Anda di halaman 1dari 6

METODE KUADRAT TERKECIL

Oleh
Nadhira Afiani

Ramadhanty

140410150088
Kelompok 5

JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNPAD
JATINANGOR
2015

Metode kuadrat terkecil


Metode kuadrat terkecil biasa (Ordinary Least Square) adalah salah satu metode yang
sering digunakan dalam teknik analisis regresi yang bertujuan untuk meminimumkan
kuadrat kesalahan ei sehingga nilai regresinya akan mendekati nilai sesungguhnya.
(Pudjianto,1998)
Metode kuadrat terkecil (OLS) atau metode kemungkinan maksimum (method of
maximum likehood) adalah salah satu metoda yang paling populer dalam
menyelesaikan masalah hitung perataan. Metode kuadrat terkecil biasa dikemukakan
oleh Carl Friedrich Gauss.
Metode kuadrat terkecil termasuk dalam metode-metode pendekatan sesatan
terdistribusi (distributed error approximation methods), berdasarkan karakterisik
kerjanya yang melakukan pengurangan sesatan menyeluruh (global error) yang
terukur berdasarkan interval pendekatan keseluruhan (whole approximation interval)
sesuai dengan order pendekatan yang meningkat.
Metode kuadrat terkecil ini juga memainkan peranan penting dalam teori statistik,
karena metode ini seringkali digunakan dalam penyelesaian problem-problem yang
melibatkan kumpulan data yang tersusun secara acak, seperti dalam sesatan-sesatan
percobaan. (Setijo, 2008)
Koefisien Korelasi
Koefisien korelasi adalah suatu nilai yang dipakai untuk mengetahui derajat
kesesuaian dari persamaan yang didapat.
n

D ( yi a0 a1 x ) Dt ( yi y ) r
2

i 1

i 1

Dt D 2
2
Dt

Nilai r bervariasi antara 0 dan 1. Untuk perkiraan yang sempurna akan didapat nilai
r=1. Apabila r=0 perkiraan suatu fungsi sangat jelek. Koefisien korelasi ini juga dapat
digunakan untuk memilih suatu persamaan dari beberapa alternatif yang ada. Dari
beberapa alternatif tersebut dipilih persamaan yang mempunyai nilai koefisien
korelasi terbesar (paling mendekati 1).
Persamaan-persamaan
Secara empiris, persamaan-persamaan matematis tertentu yang sering digunakan di
antaranya adalah:
(a). Persamaan garis lurus (linier):

y=ax+b
(b). Persamaan parabolis (kuadratis):

y = p x 2+ q x + r
(c). Persamaan polinomial (secara umum):

(d). Persamaan eksponensial:

(e). Persamaan asimptotis:

Metode kuadrat terkecil untuk kurva linier


Bentuk paling sederhana dari regresi kuadrat terkecil adalah apabila kurva
yang mewakili titik-titik data merupakan garis lurus, sehingga persamaan
adalah :

g(x) = a + bx
dalam hal ini a0 = a dan a1 = b
a y bx

setelah melalui penjabaran diperoleh :


b

n xi yi xi yi
n xi xi
2

Setelah harga koefisien a dan b diperoleh, maka fungsi g(x) dapat dicari.

DAFTAR PUSTAKA
1. Agung Pudjianto.1998. Metode Kuadrat Terkecil.
http://eprints.undip.ac.id/32288/5/M98_Agus_Pudjianto_chapter_II.pdf
Diakses pada tanggal 11 November 2015.
2. Dr. Ir. Setijo Bismo,DEA.2008. Regresi Linier dengan Metode Kuadrat
Terkecil
https://gesaf.files.wordpress.com/2008/11/regresi-linier-dengan-metodekuadrat-terkecil2.pdf
Diakses pada tanggal 11 November 2015
3. Jurusan Teknik Elektro ISTE Yogyakarta. Analisis Regresi.
https://www.google.co.id/url?
sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=4&cad=rja&uact=8&ved=0ahUK
Ewjco8_Pq7PJAhUCHY4KHTpdAfoQFggyMAM&url=http%3A%2F
%2Felista.akprind.ac.id%2Fupload%2Ffiles
%2F6822_Bab_5.doc&usg=AFQjCNHh7peNJjMlg2y1dNKCgTcqpwMsQ&sig2=YChM3L3YNOnPOw3OfMK9Ww
Diakses pada tanggal 11 November 2015