Anda di halaman 1dari 7

BBLR

MODUL III

ABDUL GAFUR
ZULKARNAIN

KELOMPOK III

SKENARIO
Seorang bayi laki-laki lahir spontan di
puskesmas dari seorang ibu berumur 40
tahun. Berat lahir 1500 gram, skor Ballard 20.
Saat lahir bayi segera menangis, ketuban
pecah saat lahir, jernih dan tidak berbau.
Bayi mulai disusui 2 jam setelah lahir, tetapi
isapan bayi tampak lemah. Empat jam
setelah lahir bayi tampak sesak, frekuensi
napas 70x/mnt, retraksi di daerah subcostal,
tidak tampak biru, dan pada auskultasi
terdengar expiratory grunting. Suhu aksiler
36,3OC. Dua hari kemudian wajah dan
daerah dada bayi tampak kuning

KATA KUNCI
bayi laki-laki
ibu berumur 40 tahun

Berat lahir 1500 gram


skor Ballard 20

ketuban pecah saat lahir jernih, tidak berbau


isapan bayi lemah
Empat jam setelah lahir
bayi tampak sesak

frekuensi napas 70x/mnt


retraksi di daerah subcostal

tidak tampak biru


auskultasi terdengar expiratory grunting

Suhu aksiler 36,3OC


Dua hari kemudian

wajah dan dada bayi tampak kuning

Terjadinya hipotermi pada skenario


Bayi kecil
rasio permukaan tubuh dibandingkan dengan
berat badannya
Oksidasi lemak coklat
Gangguan termoregulasi
Gangguan keseimbangan antara produksi panas
dan kehilangan panas
Hipotermi

\\

GRACIAS