Anda di halaman 1dari 18

DEFINISI

Abortus

EPIDEMIOLOGI
Di US (2008) 1,2 juta kasus abortus
UK >200.000 kasus abortus telah dilaporkan.
Riskesdas 2010 kejadian keguguran secara
nasional adalah sebesar 4%.
Sulit mendapatkan data tentang abortus buatan
di Indonesia.
Abortus 54% SMA, 21% lulusan akademi /
univ.
34% 30-46 thn, 51% 20-29 thn, 15% <20 thn.

Cara abortus oleh dokter dan bidan/perawat:


- kuret isap (91%)
- dilatasi dan kuretase (30%)
- prostaglandin/suntikan (4%).
Abortus dilakukan sendiri atau dukun
- memakai obat/hormon (8%)
- jamu/obat tradisional (33%)
- alat lain (17%)
- pemijatan (79%).

FAKTOR PREDISPOSISI

Umur
Pendidikan
jumlah anak
Riwayat KB
Sosioekonomi
Merokok
Kafein
Alkohol

ETIOLOGI
Clostridium sordellii
Clostridium perfringens
Infeksi Streptococcus grup A

PATOFISIOLOGI

KLASIFIKASI

DIAGNOSIS

Anamnesis

Demam
Perdarahan pervaginam yang berbau
Nyeri di perut bawah
Riwayat melakukan abortus

Pemeriksaan Fisik

Suhu
Takikardi
Takipneu
Nyeri tekan di atas simfisis
Uterus yang membesar dan lembut
Pemeriksaan dalam
- Ostium uteri umumnya terbuka
- uterus dan adnexa nyeri pada perabaan
- fluxus berbau
- laserasi pada serviks dan vagina

Pemeriksaan Penunjang

Plano Test
Darah lengkap
Urinalisis
Foto abdomen dan pelvis posisi AP
Chest X-ray
USG
Pemeriksaan Gram dan Kultur

TEKNIK ABORTUS

TATALAKSANA

Infus
Antibiotik
Analgetik
Antipiretik
Riwayat abortus tidak aman beri ATS dan TT
Transfusi (jika perlu)
Laparatomi

KOMPLIKASI

Sepsis
Perdarahan
Perforasi uterus
Syok
Vagal reflex
Emboli
Gagal ginjal akut
Keracunan zat abortivum

PROGNOSIS
Abortus yang diinduksi secara legal prosedur
yang relative aman, terutama jika dilakukan
dalam 2 bulan pertama kehamilan
Risiko kematian akibat abortus dalam 2 bulan
pertama sekitar 0,6 per 100.000 prosedur.

TERIMA KASIH