Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTRONIKA ANALOG

PERCOBAAN KE - 4

KARAKTERISTIK (WATAK) TRASISTOR

Nama

: Retno Puji Lestari

NIM

: 14302241029

Kelas

: Pendidikan Fisika I 2014

JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2015/2016

Percobaan 3
KARAKTERISTIK (WATAK) TRANSISTOR
A. TUJUAN
a. Mengenal sifatsifat sambungan p-n pada transistor,
b. Membuat kurva karakteristik masukan suatu transistor,
c. Membuat kurva karakteristik keluaran suatu transistor,
d. Mempelajari daerah operasi transistor,
e. Mengenal parameter-parameter hibrid pada suatu transistor.
B. ALAT-ALAT PERCOBAAN
1). Multimeter analog dan digital
2). Potensiometer, transistor, dan resistor
3). Catu daya
4). Papan rangkaian
5). Kabel-kabel Penghubung.
C. DASAR TEORI SINGKAT
Persambungan antara semikonduktor tipe-p yang diapit oleh semikonduktor
tipe-n membentuk komponen elektronik yang dikenal sebagai transistor NPN. Jenis
lain adalah transistor PNP yang terjadi ketika semikonduktor tipe-n diapit olh
semikonduktor tipe-p. Skema dan simbol setiap jenis transistor tersebut adalah
sebagai berikut :

Dalam pemakaiannya, transistor dapat dirangkai dalam konfigurasi (susunan) basis


bersama (CB), emitor bersama (CE), ataupun kolektor bersama (CC), konfigurasi
emitor bersama paling banyak digunakan dan ditemukan dalam berbagai rangkaian
elektronika. Oleh sebab itu, pada kesempatan yang sangat terbatas ini akan dipelajari
karakteristik (watak) transistor dalam koigurasi emitor bersama. Skema rangkaian
transistor jenis NPN dalam konfigurasi emitor bersama adalah sebagai berikut :

Karakteristik masukan transistor dalam konfigurasi emitor bersama menyatakan


hubungan antara arus masukan IB dab VBE sebagai variabel, sedangkan VCE sebagai
parameter. Sedangkan karakterisik keluaran transistor dalam konfigurasi emior
bersama menyatakan hubungan antara arus keluaran IC dan tegangan keluaran VCE
pada suatu arus masukan IB konstan. Dengan demikian IC dan VCE sebagai variabel,
sedangkan IB sebagai parameter. Grafik karakteristik tersebut adalah sebagi berikut :

D. LANGKAH-LANGKAH PERCOBAAN
Untuk mempelajari karakteristik masukan dari suatu transistor dalam
konfigurasi emitor bersama, langkah percobaan yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Menyusun rangkaian dengan menggunakan komponen-komponen maupun peralatan
yang sudah tersedia sebagaimana gambar rangkaian berikut :

2. Mengatur besar nilai tegangan


dengan cara mengatur
3. Memvariasi besar nilai

pada harga tetap (misal 4V, 6V, 8V, atau 10V)

.
dengan cara mengatur

4. Mengukur setiap besar nilai

yang muncul ketika besar nilai

divariasi

menggunakan multimeter dengan skala yang dihasilkan dalam A. (

yang terlalu

besar dapat diketahui dengan transistor panas atau melebihi batas ukur A).
5. Mencatat besar nilai
pada setiap
yang berbeda (catat juga besar nilai Vbe
yang divariasi)
6. Memasukan data hasil pengamatan yang diperoleh seperti berikut :
= ... Volt
(Volt)

No.

(microA)

1.
2.
3.
4.
5.
Dst.
Untuk menyelidiki karakteristik keluaran dari suatu transistor dalam konfigurasi
emitor bersama, langkah percobaan yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Menyusun rangkaian dengan menggunakan komponen-komponen maupun peralatan
yang sudah tersedia sebagaimana gambar rangkaian berikut :

2. Mengatur besar nilai arus


80) dengan cara mengatur
3. Memvariasi nilai tegangan

pada harga tetap (misal 20 microA, 40microA, 60, atau


.
dengan mengatur

4. Mengukur setiap besar nilai

yang muncul ketika besar nilai

di variasi

menggunakan multimeter dengan skala yang dihasilkan dalam mA.


5. Mencatat besar nilai
pada setiap
yang divariasi (catat juga besar nilai
yang divariasi)
6. Memasukan data hasil pengamatan yang diperoleh seperti berikut :
= ... A
No.

(Volt)

(mA)

1.
2.
3.
4.
5.
Dst.
7. Mengulangi langkah tersebut dengan men-set nilai
Mencatat hasil pengamatan nilai

sebesar 30A dan 40A.

dan Ic untun variasi

tersebut dan masukkan

ke dalam tabel.
Rangkaian yang dilakukan dalam percobaan kali ini menggunakan transistor
jenis NPN, sehingga kaki kolektor mendapatkan tegangan positif terhadap kaki
emitornya. Jika menggunakan transistor jenis PNP, pemasangan kutub-kutub sumber
tegangan harus dibalik, dimana kaki kolektor mendapatkan tegangan negatif terhadap
kaki emitornya. Selain itu, polaritas alat-alat ukurnya juga harus dibalik. Jika ada
kesempatan, gantilah transistor jenis NPN pada percobaan tersebut dengan transistor
jenis PNP dan lakukan percobaan dengan transistor jenis PNP dan lakukan percobaan
dengan langkah-langkah seperti diatas.
Berdasarkan data yang diperoleh dari semua percobaan di atas, gambarlah
grafik karakteristik masukan (hubungan antara
grafik karakteristik keluaran (hubungan antara

dan
dan

pada
pada

konstan) dan
konstan) untuk

setiap transistor. Atas dasar masing-masing grafik, tentukanlah parameter-parameter


hibrid transistor, masing-masing dengan persamaan berikut :

,
,
,
,
E. DATA HASIL PERCOBAAN
1. Data Masukan

No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

(Volt)

(A)

0,62

7,4

0,63

10

0,64

15,2

0,65

24,6

0,66

33,6

0,67

47,6

0,68

60

0,69

220

0,70

630

0,713

1350

2. Data Keluaran
a.
= 20 A
= 0,554 Volt
(Volt)

No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

b.

(mA)

0,001

= 0,009

0,519

=3

1,033

=3

1,519

=3

2,045

=3

2,501

=3

3,017

=3

= 30 A
= 0,606 Volt

No.
1.
2.
3.

(Volt)

(mA)

0,001

= 0,0094

0,511

= 4,4

1,014

= 4,5

4.
5.
6.
7.

c.

1,526

= 4,5

2,053

= 4,6

2,545

= 4,6

3,080

= 4,7

= 40 A
= 0,601 Volt
(Volt)

No.
1.

0,001

2.

0,516

3.

1,037

4.

1,574

5.

2,032

6.

2,548

No.
7.
1.

(Volt)
0,62

(mA)
= 0,0094
= 4,4
= 4,5
= 4,5
= 4,6
= 4,6
(A)

3,007

= 4,7

7,4

2.
F.
1. 3.

0,63

10

0,64

15,2

4.

0,65

24,6

5.

0,66

33,6

6.

0,67

47,6

7.

0,68

60

8.

0,69

220

9.

0,70

630

10.

0,713

1350

Analisis Data
Data Karakteristik Masukan
Transistor