Anda di halaman 1dari 4

NAMA

MAHASISWA
TUGAS
NPM

HESTI ELIZA
MANAJEMEN
MATEMATIKA EKONOMI
020913659
JAWABAN

1.

Jawab : P-P1 =
P-50 =
P-50 =
-2(Q-20)
P-50 =
-2Q+40
P
=
-2Q+90
Jadi persamaan fungsi permintaanya adalah -2Q+90

2.

Bila fungsi penawaran ditunjukkan oleh persamaan Q = 4P 20

a.

Bila harga barang Rp 30, berapa jumlah barang yang ditawarkan?

Jawab:
P
=
30
Q
=
4P-20
=
4.30-20
=
120-20
=
100
Jadi jumlah barang yang di tawarkan = 100
b.
Bila produsen menawarkan barang sebanyak 120, berapa harga
penawarannya?
Jawab:
Q
=
120
=
-4P
=

120
4 . P-20
-20-120

-4P
=
-140
P
=
35
Jadi harga penawaranya adalah 35
c.

Berapa harga terendah yang ditawarkan produsen?

Q
0
4P

=
=
=

0
4P-20
20

P
=
P
=
5
Jadi harga terendah yang ditawarkan produsen adalah 5
3.

Suatu fungsi permintaan dan penawaran ditunjukkan oleh persamaan:

QD = 80 2P
QS = -40 + 2P
Berapa harga dan jumlah keseimbangannya?
Jawab:
QD
=
QS
P
=
30
80-2P =
-40+2P
Q
=
80-2P
80+40 =
2P+2P
=
80-2(30)
120
=
4P
=
80-60
P
=
30
=
20
Jadi keseimbangan terjadi pada saat harga Rp.30 dan kuantitas sebanyak 20 unit
4.

Fungsi permintaan dan penawaran ditunjukkan oleh:

Pd = -3Q + 50
Ps = 2Q + 25
a. Apabila dikenakan pajak sebesar Rp 1 per unit bagaimana posisi
keseimbangan setelah pajak?
Jawab:
Pd =
-3Q+50
Ps =
2Q+25
PS setelah pajak Rp.1
PSt =
2Q+25+1
Pst =
2Q+26
Keseimbangan setelah pajak
Pd
=
Pst
-3Q+50
=
2Q+26
50-26
=
2Q+3Q
24
=
5Q
Q
=
4,8

P
=
-3(4,8)+50
P
=
-14,4+50
P
=
35,6
Jadi keseimbangan terjadi pada saat harga Rp. 35,6 dan kuantitas sebanyak 4,8
unit
b. Berapa beban pajak yang ditanggung oleh konsumen?
Jawab: beban pajak yang di tanggung konsumen= harga setelah pajak-harga sebelum
pajak
35,6-35= 0,6
Jadi beban pajak yang di tanggung konsumen sebesar Rp. 0,6/ unit
c. Berapa beban pajak yang ditanggung oleh produsen?
Jawab: beban pajak yang di tanggung produsen = beban pajak/unit-beban pajak yang
di tanggung konsumen
1-0,6
=
0,4
Jadi beban pajak yang di tanggung produsen Rp.0,4/unit
d. Berapa pendapatan pajak yang diterima oleh pemerintah?
Jawab: Pajak yang di terima pemerintah = besarnya pajak/unit di kali kuantitas
keseimbangan setelah pajak
1 x 4,8
= 4,8
Jadi pendapatan pajak pemerintah sebesar Rp.4,8
5.

Suatu fungsi permintaan ditunjukkan oleh:

Pd = -3Q + 50
Ps = 2Q+ 25
Dan seandainya pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 1 per unit maka
hitunglah:
a. Harga dan kuantitas setelah subsidi.
Pd
=
-3Q+50
PS
2Q+25
=
Dengan subsidi Rp.1 per unit maka fungsi penawaran akan menjadi:
Pd
=
PS5
P
=
-3Q=50
-3Q+50
=
2Q+24
P
=
-3(5,2)+50
50-24
=
2Q-3Q
P
=
15,6+50
26
=
5Q
P
=
34,4

Q
=
26/5
Q
=
5,2
Jadi harga keseimbangan setelah subsidi sebesar Rp.34,4
Dan kuantitas keseimbangan setelah subsidi sebesar Rp. 5,2
b. Besarnya subsidi yang dinikmati oleh konsumen.
Jawab: besarnya subsidi yang di nikmati konsumen = harga sebelum subsidi-harga
setelah subsidi
35-34,4
= 0,6
Jadi besarnya subsidi yang di nikmati konsumen = Rp.0,6
c. Besarnya subsidi yang dinikmati oleh produsen.
Jawab: besarnya subsidi yang di nikmati produsen = besar subsidi per unit besar
subsidi yang di nikmati konsumen
1-0,6
= 0,4
Jadi besarnya subsidi yang di nikmati produsen sebesar Rp. 0,4
d. Besarnya subsidi yang dikeluarkan oleh pemerintah
Jawab: besarnya subsidiyang di keluarkan pemerintah = besarnya subsidi per unit di
kali jumlah keseimbangan
1 x 5,2 = 5,2
Jadi besarnya subsidi yang di keluarkan pemerintah sebesar Rp. 5,2
6.
Jawab:

Berapakah nilai dari turunan y = 6x3 +4x


y = 6(3x2)+4(
= 18x2 +

3
2

3
2

= 18x2 + 6x -3
- 1 =

3
2

3
2

3
2

3
2

3
2

-3x +15

) 3+15