Anda di halaman 1dari 2

Ageism pada Lansia

Ageism merupakan suatu istilah yang disampaikan oleh Robert Butler mengenai
systematic stereotyping dan diskriminasi terhadap seseorang karena mereka berusia lanjut
(Butler, 1969). Ageism adalah hal yang lazim pada perawatan kesehatan dan dapat direfleksikan
dalam tindakan tenaga kesehatan pada lansia seperti meremehkan masalah medis, menggunakan
bahasa yang bersifat merendahkan, hanya memberikan sedikit edukasi tentang regimen preventif,
menawarkan sedikit pengobatan untukmasalah kesehatan mental, menggunakan panggilan yang
bernada menghina, menghabiskan lebih sedikit masalah psikososial, dan membuat stereotype
negatif (Ory et al., 2003).
Stereotipe negatif yang sering muncul pada lansia diantaranya adalah lansia tidak efisien,
tidak aktif, tidak mampu menyesuaikan diri pada situasi yang baru, tidak mampu menjelaskan
keinginan mereka sendiri, minat kurang, kesehatan buruk, kesepian, kurang energi dan
ketrampilan untuk mengatasi situasi-situasi saat ini, jahat dan bengis terutama wanita, tidak
menarik, lebih cenderung bodoh daripada bijak.

Polifarmasi pada Lansia


Polifarmasi berarti penggunaan banyak obat sekaligus oleh /pada seorang pasien, lebih
dari yang dibutuhkan secara logis-rasional dihubungkan dengan diagnosis yang diperkirakan.
istilah ini mengandung konotasi yang berlebihan, tidak diperlukan dan sebagian besar dapat
dihilangkan tanpa mempengaruhi outcome penderita dalam hasil pengobatannya. Ia mengandung
juga pengertian mubazir, sehingga biaya pengobatan menjadi tinggi, tanpa yustifikasi
profesional. yang lebih penting lagi adalah bahwa diantara demikian banyak obat yang
ditelanpasti akan terjadi interaksi antara obat yang satu dengan yang lainnya, bila interaksi yang
dihasilkan menyebabkan efek dari obat2 tersebut meningkat maka mungkin saja
menguntungkan, tapi bisa saja justru malah merugikan bila peningkatan efek melewati batas
maksimumnya sehinnga pasien mengalami keracunan yang dapat bersifat serius dan sering
menyebabkan hospitalisasi atau bahkan kematian.
Kejadian ini lebih sering terjadi pada pasien yang sudah berusia lanjut (LANSIA) yang
umumnya penyakit yang diderita lebih dari satu penyakit. Penyakit utama yang biasanya diderita
oleh LANSIA antara lain adalah hipertensi, gangguan fungsi ginjal dan hati, diabetes
mellitus,gagal jantung dan infark serta gangguan ritme jantung. juga terdapat berbagai keadaan
yang khas dan sering mengganggu lansia seperti gangguan fungsi kognitif, keseimbangan badan,
pengelihatan dan pendengaran. semua keadaan ini menyebabkan LANSIA memperoleh
pengobatan yang banyak jenisnya.
Bila semua obat memang jelas-jelas diperlukan & dibutuhkan dalam pengobatan serta
sesuai dengan tujuan terapi yang diinginkan, maka hal ini tidak digolongkan sebagai polifarmasi,
walaupun perbedaan antara pemakaian banyak obat secara bersamaan (multiple medications) dan
polifarmasi tidak terlalu jelas batasannya. agaknya saat ini polifarmasi sudah diartikan
pemakaian banyak jenis obat secara umum dan arti spesifik seperti yang sudah dijelaskan diatas
sudah agak kabur. Bila dipersoalkan jumlah berapa dapat dianggap sebagai polifarmasi,, sulit

disebutkan angka karena itu pengertian umum agak kurang baik karena tidak membedakan
penggunaan lebih dari satu obat yang memang ditopang dengan bukti penelitian (hipertensi,
diabetes, payah jantung) dan tidak dianggap 'redundant', walaupun interaksi dan efek samping
masih merupakan issue, sehingga dalam arti asalnya terdapat unsur mubazir (tidak perlu dan
merugikan) yang memang merupakan masalah yang ada, karena dalam multi patologi perlu
dipakai lebih banyak obat (diperlukan dan ditopang evidence).
Beberapa interaksi obat yang penting ialah: cerivastatin dengan gemfibrozil
(rhabdomyolisis, kreatin-kinase meningkat) anathioprin dengan aluporinol (sifat sitotoksik
anathioprin meningkat 3-4 kali), grapefruit juice (menghambat absorbsi karbamazepin, felodipin,
dan simvastatin) St John's wort merangsang metabolisme warfarin, indinavir, dan cyclosporin;
cisapride dengan makrolid, ketokonazol, kinidin atau grapefruit juice (torsade de pointes dan
kematian mendadak), coumarin dengan antiplatelet (pendarahan), dan masih banyak lagi..

Anda mungkin juga menyukai