensasi, promosi dan pemutusan
hubungan kerja guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. ,Dari definisi di atas, menurut
Mutiara S. Panggabaean bahwa, kegiatan di bidang sumber daya manusia dapat dilihat dari dua
sudut pandang, yaitu dari sisi pekerjaan dan dari sisi pekerja.
Dari sisi pekerjaan terdiri dari analisis dan evaluasi pekerjaan. Sedangkan dari sisi pekerja
meliputi kegiatan-kegiatan pengadaan tenaga kerja, penilaian prestasi kerja, pelatihan dan
pengembangan, promosi, kompensasi dan pemutusan hubungan kerja. Dengan definisi di atas
yang dikemukakan oleh para ahli tersebut menunjukan demikian pentingnya manajemen sumber
daya manusia di dalam mencapai tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat.
1

C. Tujuan-tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia


Ada empat tujuan manajemen sumber daya manusia secara umumnya,yakni:
Tujuan kemasyarakatan/social
Tujuan organisasional
Tujuan fungsional
Tujuan pribadi
D. Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
Menurut Cherrington(1995: 11), fungsi-fungsi sumber daya manusia terdiri dari:

Staffing/Employment
Performance Evaluation
Compensation
Training and Development
Employee Relations
Safety and Health
Personal Research
ANALISIS DAN DESAIN PEKERJAAN

A. Analisis Pekerjaan
Analisis pekerjaan harus dilaksanakan sebagai langkah awal dalam proses perekrutan.
Begitu pekerjaan tertentu selesai di analisis, pernyataan tertulis mengenai isi dan lokasi setiap
pekerjaan dimasukkan kedalam bagan organisasi. Metode analisis pekerjaan telah menjadi kian
penting dalam upaya organisasional yang berhubungan dengan perencanaan karir bagi individu
yang perlu mengetahui kemungkinan bentuk pekerjaan dimasa mendatang.
Analisis pekerjaan dapat memfokuskan prakiraan dan perencanaan kepegawaian. Berbagai
manfaat analisis pekerjaan merupakan alat yang baru muncul bagi perencanaan sumber daya
manusia pada tingkat manajerial, professional, dan teknis.

Manfaat analisis pekerjaan adalah:


1. Analisis penyusunan kepegawaian
2. Desain organisasi
3. Redesain Pekerjaan
4. Telaah dan perencanaa kinerja

5.
6.
7.
8.
9.

Suksesi manajemen
Pelatihan dan pengembangan
Jalur karir
Kriteria seleksi
Evaluasi pekerjaan

Agar program analisis pekerjaan menghasilkan beraneka manfaat bagi organisasi, analisis
pekerjaan perlu memberikan informasi tentang beberapa aspek pekerjaan. Aspek pekerjaan yang
dapat dianalisis meliputi:
a) Keluaran pekerjaan
b) Aktiviatas/tugas yang dilakukan
c) Kemampuan/kompetisi
d) Struktur imbalan/balas jasa
B. Desain Pekerjaan
Desain pekerjaan atau job design merupakan faktor penting dalam manajemen terutama
manajemen operasi karena selain berhubungan dengan produktifitas juga menyangkut tenaga
kerja yang akan melaksanakan kegiatan operasi perusahaan. Desain pekerjaan adalah suatu alat
untuk memotivasi dan memberi tantangan pada karyawan.
Desain pekerjaan mutlak dimiliki oleh setiap perusahaan karena dalam desain pekerjaan
yang dilakukan adalah merakit sejumlah tugas menjadi sebuah pekerjaan agar pekerjaan yang
dilakukan menjadi terarah dan jelas. Desain pekerjaan memiliki tujuan agar :

Efisiensi operasional, produktifitas dan kualitas pelayanan menjadi optimal.

Fleksibilitas dan kemampuan melaksanakan proses kerja secara horizontal dan


hirarki.

Minat, tantangan, dan prestasi menjadi optimal.

Tanggung jawab tim ditetapkan sedemikian rupa, sehingga bisa meningkatkan kerja
sama dan efektifitas tim.

Integrasi kebutuhan individu karyawan dengan kebutuhan organisasi.


REKRUTMEN

A. Pengertian Rekrutmen

Menurut Randall S. Schuler dan Susan E. Jackson (1997:227) dalam Nanang


Nuryanta (2008) rekrutmen antara lain meliputi upaya pencarian sejumlah calon karyawan yang
memenuhi syarat dalam jumlah tertentu sehingga dari mereka perusahaan dapat menyeleksi
orang-orang yang paling tepat untuk mengisi lowongan pekerjaan yang ada.
B. Tujuan dan Proses Rekrutmen
Menurut Henry Simamora (1997:214) rekrutmen memiliki beberapa tujuan, antara lain
sebagai berikut:
Untuk memikat sebagian besar pelamar kerja
Tujuan pascapengangkatan
Meningkatkan citra umum organisasi
C. Sumber-sumber Rekrutmen
Sumber-sumber rekrutmen adalah pelamar langsung, lamaran tertulis, lamaran
berdasarkan informasi, orang lain, jalur iklan, perusahaan penempatan tenaga kerja, perusahaan
pencari tenaga kerja profesional, lembaga pendidikan, organisasi profesi, serikat pekerja, dan
melalui balai latihan kerja milik pemerintah.
D. Teknik-Teknik Rekrutmen
Teknik-teknik rekutmen, baik di sektor publik maupun swasta, dapat dilakukan melalui
asas sentralisasi atau desentralisasi tergantung kepada keadaan organisi, kebutuhan dan jumlah
calon pekerja yang hendak direkrut. Tenik rekrutmen ada 2, yaitu : Teknik rekrutmen sentralisasi
dan Teknik rekrutmen desentralisasi
SELEKSI
A. Definisi
Proses seleksi pegawai merupakan salah satu bagian yang teramat penting dalam
keseluruhan proses manajemen sumber daya manusia. Dikatakan demikian karena apakah dalam

organisasi terdapat sekelompok pegawai yang memenuhi tuntutan organisasional atau tidak
sangat tergantung pada cermat tidaknya proses seleksi itu dilakukan.2
Pada umunya alat yang hampir selalu digunakan oleh perusahaan untuk menyeleksi
adalah berbagai jenis tes dan wawancara. Kadang kala, untuk pekerjaan tertentu seperti
dilakukan di lingkungan militer, pemeriksaan kesehatan, dan tes fisik juga dimasukkan sebagai
salah satu bentuk tes. Semua cara tersebut akan dijelaskan di bawah ini secara singkat.
B. Sasaran-sasaran Seleksi
Pelaksanaan seleksi perusahaan mempunyai lima sasaran, yaitu:3
1. Efisiensi
2. Ekuitas
3. Keakuratan
4. Keadilan
5. Keyakinan
C. Proses-proses atau Tahap-tahap Seleksi
Rivai (2002:172) menjelaskan tentang proses atau tahap-tahap seleksi beserta instrumen
yang digunakan, terdiri atas:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

2
3

Surat-surat rekomondasi
Format (borang) lamaran
Tes kemampuan
Tes potensi akademik (ability test)
Tes psikologi
Wawancara

Anda mungkin juga menyukai