Anda di halaman 1dari 3

ETIKA BISNIS DAN PROFESI

FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS


PROGRAM MAGISTER AKUNTANSI
Nama : Ferica Christinawati Putri
NIM : 15/392578/PEK/21499

Ideologi bisnis mempunyai arti penting, seseorang kerap kali menentukan keputusan bisnis yang
dibuatnya, melalui keputusan ini, ideologi memengaruhi perilakunya.
Pasar Bebas dan Hak : John Locke
John Locke (1632-1704), seorang filsuf filsuf politik Inggris, dianggap sebagai pengembang gagasan
bahwa manusia memilki hak alami atas kebebasan dan hak alami atas properti pribadi. Menurut Locke,
hukum alam mengajarkan setiap manusia bahwa dia memiliki hak atas kebebasan.
Utilitas Pasar Bebas : Adam Smith
Adam Smith (1723-1790), sang bapak ekonomi modern adalah pencetus argumen utilitarian pasar bebas.
Menurut Smith, saat individu dibiarkan bebas mencari kepentingannya sendiri di pasar bebas, mereka akan
diarahkan menuju kesejahteraan publik oleh sebuah tangan tak terlihat. Smith juga mengatakan bahwa
sistem pasar kompetitif mengalokasikan sumber daya secara efisien di antara berbagai industri dalam
sebuah masyarakat.
Karl Marx (1818-1883) Marx mengklaim bahwa contoh-contoh eksploitasi terhadap para pekerja
hanyalah gejala dari ketidakadilan besar yang diciptakan kapitalisme.

Latar Belakang Sega dan Accolade


Sega adalah perusahaan Jepang yang mengembangkan dan memasarkan sistem video hiburan, termasuk
konsol yang bernama Genesis. Accolade adalah pengembang independen, produsen, dan pemasar
catridge games yang cocok dengan konsol Genesis, serta cartridge game yang cocok dengan sistem
komputer lainnya.
Analisa Kasus
Sega menciptakan konsol game yang baru yaitu Genesis dan dilindungi oleh kode keamanan sehingga
console tersebut hanya bisa memainkan game buatan Sega. Accolade menggunakan reverse engineering

agar gamenya bisa dimainkan di game console Sega. Sega kemudian menuntut Accolade telah melanggar
hak cipta dengan membongkar source code, akhirnya games Accolade ditarik dari pasar. Namun setelah
mengajukan banding atas tuntutan dari sidang pertama, Accolade memenangkan sidang dengan membantah
tuduhan Sega dan mengatakan bahwa source code itu hanya sebuah source interface dan dengan beberapa
alasan lainnya yang memperkuat alasan bahwa Accolade tidak melakukan pelanggaran hak cipta.
Jawaban Pertanyaan
1. Menurut teori Locke, kepemilikan properti ditentukan berdasarkan properti yang bersangkutan
merupakan karya hasil tangan sendiri sehingga pihak yang tidak berkontribusi dalam proses
menghasilkan karya tidak memiliki hak atas karya yang dihasilkan. Teori Adam Smith, hak properti
akan berpindah kepada pembeli dimana pembeli akan berupaya memenuhi keinginannya dengan
mendapatkan harga yang paling murah. Teori Marx, masyarakat dengan kapital yang besar akan
memiliki hak atas properti yang telah dikerjakan oleh para pekerja. Dari ketiga pandangan yang telah
disebutkan, teori Locke sangat tepat untuk kasus ini. Teori Locke menunjukkan terdapat pihak
pembuat yang memiliki hak atas kepemilikan properti, dalam kasus ini adalah hak milik untuk konsol
Genesis dan Accolade yang tidak berkontribusi dalam pembuatan konsol ini tidak dapat disebut sebagai
pihak yang memiliki hak kepemilikan atas Genesis.
2. Saya tidak setuju dengan pernyataan yang menyatakan bahwa Accolade telah mencuri properti Sega.
Fokus pada kasus ini adalah mengenai pembongkaran yang telah dilakukan Accolade atas source code
milik Sega. Untuk disebut telah melakukan pelanggaran atas suatu source code jika telah terjadi
peniruan yang serupa dengan produk baru yang dihasilkan. Menurut Pasal 10 ayat 1 TRIPs, source
code termasuk hal yang dilindungi dalam hak cipta. Namun kembali lagi, pembongkaran ini bertujuan
untuk penelitian. Accolade tidak menggunakan kode-kode milik Sega. Accolade hanya mempelajarinya
dengan cara melakukan reserve engineering atau rekayasa ulang. Hal tersebut bukanlah melanggar hak
cipta karena setiap orang berhak untuk mendapatkan akses ilmu pengetahuan dan bersifat noneksploitatif dalam artian lain : ide bukanlah komponen yang terlindungi oleh hak cipta. Dengan
mempelajari konsol Genesis, Accolade menemukan hal atau ide yang baru yaitu program komputer yang
kompetible dengan program konsol Sega.
3. Sebelum Accolade melakukan reserve engineering, pihaknya telah membeli satu konsol dan tiga
catridge milik Sega. Sehingga Accolade memiliki hak kepemilikan atas barang yang telah ia beli.
Berdasarkan hak kepemilikan inilah langkah Accolade membongkar source code menurut saya bukan
merupakan langkah yang terlalu jauh. Perusahaan berhak untuk melakukan reserve engineering asalkan
tujuannya bukan untuk menduplikasi sehingga menghasilkan program yang serupa melainkan untuk
mempelajari dan mengevaluasi keterbatasan program yang sudah ada.

Refrences : Agustanto, Harry. 2011. Perlindungan Kerahasiaan Source Code Pada Software Komputer (Studi Kasus
Reserve Engineering). Tesis Magister Hukum UI: Tidak diterbitkan.